Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EVALUASI ASPEK TRANSPORTASI TEMPAT PERISTIRAHATAN DI KM 88A TOL PURBALEUNYI Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini; MI Dewi Linggasar
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.883 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i2.7241

Abstract

Meningkatnya kepadatan penduduk dan jumlah pendapatan telah memberikan dampak pada meningkatnya mobilitas akibat variasi kegiatan dan tata guna lahan yang dapat dilihat dari pergerakan  transportasi antar kota yang terus bertambah. Jalan Tol Purbaleunyi merupakan jalan alternatif untuk mengurangi kepadatan lalulintas di jalan arteri dari Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan sekitarnya ke kota Bandung atau sebaliknya. Sehingga tol ini selalu ramai dilalui oleh kendaraan , akibatnya sering terjadi kepadatan bahkan macet.  Padatnya lalu lintas serta panjangnya ruas jalan tol ini dapat menyebabkan pengemudi jenuh, lelah hilang konsentrasi dan bahkan mengantuk. Kondisi ini dapat membahayakan dirinya sendiri serta pengemudi lain, oleh karena itu perlu dibangun tempat peristirahatan sebagai fasilitas penunjang keselamatan  di jalan tol. Hadirnya tempat peristirahatan km 88A Tol Purbaleunyi dapat membantu pengemudi yang lelah agar beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanannya kembali. Pelayanan serta fasilitas di dalam tempat peristirahatan tidak kalah penting agar pengemudi dan penumpang dapat memenuhi segala kebutuhannya seperti makan, minum dan beristirahat melepas lelah yang harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) peratitan menteri PUPR No. 16/PRT/M/2014. Metode yang akan dipergunakan adalah pengukuran kualitas layanan dengan importance performance analysis (IPA), dan juga SPM. Pengambilan data dengan cara observasi langsung dan kuesioner yang akan dibagikan kepada 100 responden dimana 50 sampel wawancara dan 50 sampel dengan  online. Dari data 100 responden akan diperoleh data mean persepsi dan mean harapan dari diagram kartesius IPA. Dari hasil skor IPA, akan dibandingkan dengan kenyataan saat survei langsung dilapangan apakah sesuai atau ada perbedaan pada hasil penelitian tersebut.
EVALUASI RUAS JALAN H. R. RASUNA SAID MENGGUNAKAN METODE IRAP UNTUK MENCAPAI STAR RATING 4 DAN 5 Riadi Trihatmojo Yeputra; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil VOLUME 4, NOMOR 3, AGUSTUS 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.12639

Abstract

Traffic accidents aren’t just individual tragedies, traffic accidents could make a negative impact to the economic growth for both developed countries and developing countries. In Jakarta, traffic accidents continues to increase every year due to the lack of signs on road and the lack of strictness from official authorities. Like the quality of signs and the lack of security in the area.  Traffic accidents could also be caused by the public who prefers using their own vehicle rather than public vehicle to travel. Therefore, traffic safety can’t be ignored because traffic accidents in theory can be predicted and preventable. To decrease the risk and frequency of traffic accidents, we have to use traffic safety methods to increase the safetiness of problematic roads. For example iRAP (International Road Assessment Programme) method which is still new in Indonesia. In this study it was discovered H. R. Rasuna Said Road possessed star ratings 3 for bicyclist on its roads. Therefore countermeasure is needed to increase its star ratings to 4 and 5 in order to increase its road safety.ABSTRAKKecelakaan lalu lintas bukan sekedar tragedi perorangan, namun bisa menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi di negara maju maupun berkembang. Kecelakaan lalu-lintas di Jakarta setiap tahunnya terus meningkat dikarenakan fasilitas keselamatan jalan yang belum memadai. Seperti kurangnya rambu, marka, dan pengawasan yang kurang ketat. Tingginya kecelakaan lalu-lintas juga dapat disebabkan oleh pengguna jalan yang lebih memilih kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan umum. Oleh karena itu peningkatan keselamatan jalan tidak dapat disepelekan, karena pada dasarnya kecelakaan lalu lintas bersifat predictable dan preventable. Untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, perlu dilakukan strategi peningkatan keselamatan jalan menggunakan metode yang ada. Seperti metode iRAP (International Road Assessment Programme) yang baru ini dalam masa percobaan untuk diterapkan di Indonesia. Pada penelitian ini ditemukan bahwa kondisi ruas Jalan H. R. Rasuna Said memiliki nilai star rating 3 untuk pesepeda. Maka dari itu perlu dilakukan countermeasure melalui opsi penanganan yang ada untuk meningkatkan star rating menjadi bintang 4 dan 5 untuk meningkatkan keselamatan jalan.
AUDIT KESELAMATAN JALAN TOL CIPALI Felix Marco Surya; Ni Luh Shinta Putu Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i2.4290

