Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Design of Mobile Digital Healthcare Application For Pregnant Women Based on Android Sri Nawangsari; Robby Kurniawan Harahap; Harun Al Rasyid; Nina Herlina; Erik Ekowati; Anugriaty Indah Asmarany
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i2.1527

Abstract

Regulations for reducing mobility during the Covid-19 pandemic have become a problem for pregnant women. Pregnant women are a group with a high risk of being exposed to the virus. In addition, regular visits to health service centers or Puskesmas are also limited. Then the reduction in routine visits causes the health condition of pregnant women to be unable to be monitored. In this paper, the mobile application was designed and used as a digital guide to help monitor the condition of pregnant women during the pandemic. The research methods used are based on the ADDIE Framework with the software development method using the Experiment and Revision Collaboration (ERC). This mobile application is called Salute Bidan. The Salute Bidan feature is like digitizing some of the midwife tasks which consist of matters relating to pregnancy. The thing that distinguishes this application from other applications is self-screening. This self-screening was developed based on the level of pregnancy risk using the development of 30 risk criteria from the Poedji Rochyati scorecard. This research result is a mobile application in addition to the results of a web application with a web view technique. This app has been tested using black-box testing with use case and the results of all test cases passing.
SCREENING AND EDUCATION ON ANEMIA PREVENTION TO IMPROVE THE QUALITY OF LIFE OF ADOLESCENTS AT PATHUMTHANI UNIVERSITY Nina Herlina; Erik Ekowati; Rini Damayanti; Sri Nawangsari; Estu Lovita Pembayun; Rochmawati Rochmawati; Winnie Tunggal Mustikha; Dwi Puji Astiti; Kasyafia Jayanti; Veronika Fary; Pujiati Pujiati; Dinda Pramestya Utami; Amabel Kyla Charity
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53013

Abstract

Anemia banyak dijumpai pada remaja putri dan wanita usia subur. Penyebab utamanya adalah defisiensi zat besi akibat kehilangan darah saat menstruasi, asupan gizi yang tidak memadai, dan gangguan penyerapan zat besi. Pada remaja, anemia berdampak seperti menurunnya daya tahan tubuh, rasa mudah lelah, gangguan pertumbuhan, serta penurunan kemampuan kognitif, psikologis, dan konsentrasi belajar. Kondisi tersebut dapat memengaruhi prestasi akademik dan perkembangan diri. Jika tidak ditangani sejak dini, anemia dapat berlanjut hingga dewasa dan meningkatkan risiko komplikasi saat kehamilan. Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah pemeriksaan skrining anemia bagi remaja dan edukasi pencegahan anemiaMetode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan sekrining pemeriksaan anemia menggunakan alat hemoglobin, media edukasi pencegahan anemia dengan poster dan pemberian leflet serta, penyampaian hasil skrining, konseling individu. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Universitas Phatum Thani Thailand, pada tanggal 7 November 2025. Sasaran adalah Remaja diwilayah lingkungan kampus. Teknik pelaksanaan kegiatan yaitu survey permasalahan mitra, penyiapan bahan, proses pelaksanaan kegiatan, evaluasi, tindak lanjut, dan pelaporan kegiatan pengabdaian masyarakat. Hasil  pemeriksaan sekrining dari 30 remaja yang mengalami anemia sejumlah 18 (60%) remaja dengan Hemoglobin dibawah 12 g/Dl dilakukan dengan menggunakan alat digital pemeriksaan hemoglobin dan pemberian edukasi dengan menggunakan brosur dan poster pencegahan anemia.Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil mengidentifikasi kasus anemia pada remaja melalui skrining hemoglobin serta pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia. Anemia pada remaja putri menunjukkan bahwa pengetahuan, status gizi (kurang zat besi), pola makan (buruk), pola haid (menstruasi banyak/lama/tidak teratur), dan sosial ekonomi rendah adalah faktor risiko utama, sementara aktivitas fisik juga berperan karena tubuh butuh lebih banyak energi saat aktif. Remaja putri rentan anemia karena kehilangan darah bulanan saat haid dan kebutuhan gizi tinggi untuk pertumbuhan, yang diperburuk oleh faktor-faktor di atas