Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Improvement of traditional poultry housing production capacity using feather tool In Sapuran District, Wonosobo District Dini Cahyandari; M Toni Prasetyo
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2019): Berdikari: jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.223 KB)

Abstract

Chicken Slaughtering Business Ms. Siti has been pioneering this business since the early 1990s and still survives until now. In her efforts Ms. Siti bought broilers from chicken farmers around the neighborhood. Then it is processed to continue to be sold to traditional markets in Sapuran District. Whereas Mrs. Mundri's chicken slaughtering business began around the beginning of the 2000s. Every day around 100 chickens are processed to be marketed later. Which is one of the problems for Chicken Slaughter Business including IbM Partner Industry The slaughtering business of Ms. Siti's chicken is the sanitation of the chicken slaughtering process until the marketing process. Chicken slaughterhouse is less hygienic, so that in this IbM service activity the implementer will introduce a more hygienic chicken processing process. Activities another problem is the use of human energy in the process of turning chicken feathers which results in high production costs and a large degree of dependence on human labor. Another problem is processing chicken into processed products that have higher economic value and are more durable.
Peningkatan Sifat Mekanik Produk 3D Printing dengan Proses Annealing Slamet Saefudin; Dini Cahyandari; Ilham Yustar Afif; Samsudi Raharjo; Muh. Subri; Ahmad Nuril Anwar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8568

Abstract

Teknologi pencetak tiga dimensi Fused Deposition Modeling (3D FDM) memiliki perkembangan yang sangat pesat karena kemudahan penggunaan dalam menghasilkan produk yang komplek secara cepat sesuai harapan. Kemudahan penggunaan dan biaya yang murah menjadikan teknologi FDM banyak diminati di berbagai bidang ilmu maupun teknik. Namun, produk yang dihasilkan dari proses lapis demi lapis pada 3D FDM menjadikan sifat mekanik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peningkatan sifat mekanik sampel poli asam laktat (PLA) yang dicetak dengan teknik 3D FDM melalui proses annealing. Sampel di annealing pada suhu dan waktu yang berbeda untuk selanjutnya dievaluasi dengan uji tarik. Hasil menunjukkan bahwa proses annealing menyebabkan peningkatan kekuatan tarik pada sampel dan perubahan dimensi yang disebabkan karena adanya pemadatan pada susunan layer. Semakin lama dan tinggi suhu yang digunakan dalam proses annealing membuat sampel lebih getas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan tarik tertinggi terjadi pada sampel PLA yang mengalami perlakuan panas pada suhu 120 oC dan waktu pemaparan panas selama 30 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa proses perlakuan panas annealing mempengaruhi kuat tarik PLA yang dapat ditingkatkan dengan penggunaan parameter suhu dan waktu pemaparan yang tepat untuk menghindari perubahan dimensi. Kata kunci: 3D Printing, Fused Deposition Modeling (FDM), Annealing, Uji tarik
Karakterisasi Komposit Nonwoven Polypropylene-Acrylic- Karbon Aktif Dari Arang Batok Kelapa Untuk Aplikasi Filter Kabin Mobil Eko Prasetyo Jatmiko Aji; Dini Cahyandari; Muhammad Agam; Candra Febriawan; Ahmad Masrukan; Heru Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nonwoven digunakan terutama sebagai interlining untuk pakaian, namundengan perkembangan bahan baru dan dengan kemajuan pesat dalam teknologi pengolahan, aplikasi nonwoven telah sangat merambah ke berbagai bidang industri: seperti, sepatu, tas, filter, furnitur, dll. Resin acrylic adalah turunan etilen yang mengandung gugus vinil dalam rumus strukturnya. Resin acrylic menjadi pilihan untuk pembuatan filter kabin karena harganya relatif murah, mudah direparasi dan proses pembuatan mudah. Karbon aktif berbahan arang tempurung kelapa dinyatakan dengan ukuran partikel arang atau luas permukaan partikel, struktur pori dan rapat massanya. sebagai bahan penyerap. Uji tarik atau dengan universal testing standar. Teori menyatakan bahwa suatu bahan berkelakuan secara elastis dan memperlihatkan suatu hubungan liniear antara tegangan regangan yang disebut elastis secara linier. Penguji bendtsen l&w se 164 menggunakan metode bendtsen untuk mengukur kekasaran sampel.sandaran kepala pengukur pada benda uji dan tekanan kontak standar (98 Kpa) diterapkan oleh berat kepala. tekanan udara uji tester diatur ke 1,47 kpa dan tekanan. Dengan ditambahkannya komposit karbon aktif menyebabkan hasil dari kekuatan tarik maksimum filter kabin menurun jika dibandingkan dengan filter kabin murni, Dengan ditambahkannya komposit karbon aktif menyebabkan hasil dari air flow filter kabin menurun jika dibandingkan dengan filter kabin murni.  Kata Kunci : Nonwoven, Resin Acrylic, Karbon Aktif
Peningkatan Keterampilan Menggambar Teknik menggunakan Software CAD untuk siswa SMK Saefudin, Slamet; Afif, Ilham Yustar; Raharjo, Samsudi; Nugroho, Hanityo Adi; Cahyandari, Dini; Subri, Muhammad; Zein, Husein Aliy Syamsu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.91-97

