Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Yanti Riyanti; Wahyudi Wahyudi; Suhartono Suhartono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.738 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.554

Abstract

Kemandirian belajar merupakan salah satu faktor internal yang dapat memengaruhi tinggi rendahnya hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui adanya pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN se-Kecamatan Kebumen Tahun Ajaran 2020/2021 dan (2) mengukur besarnya sumbangan efektif kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SDN se-Kecamatan Kebumen Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.400 siswa dengan jumlah sampel 318 siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes, data dianalisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen sebesar 15,60% dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05, yang artinya semakin tinggi kemandirian belajar siswa, maka akan semakin tinggi pula hasil belajar matematika siswa, dan begitupun sebaliknya, (2) Sumbangan efektif variabel kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 15,60% dan sisanya sebesar 84,40% dipengaruhi oleh faktor lain.
PENGEMBANGAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI MAHASISWA PEDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Wahyudi Wahyudi
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.846 KB) | DOI: 10.17509/jppd.v4i1.21294

Abstract

Model Development Realistic Mathematics Education (RME) inImproving Student Learning Mathematics for Elementary School Teacher.The purpose of this study are to describe: (1) Realistic Mathematics Education (RME) in improving Mathematics learning to the students in Department of Primary Schools Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University (PGSD FKIP UNS) campus of Kebumen, (2) reconstruction the curriculum of Mathematics Educationsubject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME), and (3) the construction of teaching material books of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME). The research method is Classroom Action Research (CAR) with cyclical model, involving four steps simultaneously as follows: (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. Subject of this research was all students at the fourth semester in Department of PGSD FKIP UNS Campus of Kebumen in the academic year 2014/2015, totaling 71 students. Techniques of collecting data used by the researcher were observation, interview, and test. Validity of data used in this research was the techniques of triangulation of source, method, and theory. Techniques of analyzing data was descriptivequalitative data analysis, including data reduction, data display, and drawing conclusion or verification. The results of this research are: (1) the Realistic Mathematics Education (RME) model can improve Mathematics learning to the students in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen, (2) reconstruction the curriculum of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen, and (3) the teaching material books of Mathematics Education subject in the Department of PGSD FKIP UNS campus of Kebumen based on Realistic Mathematics Education (RME). Pengembangan Model Realistic Mathematics Education (RME)dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika bagi Mahasiswa PendidikanGuru Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)Model Realistic Mathematics Education (RME) dalam PeningkatanPembelajaran Matematika bagi Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS KampusKebumen, (2) Rekonstruksi kurikulum Mata Kuliah Pendidikan Matematikapada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis RealisticMathematics Education (RME), (3) Penyusunan Buku Ajar Mata KuliahPendidikan Matematika pada Program Studi PGSD FKIP UNS KampusKebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Siklus yangmelibatkan 4 langkah dalam setiap siklusnya, yaitu (1) perencanaan, (2)pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini melibatkan subjek penelitian sebanyak 71 mahasiswa Semester IV Prodi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen Tahun Akademik 2014/2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: (a) observasi, (b) wawancara, dan (c) tes. Validitas data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik Triangulasi sumber, metode, dan teori. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga alur secara berkelanjutan yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Model Realistic Mathematics Education (RME) dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika bagi Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen, (2) Rekonstruksi kurikulum Mata Kuliah Pendidikan Matematika pada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME), (3) Buku Ajar Mata Kuliah Pendidikan Matematika pada Program studi PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen berbasis Realistic Mathematics Education (RME).
Upaya Peningkatan Pembelajaran IPA Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Konkret bagi Siswa Kelas V SD Alfina Tri Buanawati; Suhartono Suhartono; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.73534

Abstract

Pembelajaran IPA pada siswa kelas V SD diharapkan dapat mengembangkan sikap ilmiah, keterampilan proses, dan hasil belajar ranah kognitif melalui permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah model Problem Based Learning dengan media konkret, meningkatkan pembelajaran IPA, serta mendeskripsikan kendala dan solusi saat pembelajaran. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas V SDN Bendogarap. Data yang digunakan yakni kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Terdapat lima langkah penerapan model PBL dengan media konkret. Persentase penilaian sikap pada siklus I 76,38%, siklus II 87,50%, dan siklus III 94,44%. Persentase keterampilan proses siklus I 79,99%, siklus II 87,50%, dan siklus III 93,33%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif siklus I 80,34%, siklus II 86,53%, dan siklus III 88,46%. Kendala yang dijumpai yaitu siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang siklus air pada siswa kelas V SDN Bendogarap tahun ajaran 2022/2023.  
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Pembelajaran IPAS Materi Kerajaan-kerajaan di Nusantara pada Siswa Kelas IV SDN 1 Adiarsa Tahun Ajaran 2022/2023 Riyadhotul Mukaromah; Muhamad Chamdani; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.74631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning dengan media audio visual, (2) meningkatkan pembelajaran IPAS, (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan model Problem Based Learning dengan media audio visual. Langkah-langkahnya yaitu: (1) orientasi masalah, (2) Mengorganisasikan siswa, (3) membimbing penyelidikan siswa, (4) menyajikan hasil kerja atau diskusi, (5) Menganalisis serta mengevaluasi proses. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi, wawancara,dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SDN 1 Adiarsa yang berjumlah 15 orang. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dihasilkan menunjukkan peningkatan pembelajaran IPAS tentang kerajaan-kerajaan di Nusantara dengan persentase siklus I sebesar 83,33%, siklus II sebesar 88,16% dan siklus III sebesar 92,50%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learningdapat meningkatkan hasil pembelajaran IPAS materi kerajaan-kerajaan di Nusantara pada siswa kelas IV SDN 1 Adiarsa tahun ajaran 2022/2023. 
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN SEKECAMATAN ALIAN Usvah Istikomah; Wahyudi Wahyudi; Moh. Salimi
Journal of Professional Elementary Education Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Professional Elementary Education
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jpee.v1i1.1

