Muhammad Chamdani
Universitas Sebelas Maret

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran SBdP Materi Menggambar Cerita di SD Negeri Taman Pagelaran Bogor Tahun Ajaran 2022/2023 Azzahra Qotrunnada; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.83746

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menjelaskan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi menggambar cerita, (2) mengetahui hasil kemampuan berpikir kreatif siswa dalam materi menggambar cerita, dan (3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Sumber data penelitian ini meliputi tempat dan peristiwa, informan dan dokumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini yaitu, (1) pelaksanaan pembelajaran menggambar cerita di SD Negeri Taman Pagelaran Bogor masih belum seluruhnya berjalan dengan baik; (2) hasil karya siswa dalam menggambar cerita cukup baik dengan nilai rata-rata 80 dengan  kategori baik 15 siswa, kategori sedang 8 siswa, dan kategori kurang 3 siswa; (3) faktor pendukung di antaranya adanya guru SBK dan peranan dan fasilitas yang diberikan orang tua, dengan faktor penghambat di antaranya beberapa siswa sulit diatur, kurang bersungguh – sungguh, dan pemanfaatan sumber belajar ketika berkarya yang kurang tepat bagi siswa, ruang perpustakaan tidak cukup luas.
Analisis Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Sitibentar Tahun Ajaran 2023/2024 Rizal Talentiano; Muhammad Chamdani; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87605

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kemampuan literasi membaca peserta didik, kendala dan strategi peningkatan kemampuan literasi membaca. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi berpartisipasi pasif, wawancara siswa dan guru, tes tulis, tes lisan serta studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi teknik. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu 9,1% peserta didik dengan kemampuan literasi membaca perlu intervensi khusus, 40,1% peserta didik dengan literasi membaca tingkat dasar, 40,1% peserta didik dengan literasi membaca tingkat cakap, dan 9,1% peserta didik dengan kemampuan literasi membaca tingkat mahir. Mayoritas kendala berhubungan dengan fasilitas pendukung. Strategi yang dapat dilakukan yaitu pembelajaran berbasis literasi, pembiasaan membaca 15 menit, menata sarana dan lingkungan kaya literasi, dan menciptakan lingkungan kaya teks. Simpulan penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Sitibentar memiliki kemampuan literasi membaca sedang, karena 11 dari 22 atau 50% peserta didik memenuhi kompetensi minimum.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SD Than Alien Mariska; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103130

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari proses pembelajaran yang ditinjau melalui aspek kognitif peserta didik. Model Project Based Learning (PJBL) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui penyelesaian proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model PJBL serta menganalisis peningkatannya terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek 15 siswa kelas III SD Negeri 6 Panjer. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik non tes berupa observasi dan teknik tes berupa tes evaluasi. Teknik uji validitas data menggunakan teknik trianguasi data dengan menggabungkan data dari berbagai sumber. Teknik analisis data pada penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahapan implementasi PJBL meliputi: (1) menentukan pertanyaan mendasar; (2) merancang perencanaan proyek; (3) menyusun jadwal pelaksanaan; (4) memonitor kemajuan proyek; (5) mengevaluasi hasil proyek; dan (6) melakukan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja guru dan siswa di setiap siklus. Observasi terhadap guru meningkat dari 68,71% (siklus I) menjadi 82,78% (siklus II), dan 92,38% (siklus III). Observasi terhadap siswa menunjukkan peningkatan dari 71,06% (siklus I) menjadi 84,76% (siklus II), dan 94,22% (siklus III). Persentase ketuntasan hasil belajar siswa juga meningkat dari 43,33% (siklus I), menjadi 67,16% (siklus II), dan mencapai 90% pada siklus III. Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD.
Implementasi Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Potensi Lokal dalam Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Gotong Royong di Kelas IV Sekolah Dasar Rofiqotul Ngafiyah; Kartika Chrysti Suryandari; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88734

