Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI UNTUK DOSEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Kertiasih, Ni Ketut; Setemen, Komang; Suputra, Putu Hendra; Marti, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.39 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v12i1.4898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan system berbasis internet dalam bentuk prototipesistem evaluasi kualitas pembelajaran  berbasis web, adalah system informasi yang dikembangkan dengan mengimplementasikan Script Pemrograman PHP dengan basis data MySql 2) menyediakan aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah dalammelakukan penilaian terhadap dosen dari segi kinerja mengajar. Sistem yang akan dikembangkan memiliki enam actor yaitu: mahasiswa, dosen,  administrator, dekan, ketuajurusan dan rektor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada software life cycle dengan paradigm waterfall yang meliputi 6 tahapan yaitu: 1) tahap perencanaan, 2) tahapan alisis, 3) tahap perancangan, 4) tahap pengembangan, 5) tahap pengujian, dan 6) tahap penerapan. Pengembangan sistemmeng hasilkan sebuah system berbasis web untuk memberikan evaluasi secara online oleh mahasiswa terhadap dosen terkait dengan proses pembelajaran yang dilakukan. Uji coba dilakukan oleh ahli desain dan media dengan hasil prosenta sesebesar 80,88%, serta kelompok kecil mahasiswa dengan prosentase penilaian sebesar 83,93%. Melalui system ini dilakukan evaluasi secara online terhadap proses pembelajaran  sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENGEMBANGAN PROTOTYPE FREQUENTLY ASKED QUESTION (FAQ) UNDIKSHA DENGAN PENDEKATAN USER CENTERED DESIGN Resika Arthana, I Ketut; Dantes, Gede Rasben; Dewi, Luh Joni Erawati; Setemen, Komang; Marti, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.469 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v18i1.32141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Prototype Frequently  Asked Question(FAQ) di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dengan pendekatan User Centered Design(UCD). FAQ merupakan sistem yang memfasilitasi pengguna layanan mendapatkan jawaban terkait pertanyaan yang sering  diajukan pada penyelenggaraan layanan tertentu. Pengembangan sistem ini dibutuhkan untuk memudahkan penyedia layanan dalam menjawab pertanyaan yang sering muncul. Studi kasus pengembangan FAQ ini adalah di Undiksha, mengingat Undiksha menyelenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pengguna seperti mahasiswa, dosen, pegawai dan masyarakat luas. Jika setiap pertanyaan dijawab langsung oleh operator kegiatan, maka akan membutuhkan waktu, biaya dan tenaga. Secara garis besar, dalam sistem FAQ Undiksha terlibat aktor pengguna layanan dan operator kegiatan. Karakteristik pengguna sistem FAQ ini beragam dengan kemampuan pengoperasian IT yang berbeda-beda, untuk itu pada penelitian ini  menggunakan pendekatan UCD. Tahapan UCD meliputi Understand and specify the context of use, Specify the user and organizational requirements, Produce design solutions (prototypes) dan Evaluate designs with users against requirements. Hasil pengembangan prototype UCD adalah working prototype yang menggambarkan alur kerja sistem FAQ dari sisi pengguna layanan. Hasil pengujian usability dengan standar ISO 9241-11 pada iterasi pertama menunjukkan bahwa prototype FAQ Undiksha memiliki Efektifitas 87%, Efesiensi 98% dan Kepuasan pengguna dengan nilai 80.5. Meskipun nilai efektifitas tergolong tinggi, namun pada iterasi pertama, terdapat permasalahan usability pada task keempat, sehingga setelah dilakukan perbaikan tingkat efektifitas meningkat menjadi 93%.
PELATIHAN PEMANFAATAN CYBER COUNSELING BERBASIS MOBILE UNTUK MEMAKSIMALKAN KOMPETENSI SISWA MAGANG DI SMKN BALI MANDARA Jiwa Permana, Agus Aan; Putrama, Made; Setemen, Komang
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.38369

Abstract

Salah satu sekolah vokasi yang intens dalam mencetak lulusan dengan target 70% lulusan bekerja di Industri adalah SMKN Bali Mandara. Melalui komunikasi langsung dengan Bapak I Wayan Agustiana, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Sekolah dan Wakasek serta Guru di SMKN Bali Mandara mengatakan hal yang sama yaitu minimal 70% siswanya ditargetkan bekerja. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yang merupakan sekolah vokasi ini adalah bagaimana cara membentuk karakter siswa selain memiliki kecerdasan interpersonal juga memiliki kompetensi yang unggul. Melalui pengabdian tahun 2020, pengabdi sudah melaksanakan pelatihan kepada tim guru dan staff di SMKN Bali Mandara untuk melakukan seleksi siswa baru menggunakan tes online bernama Simaju Ganesha. Melalui kerjasama dengan pihak sekolah, pelatihan bertujuan memperkenalkan aplikasi mobile. Adapun peserta yang megikuti adalah guru dan siswa kelas XII yang akan magang. Hasilnya pelatihan berupa (1) pedoman user manual software, (2) hasil tes software lokasi yang sesuai dengan minat siswa
STUDI KELAYAKAN PEMBUKAAN PROGRAM DIPLOMA III TEKNOLOGI INFORMASI UNDIKSHA SINGARAJA Setemen, Komang; Hendra Suputra, Putu; Purnamawan, I Ketut
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.867 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i1.15

