Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH JALAN KERETA API TERHADAP SIMPANG BERSINYA PATRANG JEMBER Faruq Al Qomar; Irawati . .; Rofi Hamduwibawa
HEXAGON Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i2.1429

Abstract

Simpang signaling Jl. Moch Seruji - Jl. DR. Soebandi and Jl. Slamet Riyadi is geometrically comprised of three arms (south, west and north), located in Jember Town, Patrang District. This intersection serves various types of highway transportation vehicles (light vehicles, heavy vehicles, motorized and non-motorized vehicles), as well as access to public transportation within the City to Arjasa terminal. In addition, approximately 20 meters west of the intersection there is a railway track connecting Jember and Banyuwangi districts. Thus the oprasional intersection signaled DR. Soebandi is quite a potential sabagai point of traffic problems and transportation system of the city.Operational analysis of the intersection is done by analyzing the performance of intersection which includes degree of saturation, delay time, and queue length. The method used is Manual Capacity of Indonesia Road Capacity (MKJI 1997).From the results of this study shows that the intersection of DR. Soebandi with the volume of vehicles this year is still effective in performance, as well as the singkron of the way head of the train in the west of the intersection is fairly still able to accommodate the vehicle that is accommodated when the train passes. Keywords : Oprasional optical performance analysis, (MKJI 1997)
EVALUASI GEOMETRIK, KINERJA DAN PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA GUMITIR KABUPATEN JEMBER Abdi Zulkarnain; Irawati Irawati; Taufan Abadi
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3480

Abstract

Gumitir highway is a class I highway as a cross road between regencies and cities (Jember - Banyuwangi). The condition of this highway field with a width of 7 meters and winding and there are slopes. This highway is passed by heavy vehicles which can cause overloading (tonnage) loading, damage to the road body. Under these conditions a geometric evaluation (of the length of the arch) and calculation of the thickness of the flexible pavement on the Gumitir highway in Jember Regency .. This study aims to (1) analyze the performance of the Gumitir highway, (2) analyze the geometric of the Gumitir highway STA 229 + 664 - STA + 019, (3) analyzing the flexible pavement conditions with the 2013 UR 20-year bina marga method, (4) analyzing the inventory of the Gumitir highway. The research was conducted using the Full Circle method to calculate the geometric conditions of the Gumitir highway and 2013 Bina Marga UR 20 method for calculating the thickness of the pavement thickness of the Gumitir highway. The results of the 2013 Bina marga pavement thickness calculation results obtained for a flexible pavement thickness of 44 cm, a 3 cm HRS WC, a 3.5 cm HRS Base, a 25 cm LPA Class A and LPA Class B 12.5 cm. The results of planning the addition of warning signs point obtained 8 electric poles, 10 street lighting lamps, 8 traffic signs (addition 8 points) and longitudinal road markings in the form of solid lines
EVALUASI KEBUTUHAN LAHAN PARKIR OFF STREET PARKING DI PASAR TANJUNG JEMBER Arik Sebastian; Totok Dwi Kurniawan; Irawati Irawati
HEXAGON Vol 3, No 1 (2018): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v3i1.2907

