Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan Dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat Data Wardana; Syaprianto Syaprianto
Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics Vol. 7 No. 1 (2021): Maret
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jkp.2021.vol7(1).14258

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi peraturan daerah Provinsi Riau Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan Dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat. Provinsi Riau terdiri dari 12 Kabupaten Kota dua diantaranya yaitu Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Siak telah menetapkan desa adat. Sistem pemerintahan desa adat sebagaimana amanat undang-undang nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa belum terlaksana karena sistem pemerintahan desa adat masih sama dengan desa lain yang belum ditetapkan sebagai desa adat. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat implementasi kebijakan tentang susunan kelembagaan pengisian jabatan dan masa jabatan kepala desa adat dengan mengguna teori implementasi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa susunan kelembagaan, pengisian jabatan dan masa jabatan kepala desa belum terimplementasi karena pertama komitmen pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan, kebijakan tidak diikuti dengan kesiapan intstansi pelaksana dan kurang dukungan dan partisipasi masyarakat. Aspek koordinasi anatara pemerintah Kabupaten dan Provinsi belum maksimal.
Leadership Of Tanjung Pisang Village Head Of Kuantan Hilir Seberang Kuantan Singingi Regency In Implementing Village Development Data Wardana; Rocky Multapea
Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jkp.2021.vol7(2).14259

Abstract

Village administration has a very important role in the implementation of development. One of the functions of government is the function of development. The importance of leadership style applied to subordinates in accordance with the maturity/maturity of subordinates is an absolute requirement for leadership effectiveness in organizational success. This research is about the village head's leadership in development in Tanjung Pisang Village, Kuantan Hilir Seberang District, Kuantan Singingi Regency in implementing village development. The problem that occurs is that the implementation of development does not involve community participation. In this study using qualitative research methods in order to find solutions to all problems. The results of the study show that there is no good cooperation between the village head and the community. so that community participation does not materialize. In addition, the delegation of tasks is not accompanied by the provision of understanding to subordinates so that the work is not completed according to the allotted time.
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA KEPENGHULUAN BALAM JAYA KECAMATAN BALAI JAYA KABUPATEN ROKAN HILIR Data Wardana; Zainal Zainal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.2621

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seorang dosen, sehingga dengan demikian kami tertarik untuk melaksanakan kegiatan tersebut di Kepenghuluan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir yang merupakan salah satu Kepenghuluan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Salah satu isu yang tertarik untuk kami sampaikan kepada pemerintah desa beserta perangkatnya adalah peningkatan kapasitas agar perangkat desa memahami tugas dan fungsinya dengan baik dalam penyelenggaran pemerintahan desa. Metode yang kami gunakan saat pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui sosialisasi berupa penyuluhan serta mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta kegiatan serta dengan diskusi tersebut diharapkan juga pemerintah desa beserta perangkat desa dapat lebih memahami permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi di lapangan serta tim pengabdian juga memberikan solusi dan jalan keluar dari permasalahan yang terjadi pada tingkat desa tersebut.
STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI RIAU UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN UMUM SERENTAK 2024 Rosana Febryanti Putri; Data Wardana
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 2 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the strategies the General Election Commission has taken to increase the participation of novice voters and the obstacle of the General Election Commission has faced to provide information to novice voters to not be abstain in the 2024 general election in Riau Province. This research is using a descriptive method with a qualitative approach. The results of this study shown that the General Election Commission of Riau Provinceo carries out its strategy by socializing to novice voters, especially among high schools and University’s Students held by the General Election Commission of Riau Province and conduct voting simulation directly by students so that they know the flow of voting steps. The General Election Commission of Riau Provinse also provides socializatiob through their social media so the public can reach the latest information about general election in 2024.
Proses Collaborative Governance untuk Mengurangi Dampak Abrasi Raden Imam Al Hafis; Data Wardana; Sulis Setiawati; Adrian Ilham Putra
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.9061

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses collaborative governance untuk mengurangi dampak abrasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kepentingan yang berbeda pada setiap stakeholder dalam penanganan abrasi, koordinasi dilaksanakan pada saat kegiatan penanganan berlangsung bukan pada tahapan face to face dialogue, kesiapan dalam aspek finansial yang kurang memadai dari daerah dalam penanganan abrasi, pemanfaatan teknologi yang masih belum memadai baik sebelum maupun sesudah abrasi, serta adanya dominasi stakeholder yakni masyarakat yang lebih dominan dalam penanganan karena adanya dampak langsung yang dirasakan oleh warga. Simpulan penelitian yaitu perlunya keterlibatan aktif baik dari Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat, masyarakat terdampak, sektor swasta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Pemerintah untuk mengurangi dampak abrasi. Kata Kunci: Abrasi, Berkelanjutan, Collaborative, Governance.