Abstract

Sekarang ini jalan tol merupakan salah satu jalan bebas hambatan yang keberadaannya saat ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat memperpendek waktu tempuh, hal ini akibat  jalan arteri yang sudah ada semakin macet terutama pada saat jam – jam sibuk dan akhir pekan. Dengan semakin padatnya pengguna jalan  tol membuat angka risiko kecelakaan mobil di jalan tol juga semakin meningkat. Salah satu penyebab kecelakaan kendaraan yang terjadi dijalan tol diakibatkan oleh kurangnya bangunan pelengkap dan perkerasan yang kurang baik.. Penelitian ini akan membahas persepsi perngemudi terhadap bangunan pelengkap seperti rambu serta marka dan juga dari segi perkerasan di jalan tol dengan menggunakan metode quisioner dengan wawancara langsung. Pengolahan data quisioner ini menggunakan metode analysis of variance (ANOVA) dibantu dengan program SPSS dan dibandingkan dengan hasil data kecelakaan dari kepolosian atau PU yang dapat membantu kita untuk mengetahui bagaimana persepsi pengemudi di jalan tol dalam keselamatan pengemudi dari segi bangunan pelengkap dan perkerasan di jalan tol. Hasil oberservasi secara langsung, kondisi eksisting geometrik, bangunan pelengkap, dan perkerasaan sudah cukup baik. Namun terdapat kekurangan rambu dan jalan yang tidak halus dalam perkerasaan di beberapa ruas jalan tol Cipali, akan tetapi tidak mempengaruhi kenyamanan pengemudi untuk pengguna jalan tol Cipali menurut wawancara pada saat penyebaran kusioner berlangsung.
EVALUASI KONDISI 1KM RUAS JALAN M.H. THAMRIN MENGGUNAKAN METODE IRAP UNTUK MENCAPAI STAR RATING 4 Andre Joshua; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10508

Abstract

The number of road accidents in Indonesia is very high and continues to increase, one of the causes is that there are still many roads that have not applied specific safety principles in their planning designs. To overcome this, it is necessary to implement a strategy to improve road safety using existing methods. In this study, the IRAP method was used to improve the safety of the M.H. Thamrin to achieve a 4 star rating.From the results of the study, it was found that the existing road segment was very good for vehicle occupant because it had reached a 5 star, it was functional for motorcyclist and bicyclist because it had reached 3 stars, but it was still dangerous for pedestrian because only reaches 2 stars. So it is necessary to do a countermeasure to increase the star rating to 4 stars for all road users. So that we get a final star rating of 5 stars on vehicle occupant and motorcyclist, 4 stars for bicyclist and pedestrian. By calculating BCR, the result is more than 1, which means that the treatment option is feasible to be realized.ABSTRAKJumlah kecelakaan di jalan raya di Indonesia sangatlah tinggi dan terus meningkat, salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya ruas jalan yang belum menerapkan prinsip-prinsip keselamatan secara khusus dalam desain perencanaannya. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan strategi peningkatkan keselamatan jalan menggunakan metode yang ada. Pada penelitian ini digunakan metode IRAP untuk meningkatkan keselamatan ruas jalan M.H. Thamrin untuk mencapai star rating 4. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa ruas jalan eksisting sudah sangat bagus bagi moda kendaraan berpenumpang karena sudah mencapai bintang 5, sudah laik fungsi bagi moda sepeda motor dan sepeda karena sudah mencapai bintang 3, namun masih berbahaya bagi pejalan kaki karena hanya mencapai bintang 2. Maka  perlu dilakukan countermeasure untuk meningkatkan star rating menjadi bintang 4 pada semua pengguna jalan. Sehingga didapat star rating akhir bintang 5 pada kendaraan berpenumpang dan sepeda motor, bintang 4 pada pesepeda dan pejalan kaki. Melalui perhitungan BCR didapat hasil lebih dari 1, yang berarti opsi penanganan layak untuk di realisasikan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP FASILITAS PARKIR MOBIL MALL PURI INDAH Chintya Kusuma Dewi; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 3, Nomor 3, Agustus 2020
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v3i3.8386