Abstract

The background of this research is the weak ability of students in communicating their ideas or thoughts into mathematical language with the aim of research (1) to determine the correlation between mathematical communication skills and mathematics learning outcomes about solid figures to fifth grade students of public elementary schools in Alian Sub-district and (2) to measure the contribution of mathematical communication skills on mathematics learning outcomes about solid figures to fifth grade students of public elementary schools in Alian Sub-district in academic year of 2020/2021. The research was correlational quantitative method. The samples were 297 fifth grade students in 11 public elementary schools throughout Alian Sub-district. Data analysis used a simple correlation test with a significance level of 5% and the determination coefficient. The results showed that: (1) there was a correlation between mathematical communication skills and mathematics learning outcomes about solid figures to fifth grade students of public elementary schools in Alian Sub-district. It indicated strong correlation which was the value of r arithmetic (0.538) > r table (0.114). It meant that the higher student’s mathematical communication skills, the higher student’s mathematics learning outcomes, and vice versa; (2) the determination coefficient of mathematical communication skills was 28.9% on mathematics learning outcomes and the remaining 61.1% was influenced by other factors
Enhancing Critical Thinking Skills of Prospective Elementary School Teachers: A Study on Problem-Based Learning Approach Dewi Indrapangastuti; Wahyudi Wahyudi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i1.4476

Abstract

Critical thinking is a higher-order thinking skill that must be fostered during learning. This study aims to provide insights into the achievement of critical thinking skills among students through the implementation of the problem-based learning model in the geometry course. The research methodology employed in this study is descriptive in nature. The participants consisted of 40 Primary School Teacher Education students, who were divided into high, medium, and low-ability groups. Data were collected through written tests and observations. Twelve indicators of critical thinking skills were measured, with ten indicators assessed through written tests and two indicators through observations. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The study's findings indicate that students' critical thinking skills, as assessed through tests and observations, are considered good in the high, medium, and low groups. This is evident from the average percentages of 83.16% for the high group, 76.40% for the medium group, and 72.08% for the low group, respectively. Students in the high-ability group demonstrated a significantly excellent level of critical thinking skills. In conclusion, applying the PBL model significantly enhances students' critical thinking abilities.
Perspectives of Students and Teachers Form Continuing Professional Development: Challenge And Obstacle Kartika Chrysti Suryandari; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i2.4572

Abstract

Continuous professional development (CPD) for teachers is crucial for enhancing their professional capabilities, particularly in pedagogical skills. Despite its importance, several barriers and challenges impede the effective development of the teaching profession. This study aims to investigate these obstacles through the perceptions of elementary school students and teachers, providing insights into the current state of CPD in education. A survey method was used to gather data from 150 participants, including students and teachers, to explore their perceptions of CPD. The survey focused on various aspects of CPD, including educational practices, learning processes, professional development activities, and supporting mechanisms. The findings revealed significant differences in perceptions between students and teachers across the examined aspects. Teachers predominantly prioritized the learning process in their professional development efforts. Major obstacles identified included a lack of motivation and insufficient intervention for practicing teachers. Additionally, a critical challenge for teachers was the deficiency of high-quality resources necessary to conduct effective research in learning methodologies. The disparity in perceptions between students and teachers highlights the need for more targeted CPD programs that address the specific needs of educators. Enhancing motivation and providing adequate support and resources are essential for overcoming these barriers. Addressing these challenges can lead to more effective teaching practices and ultimately improve the quality of education. This study underscores the importance of understanding the barriers and challenges to CPD from both students' and teachers' perspectives. By prioritizing the learning process and addressing motivational and resource-related issues, stakeholders can better support the professional development of teachers, leading to improved pedagogical outcomes.
Penggunaan Model Problem Based Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA tentang Perubahan Wujud Benda pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2022/2023. Ridha Zulvana; Suhartono Suhartono; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.77125

