Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

TIMBUNAN KARBON BATANG KAYU KARET (HEVEA BRASILIENSIS) DI AREAL HGU PT SUMATERA BARIE PLANTATION TBK AEK SALABAT KABUPATEN ASAHAN Sihombing, Benteng H; Simarmata, Marulam M.T
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 24, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v24i2.8622

Abstract

Pemanasan global yang terjadi di permukaan bumi merupakan akibat dari peningkatan suhu atmosfer bumi sebagai akibat intensitas dari penggunaan bahan bakar fosil, penebangan pohon dan perusakan pohon yang sudah tidak terkendali lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter pertumbuhan tanaman karet (Hevea brasiliensis) dan potensi timbunan carbon pada tegakan karet (Hevea brasiliensis.) HGU PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode inventarisasi potensi kayu dengan mengukur diameter, tinggi bebas cabang dan volume kayu. Pengolahan data potensi Carbon dilakukan dengan menggunakan rumus allometric yang digunakan oleh Lubis A.R (2011), Chave et al (2005) dan Khairiah et al (2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter batang pohon karet rata-rata berumur 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun berturut-turut adalah 15 cm, 18 cm, 22 cm dan 30 cm. Tinggi pohon bebas cabang kayu karet rata-rata berumur 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun berturut-turut adalah 2,43 m, 4,22 m, 7,08 dan 10,61m. Sedangkan volume kayu pohon karet rata-rata berumur 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun berturut-turut adalah 9,0955 m3/ha, 21,1723 m3/ha, 57,4295 m3/ha dan 163,5759 m3/ha. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa potensi Carbon kawasan HGU Bakrie Sumatera Plantation Aek Salabat Kabupaten Asahan menurut perhitungan rumus Lubis, AR adalah 2,0513 ton/ ha, menurut rumus Chave adalah 3,4290 ton/ ha, menurut perhitungan rumus Khairiah adalah 4,1150 ton/ ha serta potensi Carbon rata-rata dari ketiga rumus tersebut adalah 3,2118 ton/ ha.
EDUKASI PERAN EKOLOGIS LEBAH MADU SEBAGAI POLINATOR ALAMI PADA GENERASI ALFA Harmain, Ummu; Harahap, M Ade Kurnia; Sihombing, Benteng H
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/r879qa78

Abstract

Lebah madu berperan penting dalam menjamin tersedianya sumber pangan bagi mahluk hidup di bumi ini. Untuk mengenal lebih dekat peran itu dilakukan edukasi pada Generasi Alfa untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik tentang pentingnya keberlanjutan dan peran mereka dalam menjaga ekosistem. Kegiatan ini dilakukan di SD Muhammadiyah 1 Pematangsiantar dengan peserta berasal dari kelas empat sampai kelas enam berjumlah sekitar 150 orang. Kegiatan menggunakan alat dan bahan peraga untuk lebih mengenal lebih dekat lebah madu. Para peserta antusias dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang diajukan. Peserta kegiatan mengetahui peran penting lebah bukan hanya sebagai pengahasil madu namun juga sebagai penyerbuk tanaman
Development Strategy for Trigona leaviceps Honey Bee Cultivation in Sait Buttu Saribu Village, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency Sihombing, Benteng H; Nurrachmania, Meylida; Fadilah, Endah Ayu
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 8, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2022
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v8i3.3221

Abstract

The target of the research is to find out the existing conditions of honey bee cultivation business management and to determine the management strategy set based on existing conditions of TAKOMA Farmer Groups in Sait Buttu Saribu, Sidamanik District, Simalungun Regency. The data retrieved is primary data and secondary data. Through direct interviews using questionnaires of 17 honey bee farmers, primary data were obtained As for the secondary data obtained from literaure. Research analysis, namely descriptive analysis using SWOT analysis techniques. The existing condition of managing the honey bee cultivation business of the TAKOMA Farmer Group is that the business has high strength so that it runs well, does not have any significant weaknesses from the internal aspect, has taken advantage of opportunities from external factors aimed at improving cultivation efforts, and experiencing meaningful threats that can be improved from the aspect of work resilience. The strategy set in the framework of business development is to maintain and maintain the internal strengths owned and make good use of the opportunities that are already owned and also suppressing as small as possible the threats that can cause the failure of the TAKOMA farmer group's honey bee cultivation development efforts.
Potential of 10 types of eucalyptus clones in the concession area PT TPL TBK Simalungun Indonesia Sihombing, Benteng H
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242276

Abstract

A researched 10 clones of Eucalypts were done in Toba Pulp Forest in 2 sectors of Aek Nauli and Tele as the representative plots. The main objective of the study was to determine the relationship between the number of trees and the average diameter, average branch-free height and average volume of 10 IND clones currently cultivated. in the plantation forest area of PT Toba Pulp Lestari Tbk and compared the volume of wood from 10 IND clones and determined the 3 candidate species recommended for cultivation in the next period. Research method of inventory of stand by circle radius plot of 11.28 m (0.04 ha) with 3 replications summarized plot broaded about 1.2 ha. Based on the wood analysis volume analysis can be resumed that 3 IND eucalypts clones are recommended for planting the next period, namely IND 61, IND 60 and IND 11.
RETRACTED: Pengaruh jumlah pohon, produktivitas dan upah pekerja penyadapan getah pinus terhadap penerimaan negara di Kabupaten Simalungun Sihombing, Benteng H; Purba, Tioner
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232285

