Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Genangan Air Dangkal untuk Meningkatkan Hasil Padi dengan Kerangka Kerja System of Rice Intensification (SRI) Maftukhah, Rizki; Erni R, -; Purwanto, Benito Heru; Sri R, -; Arif, Sigit Supadmo
Jurnal Irigasi Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Irigasi
Publisher : Balai Teknik Irigasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.313 KB) | DOI: 10.31028/ji.v10.i1.41-48

Abstract

Nowadays, the issues of water scarcity, high fertilizer cost, and negative environmental impacts due to high agrochemicals use are escalating so that the improvement of resource efficiency on rice cultivation is necessary. Based on many studies, SRI is a very promising approach. Pot experiment was conducted under SRI framework with continuous flooding (CF), shallow water depth (SWD), and field capacity (FC) irrigation; together with four different doses of organic fertilizer (F100, F50, F0, and LF). The aim of this study is to figure out the effect of water and organic fertilizer managements on rice performances. Our experiment showed soil Eh was significantly different between three water management treatments (p < 0.05) where FC gained the highest soil Eh, followed by SWD and CF. Whereas, organic fertilizer management gave insignificant effect on soil EH. Under SWD management, number of tillers was significantly higher than CF and FC. On the other hand, water management and organic fertilization had no significant effect on plant height. SWD significantly increased yield and biomass followed by CF and FC. Organic fertilizer caused significant reduction on number of tiller, yield and biomass. In conclusion, SWD provided better environment for rice growth and enhance the rice performances, while the effect of organic fertilizer was not clearly seen.
Pengenalan Metode Tanam SRI (System Rice of Intensification) dengan Teknologi untuk Peningkatan Produktifitas dan Ramah Lingkungan Bayu Dwi Apri Nugroho; Chusnul Arif; Nur Aini Iswati Hasana; Rizki Maftukhah; Fadila Suryandika; Umi Hapsari; Badi’atun Nihayah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.55636

Abstract

Pengembangan pertanian di lahan iklim kering dengan metode budidaya SRI (System of Rice Intensification) dengan teknologi sederhana dinilai efektif untuk dapat meningkatkan produktifitas lahan. Tujuan dari pengenalan metode tanam SRI dengan penerapan teknologi yaitu memberikan ilmu dan pengetahuan kepada petani terkait metode budidaya pertanian dengan menggunaakan teknologi dalam mengambil keputusan kepada petani dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta dapat mengaplikasikan pertanian yang ramah lingungan. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kambaniru dan Wukukalara, Kec. Kambera, Kab. Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli 2018-Juli 2019. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini (1) Potensi untuk scaling up dan replikasi dari kegiatan ini untuk merubah paradigma (membawa perubahan secara luas). Hal ini terkait dengan resiko budidaya pertanian terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang (2) Bentuk transfer pengetahuan dan teknologi kepada penerima manfaat (3) Terwujudnya keselarasan dengan kebijakan nasional dan provinsi (4) Tercapainya efektifitas dan efisiensi (kelayakan ekonomi dan kewajaran finansial, serta efektifitas kegiatan). Kegiatan demplot budidaya padi SRI mampu memberi percontohan kepada Kelompok Tani di Desa Kambaniru dan Desa Wukukalara tentang budidaya padi yang ramah lingkungan yang berupa penghematan air dan penurunan gas emisi rumah kaca, serta memiliki produktivitas yang cukup tinggi yaitu sebesar 6.25 ton/ha.
Evaluasi Konduktivitas Listrik Tanah dan Kaitannya dengan Ph, Nitrogen Total, Karbon Total dan Bahan Organik di Lahan Sawah: Evaluation of Soil Electrical Conductivity and Its Relationship with pH, Total Nitrogen, Total Carbon, and Organic Matter in Rice Field Land Imanuel Raymond Dikmar Koyoh; Sumiyati; I Putu Gede Budisanjaya; Ni Nyoman Sulastri; I Wayan Tika; I Putu Agus Arnadi; Rizki Maftukhah
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 13 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/j.beta.2025.v13.i02.p07

Abstract

ABSTRAK Ketidakseimbangan unsur hara dan kualitas tanah yang kurang optimal merupakan permasalahan umum di lahan pertanian, namun pemantauan unsur hara memerlukan analisis laboratorium. Tujuan penelitian adalah memperoleh hubungan untuk mengestimasi pH tanah, kandungan nitrogen total, karbon total dan bahan organik tanah berdasarkan konduktivitas listrik tanah, serta mengevaluasi potensi penggunaan konduktivitas listrik tanah sebagai indikator estimasi parameter-parameter tersebut. Penelitian menggunakan machine learning berbasis Python dengan algoritma regresi linear, di mana 70% data digunakan untuk membuat persamaan pendugaan dan 30% untuk validasi kinerja model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konduktivitas Listrik (EC) dapat digunakan untuk memprediksi nilai pH dengan persamaan pH = 0,3107 EC - 1,2 (nilai R² = 0,9707), untuk memprediksi nilai karbon total dengan persamaan TC = 0,3525 EC - 0,1 dan untuk memprediksi nilai bahan organik, dengan persamaan BOT = 0,2045 EC - 0,1 dengan nilai R² = 0,9126. Namun, nilai EC dinyatakan lemah untuk memprediksi nitrogen total dengan nilai R² = -0,0030. Validasi kinerja model menunjukkan nilai kesalahan yang sangat kecil pada persamaan untuk memprediksi pH berdasarkan nilai EC yaitu MSE = 0,0006; MAE = 0,0164), serta pada persamaan untuk memprediksi karbon total dan bahan organik tanah berdasarkan nilai EC diperoleh masing-masing nilai MSE = 0,0017 dan MAE = 0,0357). Namun nilai EC kurang efektif untuk memprediksi nilai nitrogen total karena hasil validasi kinerja model menunjukkan nilai MSE = 0,0195 dan MAE = 0,1190. Hasil ini menunjukkan bahwa konduktivitas listrik tanah dapat digunakan sebagai indikator yang baik untuk mengestimasi pH tanah, karbon total, dan bahan organik tanah.   ABSTRACT The imbalance of soil nutrients and suboptimal soil quality are common issues in agricultural land; however, monitoring soil nutrients typically requires laboratory analysis. This study aims to establish relationships for estimating soil pH, total nitrogen content, total carbon, and soil organic matter based on soil electrical conductivity (EC), as well as to evaluate the potential use of EC as an indicator for estimating these parameters. The research employed a machine learning approach using Python with a linear regression algorithm, where 70% of the data was used to develop estimation equations and the remaining 30% for model performance validation. The results indicate that EC can be used to predict pH with the equation pH = 0.3107 EC - 1.2 (R² = 0.9707), total carbon with the equation TC = 0.3525 EC - 0.1, and soil organic matter with the equation BOT = 0.2045 EC - 0.1 (R² = 0.9126). However, EC was found to be a weak predictor for total nitrogen, as indicated by an R² value of -0.0030. Model validation results showed very low error values for the pH prediction equation (MSE = 0.0006; MAE = 0.0164), as well as for the equations predicting total carbon and organic matter (MSE = 0.0017 and MAE = 0.0357, respectively). In contrast, EC was less effective in predicting total nitrogen, as reflected in higher error values (MSE = 0.0195; MAE = 0.1190). These findings suggest that soil electrical conductivity can serve as a reliable indicator for estimating soil pH, total carbon, and organic matter content.