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (a) mendeskripsikan langkah-langkah Problem Based Learning dengan media konkret, (b) meningkatkan pembelajaran IPA, (c) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari. Data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data,  penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pembelajaran IPA tentang perubahan wujud benda. Persentase rata-rata hasil belajar ranah kognitif siklus I = 76,09%  siklus II = 89,13%, siklus III = 95,70%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan model Problem Based Learning dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang perubahan wujud benda pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari tahun ajaran 2022/2023.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika tentang Pecahan Pada Siswa Kelas III SD Negeri 4 Pandansari Tahun Ajaran 2022/ 2023 Atikah Sofiana; Wahyudi Wahyudi; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.76679

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran matematika tentang pecahan pada siswa kelas III melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media konkret. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas III SDN 4 Pandansari. Data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan tes dan non tes. Validasi data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi persentase siswa tuntas pada siklus I = 86,21 %, siklus II = 89,66 %, siklus III = 93,10 %. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran matematika tentang pecahan pada siswa kelas III SDN 4 Pandansari tahun ajaran 2022/2023.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Wujud Benda pada Siswa Elfrida Restuana Janti; Wahyudi Wahyudi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.76183

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning, meningkatkan keterampilan proses IPA, meningkatkan hasil belajar IPA. Keterampilan proses dan hasil belajar IPA siswa dapat meningkat karena guru telah melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan langkah-langkah model Problem Based Learning orientasi masalah,pengorganisasian belajar, pembimbingan siswa, menyajikan hasil kerja atau diskusi, analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah dengan baik dan dengan memberikan solusi dari kendala-kendala yang mengganggu proses pembelajaran sehingga siswa dapat fokus belajar dan keterampilan proses serta hasil belajar siswa dapat meningkat. Desan penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VA SDN Benerkulon. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan proses IPA dan hasil belajar IPA dengan model Problem Based Learning. Ketuntasan keterampilan proses IPA siklus I 87,49%, siklus II 89,16%, dan siklus III 93,33%. Ketuntasan hasil belajar siklus I 85%, siklus II 87,5%, dan siklus III 95%. Kendala yang ditemui yaitu terdapat sedikit siswa yang masih belum berani mengemukakan pendapat dan pasif dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Poblem Based Learning dapat meningkatkan Keterampilan Proses IPA dan Hasil Belajar IPA materi perubahan wujud benda pada siswa kelas VA SDN Benerkulon tahun ajaran 2022/2023.
Co-Authors Adelia Ayu Pertiwi Afiq Naufal Faliki Agil Handayani Agus Fatkhurrohman Agustin Kharisma Dewi Ajeng Dewanty Ajeng Dwi Pertiwi Alfi Mutingatun Fatimah Alfina Tri Buanawati Aliya Nur Wahidah Alva Nurul Faizah Amalina Yusnani Anis Hidayah Anisa Amalia Aprilia Sekar Kinasih Atika Purwaningsih Atikah Sofiana Ayu Apriani Cla Risa Amelia Dania Prasasti Dewi Indrapangastuti Dian Fitria Dinna Rosiana Dwi Indah Suryani Dwi Puji Lestari Elfrida Restuana Janti Eliya Dwi Rahmasari Elok Wulansari Eva Rosita Fakhrul Sani Fatimah Zahro Febry Amalia Fera Indriyansyah Ferdi Kurniawan Fitri Kartika Sari Fitriyani Nurkhotijah Fonda Hidayah Prabaningrat Gayuh Adi Nugroho Ghazi Inzanul Ardiatama Gita Anggraeni Hafida Hidayati Hafidlotul Ummah Hanifah Chairryn Nada Hanifah Imannur Fadila Kartika Chrysti Suryandari Kharina Indah Rastra Siwi Moh Salimi Monalisa Darma Wati Muh Chamdani Muhamad Chamdani Muhammad Chamdani Murwani Dewi Wijayanti Muthi&#039;ah Salma Nasikhah Afdila Ngatman, Ngatman Ningrum Rahmawati Putri Oktaviani Raeza Pradeka Rahmawati Ragil Anin Ditya Rahayu Fitriyani Ratna Hidayah Restu Utari Ridha Zulvana Rifhan Latifah Rina Resiana Dewi Risa Alrahmadani Riyadhotul Mukaromah Rizki Setiorini Robbi Rizqi Nugroho Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Rumiati Rumiati Salma Oktavia Hening Puspita Shinta Aulia Suhartono, Suhartono Tri Nurohmatul Hidayah Tri Saptuti Susiani Trisnawati Trisnawati Uchti Fitriyaningsih Uli Fathurrizqoh Usvah Istikomah Wahyono Wahyono Widya Maharani Pramudita Yanti Riyanti Yoyan Ega Pradana Zahara Nur Oktaviani Zati Hulwani Mindandi