Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERENCANAAN ALAT PENDINGIN VAKSIN CAMPAK Gilang Saputra; Ayu Margareta; Ozkar Firdausi Homzah
PETRA : Jurnal Teknologi Pendingin dan Tata Udara Vol 2 No 1 (2016): Jurnal PETRA
Publisher : Politeknik Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.331 KB)

Abstract

Air Conditioner (AC) Split 1/2 PK menggunakan media air sebagai secondary refrigeran merupakan salah satu sistem baru pengkondisian dari AC split biasa yang direnofasi pendistribusiannya. AC split 1/2 PK dimodifikasi menjadi AC yang memiliki dua jenis refrigeran, yaitu refrigeran primer (R-22) dan sekunder (air). Dari permasalahan ini, perlu diketahui hubungan antara performansi AC Split dan variasi debit air yang masuk ke evaporator. Sehingga dapat mengetahui pengaruh debit air keluaran dari liquid coolerl menuju evaporator terhadap performansi AC split 1/2 PK menggunakan media air sebagai secondary refrigerant. Penelitian tentang refrigerasi dan tata udara telah banyak di lakukan untuk mendapatkan performansi terbaik, dengan meninjau dari pengaruh komponen utama mesin itu sendiri atau dari luar komponen utama mesin pendingin. Seperti penambahan refrigerant sekunder sebagai fluida tambahan untuk membantu efektifitas dari sistem pendinginan untuk sekala besar dan jumlah debit air yang akan mengalir pada indoor unit AC. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan performa dan efisiensi yang baik dengan mengatur jumlah debit air yang yang mengalir. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah memvariasi debit air keluaran dari liquid cooler menuju indoor unit. Debit air yang divariasikan adalah debit air pada sudut valve dengan bukaan 300, 600, dan 900. Pada tiap bukaan keran diperoleh data berupa suhu kompresor, suhu kondensor, suhu ekspansi, suhu evaporator, tekanan tinggi dan tekanan rendah. Sehingga diperoleh nilai Coefficient of Performance (COP) dan efisiensi. Dari pengolahan data didapatkan COP sebesar 4,8 pada sudut bukaan 900, 4,9 pada sudut bukaan 600 dan 5 pada bukaan sudut 300. Dari hasil perhitungan dan analisis dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan COP pada sistem refrigerasi apabila debit air pada keluaran cooling coil semakin kecil
PERENCANAAN DAN PERAKITAN BLOOD BANK REFRIGERATOR HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN Widiyatmoko Widiyatmoko; Almadora Anwarsani; Gilang Saputra
PETRA : Jurnal Teknologi Pendingin dan Tata Udara Vol 3 No 1 (2017): Jurnal PETRA
Publisher : Politeknik Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.436 KB)

Abstract

Blood Bank Refrigerator Adalah Alat Penyimpan Darah Untuk Menjaga Kualitas Darah agar tetap Baik dalamProses Tranfusi. Tujuan dari Rancang Bangun Blood Bank Refrigerator ini adalah Untuk Mengetahui TotalBeban Pendingin, Komponen Utama Refrigerasi, Langkah Perakitan, Biaya Perakitan Dan COP Aktual. Metodeyang Digunakan Meliputi 5 Tahapan yaitu Perencanaan, Meliputi : Beban Kalor Konduksi, Beban Produk danBeban Infiltrasi, Pemilihan Komponen, Perencanaan Biaya, Perakitan, dan Pengujian Blood Bank Refrigerator.Pengujian COP Dilakukan dengan Pengambilan Data Temperatur Lingkungan Dan Kabin, Tekenan Dischargedan Tekanan Suction, Tegangan Listrik Dari Sumber Listrik, dan Arus Listrik yang Masuk Ke Kompresor.Beban yang Digunakan adalah 10 Kantong Darah Dengan Berat 2,5 kg. data yang Telah diambil Dianalisiskembali Menggunakan Aplikasi Cool Pack Untuk Mendapatkan Nilai Entalpi. Berdasarkan Seluruh ProsesPenelitian dapat di Simpulkan bahwa total beban pendingin adalah 167 watt dengan rincian beban transmisi9,842 watt beban infiltrasi 16,168 watt, beban produk 125,56 watt dan safety factor 15,156 watt, komponencompressor perencanaan 58 watt, perencanaan kondensor183,4 watt sebanyak 10 U lengkukan pipa,perencanaan pipa kapiler panjang 1,96 m dengan diameter 0,63 mm, evaporator dengan tipe RT4 dengan luas2200 cm2, kemudian erdasarkan langkah-langkah perlakitan dapat diambil garis besar proses perakitan meliputipersiapan (pembelian komponen sesuai perencanaan), perakitan kerangka, body dan alat dan komponen(refrigerasi dan kelistrikan) mesin mini freezer, diakhiri dengan Finishing (pengecatan dan Pengrapihan).
Analisis Klasifikasi Penyakit Katarak Menggunakan Deep Learning Aditya Tri Ramadan; Gilang Saputra; Mohamad Fadil Adha; Rafli Eka Kurniawan; Perani Rosyani
Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia Vol 2 No 4 (2024): Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA)
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Katarak adalah suatu kondisi dimana lensa mata menjadi agak sedikit kabur/keruh, sehingga dapat mengganggu penglihatan. Dalam keadaan yang normal, lensa mata yang memungkinkan cahaya dapat masuk dengan cukup baik ke mata dan memfokuskan cahaya pada retina, sehingga dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam. Akan tetapi jika terjadi katarak, cahaya akan sulit menembus lensa mata yang membuat penglihatan menjadi kabur atau berbayang. Deep Learning adalah salah satu metode dalam kecerdasan buatan yang menggunakan arsitektur jaringan neural untuk men pola dalam data kompleks, seperti gambar, suara, dan teks. Lalu sehubungan dengan judul kami, dimana “ANALISIS KLASIFIKASI PENYAKIT KATARAK MENGGUNAKAN DEEP LEARNING”, kenapa kami mencoba mengklasifikasi penyakit katarak menggunakan deep learning ? karena dengan menggunakan deep learning kami akan dapat lebih mudah mengenali pola-pola kompleks yang sulit diidentifikasi secara manual.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN PAUDQU NURUL IZZAH MENGGUNAKAN METODE RAPID APLICCATION DEVELOPMENT (RAD) BERBASIS WEB Tri Ramadan, Aditya; Gilang Saputra; Mohamad Fadil Adha; Wasis Haryono
Tech-E Vol. 9 No. 1 (2025): TECH-E (Technology Electronic)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi-Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/te.v9i1.3944

