Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS DETERMINAN PENDAPATAN PELAKU UMKM DI KABUPATEN BADUNG Siregar, Piniel; Mustika, Made Dwi Setyadhi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30883

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting terhadap penyerapan tenaga kerja serta terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) secara tidak langsung. Tingkat pendapatan pelaku UMKM dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, tenaga kerja, jam operasional, dan teknologi secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui variabel manakah yang dominan berpengaruh terhadap pendapatan pelaku UMKM di Kabupaten Badung. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel modal, tenaga kerja, jam kerja dan teknologi secara simultan berpengaruh simultan terhadap pendapatan pelaku UMKM, dengan Koefisien Determinasi sebesar 90,6%. Hal ini berarti Pendapatan Pelaku UMKM (Y) dijelaskan sebesar 90,6 persen oleh variabel Modal (X1), Tenaga Kerja (X2), Jam Kerja (X3), dan Teknologi (X4) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model. Variabel modal dan tenaga kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pelaku UMKM, sedangkan variabel jam kerja dan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pelaku UMKM. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap tingkat pendapatan pelaku UMKM adalah variabel modal.
ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BALI: SEBUAH PENDEKATAN MAKRO Dewangga, I Gusti Ngurah Bagus Putra; Mustika, Made Dwi Setyadhi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31071

Abstract

Pandemi telah membuat perlambatan perekonomian di hampir seluruh belahan dunia, sehingga mempengaruhi masuknya kunjungan wisata asing ke Bali sejak 2020 hingga saat ini. Bali yang terkenal dengan wisatanya tentu saja sangat mengandalkan kunjungan wisatawan asing maupun lokal untuk menggerakkan perekonomiannya. Sektor pariwisata menjadi lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi Bali pada 2020, ekonomi Bali mengalami kontraksi atau -9,31% dibanding periode tahun sebelumnya. Penelitian kali ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK)dan Pertumbuhan Ekonomi secara parsial dan simultan terhadap Kemiskinan di provinsi Bali. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Masyarakat di 9 Kabupaten atau Kota di Provinsi Bali. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik penetuan sampel purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partsipan dan dokumentasi dengan cara melakukan pengamatan atas dokumen-dokumen atau catatan yang dihasilkan oleh pihak lain yang terkait dengan penelitian ini, seperti mencatat, mengutip, dan mengumpulkan data dari dokumen yang terdapat di Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, situs resmi Dirjen Perimbangan Keuangan serta hasil penelitian terdahulu dan buku-buku yang mendukung argumentasi dari hasil penelitian ini dimana seluruh data penelitian akan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh secara simultan terhadap kemiskinan di Provinsi Bali.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Wicaksana, I Putu Satria Julang; Mustika, Made Dwi Setyadhi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31129

Abstract

Produktivitas pekerja menggambarkan output yang dihasilkan oleh setiap pekerja pada tahun tertentu. Pengukuran produktivitas pekerja menjadi hal yang penting dilakukan untuk melihat efisiensi proses produksi yang telah dilakukan dalam menghasilkan output, mengetahui gambaran kondisi dan kualitas sumber daya manusia dalam mewujudkan pembangunan, serta menilai sejauh mana tingkat keberhasilan kinerja suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data yang digunakan adalah data panel dari tahun 2015-2023 di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan tingkat pendidikan, derajat kesehatan, tingkat upah, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Secara parsial tingkat pendidikan, derajat kesehatan dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sedangkan Tingkat Upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur..
ANALISIS PENGARUH TINGKAT INVESTASI, PENDIDIKAN, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI BALI Widiantari, Ni Putu Ayu; Mustika, Made Dwi Setyadhi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32729