Abstract

Standardization in parking service is needed in order to keep the balance between demand and resources. It acts as benchmarks in the process of improving both quality and performance of service that can accord with customer needs, and line with the capability of parking facility providers. Therefore, the parking provider in Puri Indah Mall, as one of the high mobility shopping centers located in the busy area, should realize the importance of the parking standardization. This study is conducted using two methods, Importance Performance Analysis (IPA) to measure performance’s level perceptions and customer's expectations, and Customer Satisfaction Index (CSI) to measure the level of customer satisfaction. In the CSI analysis, they score between 66-80%, indicating that customers are satisfied with the facilities performed by the provider. On the other hand, the IPA results present in the Cartesius diagram consists of 4 quadrants A, B, C, and D; shows that in A quadrant, they score 27,78% for physical parameters, 14,29% for the reliability parameters, and 25% for the empathy parameter; which means that the provider should focus more on improving the quality and performance in those areas.ABSTRAKUntuk menyeimbangkan permintaan dan ketersediaan parkir diperlukan adanya standar pelayanan. Tujuannya sebagai alat ukur dalam upaya meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan sesuai dengan kebutuhan pengguna, yang selaras dengan kemampuan penyelenggara fasilitas parkir. Hal ini penting bagi pihak penyelenggara fasilitas parkir di Mall Puri Indah, sebagai salah satu pusat perbelanjaan yang memiliki tingkat pergerakan relatif tinggi karena berdekatan dengan berbagai pusat kegiatan. Penelitian ini menggunakan 2 metode, yaitu metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur persepsi pada tingkat kinerja dan harapan konsumen pada tingkat kepentingan pelanggan dan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis CSI dari kelima dimensi berada pada rentang 66-80% yang menunjukan bahwa konsumen sudah merasa puas dengan fasilitas dan kinerja yang diberikan oleh pengelola parkir mobil. Sedangkan pada metode IPA, terdapat diagram Kartesius yang terdiri dari 4 kuadran yaitu Kuadran A, B, C, dan D. Dimana dalam penelitian ini sebanyak 27,78% pada parameter fisik, 14,29% pada parameter keandalan, dan 25% pada parameter empati yang termasuk dalam kuadran A, yang berarti perlu menjadi prioritas utama pihak penyelenggara untuk meningkatan kinerja mereka.
EVALUASI RUAS JALAN GATOT SUBROTO MENGGUNAKAN METODE IRAP UNTUK MENCAPAI STAR RATING 4 DAN 5 Yohanes Ryandi; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil VOLUME 4, NOMOR 3, AGUSTUS 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.12649

Abstract

The rapid development of the transportation sector will indirectly increase the risk of the growth of traffic problems, one of which is traffic accidents. The number of traffic accidents in Indonesia, especially in the city of Jakarta is very high and continues to increase every year because there are still many roads that have not applied the principles of safe roads in their design and there are still many people who still choose to use private vehicles compared to public transportation. So to reduce the risk of accidents, it is necessary to carry out a strategy to improve road safety using existing methods, namely the iRAP (International Road Assessment Program) method on the Jendral Gatot Subroto road section and the results of the study obtained the existing condition of the road section, for passenger vehicles already reached 4,4, motorcycle cyclists 3,9, pedestrians 5, but for cyclists mode only 3, therefore it is necessary to do a countermeasurement to increase the Star Rating Score to 4 and 5, so that the desired star rating score is obtained on the Jalan Jendral Gatot Subroto.ABSTRAKPerkembangan bidang transportasi yang cepat secara tidak langsung akan memperbesar resiko tumbuhnya permasalahan lalu lintas salah satunya adalah kecelakaan lalu lintas. Jumlah kecelakan lalu lintas di Indonesia khususnya di kota Jakarta sangatlah tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya karena masih banyaknya ruas jalan yang belum menerapkan prinsip jalan berkeselamatan pada perancangannya dan masih banyak masyarakat yang masih memilih menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan kendaraan umum. Maka untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan, perlu dilakukan strategi peningkatan keselamatan jalan menggunakan metode yang ada, yaitu metode iRAP (International Road Assessment Programme) pada ruas jalan Jendral Gatot Subroto dan hasil dari penelitian tersebut didapatkan kondisi eksisting ruas jalan tersebut, untuk moda kendaraan berpenumpang sudah mencapai 4,4, pesepeda motor 3,9, pejalan kaki 5, tetapi untuk moda pesepeda hanya 3, maka dari itu perlu dilakukan countermeasure guna menaikan Star Rating Score menjadi 4 dan 5, sehingga didapatkan star rating score yang diinginkan pada ruas jalan Jendral Gatot Subroto.
AUDIT KESELAMATAN JALAN TOL KUNCIRAN-SERPONG Liana Fentani Natalia; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 3, Nomor 3, Agustus 2020
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v3i3.8387

