Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH GAMBUT fauzi, gusman; siregar, chairani; zulfita, dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Mikroorganisme Lokal (MOL) rebung bambu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada tanah gambut. Penelitian dimulai dari tanggal 03 Maret – 20 Mei 2013. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 72 tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (M0) Tanpa MOL rebung bambu, (M1) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 1 ml/liter air, (M2) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 5 ml/liter air, (M3) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 10 ml/liter air, (M4) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 15 ml/liter air, (M5) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 20 ml/liter air . Variabel pengamatan : jumlah daun (helai), luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g), klorofil daun (spad unit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi MOL rebung bambu memberikan pertumbuhan dan hasil yang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kailan pada tanah gambut. Pemberian MOL rebung bambu dengan yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kailan adalah konsentrasi 10 ml/l
PENGARUH KONSENTRASI KINETIN DAN NAA TERHADAP INDUKSI TUNAS DAN AKAR PADA STEK BATANG NENAS Eleos, Eleos; Siregar, Chairani; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3720

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi Kinetin dan NAA yang terbaik untuk menginduksi tunas dan akar pada stek batang nenas. Penelitian ini dilakukan dipekarangan milik masyrakat di Jl. Perdamaian, Kota Baru, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, yang dilaksanakan dari tanggal 6 Februari 2012 sampai dengan tanggal 4 Mei 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan dua faktor yaitu konsentrasi kinetin terdiri atas 6 taraf dan NAA terdiri atas 6 taraf, diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel stek batang nenas. Perlakuannya adalah konsentrasi kinetin yakni 0 ppm, 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm dan 5 ppm. Konsentrasi NAA yakni 0 ppm, 0,5 ppm, 1,5 ppm, 2,5 ppm, 3,5 ppm dan 4,5 ppm. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu waktu terbentuknya tunas (hari), persentase terbentuknya tunas (%), persentase terbentuknya akar (%), jumlah tunas (helai), jumlah akar (helai), dan persentase stek yang hidup (%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan dengan menggunakan konsentrasi 1 ppm kinetin dan 1,5 ppm NAA memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan tunas dan akar pada stek batang nenas. Kata kunci : Kinetin, NAA, Induksi Tunas, Akar, Stek Batang Nenas
Inventory And Characterization natural Orchid in Riam Nyalo, Ongkol Padang village, Landak District Serendifity, Julius; Siregar, Chairani; Mulyadi, Ahmad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3992

Abstract

Inventory and Characterization of natural Orchid is an activity in order to assess whether or not the existence of orchids and identify important traits of high economic value or which is the identifier of orchids. Characterization activity on orchids do with character, stem, leaves, flowers, and roots that include shape, texture, color and size. Quantitative characters observed were the size of stems, leaves, flowers. Qualitative characters include color, texture and shape of the stem, leaves and flowers. Orchid is a very potential biological plant. Flower, nicknamed the wilderness germ is the most diverse flowering plants, good color and shape. The diversity of orchids that are in West Kalimantan gradually become extinct and scarcity of some species. Rescue effrts to is necessary. The aim of this study was determine the species and characterization of Natural orchid contained in the Riam Nyalo Ongkol Padang village, Landak District the method be used are be by exploring the whole region of 30 hectares, and puposive sampling technique. The Result found 18 species natural orchid. Keywords: Inventory; Characterization; Natural Orchid; Landak District
PENGARUH GEL Aloe vera PADA MEDIA DASAR VACINT DAN WENT TERHADAP PERTUMBUHAN SUBKULTUR ANGGREK Dendrobium spectabille Januardi, Januardi; Siregar, Chairani; Purwaningsih, Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 1: April 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i1.4558

Abstract

Anggrek merupakan jenis tanaman hias yang diminati oleh masyarakat salah satunya adalah Dendrobium spectabille yang merupakan jenis asli dari Indonesia tepatnya di Papua. Subkultur adalah transfer planlet dari media satu ke media lainnya dikarenakan persediaan makanan didalam media sebelumnya semakin berkurang, hal ini ditunjukan oleh mengecilnya media dalam botol kultur yang diakibatkan oleh tumbuhnya dan berkembangnyaplanlet.Media tanam merupakan hal terpenting dalam subkultur dan baiknya media yang baru harus sama dengan media sebelumnya yaitu Vacint dan Went + gel Aloe vera, namun untuk menentukan kosenterasi gel Aloe vera terbaik pada perkembangan Dendrobium spectabille tidaklah mudah, tahapan subkultur merupakan tahapan yang penting pada budidaya kultur jaringan (in vitro) karena planlet sudah mulai memenuhi botol kultur selain itu cadangan makanan didalam botol juga sudah sedikit.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari kosenterasi gel Aloe vera yang tepat pada media dasar Vacint dan Went terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium spectabille. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, yang dilaksanakan pada tanggal 2 April 2013 sampai dengan tanggal 2 Juli 2013. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan yaitu: a1 (VW+Aloe vera 10g/l), a2 (VW+Aloe vera 20g/l), a3 (VW+Aloe vera 30g/l), a4 (VW+Aloe vera 40g/l), a5 (VW+Aloe vera 50g/l), a6 (VW+Aloe vera 60g/l), dan diulang sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati adalah persentase tanaman hidup (%), jumlah daun (helai), jumlah anakan (tunas) dan warna tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa kosenterasi pemberian gel Aloe vera tidak mempengaruhi pertumbuhan dari subkultur Dendrobium spectabille.