Abstract

This study presents the design and development of a web-based Financial Management Information System (FMIS) for PAUDQU Nurul Izzah using the Rapid Application Development (RAD) methodology to replace error-prone and time-consuming manual processes. Through stakeholder interviews with administrators, accounting staff, and teachers, we identified essential functional requirements such as transaction entry, automated report generation, and role-based access controls and nonfunctional needs for performance, security, and user-friendliness. Based on these requirements, we created data models, user interface mockups, and workflow diagrams, then rapidly built and refined a prototype in successive iterations of demonstration and feedback until it satisfied predefined accuracy and usability criteria. Comprehensive testing including unit, integration, and user acceptance tests confirmed that the system reliably records financial transactions and generates income statements, balance sheets, and cash flow summaries without manual intervention. Initial evaluations show a 60 percent reduction in transaction processing time and a decrease in month-end reporting from days to hours, while built-in audit trails and access controls enhance accountability and data integrity. By delivering digital ledgers, real-time dashboards, and automated reporting, this RAD-driven FMIS not only streamlines financial workflows at PAUDQU Nurul Izzah but also establishes a scalable model for modernizing administrative operations in other early childhood education institutions.
Asbabun Nuzul Khass dan Haqiqi Perspektif Syah Waliyullah Ad-Dahlawi Gilang Saputra
AL-MUTSLA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v7i2.1817

Abstract

This article explores the concept of asbābun nuzūl from the perspective of Shah Waliyullah al-Dihlawi, an 18th-century Islamic reformer. Traditionally, the study of asbābun nuzūl has often focused on partial and fragmented reports (khass), which may obscure the essential meaning of the Qur’anic verses. Al-Dihlawi introduces a distinction between asbābun nuzūl khass and asbābun nuzūl haqiqi. The former refers to classical reports that are often historically unreliable, while the latter emphasizes understanding the broader socio-cultural and moral context of Arabian society during the revelation. This approach allows for a more comprehensive and contextual interpretation of the Qur’an. Using a library research method, this study examines both classical and contemporary literature on asbābun nuzūl. The findings indicate that Al-Dihlawi’s thought significantly contributes to shifting the paradigm of asbābun nuzūl from a micro to a macro approach, paving the way for modern contextual interpretations of the Qur’an.
Optimization of Photovoltaic Performance Through the Implementation of a Photodiode-Controlled Dual-Axis Solar Tracking Mechanism Dewi, Riyani Prima; Saepul Rahmat; Betti Widianingsih; Gilang Saputra; Afrizal Abdi Musyafiq; Novita Asma Ilahi
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.2865

Abstract

Indonesia has abundant renewable energy resources that support efforts toward energy independence and long-term energy security. However, photovoltaic (PV) modules are commonly installed in a fixed orientation, which limits solar energy absorption as irradiance varies with the sun’s position. To address this issue, this study employs a photodiode-based dual-axis solar tracking system capable of continuously aligning the panel with the sun’s trajectory. The photodiodes detect the direction of incoming sunlight, enabling real-time orientation adjustments to improve energy harvesting. Experimental results show that the dual-axis tracker produces an average output of 20.51 V and 0.98 A, compared to the static PV module with 19.97 V and 1.07 A.