Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Manajemen Pemerintahan dalam Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima Kota Kendari (Studi Kecamatan Mandonga) Kadek Jayanto Nusantara; Muh. Zein Abdullah; Saidin Saidin
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol 2, No 2 (2022): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.066 KB) | DOI: 10.52423/pamarenda.v2i2.28671

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pelaksanaan fungsi manajemen pemerintahan dalam penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kota Kendari (studi pada Kecamatan Mandonga).Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dan dianalisis untuk menghasilkan kesimpulan sebagai jawaban atas masalah yang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Kendari. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang yaitu Kasubag Perencanaan Keuangan & Laporan, Kasubag Umum & Kepegawaian, Kasubag Pendaftaran & Pendataan, dan 9 Pedagang Kaki Lima. Teknik pengumpulan data terdiri dari Penelitian Kepustakaan terdiri dari makalah ataupun skripsi terdahulu, referensi buku, dan internet searching dan Penelitian Lapangan terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa Manajemen Pemerintahan Dalam Penataan Dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima Di Kota Kendari (Studi Pada Kecamatan Mandonga) kurang efektif dikarenakan masih banyaknya PKL yang berjualan di pinggir jalan dan sembarangan tempat di Area Pasar Mall Mandongga, Pasar Lawata, dan Pasar Kaki Lima. Sehingga membuat jalan di Kawasan Area Pasar tersebut sering terjadi kemacetan.Kata Kunci: Manajemen, Penataan, dan Pemberdayaan
Pengawasan Retribusi Parkir Pasar Sentral Kota Kendari dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Deny Heryanto; Muh. Amir; Saidin Saidin
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol 2, No 1 (2022): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.011 KB) | DOI: 10.52423/pamarenda.v2i1.26939

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengawasan retribusi parkir di Pasar Sentral Kota Kendari, Serta mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pengawasan parkir di Pasar Sentral Kota Kendari dalam meningkatkan PAD Kota Kendari , metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, bersifat uraian dari hasil observasi,wawancara dan studi dokumentasi, terhadap 9 orang informan penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengawasan retribusi parkir pasar sentral Kota Kendari dalam meningkatkan pendapatan asli daerah setelah ditinjau berdasarkan instrument penelitian  untuk pelaksanaan pengawasannya masih kurang efektif, dari aspek pengamatan kegiatan pengawasan yang dilakukan petugas masih sangat lemah, aspek pimpinan untuk pengarahan pengawasan petugas hanya dilakukan dengan rentan waktu tiga , empat hari dalam sekali pengawasan, aspek pengendalian saat ini penyetoran target retribusi di pasar sentral Kota Kendari tidak memenuhi target dikarenakan sistem penyetoran retribusi dipasar ini sesuai dengan karcis yang keluar perdua puluh hari.Kata kunci :  Pengawasan, Retribusi Parkir, Pendapatan Asli Daerah
Promosi Kuliner Jepang Melalui Media Sosial Sebagai Bentuk Diplomasi Publik : Studi Facebook Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Wa Ode Jumiati Ramadhan; Faturachman Alputra Sudirman; Saidin Saidin; Fera Tri Susilawaty
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 5, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.062 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v5i1.10539

Abstract

This study discusses the Japanese culinary promotion through social media Facebook Japanese Embassy in Indonesia as a form of public diplomacy. The method used in this research is descriptive qualitative by collecting data used interviews and documentation. Based on public diplomacy from Kelley (2009) to analyze aspects of information, influence, and involvement. The results of the study show that the Japanese Embassy in Indonesia uses social media such as Facebook to promote culinarily. The promotion in social media is an effective way considering that Indonesia is one of the biggest users of social media in the world, it is also able to provide the understanding and a good image for Japan by the public Social media users in Indonesia. This is seen from the number of followers, likes, and positive comments on various Facebook admin posts of the Japanese embassy in Indonesia. The Japanese government develops and implements multiple public diplomacy activities in Indonesia to strengthen long-term relations for the two countries.Keywords: Media; Social; Diplomacy; Culinary; Japan
Meningkatkan Partisipasi Politik Milenial: Pendidikan Politik Melalui Media Sosial di Desa Lawoila, Konawe Selatan Eka Suaib; M.Najib Husain; La Bilu La Bilu; Saidin Saidin; Asriani Asriani; Hasriani Amin; Faturachman Alputra Sudirman
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v1i2.13