Abstract

The imbalance population and number of vehicles increasing from year to year with number of roads causing traffic jam. Build toll road is the government's effort to solve traffic jam. The construction of toll roads that carried out by Government is expected to be able reduce traffic jam on arterial roads but in reality does not reduce traffic jam even though traffic jam still exist on toll roads. Traffic jam causes stress and fatigue and can lead to traffic accidents. Indonesia has a much higher mortality rate compared to other countries. Traffic accidents are influenced by three main factors: human factors, vehicle factors, and road factors. To improve road safety and high number of deaths each year, it will carried out research by direct observation using the Road Safety Audit (RSA) form of the Kunciran-Serpong Toll Road. The result of this research by direct observation on Kunciran-Serpong Toll Road in general there are still many shortcomings, such as various types of road damage and pavement, there are no signs to bend to the left or right, the drainage system is not good on several roads, and the median is not good because not all segments get fenced.ABSTRAKKetidakseimbangan antara jumlah penduduk dan jumlah kendaraan yang dari tahun ke tahun semakin bertambah dengan ruas jalan yang ada hal tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas. Dengan membangun jalan tol adalah upaya pemerintah dalam menangani kemacetan. Pembangunan jalan tol yang dilakukan oleh Pemerintah diharapkan untuk mampu  mengurangi kemacetan yang terdapat di jalan arteri namun pada kenyataannya tidak mengurangi kemacetan bahkan jalan tol sekalipun mengalami kemacetan. Kemacetan menyebabkan stres dan lelah fisik dan pada akhirnya dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Indonesia memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya. Kecelakaan lalu lintas dipengaruhi tiga faktor utama yaitu faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor jalan.  Dalam rangka upaya penyelamatan jalan dan banyaknya angka kematian setiap tahunnya dilakukanlah penelitian metode observasi langung dengan mengunakan formulir Audit Keselamatan Jalan (AKR) atau Road Safety Audit (RSA) pada ruas jalan Tol Kunciran-Serpong. Hasil penelitian metode observasi langung pada jalan Tol Kunciran-Serpong secara umum masih terdapat banyak kekurangan, seperti berbagau jenis kerusakan jalan dan perkerasan, tidak ada rambu peringatan tikungan ke kiri maupun ke kanan, sistem drainase yang kurang baik pada beberapa ruas jalan, dan median yang kurang baik karena tidak semua ruas mendapatkan pemagaran.
AUDIT KESELAMATAN JALAN TOL PURBALEUNYI Dharmawan Nugraha Wijaya; Ni Luh Shinta Putu Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 2, Mei 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v2i2.4289

