Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KOMUNIKATA57

PENGALAMAN KOMUNIKASI PENYINTAS COVID-19 Mayang Riyantie; Romli Romli
KOMUNIKATA57 Vol 2 No 1 (2021): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.843 KB) | DOI: 10.55122/kom57.v2i1.207

Abstract

Virus Corona Disease 19 pertamakali masuk di Indonesia tanggal 02 Maret 2020. Hingga Maret 2021 sudah menginfeksi lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia. Virus yang menyerang pernafasan ini membuat siapapun yang terpapar merasa khawatir. Pasalnya kekhawatiran tersebut diakibatkan belum ditemukannya obat yang ampuh melawan virus covid-19. Banyak dari para penyintas Covid-19 mengubah perilakunya berdasarkan pengalaman yang dialaminya saat terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motif penyintas Covid-19, makna Covid-19 dan pengalaman komunikasi penyintas Covid-19 ketika telah dinyatakan sembuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini sehingga Subjek atau informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang berdasarkan kriteria yang telah peneliti tentukan di awal. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai informan, observasi di lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif sembuh para penyintas Covid-19 terdiri atas motif because of yang meliputi motif keluarga dan motif in order to atau motif harapan ketika sembuh yang meliputi gaya hidup sehat, menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan menjadi relawan Covid-19. Adapun temuan dari makna Covid-19 yang ditemukan pada penyintas Covid-19 memaknai bahwa Covid-19 merupakan sebuah penyakit Flu biasa namun mengerikan yang saat ini tengah beredar di masyarakat.
KONSEP DIRI MAHASISWA INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA (IBI) KOSGORO 1957 PENGGUNA AKUN ROLEPLAY Mayang Riyantie; Lauditta Nerissa Arviana
KOMUNIKATA57 Vol 3 No 1 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.263 KB) | DOI: 10.55122/kom57.v3i1.408

Abstract

Indonesia saat ini sedang mengalami tren dunia hiburan yang berkiblat pada dunia hiburan Korea Selatan atau Hallyu. Fenomena Hallyu ini mengacu pada popularitas budaya Korea yang menawarkan hiburan yang terbaru seperti film, drama, musik pop, animasi, games, serta kebudayaan yang mengangkat identitas negara Korea Selatan sebagai medianya. Kemudian, munculnya kegiatan komunitas yang menggemari mereka, salah satunya kegiatan di media baru ialah roleplay. Roleplay adalah jenis permainan peran di media sosial yang dimainkan oleh individu dengan cara bertindak layaknya dirinya adalah orang yang ia perankan dari segi pembawaan diri. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumen. Penarikan sumber berdasarkan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsep diri yang diciptakan seorang roleplay merupakan citra dirinya yang dibentuk berdasarkan Front Stage, Middle Stage dan Back Stage yang mana kepribadian mereka tidak jauh berbeda dengan kehidupan real life.