Abstract

Kemiskinan adalah masalah mendasar dan multidimensi yang terus menjadi fokus perhatian dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Provinsi Bali merupakan sebuah daerah dengan karakteristik ekonomi yang beragam. Dengan sembilan Kabupaten/Kota yang memiliki potensi ekonomi yang berbeda-beda, Bali menyajikan tantangan kompleks dalam upaya mengatasi kemiskinan. Sementara Kabupaten/Kota seperti Badung, Gianyar, dan Tabanan menikmati kemajuan ekonomi berkat potensi pariwisata, industri kecil, dan pertanian yang melimpah, Kabupaten Karangasem dan Bangli menghadapi kesulitan karena keterbatasan sumber daya. Data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali menunjukkan fluktuasi dalam persentase kemiskinan, dengan angka yang meningkat drastis pada tahun 2022 akibat dampak pandemi Covid-19, terutama pada sektor pariwisata. Dengan demikian, penanganan kemiskinan di Provinsi Bali memerlukan perhatian khusus dari pemerintah, untuk meningkatkan akses ekonomi di wilayah yang terpinggirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari investasi, pendidikan, dan upah minimum terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menilai signifikansi pengaruh variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, investasi, pendidikan, dan upah minimum secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Investasi berkontribusi secara negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di daerah tersebut, sementara pendidikan memiliki dampak negatif dan signifikan secara individu terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Namun, secara khusus, tidak terdapat dampak signifikan dari upah minimum terhadap tingkat kemiskinan di wilayah tersebut.
DETERMINAN LAMA MENGANGGUR PADA PEKERJAAN TERAKHIR TENAGA KERJA TERAMPIL DI KOTA DENPASAR Andriani, Rheina Prastiti; Mustika, Made Dwi Setyadhi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.32752

Abstract

Masalah pengangguran merupakan salah satu masalah makro ekonomi yang menjadi penghambat pembangunan daerah karena akan menimbulkan masalah-masalah sosial lainnya. Penenlitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kelamin, tingkat pendidikan, klasifikasi wilayah, umur, status perkawinan, dan sertifikasi kompetensi secara simultan dan parsial terhadap lama menganggur. Populasi pada penelitian terdiri dari penduduk yang berusia 15 tahun keatas yang bekerja di Kota Denpasar pada tahun 2022, dengan jumlah mencapai 550.214 jiwa, sedangkan penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling menghasilkan 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen secara berssama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap lama menganggur tenaga kerja terampil di Kota Denpasar. Jenis kelamin, klasifikasi wilayah, umur, dan status perkawinan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap lama menganggur. Sedangkan, tingkat pendidikan dan sertifikasi kompetensi secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap lama menganggur kerja terampil di Kota Denpasar.
Proporsi Pekerja Migran dan Faktor Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia Tri Adhi Suryo Nugroho; Made Dwi Setyadhi Mustika
GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemilang.v6i1.3447

Abstract

The Open Unemployment Rate (TPT) is one of the main indicators in assessing labor market conditions and economic stability in Indonesia. This study aims to comprehensively analyze the influence of the proportion of migrant workers, Human Development Index (HDI), economic growth rate, and Provincial Minimum Wage (UMP) on TPT, by comparing the period before and after the Covid-19 pandemic. The data used is panel data from 34 provinces in Indonesia during the 2015–2024 period. The analysis was carried out using the panel data regression method using EViews software to obtain accurate, measurable, and reliable results. The results of the study showed that the proportion of migrant workers and HDI did not have a significant influence on TPT. On the other hand, the economic growth rate and UMP have a significant negative effect on the TPT, which means that an increase in both variables can reduce unemployment. In addition, the Covid-19 dummy variable has a significant positive influence on TPT, showing that the pandemic has had a real and profound impact on the increasing unemployment rate in Indonesia.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PARTISIPASI KERJA PENDUDUK LANJUT USIA DI KABUPATEN BADUNG Ni Putu Kirey Sari Cahyani; Made Dwi Setyadhi Mustika
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 12 No. 05 (2023): Vol. 12, No. 05, Mei 2023
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2023.v12.i05.p01

Abstract

The high level of employment of the elderly population indicates that the contribution of the elderly to the economy is quite large, both to meet their own needs and to take care of family dependents. The purpose of this study was to analyze the effect of age, marital status, residence status, education, non-labor income, work dependents and health on the work participation of the elderly in Badung Regency. The collected data were then analyzed using descriptive analysis, multiple linear regression and the classical assumption test. The results showed that age, marital status, residence status, education, non-labor income, family dependents and health simultaneously affect the work participation of the elderly in Badung Regency. Age and non-labor income partially have a positive and significant effect on the work participation of the elderly in Badung Regency, while education, marital status, residence status partially have a negative effect on the work participation of the elderly in Badung Regency. Family dependents and health variables have no significant effect on the work participation of the elderly in Badung Regency. The implication of this research is in line with Borjas' theory of neoclassical capital of labor or leisure choice, namely the neoclassical capital of work life which concerns an individual's choice to work or enjoy leisure time, which can be expressed as individual satisfaction with consumption and leisure time enjoyment.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN WANITA MENIKAH DALAM MEMILIH METODE KONTRASEPSI DI KOTA DENPASAR Kesya Nabila Amandha Puti; Made Dwi Setyadhi Mustika
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 12 No. 1 (2023): Vol.12. No. 1, Januari 2023
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2023.v12.i01.p03