Abstract

Pasar  tanjung  merupakan  pasar  rakyat  terbesar  dijember  dengan  luas  ±24.970  m2,yang berlokasi  disebelah  selatan    Jl.trunojoyo,  sebelah  utara  Jl.untung  suropati,  sebelah  timurJl.dokter  wahidin  dan  sebelah  barat  Jl.  Samanhudi.  Dari  tahun  ketahun  animo  pedagang maupunkonsumensemakinmeningkatjumlahnya.sehinggakebutuhanfasilitasparkirdidalampasarsemakinmeningkat.Studiinibertujuanuntukmerencanakanareaoffstreetparkinguntuk kendaraan  roda2dengan  menganalisakarakteristik  parkiryang  adadi3lokasi  offstreetparking   yaitudisisijalandokterwahidin(lokasi1),disisijalansamanhudi(lokasi2),disisi jalanuntungsuropati(lokasi3).Parameteryangdicariyaitu:volumeparkir,durasiparkir,akumulasiparkir,turnover,indeks parkir,luas lahanyangakandirencanakan.Surveidilakukan dalam24jamselama7haridalamsatubulandenganpengumpulandataprimerdansekunder.Hasilanalisismenunjukkanvolumetertinggiberadadilokasi1yaitu1369kendaraan.Durasi kendaraanparkirtertinggiberkisar60-120menit.Akumulasitertinggiberadadilokasi2yaitu250kendaraan.Turnovertertinggiyaituberadadilokasi3yaitu9,545kali.Indeksparkir tertinggi  berada  dilokasi  2  yaitu  91%.  Berdasarkan  perhitungan  dari  karakteristik  parkir,kebutuhanparkirberjumlah 1323kendaraan roda 2.Lahanparkiryangdirencanakan  beradadi lantai3gedungpasartanjung,memilikiluas6050m2  danmemilikikapasitasparkir2240 kendaraanroda2. 
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN DAN RAB JALAN RAYA GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI ( Perbandingan Metode Bina Marga tahun 1987 dan 2013 ) Ahmad Basit Bustomi; Irawati Irawati; Taufan Abadi
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3481

Abstract

Tol lenmore Kabupaten Banyuwangi merupakan jalan raya yang berbatasan dengan Tol Kalibaru dan Tol Genteng Kabupaten Banyuwangi. Seperti diketahui, Tol Glenmore Kabupaten Banyuwangi merupakan perempatan timur berbagai destinasi. Misalnya kendaraan berat (angkutan) dari pulau Jawa menuju pulau Bali atau sebaliknya yang akan melewati jalan raya Glenmore kabupaten Banyuwangi khususnya pada KM 250 - KM.252 ini. Kendaraan berat yang melewati jalan raya Glenmore di kabupaten Banyuwangi memiliki tujuan berbeda. Kendaraan berat yang melewati jalan raya Glenmore di kabupaten Banyuwangi memiliki tujuan berbeda. Misalnya truk trailer atau semi trailer yang mengangkut barang komoditas atau barang lainnya. Lokasi penelitian ini adalah lokasi strategis yang dekat atau mengarah ke gudang distributor yang berlokasi di Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Dengan kondisi tersebut maka perlu dilakukan evaluasi terhadap ketebalan perkerasan pada jalan tersebut. Dengan adanya evaluasi perhitungan ketebalan perkerasan dan perhitungan rencana anggaran, nantinya akan memberikan alternatif baru atau memberikan kontribusi pemikiran teknis dalam penentuan ketebalan lapisan perkerasan dan perhitungan rencana anggarannya.
TATA GUNA LAHAN JLS UNTUK PENYELAMATAN TNMB KABUPATEN JEMBER DAN BANYUWANGI DENGAN METODE IRAP Taufan Abadi; Irawati Irawati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode IRAP (Integrated Rural Accesbility Planning)  merupakan metode pendekatan langsung kepada masyarakat. Dengan melihat langsung kondisi aksesbilitas/mobilisasi masyarakat dilapangan dan wawancara (quiseoner) akan diperoleh data yang akurat. Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) disekitar kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Kabupaten Jember dan Banyuwangi akan merubah tata guna lahan dan memberi dampak pada masyarakat sekitar kawasan dan didalam TNMB. Penelitian Tahun I (kawasan diluar TNMB):a. Jalur JLS tidak memasuki kawasan TNMB, b. skala prioritas jalur JLS dan Jalan pendukung (jalan sirip), yaitu Kecamatan Silo (IA=8.9375), Kalibaru (IA=6.4875) dan Tempurejo  (IA=6.1375). Untuk sektor perekonomian (SDA) tertinggi adalah Kec.Kalibaru (IA=9.816667),Silo (IA=9.466667) dan Tempurejo  (IA=8.766667).  Untuk tahun II (didalam TNMB) : sektor transportasi yaitu Dusun Sukamade(IA=12,312),Dusun Bandialit (IA=10,287) Krajan/Rajegwesi (IA=8,78). Pada Sektor perekonomian atau potensi (SDA) untuk  nilai Indeks Aksesibilitas (IA) tertinggi adalah Dusun Krajan/Rajegwesi (IA=13,25),Bandialit (IA=12,68), dan Sukamade (IA=12,366). Semakin tinggi nilai Indeks Aksesibilitas (IA) sektor transportasi menyatakan semakin sulit aksesibilitas/mobilitas suatu wilayah. Semakin tinggi.(IA) pada  sektor perekonomian (SDA) menyatakan semakin baik aksesibilitas suatu wilayah dengan dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat pencapaian pelayanan tinggi, atau sebaliknya. Kesimpulan pada ketiga dusun diatas, memerlukan jalan yang baik, Puskesmas, los pasar dan PLN. Impian masyarakat menikmati kemerdekaan terbentur oleh peraturan dan perundangan yang mengatur Taman Nasional.
Pemodelan Pengaruh Lama Perendaman Air Terhadap Nilai Stabilitas Hot Mix Asphalt Irawati Irawati; Rofi Budi Hamduwibawa; Dhani Sugianto
HEXAGON Vol 7, No 1 (2022): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v7i1.7680

