Kusoro Siadi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SISTEM JAWAB BERANTAI DAN MINAT SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA -, Winarni; Siadi, Kusoro; Amalia, Ifni
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh model pembelajaran sistem jawabberantai dan minat siswa terhadap hasil belajar kimia pokok materi larutan penyanggapada siswa kelas XI SMA N 1 Brebes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XISMA Negeri 1 Brebes tahun ajaran 2008/2009. Pengambilan sampel menggunakan teknikcluster random sampling, yaitu diambil dua kelas sebagai kelompok eksperimen (kelas XIIPA 2) dan kelompok kontrol (kelas XI IPA 3). Variabel bebas dalam penelitian ini adalahmodel pembelajaran Sistem Jawab Berantai dan minat siswa, sedangkan variabel terikatnyaadalah hasil belajar kimia. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi,tes, observasi, angket dan dilanjutkan dengan analisis regresi ganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Sistem Jawab Berantai terhadaphasil dan minat belajar kimia pokok materi larutan penyangga pada siswa kelas XI SMA N 1Brebes. Guru hendaknya menggunakan model pembelajaran Sistem Jawab Berantai sebagaisalah satu alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kimiauntuk meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran kimia. Kata Kunci : sistem jawab berantai, minat siswa
KOMPARASI HASIL BELAJAR KIMIA ANTARA SISWA YANG DIBERI METODE DRILL DENGAN RESITASI Siadi, Kusoro; Mursiti, Sri; Laelly, Ida Nur
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Brebes tahun ajaran 2006/2007 kurangoptimal. Hal ini dapat diatasi apabila guru menggunakan metode mengajar yang tepat,diantaranya metode drill dan metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah ada perbedaan hasil belajar kimia antara siswa yang diberi metode drill denganmetode resitasi pokok bahasan larutan penyangga pada siswa kelas XI SMA N 1 Brebestahun ajaran 2007/2008 dan untuk mengetahui hasil belajar kimia mana yang lebih baikantara siswa yang diberi metode drill dengan metode resitasi. Populasi penelitian ini adalahseluruh kelas XI IPA SMA Negeri 1 Brebes. Pengambilan sampel dengan cluster randomsampling. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata nilai pre test kelas eksperimen1 adalah 43,48 dan kelas eksperimen 2 adalah 42,19. Setelah dilakukan uji perbedaan duarata-rata diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa relatif sama.Sedangkan rata-rata nilai post test kelas eksperimen 1 adalah 79,83 dan kelas eksperimen2 adalah 75,57. Kedua kelas berdistribusi normal dan mempunyai dua varians yang sama.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar kimia antara kelas yangdiberi metode drill dengan metode resitasi dan hasil belajar kimia dengan metode drill lebihbaik dari pada dengan metode resitasi. Kata Kunci: metode drill, resitasi
PENINGKATAN LIFE SKILL MAHASISWA KIMIA BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP (CEP) MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD K., Ersanghono; Wijayati, Nanik; Siadi, Kusoro
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 28, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v28i2.5632

Abstract

Based on the questionnaire to students UNNES Natural Sciences Department of Chemistry, professor of learning methods are still in the form of lectures and such very boring for students. Moreover, the material is an organic chemistry lecture course, especially the less favored and considered difficult by students because it is abstract, so it needs to be assisted visualization. It is therefore interesting to study as well as creativity and innovation fostering student learning and not so monotonous. The purpose of this study to determine the increase in life skill-oriented students Chemoentrepreneurship (CEP) through the STAD cooperative learning. This research is a class act consisting of three cycles. Each stage consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study is a student of Chemistry Department of Education UNNES third semester. Focus examined in this study is the increase in life skill students (academic skills). The data obtained and analyzed using descriptive methods to determine the increase in student life skill. From the research, learning classical exhaustiveness increased from stage I (43%), stage II (50%), and stage III (86%). The average score life skill (cognitive aspects) college students increased from cycle I, II, and III, respectively, 71.28; 78.21 and 89.15 .. Based on the results of this study can be concluded that the life skill students can be increased through the STAD cooperative learning-oriented CEP.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA TERPADU BERBASIS PEMANFAATAN LABORATORIUM PADA TEMA CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VII SMP 1 JATI KUDUS Fitriana, Eka; Siadi, Kusoro; Peniati, Endah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2972