Abstract

Penggunaan alat kontrasepsi merupakan salah satu upaya utama pemerintah menekan angka kelahiran. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh umur, tingkat pendidikan wanita, pendapatan keluarga, jumlah anak, dan ketersediaan KIE secara simultan dan parsial terhadap keputusan wanita menikah dalam memilih metode kontrasepsi di Denpasar, serta untuk mengetahui pengaruh yang dominan. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 orang wanita menikah yang menggunakan alat kontrasepsi dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Data dianalisis dengan teknik analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, jumlah anak, dan ketersediaan KIE berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap pemilihan metode kontrasepsi di Denpasar. Secara parsial, umur, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, jumlah anak, dan ketersediaan KIE berpengaruh positif dan signifikan terhadap probabilitas penggunaan alat kontrasepsi di Denpasar.
ANALISIS PENDAPATAN PEKERJA MIGRAN PADA INDUSTRI KERAJINAN GENTENG PEJATEN KABUPATEN TABANAN Ni Nyoman Jepun Prami Kandi; Made Dwi Setyadhi Mustika
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 12 No. 1 (2023): Vol.12. No. 1, Januari 2023
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2023.v12.i01.p04

Abstract

Pendapatan pekerja migran dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya umur, jumlah produksi, pengalaman kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan jumlah jam kerja. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi, pengalaman kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan jumlah jam kerja secara simultan dan parsial terhadap pendapatan pekerja migran pada industri kerajinan Genteng Pejaten, serta variabel mana yang dominan pengaruhnya terhadap pendapatan pekerja migran pada industri kerajinan Genteng Pejaten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel jumlah produksi, pengalaman kerja, jumlah jam kerja, dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh secara simultan terhadap pendapatan pekerja migran pada industri kerajinan Genteng Pejaten; Variabel jumlah produksi, pengalaman kerja, dan jumlah jam kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel jumlah tanggungan keluarga berpengaruh negatif dan signifikan, serta variabel yang dominan mempengaruhi adalah variabel jumlah produksi.
The Determinants of The Brain Drain Phenomenon in Educational Migration Activities Made Dwi Setyadhi Mustika; Ni Nyoman Yuliarmi
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol. 17 No. 1 (2024): Vol. 17, No. 1, Februari 2024 (pp.1-154)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2024.v17.i01.p06

Abstract

During this time, the main reason someone migrates is related to themotivation to get a better job. However, the other reason that can not be ignored isthe expectation to get the opportunity of having a higher level of education. Aphenomenon that occurs following the educational migration is many educationalmigrants did not return to their origins after finishing their studies, and would chooseto work in the destinations. This phenomenon is known as brain drain, which refers tothe condition where the educational migrants did not return to their origins afterfisnishing their studies in the destinations. This study covers educational migrationactivities between regions in Indonesia, so the term used to describe this condition isthe domestic brain drain.This study aimed to analyze the determinant of the brain drain phenomenon ineducational migration activities. By using panel data of the Indonesian Family LifeSurvey (IFLS) wave 5, which were processed using the Logistic Regression Modelmethod, the result suggested that about 49.08 percent of educational migrants inIndonesia chose not to return to their origins after finishing their studies. Theydecided to work in the destination or in other areas outside the area of their origins.Their decisions were significantly affected by the amount of salary/income, maritalstatus, location of parents' residence, health facilities, sex, age, age square, provinceof the origin, and geographical. Partially, marital status, the residence of the parents,age square, and geographical, have a negative impact to migrant’s decision.Meanwhile, health facilities, sex, and age have a positive impact to migrant’sdecision.