Abstract

Salah satu sebab kerusakan jalan yang sering terjadi di Indonesia adalah genangan air, akibat buruknya drainase disekitar jalan. Hal yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh rendaman air terhadap karateristik campuran Hot Mix Asphalt  jenis AC-WC dan HRS-WC, serta melakukan pemodelan untuk mengetahui hubungan antara Stabilitas sebagai variable terikat dan lama perendaman sebagai variable bebas. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan perlakuan rendaman pada benda uji. Metode penelitian adalah dengan menggunakan Marshall test dan menguji data dengan SPSS versi 22. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, rendaman air mempengaruhi karateristik Marshall pada benda uji Laston AC-WC dan Lataston HRS-WC secara signifikan. Nilai stabilitas,Flow, MQ dan VFA mengalami penurunan. Rongga dalam agregat (VMA) dan Rongga dalam campuran (VIM) mengalami peningkatan. Bentuk pemodelan hubungan antara stabilitas dan rendaman air pada masing-masing jenis aspal beton adalah Y (AC-WC) =  1051.570 -32.727X ; Y (HRS-WC) = 851.167 -40.317X
PENGARUH PEMBELAJARAN BLANDED TERHADAP PEMAHAMAN KONSEPTUAL FISIKA MEKANIK MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Sofia Ariyani; Irawati Irawati; Nely Ana Mufarida; Setiyo Ferdi Yanuar
ScienceEdu Vol 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/se.v6i2.39510

Abstract

PTM (face-to-face restrictions) makes elementary to high school education experience a less than optimal learning process; it has an impact on decreasing the understanding and maturation of subject concepts or courses by students. Face-to-face restrictions (PTM) make all educators make many changes to learning systems and methods so that they can fill the time from the lack of teaching materials. Based on the problem of declining conceptual understanding of basic mechanical physics, the author conducts research with models and develops blended learning concepts. The novelty of this research is based on the point of view of scope and time, so it is not just in applying online and offline learning. Based on the development of the blended learning design model, which is quite varied, the author tries to design and develop the Pannan and Legge design model. This blended learning design model is quite simple, namely combining online and offline learning. The results of research conducted by the author related to the blended learning method are 8 online meetings and 8 offline meetings. This learning method indicator uses a questionnaire conducted by the lecturer of the Basic Mechanical Physics course for students of the classes of 2018, 2019, 2020, and 2021. The results of the questionnaire on the total students of the classes of 2018, 2019, 2020, and 2021 are 82%, which means that 82% of students can accept the blended learning method with the Pannan and Legge models that have been carried out.