Kusoro Siadi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RASIO KADAR AMILOSA/AMILOPEKTIN DALAM AMILUM DARI BEBERAPA JENIS UMBI Pramesti, Henny Ayu; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasio amilosa/amilopektin dalam amilum sangat menentukan aplikasi-nya dalam industri dan sangat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Pada proses pembuatan tepung rasio amilosa dan amilopektin sangat diperhatikan untuk mendapatkan kualitas tepung dengan tekstur yang lebih bagus. Penelitian dilakukan untuk menganalisis rasio amilosa/amilopektin pada amilum yang terdapat dalam beberapa jenis umbi.Sampel amilum umbi yang digunakan yaitu ubi kayu, ubi jalardan suweg. Dalam penelitian ini dilakukan preparasi sampel dengan mengekstraksi amilum, kemudian menentukan kadar amilum dengan metode hidrolisis asam, sehingga didapatkan hasil kadar amilum ubi kayu sebesar 87,95%, kadar amilum ubi jalar sebesar 84,89% dan amilum suweg sebesar 83,86%.Analisis kadar amilosa dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar amilopektin ditentukan dari hasil selisih antara kadar amilum dan kadar amilosa.Hasil analisis rasio amilosa/amilopektin dalam amilum ubi kayu  sebesar 36% : 51,95%,  amilum ubi jalar sebesar 31,86% : 53,03%dan amilum suweg sebesar 24,91 % : 58,95%.
UJI ANTIMIKROBA ETIL p-METOKSI SINAMAT DARI RIMPANG KENCUR TERHADAP BACILLUS SUBTILIS Nugraha, Septian Alif; Siadi, Kusoro; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etil p-metoksi sinamat merupakan senyawa hasil isolasi dari rimpang kencur, dalam penelitian ini dilakukan uji aktivitas antimikroba terhadap Bacillus subtilis dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar etil p-metoksi sinamat yang didapatkan dari penelitian ini sebesar 99% menggunakan instrumen GC-MS. Senyawa etil p-metoksi sinamat dalam pelarut kloroform (konsentrasi 0,1M; 0,2M; 0,3M) mendapatkan daerah bening di sekitar cakram uji sebesar berturut-turut 12 mm; 13,66 mm; 15,66 mm. Ekstrak kencur 20% dalam pelarut kloroform mendapatkan daerah bening sebesar 8,66%; ekstrak kencur 100% tidak menunjukkan adanya daerah bening dan pelarut kloroform sebagai kontrol mendapatkan daerah bening sebesar 11 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etil p-metoksi sinamat tidak menunjukkan hasil hambatan yang signifikan terhadap pertumbuhan Bacillus subtilis dibandingkan kloroform, dimungkinkan yang lebih berperan untuk menghambat Bacillus subtilis adalah kloroform itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa senyawa etil p-metoksi sinamat dan ekstrak kencur tidak mempunyai aktivitas hambatan pertumbuhan Bacillus subtilis.
SINTESIS SENYAWA ANTIMIKROBA DIHIDROPIRIMIDINON MELALUI REAKSI SIKLOKONDENSASI BIGINELLI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM Septiani, Nurizq Mauli; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli menggunakan katalis zeolit alam. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik zeolit sebagai katalis dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli, pengaruh suhu reaksi optimum dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon,  karakteristik senyawa dihidropirimidinon dan aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Aktivasi zeolit dengan perlakuan HF, HCl, dan NH4Cl. Identifikasi jenis mineral zeolit menggunakan alat XRD merk shimadsu, sedangkan uji luas permukaan zeolit menggunakan metode BET. Sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon, dilakukan pada suhu 40, 50, dan 60oC. Identifikasi senyawa dihidropirimidinon dengan uji titik leleh, uji FT-IR dan uji GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan sintesis yang dilakukan pada suhu 40oC menghasilkan rendemen terbanyak dengan persentase sebesar 41,24%. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan pada bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia Coli dengan metode cakram dan konsentrasi masing-masing zat sebesar 10, 25, 50 dan 100µg/mL, wipol sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.
