Budi Setiyana
Laboratory for Surface Technology and Tribology, Faculty of Engineering Technology, University of Twente Drienerloolaan 5, Postbus 217, 7500 AE, Enschede, The Netherlands

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS CONTACT STRESS DAN BENDING STRESS PADA SPUR GEAR DALAM KONDISI MISALIGNMENT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Taufiqurrohman, Taufiqurrohman; Setiyana, Budi; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan roda gigi secara ideal tidak mengalami misalignment, baik axial maupun angular misalignment. Namun, pemasangan roda gigi dilapangan terkadang terdapat misalignment sehingga bisa berpotensi mengakibatkan kegagalan roda gigi. Penelitian ini bertujuan mengetahui tekanan kontak maksimum dan tegangan kaki maksimum yang terjadi ketika kondisi ideal, axial misalignment, angular misalignment, serta perbandingan tegangan kontak dan tegangan kaki antara kondisi ideal dan kondisi axial maupun angular misalignment. Roda gigi dimodelkan dalam kondisi ideal, axial misalignment sebesar 1 mm, 2 mm, 3 mm, 4 mm, 5 mm, dan 6 mm, serta angular misalignment sebesar 1°, 2°, 3°, 4°, 5°, dan 6° kemudian dilakukan analisis elemen hingga untuk memperoleh nilai tekanan kontak dan tegangan kaki di bagian gigi – gigi yang berkontak. Nilai tekanan kontak maksimum dan tegangan kaki maksimum semakin besar seiring semakin besarnya misalignment dimana roda gigi beroperasi secara aman ketika kondisi ideal. Selain itu, angular misalignment lebih berpotensi mengakibatkan kegagalan roda gigi daripada axial misalignment.
ANALISIS CONTACT STRESS DAN BENDING STRESS PADA SPUR GEAR MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA DAN TEORITIS DENGAN VARIASI JENIS MATERIAL Sanilo, Ruben; Setiyana, Budi; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan roda gigi semakin beragam dalam banyak kondisi memungkinkan adanya material-material baru yang digunakan untuk menyesuaikan lingkungan tempat kerja. Material seperti kuningan, aluminium, dan nilon menjadi alternative material baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan membandingkan material-material roda gigi dengan metode perhitungan Hertz, Lewis, dan metode elemen hingga untuk mengetahui besaran tekanan kontak, tegangan lentur, dan torsi kritis dari sebuah material. Roda gigi pinion diberikan torsi tertentu yang bervariasi pada bagian poros agar menghasilkan tegangan dan tekanan pad agigi yang berkontak dengan gigi roda gigi pasangannya. Tekanan kontak roda gigi berdasarkan metode Hertz dan ANSYS akan bervariasi sesuai dari material seperti pada baja karbon senilei 86,62 MPa, kuningan 60,99 MPa, dan nilon 7,79 MPa pada torsi 10 Nm. Torsi kritis didapatkan dengan menghitung kembali torsi pada saat tegangan atau tekanan mencapai nilai kekuatan luluh material uji. Kegagalan roda gigi material baja karbon dan kuningan akan mengalami deformasi pada daerah kontak sementara nilon akan terdeformasi pada daerah kaki gigi.
RANCANG BANGUN ALAT ANTROPOMETRI STADIOMETER DIGITAL BERBASIS SENSOR MIKROKONTROLER Mahendra, Arya; Ismail, Rifky; Setiyana, Budi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anthropometry adalah ilmu yang mempelajari tentang pengukuran tubuh manusia. Stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak adalah permasalahan kesehatan yang serius di beberapa negara berkembang termasuk di Indonesia, oleh karena itu dalam penelitian ini peneliti akan melakukan rancang bangun alat antropometri berupa stadiometer yang berbasis sensor mikrokontroler dengan memperhatikan kebutuhan anak, orangtua, dan tenaga kesehatan. Metode penelitian kali ini dimulai dengan identifikasi kebutuhan pelanggan, penetapan spesifikasi target, penyusunan dan pemilihan konsep desain, pembuatan prototipe dan pengujian prototipe. Stadiometer yang dirancang dengan baik, mudah digunakan, dan terjangkau dapat membantu meningkatkan akurasi pengukuran panjang anak dan mendeteksi dini adanya gangguan pertumbuhan. Dengan demikian, diharapkan dapat mencegah atau mengurangi angka stunting pada anak di Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti berharap dapat menghasilkan prototipe stadiometer yang akurat sesuai standar pengukuran, aman, nyaman dan mudah digunakan, serta terjangkau. Stadiometer ini juga diharapkan dapat mudah untuk dibawa, digunakan dan fitur tambahan yang dapat meningkatkan efektifitas pengukuran dan pencegahan stunting di Indonesia.
RANCANG BANGUN INFANTOMETER DIGITAL BERBASIS SENSOR MIKROKONTROLER Ikhsan, Muhammad; Ismail, Rifky; Setiyana, Budi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan proses fisiologis yang kompleks, yang dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi, dan lingkungan. Faktor-faktor ini memengaruhi tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala bayi selama periode pertumbuhan awal mereka, jika perkembangannya tidak normal makan anak tersebut dapat diklasifikasikan terkena stunting. Stunting merupakan merupakan kondisi gagal tumbuh secara normal yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia anak. Stunting dapat diukur salah satunya berdasarkan tingginya yang dapat diukur dengan infantometer. Infantometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang atau tinggi badan bayi. Metode