Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Klasifikasi Kesadaran Mahasiswa terhadap Jejak Digital Menggunakan Metode Naive Bayes Ainun Aminah; Humaira Humaira; Roberto Kaban
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 4 No. 7 (2026): Blantika: Multidisciplinary Journal
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v4i7.532

Abstract

Jejak digital merupakan rekam data aktivitas pengguna yang tersimpan di internet dan dapat memberikan dampak positif maupun negatif bagi individu. Rendahnya kesadaran mahasiswa terhadap jejak digital dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti penyalahgunaan data pribadi, pencemaran reputasi, dan ancaman keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan kesadaran mahasiswa terhadap jejak digital berdasarkan perilaku penggunaan media sosial dengan metode Naive Bayes. Data yang digunakan adalah Students Social Media Addiction Dataset yang terdiri dari 705 data mahasiswa dari berbagai negara dan jenjang pendidikan, diakses melalui platform Kaggle. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing, diskretisasi, pembagian data latih dan data uji sebesar 80:20, penerapan algoritma Naive Bayes dengan Laplace Smoothing, serta evaluasi menggunakan confusion matrix, akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan model mencapai akurasi 90,78% dengan distribusi kelas yang tidak seimbang, yaitu Kesadaran Rendah 408 data (57,9%), Kesadaran Sedang 197 data (27,9%), dan Kesadaran Tinggi 100 data (14,2%). Dominasi kelas Kesadaran Rendah mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa dalam dataset masih rentan terhadap risiko jejak digital akibat intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya program literasi digital yang terstruktur di perguruan tinggi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola jejak digital secara bertanggung jawab.
PENGEMBANGAN SISTEM PENJADWALAN SIDANG SKRIPSI BERBASIS WEB DENGAN RAPID APPLICATION DEVELOPMENT DAN ALGORITMA BACKTRACKING Roberto Kaban; Nurhafiz Ahmad Rangkuti; Ita Margaretta Tarigan; David JM Sembiring
Jurnal TIMES Vol 15 No 1 (2026): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.15.1.2026910

Abstract

Proses penjadwalan sidang skripsi merupakan salah satu kegiatan akademik yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan berbagai pihak dan sumber daya dengan keterbatasan waktu tertentu. Permasalahan yang sering terjadi pada proses penjadwalan meliputi bentrokan jadwal dosen, keterbatasan ketersediaan ruangan, serta kesulitan dalam menyesuaikan jadwal apabila terjadi perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penjadwalan sidang skripsi berbasis web menggunakan algoritma backtracking dengan studi kasus di Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia (ITB Indonesia). Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang menekankan pengembangan sistem secara iteratif dan melibatkan pengguna secara aktif. Proses penjadwalan dimodelkan sebagai permasalahan penjadwalan berbasis kendala, di mana setiap mahasiswa harus memperoleh satu jadwal sidang, dosen tidak diperkenankan terlibat dalam lebih dari satu sidang pada waktu yang sama, dan setiap ruangan hanya dapat digunakan untuk satu kegiatan dalam satu slot waktu tertentu. Algoritma backtracking diterapkan untuk mengevaluasi setiap kemungkinan penjadwalan berdasarkan kendala yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan jadwal sidang skripsi yang valid dan bebas konflik. Penerapan sistem ini diharapkan dapat membantu pengelola akademik dalam menyusun jadwal secara lebih efisien dan akurat, mengurangi kesalahan penjadwalan, serta meningkatkan kualitas layanan akademik.