Abstract

RETRACTED: Pengaruh jumlah pohon, produktivitas dan upah pekerja penyadapan getah pinus terhadap penerimaan negara di Kabupaten SimalungunSihombing, B. H., & Purba, T. (2023). Pengaruh jumlah pohon, produktivitas dan upah pekerja penyadapan getah pinus terhadap penerimaan negara di Kabupaten Simalungun. Jppi (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(4), 205-214.Based on the author's request to change the affiliation from Universitas Lancang Kuning to Universitas Simalungun, made on September 6, 2024, this is not permissible as the journal has already been published for one year, and the author is only now requesting the change.The norm is to list the institution where the work was conducted and to indicate the new corresponding address or email in a footnote (or if there is already a footnote, the new affiliation/contact should immediately follow). It appears that minimal work (if any) was conducted at the new institution, so the affiliation should reflect where the work was originally done. Politically, the new institution may want to claim the new publication, and the author might want to assist with this. However, since the work was completed at the prior institution on their salary, the resulting article should maintain that affiliation, with a note providing the author’s new address.
SOSIALISASI MEDIA TANAM BAGI PENGUSAHA TANAMAN HIAS KOTA PEMATANG SIANTAR Meylida Nurrachmania; Rozalina; Triastuti; Simarmata, Marulam MT; Sidabukke, Simon H; Sihombing, Benteng H; Purba, Tioner
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/qf7gph51

Abstract

Ornamental plants become a collection that people are interested in starting from the shape and colors, then plants that are easy or difficult to find, to small and large plants. Besides In addition, the use of pots as planting media because the shape and color of the pots also vary and look attractive. Ornamental Plants not only provide visual beauty, but also have positive physical and mental health benefits. Cultivating ornamental plants can be a fun and rewarding activity, whether as a personal hobby or as a promising business opportunity. However, to become a successful ornamental plant cultivator, adequate knowledge and skills are essential. This is why ornamental plant cultivation training is a very important first step for plant lovers to develop their skills
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Upaya Peningkatan Usaha Kecil Menengah Di Pantai Titik Nol Km Barus, Tapanuli Tengah Nurrachmania, Meylida; Rozalina, Rozalina; Triastuti, Triastuti; Damanik, Sarintan E; Simarmata, Marulam MT; Sidabukke, Simon H; Sihombing, Benteng H; Purba, Tioner
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ax90mn79

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di setiap daerah. Sarana yang paling efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan masyarakat adalah melalui pemberdayaan kepada usaha kecil menengah di sektor pariwisata sekitar pantai. Salah satu lokasi yang memiliki potensi sumber daya alam untuk kegiatan pariwisata adalah Barus, Tapanuli Tengah, khususnya Pantai Titik Nol KM. Pemberdayaan masyarakat pesisir merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan mutu hidup masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, terutama dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sosial yang ada di wilayah tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat pesisir
EDUKASI PERAN EKOLOGIS LEBAH MADU SEBAGAI POLINATOR ALAMI PADA GENERASI ALFA Harmain, Ummu; Harahap, M Ade Kurnia; Sihombing, Benteng H
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/r879qa78

Abstract

Lebah madu berperan penting dalam menjamin tersedianya sumber pangan bagi mahluk hidup di bumi ini. Untuk mengenal lebih dekat peran itu dilakukan edukasi pada Generasi Alfa untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik tentang pentingnya keberlanjutan dan peran mereka dalam menjaga ekosistem. Kegiatan ini dilakukan di SD Muhammadiyah 1 Pematangsiantar dengan peserta berasal dari kelas empat sampai kelas enam berjumlah sekitar 150 orang. Kegiatan menggunakan alat dan bahan peraga untuk lebih mengenal lebih dekat lebah madu. Para peserta antusias dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang diajukan. Peserta kegiatan mengetahui peran penting lebah bukan hanya sebagai pengahsil madu namun juga sebagai penyerbuk tanaman
Restorasi Mangrove Cegah Bencana Banjir Melalui Kegiatan Penanaman Nurrachmania, Meylida; Rozalina, Rozalina; Triastuti, Triastuti; Damanik, Sarintan E; Simarmata, Marulam MT; Sidabukke, Simon H; Sihombing, Benteng H
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/9v1fb114

Abstract

Mangrove planting activities were carried out in the Kayu Besar village area, Bandar Khalipah District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra. The mangrove seedlings planted were of the Rhizopora mucronata species. The purpose of this activity was to minimize flooding in residential areas and improve the marine ecosystem, which is prone to flooding when the water rises and flows upstream and overflows into residential areas. Not only that, the planting of mangrove seedlings on the coast was carried out with the aim of minimizing abrasion in seawater, which could damage the coastal area. By raising awareness of the importance of mangrove trees, a higher level of conservation can be achieved. The function of mangroves here is as a barrier when seawater experiences high tides. With the presence of mangroves, the emergence of tidal waves can be dampened, thereby minimizing the impact of damage on land