Abstract

IPA berkaitan dengan permasalahan kehidupan baik mengenai proses kehidupan, interaksi dengan lingkungan sekitar. Hal yang melatarbelakangi penelitian yaitu belum tersedianya bahan ajar IPA Terpadu, kurangnya pemanfaatan laboratorium IPA serta kondisi siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium dan untuk mengetahui apakah LKS tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Pada tahap validasi oleh validator yang meliputi komponen isi, bahasa dan penyajian diperoleh skor rata-rata 97,56% menunjukkan LKS ini sangat layak diterapkan dalam pembelajaran. Hal itu didukung tanggapan guru yang mencapai 98,33% dan tanggapan siswa sebesar 91% menyatakan bahwa LKS ini sangat menarik. LKS ini dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa mencapai 0,71 yang merupakan kriteria peningkatan tinggi. Dari analisis tersebut disimpulkan bahwa LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Science deals with problems of the life of both the processes of life, interaction with the surrounding environment. The background to the researchers is the unavailability of integrated science teaching materials, lack of utilization of laboratory science, and conditions that are less active students in the learning process. This study aims to determine the feasibility of integrated science worksheets based laboratory utilization and to determine whether these worksheets can increase student learning outcomes. The research method used is a Research and Development. In the validation phase by the validator, which includes content, language and presentation earned an average score of 97.56% shows this very worthy worksheets applied in learning. This is supported by the response of teachers who achieved 98.33% and a response of 91% of students stated that the worksheets is very interesting. Worksheets may increase students' cognitive learning outcomes reached 0.71 which is a high improvement criteria. From the analysis concluded that the integrated science worksheets based laboratory utilization is very suitable to be used in the learning process and can increase student learning outcomes.  
ISOLASI SITRONELAL DARI MINYAK SEREH DAN OKSIDASINYA DENGAN KMnO4 DALAM SUASANA BASA Rifqi, Amanatur; Siadi, Kusoro; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4108

Abstract

Sebanyak 35-85% sitronelal terkandung dalam minyak sereh jawa. Sitronelal mempunyai dua gugus aktif yaitu alkena dan aldehida. Tujuan peneltian ini untuk mengetahui waktu reaksi yang paling baik untuk oksidasi senyawa sitronelal dengan KMnO4 dalam suasana basa Reaksi oksidasi dilakukan dengan mereaksikan sitronelal dan KMnO4 dalam suasana basa (pH 12) disertai CTAB sebagai katalis transfer fasa. Reaksi dilakukan dalam labu leher tiga yang dilengkapi pendingin spiral, pengaduk magnet dan termometer. Reaksi berlangsung selama 30 menit dan 60 menit, dalam temperatur 3-5ËšC dan temperatur kamar (25-27ËšC). Hasil oksidasi sitronelal berupa senyawa baru dengan bau lebih harum, warna kuning jernih, dan lebih kental dibanding sitronelal, serta menghasilkan produk samping MnO2. Karakterisasi senyawa dilakukan dengan uji IR dan GC. Produk reaksi yang terbentuk adalah senyawa jenis alkohol 6,7 dihidroksi 3,7 dimetil oktanal dan jenis ketol 7-hidroksi-3,7-dimetil-6-on-oktanal.
SINTESIS SENYAWA ANTIMIKROBA DIHIDROPIRIMIDINON MELALUI REAKSI SIKLOKONDENSASI BIGINELLI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM Septiani, Nurizq Mauli; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4110

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli menggunakan katalis zeolit alam. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik zeolit sebagai katalis dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli, pengaruh suhu reaksi optimum dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon,  karakteristik senyawa dihidropirimidinon dan aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Aktivasi zeolit dengan perlakuan HF, HCl, dan NH4Cl. Identifikasi jenis mineral zeolit menggunakan alat XRD merk shimadsu, sedangkan uji luas permukaan zeolit menggunakan metode BET. Sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon, dilakukan pada suhu 40, 50, dan 60oC. Identifikasi senyawa dihidropirimidinon dengan uji titik leleh, uji FT-IR dan uji GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan sintesis yang dilakukan pada suhu 40oC menghasilkan rendemen terbanyak dengan persentase sebesar 41,24%. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan pada bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia Coli dengan metode cakram dan konsentrasi masing-masing zat sebesar 10, 25, 50 dan 100µg/mL, wipol sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.
ANALISIS RASIO KADAR AMILOSA/AMILOPEKTIN DALAM AMILUM DARI BEBERAPA JENIS UMBI Pramesti, Henny Ayu; Siadi, Kusoro; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4761

Abstract

Rasio amilosa/amilopektin dalam amilum sangat menentukan aplikasi-nya dalam industri dan sangat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Pada proses pembuatan tepung rasio amilosa dan amilopektin sangat diperhatikan untuk mendapatkan kualitas tepung dengan tekstur yang lebih bagus. Penelitian dilakukan untuk menganalisis rasio amilosa/amilopektin pada amilum yang terdapat dalam beberapa jenis umbi.Sampel amilum umbi yang digunakan yaitu ubi kayu, ubi jalardan suweg. Dalam penelitian ini dilakukan preparasi sampel dengan mengekstraksi amilum, kemudian menentukan kadar amilum dengan metode hidrolisis asam, sehingga didapatkan hasil kadar amilum ubi kayu sebesar 87,95%, kadar amilum ubi jalar sebesar 84,89% dan amilum suweg sebesar 83,86%.Analisis kadar amilosa dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Kadar amilopektin ditentukan dari hasil selisih antara kadar amilum dan kadar amilosa.Hasil analisis rasio amilosa/amilopektin dalam amilum ubi kayu  sebesar 36% : 51,95%,  amilum ubi jalar sebesar 31,86% : 53,03%dan amilum suweg sebesar 24,91 % : 58,95%.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA TERPADU BERBASIS PEMANFAATAN LABORATORIUM PADA TEMA CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VII SMP 1 JATI KUDUS Fitriana, Eka; Siadi, Kusoro; Peniati, Endah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2972