Abstract

Bali sebagai daerah tujuan wisata (DTW) yang makinmengglobal memberikan sejumlah peluang dan tantangan, seperti : terbukanya sejumlah lapangan kerja baru, baik dalam jenis, jumlah, dan jenjang kualifikasi tertentu. Lapangan pekerjaan itu sebagian besar bertalian langsung dengan industri pariwisata serta sistem pendukungnya.Misalnya, jasa bahasa asing (Inggris dll), manajemen bisnis danakuntansi, pemandu wisata, biro perjalanan, pengelolaan hotel, sport  dan rekreasi, kesenian, produk industri kecil/kerajinan, termasuk teknologi informasi. Secara umum maupun secara khusus di Bali, sampai saat ini bidang teknologi informasi sudah memasuki hampir seluruh cabang kehidupan dengan kecenderungan yang semakin meningkat. Untuk mengetahui kompetensi dan potensi kebutuhan lulusan teknologi informasi oleh pasar kerja, dan seberapa besar potensi lulusanSMA atau SMK untuk melanjutkan studi di program teknologi informasi, maka dilakukan studi kelayakan dalam bentuk penyebaran kuisioner kepada instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang memanfaatkan teknologi informasi pada bidang kerjanya. Kuisioner juga disebarkan kepada siswa-siswi SMA atau SMK untuk mengetahui seberapa besar keinginannya untuk melanjutkan studi pada program teknologi informasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi di Bali masih cukup tinggi dengan angka prediksi minimal 3.886 orang / tahun. Prediksi kebutuhan tenaga ini meliputi beberapa kualifikasi : data entri, operator, teknisi, programmer, administrator jaringan, Pustakawan, Broadcasting dan desain grafis.Kebutuhan tenaga terbesar yakni 23,70 % diperoleh untuk tenaga kualifikasi programmer. Tuntutan kualifikasi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi yang bervariasi mengarahkan pada kurikulum Diploma III Teknologi Informasi hendaknya mendukung tercetaknya alumni yang mempunyai kemampuan praktis dan terampil sehingga terpenuhinya tuntutan tenaga-tenaga programmer handal pada bidangnya.Dilihat dari ketersediaan sumberdaya, kepemilikan UNDIKSHASingaraja terhadap sumberdaya manusia maupun prasarana dan sarana sudah cukup memadai untuk menopang pembukaan program Diploma III Teknologi Informasi.Kata kunci: studi kelayakan, teknologi informasi dan komunikasi, kuisioner.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA PADA KNAPSACK PROBLEM UNTUK OPTIMASI PEMILIHAN BUAH KEMASAN KOTAK Komang Setemen
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas hasil implementasi algoritma genetika pada knapsack problem untuk proses optimasipemilihan buah kemasan kotak. Knapsack problem adalah masalah optimasi kombinatorik, dimana tujuan yangingin dicapai adalah memaksimalkan profit atau keuntungan dari item-item yang dipilih untuk dimasukkan kedalam knapsack tanpa melewati kapasitas yang ada. Dalam implementasinya digunakan algoritma genetika,dengan tujuan dapat memberikan hasil yang optimal. Disamping itu dengan menggunakan algoritma genetika,solusi yang ditawarkan tidak hanya satu tetapi lebih. Oleh karenanya dimungkinkan pengguna untuk memilihsolusi yang lain selain solusi optimal yang diberikan oleh sistem. Implementasi algoritma genetika inidikembangkan dengan bahasa pemrograman Visual basic 6.0. Dari ujicoba yang telah dilakukan hasilimplementasi dapat memberikan hasil yang cukup baik, dimana algoritma genetika mampu memberikan solusioptimal sesuai dengan yang diharapkan.Kata Kunci: algoritma genetika, knapsack problem, visual basic
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN ONLINE Komang Setemen
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.519 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i3.124