UJI AKTIVITAS SENYAWA HASIL OKSIDASI KARIOFILENA DENGAN KMNO4 TERHADAP Candida albicans Hidayat, Umar; Sudarmin, Sudarmin; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TRANSESTERIFIKASI ETIL P-METOKSISINAMAT HASIL ISOLASI RIMPANG KENCUR DENGAN VITAMIN C TERKATALIS LIPASE Alchaddad, Muhammadad; Siadi, Kusoro; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaksi transesterifikasi etil p-metoksisinamat dengan asam askorbat dilakukan dengan biokatalis enzim lipase yang diekstrak dari jamur tiram. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh ester-C dari turunan etil p-metoksisinamat dengan vitamin C sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kosmetik dan juga untuk mengetahui aktivitas dari enzim lipase sebagai biokatalis. Etil p-metoksisinamat dapat diisolasi dari rimpang kencur secara maserasi dengan pelarut n-heksana. Selanjutnya etil p-metoksisinamat yang memiliki gugus fungsi ester dapat ditransformasi gugus fungsi melalui reaksi transesterifikasi. Beberapa variasi yang diselidiki antara lain adalah variasi waktu dari 18, 36, 54, dan 72 jam, dan pengaruh jumlah penambahan enzim lipase terhadap hasil sintesis ester-C. Identifikasi produk menggunakan spektrofotometer FTIR, kromatografi GC-MS dan HPLC. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total rendemen dari isolasi etil p-metoksisinamat sebesar 7,78% dengan aktivitas enzim lipase dari ekstrak jamur tiram adalah sebesar 1,784 u/mL. Dari analisis HPLC waktu terbaik dalam penelitian ini adalah 72 jam dengan jumlah penambahan enzim lipase 2 mL diperoleh persen area dari ester-C  sebesar 4,75%
EFEK PERUBAHAN KONSENTRASI PADA HIDRASI α-PINENA DARI TERPENTIN DENGAN KATALIS ASAM TRIKLOROASETAT Pratigto, Setiarto; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alfa pinena sebagai komponen utama minyak terpentin dapat ditransformasikan menjadi senyawa derivatnya. Alfa terpineol merupakan senyawa turunan dari α-pinena yang banyak dimanfaatkan sebagai senyawa fragrance, digunakan  dalam kosmetika dekoratif, sampo, sabun dan deterjen. Penelitian ini bertujuan mengubah α-pinena menjadi α-terpineol yang merupakan bahan baku industri parfum dengan menggunakan katalis asam trikloroasetat, yang diharapkan dapat menghasilkan nilai ekonomi. Metode penelitian dengan reaksi hidrasi yaitu mengaduk antara α-pinena, aseton dan aquabides pada temperatur 60 °C. Setelah temperatur tercapai, ditambahkan TCA. Cuplikan diambil pada waktu reaksi 60 menit, 75 menit dan 90 menit. Kemudian hasil reaksi disaring, diperoleh filtrat. Hasil reaksi kemudian diekstraksi dengan diklorometana dan dipisahkan. Selanjutnya dinetralkan dengan larutan Na2CO3, kemudian disaring diperoleh filtrat. Fase organik diambil dan ditambahkan Na2SO4 anhidrat. Setelah itu diuji dengan IR, GC serta GC-MS. Hasil penelitian diperoleh kadar α-pinena sebesar 86,740% dari isolasi minyak terpentin, sedangkan hasil reaksi hidrasi α-pinena menjadi α-terpineol menggunakan katalis asam trikloroasetat diperoleh pada kondisi temperatur 60 °C waktu reaksi 60 menit dengan perbandingan konsentrasi reaktan 3:2 sebesar 52,848%. Karakterisasi IR menunjukkan keberadaan gugus –C-O- dan –OH yang khas menunjukkan bahwa senyawa tersebut adalah senyawa alkohol. Hasil analisis dari spektra massa menunjukkan produk α-terpineol sebagai produk utama.