Abstract

IPA berkaitan dengan permasalahan kehidupan baik mengenai proses kehidupan, interaksi dengan lingkungan sekitar. Hal yang melatarbelakangi penelitian yaitu belum tersedianya bahan ajar IPA Terpadu, kurangnya pemanfaatan laboratorium IPA serta kondisi siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium dan untuk mengetahui apakah LKS tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Pada tahap validasi oleh validator yang meliputi komponen isi, bahasa dan penyajian diperoleh skor rata-rata 97,56% menunjukkan LKS ini sangat layak diterapkan dalam pembelajaran. Hal itu didukung tanggapan guru yang mencapai 98,33% dan tanggapan siswa sebesar 91% menyatakan bahwa LKS ini sangat menarik. LKS ini dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa mencapai 0,71 yang merupakan kriteria peningkatan tinggi. Dari analisis tersebut disimpulkan bahwa LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Science deals with problems of the life of both the processes of life, interaction with the surrounding environment. The background to the researchers is the unavailability of integrated science teaching materials, lack of utilization of laboratory science, and conditions that are less active students in the learning process. This study aims to determine the feasibility of integrated science worksheets based laboratory utilization and to determine whether these worksheets can increase student learning outcomes. The research method used is a Research and Development. In the validation phase by the validator, which includes content, language and presentation earned an average score of 97.56% shows this very worthy worksheets applied in learning. This is supported by the response of teachers who achieved 98.33% and a response of 91% of students stated that the worksheets is very interesting. Worksheets may increase students' cognitive learning outcomes reached 0.71 which is a high improvement criteria. From the analysis concluded that the integrated science worksheets based laboratory utilization is very suitable to be used in the learning process and can increase student learning outcomes.  
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KUANTUM DENGAN PENDEKATAN KIMIA HIJAU PADA MATERI REDOKS Retnowati, Dwi; Siadi, Kusoro; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metodepembelajaran kuantum dengan pendekatan kimia hijau terhadap hasil belajarkimia materi redoks.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMANegeri 1 Gubug.Sampel penelitian diambil dua kelas secara acak yaitu kelas X-Esebagai kelas eksperimendan X-F sebagai kelas kontrol.Kelas eksperimenmenggunakan metode pembelajaran kuantum dengan pendekatan kimia hijausedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional.Penelitiandilakukan dengan memberikan pre test sebelum mendapatkan perlakuan,dilanjutkan dengan pembelajaran, dan diakhiri dengan post test. Berdasarkanhasil penelitian, diperoleh rata-rata nilai pre test pada kelas eksperimen 33,57danpada kelas kontrol adalah 33,48; sedangkan nilai post testkelas eksperimen78,31dan 69,50 pada kelas kontrol. Hasil analisis data pos test diuji kesamaandua rata-ratadihasilkan rata-rata kedua kelas berbeda secara signifikan denganbatas galat 5%. Jadi hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelaskontrol. Besarnya pengaruh penggunaan metode pembelajaran kuantum denganpendekatan kimia hijau sebesar 37,04%.Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran kuantumdengan pendekatan kimia hijau terhadap hasil belajar kimia materi redoks padasiswa kelas X SMA Negeri 1 Gubug.
MODEL PEMBELAJARAN SELECTING ORGANIZING INTEGRATING MELALUI PENDEKATAN METODE DRILL Susanti, Armydha Dwi; Subroto, Tjahyo; Siadi, Kusoro
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modelpembelajaran selecting organizing integrating melalui pendekatan metode drillterhadap hasil belajar materi larutan penyangga dan hidrolisis garam kelas XIsiswa SMA Negeri 1 Pati. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas XI IPApada semester 2 SMA Negeri 1 Pati tahun ajaran 2010/2011 berjumlah 8 kelas.Pengambilan sampel dengan teknik cluster random samplingterpilih kelas XIIPA-5sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI-IPA-4 sebagai kelompokkontrol. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, angket,dan observasi. Uji korelasi diperoleh harga koefisien korelasi biserial (rb) sebesar0,58 dan thitung (5,63) > tTabel (2,00), dan melalui perhitungan koefisiendeterminasi diperoleh besarnya kontribusi 33,86%.Penerapan modelpembelajaran selecting, organizing, integrating melalui pendekatan metodedrillberpengaruh sebesar 33,86% terhadap hasil belajar kimia siswa materi larutanpenyangga dan hidrolisis.Dengan demikian Model Selecting OrganizingIntegrating melalui pendekatan metode Drillberpengaruh terhadap hasil belajarkimia siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pati dan menunjukkan hasil lebih baikdaripada siswa yang hanya diberi metode Drill pada materi pokok larutanpenyangga dan hidrolisis garam.