Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pertolongan Korban Gawat Darurat Guna Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pengemudi Taksi (Bystander) Dwi Nur Rahmantika Puji Safitri; Arief Shofyan Baedowi; Yunie Armiyati
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i2.17480

Abstract

Kematian akibat kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama angka kematian dan kecacatan fisik seumur hidup di dunia. Angka kematian pra-rumah sakit lebih tinggi di negara berkembang ini daripada di negara maju hal ini disebabkan maish rendahnya ketepatan penatalaksanaan perawatan pra-rumah sakit oleh penolong pertama yang didominasi oleh masyarakat awam (non medis). Pengemudi kendaraan bermotor, seperti taksi atau kendaraan umum lainyya merupakan salah satau bagian dari masyarakat awam yang berpotensi tinggi untuk diberdayakan sebagai bystander pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Ketepatan pertolongan orang yang berada di dekat korban signifikan dalam meningkatkan peluang hidup. Bantuan hidup dasar (BHD), bidai dan balut tekan dijarkan selama 90 menit kepada 50 pengemudi yang dibagi kedalam 2 hari. Setiap materi disampaikan dengan metode ceramah dan diikuti simulasi dengan diskusi tanya jawab dilakukan sepanjang kegiatan agar peserta mudah dalam memahami materi dan lebih antusias. Pertanyaan yang banyak diajukan adalah terkait pengalaman yang pernah di hadapi oleh pengemudi. Selesai kegiatan pengbdian setiap peserta diberi buku saku pertolongan korban kecelakaan dan mendapatkan bantuan mitela dan handscoon untuk dapat dibawa saat bekerja. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengemudi taksi setelah pelatihan ini diharapkan dapat menurunkan Bystander Effect, meningkatkan ketepatan tindakan pertolongan dan mempercepat waktu tiba korban di rumah sakit.
Penurunan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dengan senam kaki DM: Studi Kasus Laela Dwi Yulianti; Yunie Armiyati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12846

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemi) yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Kondisi hyperlikemia kronis pada penderita DM menyebabkan komplikasi yang mengenai hampir setiap sistim organ, salah satunya aterosklerotik seperti masalah berupa hilang sensasi dan dapat meningkatkan risiko seperti ulkus, infeksi dan gangrene yang mrnyrbabakan kaki diabetic dan dapat berakhir pada ampuasi. Latihan fisik pada pasien Diabetes Melllitus (DM) tipe 2, berperan untuk mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Salah satu latihan fisik yang penting untuk pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetes. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 setelah dilakukan senam kaki DM. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif pendekatan asuhan keperawatan menggunakan senam kaki DM pada pasien ketidakstabilan kadar glukosa darah. Subjek studi kasus ini adalah pasien DM tipe 2 sebanyak 3 orang. Subjek studi diberikan senam kaki DM selama 6 kali dengan durasi senam selama 30 menit setiap sesi, yang diikuti dengan pemeriksaan GDS sebelum dan setelah senam kaki menggunakan alat glucometer sebelum dan sesudah senak kaki DM. Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rerata GDS setelah dilakukan terapi senam kaki DM. Ketiga subyek studi secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata GDS sebesar 37,6 mg/dl. Terapi senam kaki DM mampu menurunkan GDS pada pasien DM tipe 2. Perawat diharapkan mampu mengajarkan senam kaki DM pada pasien DM untuk menurunkan kadar gula darah.
Tren dan Dinamika Penelitian Hypertension, Nursing, dan Therapy: Analisis Bibliometrik berbasis Data Scopus Sukasmi Sukasmi; Aric Vranada; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48689

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian global yang berdampak luas terhadap sistem kesehatan, terutama ketika dikaitkan dengan penyakit metabolik lainnya. Peran keperawatan dalam deteksi, penanganan, dan edukasi pasien hipertensi menjadi semakin penting seiring meningkatnya prevalensi kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap ilmiah dan perkembangan riset dalam topik “hypertension, nursing, and therapy” secara komprehensif melalui pendekatan bibliometrik, guna mengidentifikasi tren utama, kolaborasi institusional, dan area riset yang masih kurang tergarap. Pendekatan mixed methods digunakan dengan data bersumber dari basis data Scopus pada periode 1 Januari 2007 hingga 17 Juli 2025. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk menghasilkan peta bibliometrik yang mencakup analisis kata kunci, afiliasi, negara, serta tren tahunan, sementara pendekatan kualitatif digunakan untuk menginterpretasikan makna tematik di balik visualisasi bibliometrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa riset hipertensi dalam konteks keperawatan berfokus pada aspek klinis, manajemen komorbiditas, dan intervensi terapeutik berbasis bukti. Amerika Serikat mendominasi publikasi ilmiah, dengan institusi seperti Duke University dan Harvard Medical School sebagai kontributor utama. Topik-topik terbaru yang muncul pasca-pandemi mencakup manajemen pasien kritis dan dampak COVID-19. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pendekatan keperawatan terhadap hipertensi telah berevolusi dari aspek fisiologis menjadi multidimensi dan berbasis kolaborasi. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam merancang strategi pendidikan, praktik, dan kebijakan berbasis data untuk meningkatkan peran perawat dalam manajemen hipertensi.
Family Support Interventions in Hemodialysis Patients :A Systematic Review Nur Kasan; Yunie Armiyati; Chanif Chanif
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52383

Abstract

Introduction: Patients undergoing hemodialysis in hospitals are often faced with a variety of complex physical, psychological and social challenges. Family support has been identified as a key factor in improving patients' quality of life and adherence to therapy. Family support interventions for hemodialysis patients can help address issues related to the decline in quality of life. Objective: This study aims to examine the relationship between family support interventions and self-care behaviors and the quality of life of chronic kidney patients undergoing hemodialysis. Methods: This study was conducted using nine articles obtained between April 2 and May 18, 2025. Results: A total of nine relevant research articles were identified and analyzed, revealing a positive relationship between family support interventions and both self-care behavior and the quality of life of chronic kidney patients undergoing hemodialysis. Several factors were found to influence the effectiveness of these interventions, including patient characteristics, family conditions, the type and intensity of the intervention, socioeconomic factors, and the role of healthcare professionals. However, some aspects remain underexplored, such as family emotional intelligence, multigenerational family dynamics, the role of technology in family support, family spirituality, caregiver burnout, and family perceptions and expectations regarding treatment outcomes. Conclusion: Family support interventions can enhance self-care behavior and improve the quality of life of hemodialysis patients.