Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemodelan Graf Pengetahuan di Kesehatan: Sebuah Analisis Bibliometrik Muhammad Furqon; Nina Najwa; Deny Hermansyah; Mohammad Zarkasi
Jurnal Komputer Terapan Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komputer Terapan
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.496 KB) | DOI: 10.35143/jkt.v8i1.5373

Abstract

Healthcare issues are currently the most researched issues worldwide. Many healthcare researchers collaborate with non-healthcare researchers to improve the quality of healthcare. The knowledge graph is a widely used computer science and mathematics approach to solve healthcare issues. It can model the relationship between events to build new knowledge. Hence, a comprehensive study on knowledge graph modeling in healthcare was conducted in this study. The research methodologies in this study were: (1) article retrieval and general bibliometric analysis; (2) visualization of research distribution; and (3) research recommendations. In the last three years, 867 articles were retrieved from three databases. The citation metrics analysis was also conducted to determine the quality level of articles retrieval. An analysis was conducted using network and density visualization related to the relationship between research topics and trends. The final results in this paper are recommendations for research topics and research titles related to knowledge graph modeling in healthcare.
Wireless Area Network Infrastructure Model on Gili Ketapang Island Using Open Shortest Path First Routing Protocol Diah Ayu Retnani Wulandari; Yudha Alif Auliya; Antonius Cahya Prihandoko; Slamin Slamin; Mohammad Zarkasi
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 7, No. 1, February 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v7i1.1373

Abstract

This study aims to model the network for the archipelago and tourism on Gili Ketapang. The network model implemented is a wireless WAN network infrastructure to meet the needs of a reliable tourist area. This model implements DHCP and OSPF as the routing protocol. The methodology used is to perform simulations using a packet tracer in designing the network through several scenarios with parameters for assessing delay and packet loss. At the time of implementation, it began with a cluster area with the parameters of the number of business units spread across each hamlet. This network design utilizes OSPF, DHCP, and wireless network infrastructure resulting in the most considerable delay of 0.021 and packet loss of less than 3% so that it is included in the excellent category. The implementation results using the OSPF routing protocol, several paths do not go through the shortest path because they have to go through the backbone area, but because OSPF is a link-state, the cost is meager than the shortest path.
Pelatihan Pemanfaatan Google Sites dan Integrasi Nama Domain Sebagai Sarana Publikasi Informasi pada TKIT Buah Hati Kita Jember Mohammad Zarkasi; Priza Pandunata; Muhammad 'Ariful Furqon; Diah Ayu Retnani Wulandari; Yudha Alif Auliya
Ilmu Komputer untuk Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkomas.v3i1.1255

Abstract

Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Buah Hati Kita Jember terletak kurang lebih 2 km dari Universitas Jember. Dalam kegiatan penerimaan siswa baru, selama ini TK masih melakukan publikasi dengan cara-cara yang konvensional, seperti dengan memasang banner dan menyebar pamphlet dengan mencantumkan kontak telepon TK bagi orang tua yang menginginkan informasi lebih lanjut. Hal ini dinilai kurang efisien pada kondisi masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan perangkat berbasis teknologi informasi dalam kesehariannya berupa smartphone dan komputer. Oleh karena itu, pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan pelatihan kepada para guru di TKIT Buah Hati Kita Jember dalam memanfaatkan layanan Content Management System (CMS) yang disediakan oleh Google, yaitu Google Sites untuk membuat web profile TKIT. Melalui web profile tersebut, pihak TKIT secara mandiri dapat mempromosikan keunggulan sekolah, album kegiatan dan juga pengumuman penerimaan siswa baru dengan cara menuliskannya pada Google Sites. Selain itu, tim pelaksana pengabdian juga membantu mengintegrasikan web profile yang telah dibuat dengan nama domain dengan akhiran .sch.id agar web tersebut lebih mudah diakses dan diingat oleh masyarakat.
Pengembangan Agrowisata Di Desa Kebonan Kabupaten Lumajang Dengan Menggunakan Augmented Reality Dan BMC Retnani Wulandari, Diah Ayu; Saiful Bukhori; Yudha Alif Aulia; Mohammad Zarkasi; Tio Dharmawan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2726

Abstract

Pada tahun 2023 tim pengabdian melakukan program mendukung kegiatan hilirisasi produk Pawon Urip desa kebonan lumajang dan hasilnya masyarakat mampu membuat produk yang menarik dengan perbaikan kemasan melalui desain 3D augmented reality. Selanjutnya pada tahun 2024 Pemerintah Desa Kebonan membuat tempat wisata alam puncak gunung bujel sebagai wadah untuk mendukung hilirisasi produk melalui wisatawan yang datang ke tempat wisata. Rencana ini harapannya dapat menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan sehingga terwujud SDGs desa sehat dan sejahtera. Permasalahan yang diidentifikasi adalah minimnya pengetahuan mengenai perencanaan wisata. Solusi pertama adalah peningkatan soft skill dan hard skill melalui sosialisasi dan pelatihan pengembangan business plan wisata Kebonan, yang hasilnya warga desa dapat merencanakan bisnis dan promosi wisata sendiri. Solusi kedua adalah implementasi teknologi tepat guna berupa sistem manajemen wisata dan pemanfaatan augmented reality untuk promosi. Pada tahap pra-kegiatan dilakukan observasi lanjutan, pengumpulan data, dan sosialisasi program. Tahap pelaksanaan meliputi pembentukan struktur BUMDES, pelatihan, pendampingan, dan pembuatan panduan dengan menggunakan metodologi PRA. Tahap pasca kegiatan berfokus pada evaluasi. Kolaborasi dengan tim ahli teknologi informasi dan informatika, serta melibatkan tiga mahasiswa, diakhir kegiatan telah terbentuk roadmap pengembangan pariwisata, tersusunnya perencanaan wisata dan paket wisata dari hasil BMC dan keterampilan warga dalam melakukan promosi dengan augmented reality.
Transformasi Kreasi Produk Edufarm Inovatif Untuk Mempercepat Hilirisasi Retnani Wulandari, Diah Ayu; Saiful Bukhori; Sri Hartatik; Mohammad Zarkasi; Tio Dharmawan; Yudha Alif Auliya
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2963

Abstract

Desa Kebonan memiliki potensi ketahanan pangan melalui aktivitas berkebun, namun upaya untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian agar dapat dijual dan mendukung kemandirian desa masih perlu dioptimalkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempercepat hilirisasi produk pertanian melalui transformasi kreasi produk EduFarm yang inovatif dan menarik. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. PRA menitikberatkan pada penggalian kemampuan dasar peserta untuk menciptakan produk yang unik dan berdaya saing. Kegiatan ini mencakup penyuluhan, pelatihan digital storytelling , desain kemasan, dan pembuatan animasi 3D, yang dilakukan dalam dua kelompok dengan materi yang disesuaikan dengan tujuan spesifik masing-masing kelompok. Data keberhasilan program dianalisis secara kuantitatif berdasarkan indikator ketercapaian, yaitu peningkatan keterampilan teknologi sebesar 75%, kemampuan bercerita sebesar 80%, dan peningkatan kualitas produk EduFarm sebesar 85%. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam bekerja sama untuk menciptakan produk EduFarm yang inovatif dan menarik. Produk yang dihasilkan memiliki daya tarik visual dan cerita yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pemasaran. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa transformasi produk EduFarm inovatif melalui pendekatan partisipatif efektif dalam mempercepat hilirisasi produk pertanian Desa Kebonan dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.