Abstract

SMK Bina Utama Kendal baru-baru ini melaksanakan pengenalan robotika melalui pelatihan dan program ekstrakurikuler bagi siswa-siswinya. Pelatihan ini menitikberatkan pada keterampilan desain dan pembuatan rancangan menggunakan perangkat lunak 3D, dengan Solidwork sebagai salah satu software yang digunakan untuk mendesain objek, baik dalam format 2D maupun 3D. Pelatihan Solidwork memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran robotika di sekolah ini. Dalam pelatihan ini, peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan perangkat lunak tersebut. Materi pelatihan mencakup berbagai fitur dan fungsi Solidwork, termasuk pembuatan model 3D. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMK Bina Utama mengenai perangkat lunak Computer Aided Design (CAD) Solidwork serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menggambar teknik menggunakan CAD Solidwork. Metode pelatihan yang digunakan adalah melalui sesi pelatihan langsung. Pengukuran hasil pelatihan dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap hasil gambar yang dihasilkan peserta pelatihan sesuai dengan ketentuan dalam gambar teknik. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan menggambar teknik para peserta. Dengan penguasaan Solidwork, peserta pelatihan diharapkan dapat merancang, menguji, dan mengoptimalkan robot dengan lebih efisien. Hal ini tidak hanya mendukung pembelajaran robotika, tetapi juga mendorong inovasi dalam desain serta meningkatkan daya saing mereka di bidang ini
Pengaruh Serat Ampas Tebu Terhadap Kekuatan Tekuk Komposit Bermatrik Polyurethane Aditya, Muhammad Dimas Yoga; Cahyandari, Dini; Solechan, Solechan; Raharjo, Samsudi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat ampas tebu adalah penguat komposit alami dengan sifat mekanik yang unggul, tahan terhadap korosi,ekonomis dan tersedia dalam jumlah yang melimpah. Berdasarkan pertimbangan tersebut penelitian inidilakukan untuk membuat spesimen komposit yang menggunakan serat ampas tebu sebagai penguat denganmatriks polyurethane. Tujuannya adalah untuk mengetahui kekuatan tekuk serta menganalisis pengaruhfraksi volume serat terhadap kekuatan tekuk material komposit berpenguat serat ampas tebu. Dalampenelitian ini, komposit serat ampas tebu dibuat dengan metode hand lay-up dan spesimen dibentuk sesuaistandar uji tekuk ASTM D 790-03, dengan fraksi volume serat 0%, 40%, 50% dan 60%. Berdasarkan hasilpengujian, nilai uji tekuk tertinggi pada komposit berpenguat serat ampas tebu diperoleh pada fraksi volumeserat 60% sebesar 0,768 N/mmdan nilai uji tekuk max force tertinggi pada fraksi volume serat 60% sebesar7,53 N dan berdasarkan hasil pengujian tekuk yang diperoleh, semakin besar fraksi volume serat makasemakin besar nilai kekuatan tekuk. Hasil uji kekuatan tekuk dari komposit berpenguat serat ampas tebusecara kekuatan mekanik lebih besar, sehingga material mampu sebagai alternatif dalam pembuatan dindinginsulasi.Kata Kunci : Serat_ampas_tebu, kekuatan_tekuk, hand lay-up 2
Pengaruh Penambahan Serat Daun Nanas Terhadap Konduktivitas Termal pada Material Komposit Bermatriks Polyurethane Afifi, Rizki Fahmi; Cahyandari, Dini; Pujianto, M. Edi; Amin, Muh
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat daun nanas pada kompositberbasis polyurethane (PU) sebagai material insulasi termal ramah lingkungan. Serat daun nanas digunakandalam variasi fraksi volume 0%, 10%, 20%, dan 30%. Pengujian konduktivitas termal dilakukan pada suhu140ºC menggunakan alat uji Gunt Humberg WL 420. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konduktivitastermal untuk fraksi serat 0%, 10%, 20%, dan 30% masing-masing adalah 5,4 W/mK, 4,67 W/mK, 3,57W/mK, dan 2,5 W/mK. Penambahan serat daun nanas menurunkan konduktivitas termal dari 0,54 W/mKmenjadi 2,9 W/mK, yang meningkatkan kemampuan insulasi termal komposit. Resistensi termal untuksetiap spesimen adalah 11,79 ºC/W, 13,63 ºC/W, 17,84 ºC/W, dan 25,4 ºC/W, dengan komposit 30% seratmenunjukkan resistensi tertinggi sebesar 34,48 ºC/W. Penambahan serat daun nanas terbukti meningkatkanresistensi termal, menjadikannya alternatif potensial untuk material insulasi yang ramah lingkungan. Kata kunci: Serat daun nanas, konduktivitas termal, komposit polyurethane, insulasi termal, resistensitermal.
Implementasi Pelatihan Gambar 3D sebagai Solusi untuk Peningkatan Keterampilan Siswa Sanggar Belajar saefudin, Slamet; Cahyandari, Dini; Subri, Muhammad; Nugroho, Hanityo Adi; Afif, Ilham Yustar; Rohman, Taufik; Pujianto, M. Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.7.1.29-34

