Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Wicara

Unsur “Penasaran: Menarik dan Menggelitik” dalam “Permainan Bahasa” pada Teks Promosi Pariwisata Ary Setyadi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.074 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.14497

Abstract

AbstractThe main and especially function of language, including Indonesian, is a communication tool, both in the form of spoken and written variety. The content of the message can be packaged in a straightforward manner/denotation or figure of speech/connotation. The existence of Indonesian as a tourism promotion tool, because tourism objects are not always packaged in a straightforward manner, but can be packaged in a figurative way (so that the form of "language games" is used). Because the existence of promotional texts that contain elements of the form of "language games" has strategic value, which is able to arouse a sense of "curious: interesting and tickling" (for potential tourists). Based on the results of data analysis, it was found that there are three kinds of promotional text forms that contain elements of the form of "language games", namely: 1. form of deviation (sentence structure pattern), 2. form of: a. ambiguous type, and b. game sounds of words (word elements), and 3. accuracy of diction. Research implementations departs from three strategic stages, as applicable in linguistic research, namely: 1. stage of providing/collecting data, 2. stage of data classification and analysis, and 3. stage of writing/compiling reports. The application of the theory departs from linguistic theory: phonology, morphology, syntax, and semantics. Application of these four fields implies the existence of: language, users, uses, and usage. Provision of data departs from the findings of the listener, and author's creation efforts. The existence of data and data analysis serves as an effort to prove, namely that the existence of promotional texts that contain elements of the form of "language games" has strategic value. Keywords: Strategic, language game, text, tourism promotion AbstrakFungsi utama dan terutama bahasa, termasuk bahasa Indonesia, adalah alat komunikasi, baik ragam lisan maupun tulis. Isi pesan dapat dikemas secara lugas atau majas. Keberadaan bahasa Indonesia sebagai alat promosi pariwisata, sebab objek pariwisata tidak selamanya dikemas lugas, tetapi dapat dikemas secara majas (sehingga memanfaatkan bentuk “permainan bahasa”). Teks promosi yang berunsur bentuk “permainan bahasa” bernilai strategis mampu membangkitkan rasa “penasaran: menarik dan menggelitik” (bagi calon wisatawan). Berdasarkan hasil analisis data didapatkan tiga macam bentuk teks promosi yang berunsur bentuk “permainan bahasa”, yaitu: 1. adanya bentuk deviasi (pola struktur kalimat), 2. adanya bentuk: a. tipe ambigu, dan b. permainan bunyi kata (unsur kata), dan 3. adanya ketepatan diksi. Pelaksanaan penelitian bertolak pada tiga tahapan strategis, yaitu: 1. penyediaan data, 2. klasifikasi dan analisis data, dan 3. penyusunan laporan. Adapun penerapan teori bertolak pada teori linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Penerapan keempat bidang tersebut mengisyaratkan keberadaan: bahasa, pengguna, penggunaan, dan kegunaan. Adapun penyediaan data bertolak dari temuan penyimakan, dan upaya penciptaan penulis. Analisis data berfungsi sebagai upaya pembuktian, yaitu bahwa keberadaan teks promosi yang berunsur bentuk “permainan bahasa” bernilai strategis.Kata kunci: Strategis, permainan bahasa, teks, promosi pariwisata
Struktur Kalimat Dasar Bahasa Indonesia dalam Materi Aplikasi Duolingo (Kajian Sintaksis) Nuradita, Rizki Dwi; Setyadi, Ary
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.945 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.16201

Abstract

Aplikasi Duolingo merupakan salah satu aplikasi pembelajaran bahasa, salah satunya bahasa Indonesia. Unit dan level terendah pada aplikasi ini banyak menampilkan materi soal terkait kalimat dasar bahasa Indonesia dan ini menarik untuk dikaji sebab bersentral pada fungsi predikat dan dapat diisi oleh lima kategori kata seperti verba, adjektiva, numeralia, nomina, (frasa) preposisi. Berkait dengan itu, maka kelima kategori kata yang mengisi fungsi predikat dalam struktur kalimat dasar perlu disajikan di aplikasi. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan macam struktur kalimat dasar bahasa Indonesia dalam materi aplikasi Duolingo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Kajian yang digunakan adalah kajian sintaksis yang berfokus pada struktur kalimat dasar bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik simak libat cakap. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik lanjutan yang meliputi pembalikan, pelesapan, dan perluasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur kalimat dasar bahasa Indonesia dalam aplikasi Duolingo meliputi: 1. kalimat dasar berpredikat verba, 2. kalimat dasar berpredikat adjektiva, 3. kalimat dasar berpredikat numeralia, 4. kalimat dasar berpredikat nomina, 5. kalimat dasar berpredikat (frasa) preposisi.Kata kunci: struktur kalimat dasar, bahasa indonesia, sintaksis, aplikasi duolingo
Sifat “Kausalitas” `Isi Pesan` Kalimat Setyadi, Ary
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.%Y.18843

Abstract

Keberadaan bahasa, termasuk bahasa Indonesia, merupakan alat komunikasi, sehingga demi penyampaian `isi pesan`, misalnya jalinan komunikasi antara pihak pembicara (O1) dengan pihak lawan bicara (O2), dapat dikemas dengan bahasa Indonesia sebagai alat. Penelitian yang berobjekkan (upaya pembuktian) adanya sifat “kausalitas” `isi pesan` kalimat dengan bahan data tipe kalimat: berita, tanya, suruh/perintah bertolak pada penerapan teori linguistik bidang sintaksis (dan semantik). Sebab apa yang disebut tipe: berita, tanya, suruh/perintah adalah kalimat. Data bersumber, baik dari sumber tulis maupun lisan, sehingga sifat data adalah primer dan sekunder. Hasil kajian membuktikan bahwa ketiga tipe kalimat: berita, tanya, suruh/perintah, persoalan `isi pesan` kalimat, dari pihak pembicara (O1) kepada pihak lawan bicara (O2), selalu dijumpai adanya sifat “kausalitas”; sehingga `isi pesan` kalimat dari pihak pembicara (O1) kepada pihak lawan bicara (O2) berkorelasi dengan persoalan “Sebab-Akibat”.