Abstract

Evaluasi merupakan bagian yangamat penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi manual dengan instrumen evaluasi tercetakmemiliki beberapa kelemahan antara lain: (1) memerlukan waktu dan biaya yang cukup banyakuntuk memproduksi instrumen, (2) memerlukan waktu yang cukup banyak untuk prosespengskoran dan pengolahan skor, (3) memerlukan waktu yang cukup banyak untuk pemberianumpan balik kepada responden, dan (4) secara psikologis evaluasi manual sering menimbulkankecemasan pada peserta tes. Kondisi di atas sangat mendesak untuk diatasi. Suatu mekanismeevaluasi perlu diciptakan untuk menanggulangi kelemahan-kelemahan di atas. Pada kesempatanini, dicoba dikaji evaluasi online. Fasilitas hiperteks yang dimiliki internet/intranet dilengkapidengan sistem basis data yang dinamis dicoba dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung evaluasionline. Evaluasi online diharapkan mampu memberikan hasil evaluasi secara tepat dan cepat.Penelitian ini merupakan pembangunan perangkat lunak (software) dengan sasaran akhirterbangunnya sebuah perangkat lunak berupa web untuk mendukung evaluasi online. Selanjutnya,sistem yang terbentuk diuji dalam kelompok kecil mahasiswa jurusan Manajemen InformatikaUndiksha. Sistem evaluasi on-line ini telah berhasil mengembangkan rancang bangun besertaimplementasinya. Fungsi-fungsi yang bisa diakomodasi oleh sistem ini adalah mengelola datamahasiswa, mengelola data soal ujian, mengatur beberapa setting yang diperlukan. Sistem evaluasion-line ini diuji dalam kelompok kecil mahasiswa dan diperoleh hasil bahwa evaluasi online inicenderung diterima baik oleh mahasiswa.Kata-kata kunci: evaluasi pembelajaran, evaluasi online, prototyping, web.
Assessment and Intelligence of The Mathematical-Logical in Learning Computer Programming Komang Setemen
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.239 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v8i2.17578

Abstract

The research objective was to determine the influence of assessment types and mathematical-logical intelligence on computer programming learning outcomes after controlling numerical aptitude. Data were analyzed by analysis of covariance (ANCOVA) two lanes with one covariate. Results showed that 1) the results of learning computer programming students who attended the learning process with the assessment portfolio was higher than students who attended the learning process with the assessment project, 2) on a group of students who had high the intelligence mathematical-logical, the result of learning computer programming  was most suitable to follow the process with portfolio, and 3) on a group of students who had a low mathematical-logical intelligence, computer programming learning outcomes was most suitable to follow the process with the assessment. Research to use the type of portfolio assessment in the learning process in order to improve student results.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DALAM PENGEMBANGAN SISTEM APLIKASI PENJADWALAN KULIAH Komang Setemen
Jurnal IKA Vol. 8 No. 1 (2010)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v8i1.156

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengembangan sistem aplikasi penjadwalan kuliah dengan mengimplementasikan algoritma genetika. Sistem aplikasi penjadwalan kuliah ini dikembangkan karena masalah penjadwalan kuliah dalam pendidikan merupakan persoalan khusus dari masalah optimasi,  yang membutuhkan waktu komputasi yang cukup tinggi untuk pencarian solusinya, terlebih lagi jika ukuran permasalahan semakin besar dengan bertambahnya jumlah komponen dan tetapan atau syarat yang ditentukan oleh institusi tempat jadwal tersebut digunakan. Sebagai ujicoba kemampuan sistem yang dikembangkan untuk pembuatan jadwal mata kuliah, digunakan data mata kuliah semester genap tahun akademik 2007/2008 pada Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha. Implementasi perangkat lunak yang dikembangkan, diujicobakan pada tiga kelompok data dengan jumlah mata kuliah setiap kelompok data berbeda-beda. Dari ujicoba ketiga kelompok data didapatkan hasil yakni, algoritma genetika cukup baik digunakan sebagai algoritma membuat jadwal mata kuliah, hal ini dapat dilihat dari hasil Ujicoba I sampai dengan Ujicoba III yang telah dilakukan. Keberhasilan ini dapat dilihat dari nilai fitness sama dengan nol yang dihasilkan setiap kali ujicoba, yang menandakan bahwa jadwal yang dihasilkan sudah tidak ada bentrok.   Kata-kata kunci: sistem aplikasi, jadwal kuliah, algoritma genetika.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMANTAUAN KULIAH BERBASIS SMS DI JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA Komang Setemen
Jurnal IKA Vol. 8 No. 2 (2010)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v8i2.161