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh implementasi model inkuiri terbimbing berbantuan lembar kerja peserta didik berbasis potensi lokal dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan gotong royong. Penelitian ini merupakan penelitian tidakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan selama tiga siklus dengan subjek penelitian yaitu guru dan 22 peserta didik di kelas IV A SD Negeri Jogosimo. Data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triagulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan lembar kerja peserta didik berbasis potensi lokal dalam pembelajaran IPAS gotong royong peserta didik meningkat pada siklus I sebesar 76,06%, pada siklus II meningkat menjadi 84,85%, dan siklus III meningkat menjadi 90,48%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu gotong royong pesera didik di kelas IV sekolah dasar meningkat melalui penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan lembar kerja peserta didik berbasis potensi lokal.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Augmented Reality (AR) dalam Mendukung Literasi Digital dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Ulil Ma'rifah; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis langkah-langkah model PjBL dengan media AR, (2) mendukung literasi digital siswa, (3) meningkatkan hasil belajar IPAS, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) terdapat enam langkah model PjBL dengan media AR, yaitu (a) menentukan pertanyaan dengan media AR, (b) mendesain perencanaan proyek, (c) menyusun penjadwalan proyek, (d) memonitoring pembuatan proyek, (e) menguji hasil, (f) mengevaluasi pengalaman, (2) hasil peningkatan literasi digital pada siklus I = 78,47%, II = 84,38%, dan III = 90,97%, (3) peningkatan hasil belajar IPAS pada siklus I = 69,23%, II = 80,77%, dan III = 92%, (4) kendala yang dihadapi, yaitu siswa pasif dalam presentasi dan guru belum memberikan evaluasi menyeluruh. Solusi yang diberikan yaitu memotivasi dan memastikan siswa mendapatkan evaluasi. Peningkatan ini dikarenakan guru menerapkan model PjBL dengan media AR.
Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar IPAS Materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal pada Siswa Kelas IV SDN 1 Wonokromo dengan Menerapkan Model Project Based Learning (PjBL) Bunayya Nisa Rahma Fatikha; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.105597

Abstract

Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL); (2) meningkatkan kreativitas; (3) meningkatkan hasil belajar IPAS materi keragaman budaya dan kearifan lokal; dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian menggunakan metode PTK mencakup tiga siklus. Subjek penelitian: guru dan siswa kelas IV SDN 1 Wonokromo. Data mencakup kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data dengan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian siklus I-III: (1) langkah-langkah PjBL terdiri dari 6 langkah meliputi, menentukan pertanyaan, membuat perencanaan, menyusun jadwal, memantau pembuatan proyek, membuktikan hasil, dan mengevaluasi proses dan hasil proyek; (2) peningkatan kreativitas siswa yang diasah melalui kegiatan proyek untuk menghasilkan suatu produk; (3) ketuntasan hasil belajar IPAS siswa meningkat melalui latihan soal dan soal evaluasi; (4) kendala yang mendominasi yakni siswa belum aktif dan belum percaya diri, solusinya guru membagi tugas dan memotivasi. Dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPAS materi keragaman budaya dan kearifan lokal pada siswa kelas IV SDN 1 Wonokromo.
Discovery Learning Berbantuan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bangun Datar Siswa Kelas IV SD Sri Widiyaningsih; Muhammad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104771

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah model discovery learning yang menggunakan media konkret, meningkatkan hasil belajar matematika, serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang muncul pada saat pembelajaran di kelas IV SD N Tepakyang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan dalam tiga siklus. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Terdapat enam langkah dalam penerapan model discovery learning yang didukung oleh media konkret, yaitu: (a) stimulasi menggunakan media konkret, (b) identifikasi masalah, (c) pengumpulan data dengan media konkret, (d) pengolahan data, (e) pembuktian menggunakan media konkret, dan (f) penarikan kesimpulan. Hal ini efektif setelah diterapkan model discovery learning dengan media konkret menyatakan bahwa hasil observasi terhadap guru pada siklus I= 81,25%, siklus II= 85,41%, dan siklus III=91,66% Hasil observasi terhadap siswa pada siklus I=79,16%, siklus II= 87,5%, dan siklus III= 91,16%. Kendala pada penelitian ini :  (1) siswa belum aktif menjawab pertanyaan, (2) siswa belum aktif bertanya (3) siswa kurang memperhatikan, (4) siswa ragu saat mengemukakan pendapat,  Solusinya adalah yaitu (1) guru memberikan penguatan kepada siswa (2) guru memberikan teguran kepada siswa yang kurang memperhatikan, dan (3) guru memberikan apresiasi kepada siswa.