Abstract

Jalan tol merupakan salah satu jalan bebas hambatan yang keberadaannya saat ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat memperpendek waktu tempuh, hal ini akibat  jalan arteri yang sudah ada semakin macet terutama pada saat jam – jam sibuk dan akhir pekan. Dengan semakin padatnya pengguna jalan  tol membuat angka risiko kecelakaan mobil di jalan tol juga semakin meningkat. Dalam upaya meningkatkan keselamatan para pengguna jalan, khususnya jalan tol, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah melaksanakan Audit Keselamatan Jalan (Road Safety Audit). Aspek yang diperiksa meliputi aspek geometrik jalan, manajemen lalu lintas serta geoteknik dan struktur. Sebagai hasilnya, didapatkan kesimpulan bahwa dari segi geometrik, secara umum jalan sudah dirancang sesuai dengan ketentuan, namun demikian ada bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan. Penelitian ini akan membahas kondisi eksisting jalan Tol Purbaleunyi berdasarkan pengamatan langsung dan persepsi pengemudi. Aspek yang ditinjau adalah aspek geometrik, perkerasan, dan bangunan pelengkap jalan. Persepsi perngemudi akan didapat dengan melakukan penyebaran kuisioner dan wawancara langsung yang akan diolah dengan menggunakan metode analysis of variance (ANOVA) dibantu dengan program SPSS yang dapat membantu kita untuk mengetahui bagaimana persepsi pengemudi terhadap kondisi eksisting geometrik, perkerasan, dan bangunan pelengkap jalan di jalan Tol Purbaleunyi. Pada akhirnya, akan didapatkan daerah rawan kecelakaan pada ruas tol Purbaleunyi dengan analisis perbandingan dari data persepsi pengemudi, pengamatan langsung, dan data kecelakaan lalu lintas.
EVALUASI JALAN MEDAN MERDEKA SELATAN MENGGUNAKAN METODE iRAP DAN METODE AKJ UNTUK MENCAPAI STAR RATING 4 DAN 5 Andre Prasetyo Arifin; Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i1.16608

Abstract

Traffic accidents in Indonesia in recent decades have grown and become a public health problem that requires governance attention. The Drivers' low understanding of signs, markings and less strict supervision related to road safety can increase the problem. For this reason, it is necessary to reduce the risk of traffic accidents. It is essential to improve road safety using the International Road Assessment Programme (iRAP) method on the Medan Merdeka Selatan section road, which is targeted to get a star rating score of 4 and 5. Improved road safety during the operation and maintenance phase and prevented the reoccurrence of traffic accidents from research on these roads. If not obtained a star rating score of 4 and 5, then repairs are carried out on roads so that the star rating score is done.   Abstrak Kecelakaan lalu lintas di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berkembang dan memerlukan perhatian. Pemahaman pengendara yang rendah akan rambu, marka serta pengawasan yang kurang ketat terkait keselamatan jalan dapat meningkatakan masalah tersebut. Untuk itu perlu untuk menggurangi risiko kecelakaan lalu lintas, perlu dilakukan peningkatan keselamatan jalan menggunakan metode International Road Assessment Programme (iRAP) pada ruas Jalan Medan Merdeka Selatan yang ditargetkan untuk mendapatkan star rating score 4 dan 5, meningkatkan keselamatan jalan, selama tahap operasi dan pemeliharaan, serta mencegah kembali terjadinya kecelakaan lalu lintas dari penelitian pada ruas jalan tersebut, jika tidak didapatkan star rating score 4 dan 5, maka perlu dilakukan perbaikan pada ruas jalan sehingga star rating score terpenuhi.
EVALUASI JALAN SURYOPRANOTO - BALIKPAPAN DENGAN METODE iRAP DAN AKJ UNTUK MENCAPAI STAR RATING 4 DAN 5 Ni Luh Putu Shinta Eka Setyarini; Michael Iskandar
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i1.16609

Abstract

Traffic accidents are the leading cause of death for people in 24 Asian countries for people under 30 years old, while the death rate due to traffic accidents reaches 750.000 victims per year. Accidents are one of the things that need to be considered in Indonesia because the number of cases often increases, so it is necessary to improve road safety so that the number of traffic accidents can be reduced. By using the iRAP dan AKJ methods, it is hoped that Suryopranoto - Balikpapan Street will get a star rating of 4 and 5 and also increase road safety on these roads so that the number of traffic accidents can be reduced. If the road does not get a star rating of 4 and 5, a countermeasure is carried out so that the star rating is met and also can reach a safe road.   Abstrak Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian utama bagi penduduk di 24 negara Asia untuk orang-orang berusia di bawah 30 tahun, sedangkan untuk angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 750.000 korban per tahun. Kecelakaan adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan di Indonesia karena jumlah kasusnya kerap meningkat, sehingga diperlukan peningkatan keselamatan jalan agar angka kecelakaan lalu lintas dapat berkurang. Dengan menggunakan metode iRAP dan AKJ, diharapkan Jalan Suryopranoto - Balikpapan mendapatkan star rating 4 dan 5 serta meningkatnya keselamatan jalan pada ruas jalan tersebut sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat berkurang. Jika ruas jalan tidak mendapatkan star rating 4 dan 5 maka dilakukan countermeasure agar star rating terpenuhi serta dapat mencapai jalan berkeselamatan.