Abstract

Pendidikan Politik Melalui Pemanfaatan Media Bagi Pemilih Milineal Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Di Desa Lawoila Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya berpartisipasi dalam pemilu tahun 2024. Pada Desa Lawoila terdapat 1.037 orang pemilih Pemula yang tersebar dalam 4 dusun, daftar pemilih tetap ( DPT ) ini dikeluarkan tahun 2020 saat pemilihan kepala desa. Dari jumlah tersebut tingkat partisipasi pemilih pemula saat pencoblosan pemilihan kepala desa baru mencapai 80 persen, kondisi ini yang melatarbelakangi untuk melaksanakan KKN Tematik di desa ini yang juga merupkan Desa Binaan Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo. Dalam kegiatan pengabdian ini, tim bekerja sama dengan mitra yaitu KPU Kota Kendari . Tim pengabdian melakukan kegiatan sosialisasi Pemilu 2024, mitigasi potensi kerawanan dengan teknik komunikasi bencana, pembuatan player pemilu di media sosial, dan strategi menghindarkan kampanye hitam (Black Campain) serta ujaran kebencian Pada saat kegiatan nanti, mitra juga berperan untuk membuka kegiatan KKN dan membimbing kegiatan diskusi dengan peserta. Melalui kerja sama antara tim KKN dan mitra, diharapkan tujuan dari kegiatan ini akan tercapai.
Fungsi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan : Studi Desa Alebo Kecamatan Konda Saidin Saidin; Astri Mardini Wati; Rekha Adji Pratama
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fungsi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pertanahan di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan serta langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah desa dalam mengatasi masalah terkait pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah berusaha menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat dalam administrasi pertanahan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti ketidakberfungsian kantor desa, pelayanan yang belum optimal atau lambat, masalah dalam pengukuran tanah, serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya administrasi pertanahan. Meskipun demikian, pelayanan tetap dilakukan di rumah kepala desa atau sekretaris desa. Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah desa berupaya mempercepat proses pelayanan dan mengaktifkan kembali kantor desa agar pelayanan terpusat dan lebih fokus. Penyelesaian masalah pertanahan dilakukan secara damai tanpa melibatkan ranah hukum, serta pemerintah desa mengadakan sosialisasi dua kali sebulan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen pertanahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fungsi pemerintah desa belum berjalan maksimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.
Studi Deskriptif Collaborative Governance di Wakatobi: Implikasi untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Erfan Saputra; Saidin Saidin; Faturachman Alputra Sudirman
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Collaborative Governance dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Wakatobi. penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis secara deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan informan Kepala bidang pendapatan I (BAPENDA) Kabupaten WakatobI dan Dua  (2) mitra yang melakukan kerja sama yaitu, Wakatobi Dive Resort,  Patuno Resot tersebut secara purposive sampling kemudian di dukung dengan Observasi dan Dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa collaborative governance dalam peningkatan pendapatan asli daerah kabupaten Wakatobi(studi pada badan pendapatan daerah kabupaten Wakatobi dilihat dari 3 aspek yaitu Principled Engagement (keterlibatan berprinsip), Shared Motivation (motivasi bersama), dan Capacity for Joint Action (kapasitas untuk tindakan bersama). Dari aspek keterlibatan berprinsip peneliti menyimpulkan bawah keterlibatan berprinsip belum terlaksana dengan maksimal yang dimana masih kurangnya kepercayaan antara pihak BAPENDA dengan sebagian mitra kerjasama dalam peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Wakatobi. Selanjutnya Pada aspek motivasi bersama peneliti menyimpulkan bawah motivasi bersama sudah  terlaksana dengan baik dikarenakan pada semua  aspek mulai dari rasa saling percaya, pengertian, legitimasi internal, serta komitmen sudah berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan regulasi yang ada.