Abstract

Sanggar Belajar (SB) merupakan lembaga pendidikan bagi anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, yang meskipun berada di negara maju, menghadapi tantangan besar dalam menyediakan pendidikan yang setara dengan siswa lokal. Akses dan fasilitas pendidikan yang terbatas mengakibatkan kurangnya keterampilan dan pengetahuan teknologi di kalangan siswa SB. Salah satu keterampilan penting yang belum banyak dikuasai adalah pemodelan dan gambar tiga dimensi (3D), yang dapat meningkatkan kreativitas siswa. Program pelatihan gambar 3D ini dirancang sebagai bagian dari pengabdian masyarakat untuk mendukung pengembangan kreativitas siswa SB Al-Amin Sentul, Malaysia. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan tatap muka secara langsung yang dilakukan dengan tahapan pretest, presentasi, tutorial dan praktik serta diakhiri dengan posttest untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan dalam pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan dengan skor 60,43 menjadi 64,8. Meskipun mengalami peningkatan yang kurang signifikan namun hal ini menjadi upaya untuk meningkatkan pendidikan bagi warga Indonesia di luar negeri.
PENGOLAHAN BIJIH KOPI DAN PEMASARAN SECARA PENGOLAHAN BIJIH KOPI DAN PEMASARAN SECARA DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELOMPOK KESEJAHTERAAN KELOMPOK TANI DUSUN BUDAN KABUPATEN WONOSOBO Cahyandari, Dini; Safuan, Safuan; Sarfudin, Slamet
Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jmpm.v2i1.13741

Abstract

Wonosobo adalah salah satu Kabupaten yang menjadi produsen kopi bubuk di Indonesia, termasuk Desa Pecekelan juga dari perkebunan menghasilkan produksi kopi. Desa Pecekelan adalah salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Desa Pecekelan terletak geografis  pada Kecamatan Sapuran terletak antara 7° 41’ 21’’ sampai 7° 48’ 11’’ Lintang Selatan (LS) dan 109° 97’ 05” sampai 110° 04’ 23” Bujur Timur (BT), berjarak 18 km dari Kabupaten Wonosobo dan 122 km dari Provinsi Jawa Tengah, berada pada ketinggian berkisar 641 m sampai 1.443 m di atas permukaan laut (mdpl).Luas Desa Pecekelan adalah 1.772 ha (17,72 km2) atau 1,89 % dari luas Kabupaten Wonosobo, dengan komposisi tata guna lahan atas lahan pertanian sawah seluas 1.233 ha, lahan pertanian bukan sawah seluas 5.750 ha termasuk juga lahan perkebunan kopi. Menurut informasi dari warga setempat perkebunan kopi sudah ada sejak jaman belanda, dimana perkebunan kopi dimiliki oleh kaum belanda. Namun sejak kemerdekaan pengelolaan perkebunan kopi mulai dikelola oleh warga setempat.Mitra yang kami gandeng pada kegiatan ini adalah Kelompok Tani Budan, yang berada di Dusun Budan, salah satu Dusun di Desa Pecekelan. Kelompok Tani Budan ini, sebagai ketua adalah Bapak Sarmadi. Kelompok Tani Budan, berdiri pada tahun 2 Mei 2019, dengan jumlah anggota 20 orang