PENGOLAHAN LIMBAH SERBUK GERGAJI KAYU SENGON LAUT MENJADI BIOETANOL MENGGUNAKAN Saccharomycess cerevisiae Noviani, Hanny; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu sengon laut merupakan komoditi kayu yang luaspenggunaannya. Hanya sekitar 60-70% kayu yang diolah menjadi produk pada proses pengolahannya.Limbah berupa serbuk gergaji merupakan salah satu limbah lignoselulosa yangmengandung 67,94% selulosa. Selulosa berpotensi sebagai bahan baku produksi bioetanol melalui proses delignifikasi, hidrolisis dan biokonversi oleh mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu terbaik pada hidrolisis dan fermentasi selulosa serbuk gergaji kayu sengon laut. Proses delignifikasi menggunakan larutan NaOH 0,01M dan proses hidrolisis selulosa dilakukan dengan HCl 12% pada suhu 110ºC selama variasi waktu 30, 60, 90 dan120 menit, serta fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae dengan variasi waktu 7, 9, 11 dan 13 hari. Waktu terbaik pada proses hidrolisis adalah 60 menit dengan glukosa yang dihasilkan sebesar 12,3125 ppm. Kadar bioetanol tertinggi dicapai pada waktu fermentasi 9 hari yaitu sebesar 2,9990%. Kadar bioetanol meningkat dengan penambahan sukrosa sebanyak 1 g/l yaitu menjadi 7,3644%.
PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA PENYIMPANAN PADA KADAR FENOLAT TOTAL PASTA TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) Nurhayati, Nurhayati; Siadi, Kusoro; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN LIFE SKILL MAHASIWA Kusuma, Ersanghono; Siadi, Kusoro
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi  perkuliahan  Kimia  Koloid  merupakan  matakuliah  yang  kurang  disenangi, oleh karena itu perlu pembelajaran yang menarik serta memupuk daya kreasi dan inovasi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia dan life skill mahasiswa dengan menggunakan bahan ajar yang  berorientasi CEP. Penelitian ini  merupakan  penelitian pengembangan tyang  terdiri  dari  tiga  tahap. Tiap  tahap  terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refl eksi. Subyek penelitian  ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia UNNES semester kedua. Fokus yang diteliti dalam penelitian  ini  adalah  hasil  belajar  dan  pengembangan  life  skill mahasiswa. Data  yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui peningkatan  hasil  belajar  dan  pengembangan  life  skill mahasiswa. Berdasarkan  hasil penelitian, ketuntasan belajar klasikal meningkat dari  tahap I (43%), tahap II (50%), dan tahap III (86%). Rata-rata skor life skill mahasiswa siklus I, II, dan III berturut-turut adalah 38%, 55%; dan 63%.. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dan life skill mahasiswa dapat meningkat melalui penerapan bahan ajar berorientasi CEP. Kata kunci: bahan ajar, chemo-entrepreneurship, life skill
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI STRATEGI INTERACTIVE QUESTION AND READING ORIENTATION BERBASIS PROBLEM POSING Susatyo, Eko Budi; Siadi, Kusoro; Marnia, Dina Indah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengaktifkan siswa dalammengembangkan kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah. Populasi penelitianadalah siswa kelas XI IPA 3 SMA 6 Semarang yang berjumlah 42 siswa. Hasil penelitian padasiklus I menunjukkan kesiapan dan keaktifan siswa dalam kategori cukup, serta rata-ratahasil belajar dan ketuntasan belajar masing-masing sebesar 62 dan 61,90%. Pada siklus II,kesiapan dan keaktifan siswa meningkat dibandingkan siklus I menjadi kategori baik, sertarata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar masing-masing sebesar 68,3 dan 78,57%.Hasil penelitian pada siklus III meningkat dibandingkan dengan siklus II, yaitu kesiapan dankeaktifan siswa tergolong baik, serta rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar masingmasingsebesar 71,4 dan 88,09%. Dengan hasil tersebut berarti penelitian yang dilakukantelah mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu 85% dari seluruh siswa memperolehnilai e” 65. Siswa menyambut positif strategi pembelajaran yang diimplementasikan. Kata Kunci : hasil belajar, IQRO, problem posing