pertama dari penelitian ini yaitu tahap identifikasi kebutuhan, pada tahap ini didapat data kebutuhan untuk digitalisasi alat supaya memudahkan pengukuran, fitur untuk menklasifikasikan stunting dan  fitur untuk mengukur tinggi, berat dan lingkar kepala dalam satu alat. Dari kebutuhan tersebut didapat sembilan respon teknis yang akan digunakan untuk menentukan spesifikasi. Spesifikasi yang dibuat yaitu fitur untuk pengukuran tinggi,berat dan lingkar kepala, kemudian menggunakan sensor load cell untuk berat dan potentiometer multiturn untuk pengukuran panjang setelah itu memiliki klasifikasi stunting, memiliki panjang alat yang dapat disesuaikan. Dilakukan juga perbandingan dengan produk yang sudah ada untuk mengetahui dimensi rata-rata dan fitur yang sudah ada. Produksi prototype alat dilakukan setelah memilih desain dari beberapa konsep desain yang dibuat. Prototype ini sudah dapat mengklasifikasikan stunting dengan nilai -3/-2/-1/0/1/2/3, memiliki panjang yang dapat disesuaikan 45 cm sampai 100 cm dan dapat mengukur tinggi, berat dan lingkar kepala. Kelemahan alat ini ada pada pengukuran lingkar kepala yang berada setelah stopper kepala, ketika mengukur harus melepas stopper kepala dahulu.
OPTIMASI DESAIN SWINGARM TIPE MONOSHOCK DUA LENGAN DENGAN SOFTWARE SOLIDWORKS Ardjuna, Bagus; Setiyana, Budi; Haryanto, Ismoyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan kendaraan yang banyak digunakan terutama oleh negara berkembang di Asia. Perkembangan dalam perancangan otomotif pada saat ini sangat kompetitif contohnya dalam perancangan sebuah lengan ayun (swingarm) yang digunakan pada motor performa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi desain dari sebuah swingarm tipe monoshock dua lengan sehingga menghasilkan massa minimum namun tetap memenuhi faktor keamanan. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan optimasi topologi sebagai profil model acuan awal yang kemudian disempurnakan dengan pemodelan ulang menggunakan software Solidworks 2022. Model swingarm mula-mula diuji statik dengan mengaplikasikan beban sesuai perhitungan dan diagram benda bebas pada swingarm. Kemudian dioptimasi dengan menentukan batasan faktor keamanan sebesar 1,7 yang bertujuan untuk mengurangi massa swingarm hingga minimum. Material swingarm yang digunakan adalah Aluminium 6061-T6 dengan kekuatan luluh sebesar 275 MPa. Uji statik pada swingarm hasil optimasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 102 MPa dengan faktor keamanan sebesar 1,9. Massa akhir hasil optimasi berkurang sebesar 30% dari semula 3,96 kg menjadi 2,76 kg.
Analisis Dinamika Kendaraan Mobil Antawirya Pada Saat Cornering Haryanto, Aris; Setiyana, Budi; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil saat ini menjadi alat transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat umum. Produsen mobil saat ini yang terus mengembangkan performa mesin dan desain agar selalu dalam kondisi aman dan nyaman pada saat dikendarai terutama didalam ruang kemudi agar minim terjadi kecelakaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan yaitu mengalami slip condition pada saat kendaraan melakukan cornering. Pentingnya faktor keamanan dan keselamatan kendaraan mobil. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan variasi radius putar dan kecepatan yaitu radius 10 m, 15 m, dan 20 m sedangkan variasi kecepatan 20 km/h, 30 km/h, 40km/h. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah mobil Antawirya Undip. Pengujian constant speed dan constant radius tertentu mendapatkan kondisi dinamik dari mobil antawirya yang terdiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maksimum dengan radius 10 m yaitu 30 km/h, radius 15 m adalah 30 km/h dan pada radius 20 m yaitu 40 km/h.
Chemical composition and antibacterial activity of coconut-shell liquid smoke to maintain the texture of fresh meat Purwantisari, Susiana; Jannah, Siti Nur; Fikri, Dzakiyya Nabilla; Wulandari, Sukma Aulia; Yohana, Eflita; Setiyana, Budi; Ardiansari, Anindya; Amal, Daffa Ikhlasul; Ariyanto, Hermawan Dwi
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2024.007.02.8

Abstract

This research focused on the evaluation of raw broiler chicken meat texture and pathogenic antibacterial effect under the treatment of grade 2 coconut-shell liquid smoke (CSLS) as a food preservative. Compound identification of grade 2 CSLS was conducted using the GC-MS method. The main chemical compounds of CSLS were polyunsaturated fatty acid derivates, fatty acid and phenol. The evaluation of texture was conducted on raw broiler chicken meat under the treatment of grade 2 CSLS during storage at 25 ℃ for 7 days. The effect of antibacterial activity of grade 2 CSLS with different concentration (i.e., 5%, 25%, 50%, and 75%) were tested using Gram-positive bacteria on several pathogenic bacteria such as L. monocytogenes, S. aureus, P. Aeruginosa, and E. coli. The results indicated that grade 2 CSLS influenced the inhibited zone of L. monocytogenes, S. aureus, P. Aeruginosa, and E. coli respectively with linear correlation. The optimal concentration of grade 2 CSLS resulted in a concentration of 50%, which was the most optimal against L. monocytogenes, S. aureus, P. Aeruginosa, and E. coli as pathogenic bacteria strains.