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan dan penambahan fitur-fitur dari sebuah prototipe Sistem Informasi Pemantauan Kuliah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sudah dikembangkan oleh Dedi Wirawan (2008) sehingga dapat mengolah dan memberikan informasi yang lebih luas.  Sistem yang dikembangkan adalah Sistem Informasi Pemantauan Kuliah berbasis SMS. Prototipe sistem informasi yang sudah ada selama ini hanya menangani masalah pencatatan pada server tentang sebuah perkuliahan sedang berlangsung atau tidak. Proses ini sebenarnya merupakan proses komputerisasi dari masalah pengisian paraf bagi dosen yang sudah mengajar ke dalam buku biru kehadiran dosen yang diisi setelah dosen selesai mengajar. Adapun tujuan dari pengembangan sistem infomasi ini adalah membuat perangkat lunak sistem informasi pemantauan kuliah berbasis SMS, yang merupakan pengembangan dari sistem informasi yang sudah ada. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah modifikasi metode pengembangan perangkat lunak waterfall model, yang meliputi: 1) pengumpulan data, 2) analisis data, 3) perancangan sistem, 4) pengkodean, dan 5) ujicoba. Hasil akhir dari pengembangan ini adalah berupa perangkat lunak atau aplikasi pemantauan kuliah berbasis SMS. Aplikasi ini mampu menangani: 1) Perekaman materi yang di ajarkan oleh dosen, 2) Permintaan informasi jadwal kuliah, 3) Jumlah pertemuan dari setiap mata kuliah, dan 4) Persentase kehadiran dosen. Dengan adanya sistem pemantauan perkuliahan berbasis SMS ini diharapkan dapat memudahkan  untuk memperoleh informasi tentang perkuliahan, khususnya tentang jumlah pertemuan dari sebuah perkuliahan. Sistem pemantauan perkuliahan berbasis SMS ini dapat memantau perkuliahan yang berlangsung, sehingga dapat dilakukan evaluasi apakah perkuliahan telah berjalan secara efektif atau tidak. Sistem ini memanfaatkan fasilitas dari telepon seluler yaitu Short Messsage Service (SMS) yang dihubungkan langsung dengan komputer server yang  berfungsi untuk menerima dan memproses data dari pemberi informasi, kemudian server akan mengolah data dari pemberi informasi tersebut.   Kata-kata kunci:     teknologi informasi dan komunikasi, SMS, handphone, pemantauan kuliah.
STUDI KELAYAKAN PEMBUKAAN PROGRAM DIPLOMA III TEKNOLOGI INFORMASI UNDIKSHA SINGARAJA Komang Setemen; Putu Hendra Suputra; I Ketut Purnamawan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.867 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i1.15

Abstract

Bali sebagai daerah tujuan wisata (DTW) yang makinmengglobal memberikan sejumlah peluang dan tantangan, seperti : terbukanya sejumlah lapangan kerja baru, baik dalam jenis, jumlah, dan jenjang kualifikasi tertentu. Lapangan pekerjaan itu sebagian besar bertalian langsung dengan industri pariwisata serta sistem pendukungnya.Misalnya, jasa bahasa asing (Inggris dll), manajemen bisnis danakuntansi, pemandu wisata, biro perjalanan, pengelolaan hotel, sport  dan rekreasi, kesenian, produk industri kecil/kerajinan, termasuk teknologi informasi. Secara umum maupun secara khusus di Bali, sampai saat ini bidang teknologi informasi sudah memasuki hampir seluruh cabang kehidupan dengan kecenderungan yang semakin meningkat. Untuk mengetahui kompetensi dan potensi kebutuhan lulusan teknologi informasi oleh pasar kerja, dan seberapa besar potensi lulusanSMA atau SMK untuk melanjutkan studi di program teknologi informasi, maka dilakukan studi kelayakan dalam bentuk penyebaran kuisioner kepada instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang memanfaatkan teknologi informasi pada bidang kerjanya. Kuisioner juga disebarkan kepada siswa-siswi SMA atau SMK untuk mengetahui seberapa besar keinginannya untuk melanjutkan studi pada program teknologi informasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi di Bali masih cukup tinggi dengan angka prediksi minimal 3.886 orang / tahun. Prediksi kebutuhan tenaga ini meliputi beberapa kualifikasi : data entri, operator, teknisi, programmer, administrator jaringan, Pustakawan, Broadcasting dan desain grafis.Kebutuhan tenaga terbesar yakni 23,70 % diperoleh untuk tenaga kualifikasi programmer. Tuntutan kualifikasi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi yang bervariasi mengarahkan pada kurikulum Diploma III Teknologi Informasi hendaknya mendukung tercetaknya alumni yang mempunyai kemampuan praktis dan terampil sehingga terpenuhinya tuntutan tenaga-tenaga programmer handal pada bidangnya.Dilihat dari ketersediaan sumberdaya, kepemilikan UNDIKSHASingaraja terhadap sumberdaya manusia maupun prasarana dan sarana sudah cukup memadai untuk menopang pembukaan program Diploma III Teknologi Informasi.Kata kunci: studi kelayakan, teknologi informasi dan komunikasi, kuisioner.