Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Pertolongan Korban Gawat Darurat Guna Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pengemudi Taksi (Bystander) Dwi Nur Rahmantika Puji Safitri; Arief Shofyan Baedowi; Yunie Armiyati
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i2.17480

Abstract

Kematian akibat kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama angka kematian dan kecacatan fisik seumur hidup di dunia. Angka kematian pra-rumah sakit lebih tinggi di negara berkembang ini daripada di negara maju hal ini disebabkan maish rendahnya ketepatan penatalaksanaan perawatan pra-rumah sakit oleh penolong pertama yang didominasi oleh masyarakat awam (non medis). Pengemudi kendaraan bermotor, seperti taksi atau kendaraan umum lainyya merupakan salah satau bagian dari masyarakat awam yang berpotensi tinggi untuk diberdayakan sebagai bystander pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas. Ketepatan pertolongan orang yang berada di dekat korban signifikan dalam meningkatkan peluang hidup. Bantuan hidup dasar (BHD), bidai dan balut tekan dijarkan selama 90 menit kepada 50 pengemudi yang dibagi kedalam 2 hari. Setiap materi disampaikan dengan metode ceramah dan diikuti simulasi dengan diskusi tanya jawab dilakukan sepanjang kegiatan agar peserta mudah dalam memahami materi dan lebih antusias. Pertanyaan yang banyak diajukan adalah terkait pengalaman yang pernah di hadapi oleh pengemudi. Selesai kegiatan pengbdian setiap peserta diberi buku saku pertolongan korban kecelakaan dan mendapatkan bantuan mitela dan handscoon untuk dapat dibawa saat bekerja. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengemudi taksi setelah pelatihan ini diharapkan dapat menurunkan Bystander Effect, meningkatkan ketepatan tindakan pertolongan dan mempercepat waktu tiba korban di rumah sakit.
Penurunan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dengan senam kaki DM: Studi Kasus Laela Dwi Yulianti; Yunie Armiyati
Holistic Nursing Care Approach Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v3i2.12846

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (hiperglikemi) yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Kondisi hyperlikemia kronis pada penderita DM menyebabkan komplikasi yang mengenai hampir setiap sistim organ, salah satunya aterosklerotik seperti masalah berupa hilang sensasi dan dapat meningkatkan risiko seperti ulkus, infeksi dan gangrene yang mrnyrbabakan kaki diabetic dan dapat berakhir pada ampuasi. Latihan fisik pada pasien Diabetes Melllitus (DM) tipe 2, berperan untuk mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Salah satu latihan fisik yang penting untuk pengendalian kadar gula darah adalah senam kaki diabetes. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 setelah dilakukan senam kaki DM. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif pendekatan asuhan keperawatan menggunakan senam kaki DM pada pasien ketidakstabilan kadar glukosa darah. Subjek studi kasus ini adalah pasien DM tipe 2 sebanyak 3 orang. Subjek studi diberikan senam kaki DM selama 6 kali dengan durasi senam selama 30 menit setiap sesi, yang diikuti dengan pemeriksaan GDS sebelum dan setelah senam kaki menggunakan alat glucometer sebelum dan sesudah senak kaki DM. Hasil studi kasus menunjukan adanya penurunan rerata GDS setelah dilakukan terapi senam kaki DM. Ketiga subyek studi secara keseluruhan mengalami penurunan rata-rata GDS sebesar 37,6 mg/dl. Terapi senam kaki DM mampu menurunkan GDS pada pasien DM tipe 2. Perawat diharapkan mampu mengajarkan senam kaki DM pada pasien DM untuk menurunkan kadar gula darah.
Tren dan Dinamika Penelitian Hypertension, Nursing, dan Therapy: Analisis Bibliometrik berbasis Data Scopus Sukasmi Sukasmi; Aric Vranada; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48689

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian global yang berdampak luas terhadap sistem kesehatan, terutama ketika dikaitkan dengan penyakit metabolik lainnya. Peran keperawatan dalam deteksi, penanganan, dan edukasi pasien hipertensi menjadi semakin penting seiring meningkatnya prevalensi kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap ilmiah dan perkembangan riset dalam topik “hypertension, nursing, and therapy” secara komprehensif melalui pendekatan bibliometrik, guna mengidentifikasi tren utama, kolaborasi institusional, dan area riset yang masih kurang tergarap. Pendekatan mixed methods digunakan dengan data bersumber dari basis data Scopus pada periode 1 Januari 2007 hingga 17 Juli 2025. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk menghasilkan peta bibliometrik yang mencakup analisis kata kunci, afiliasi, negara, serta tren tahunan, sementara pendekatan kualitatif digunakan untuk menginterpretasikan makna tematik di balik visualisasi bibliometrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa riset hipertensi dalam konteks keperawatan berfokus pada aspek klinis, manajemen komorbiditas, dan intervensi terapeutik berbasis bukti. Amerika Serikat mendominasi publikasi ilmiah, dengan institusi seperti Duke University dan Harvard Medical School sebagai kontributor utama. Topik-topik terbaru yang muncul pasca-pandemi mencakup manajemen pasien kritis dan dampak COVID-19. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pendekatan keperawatan terhadap hipertensi telah berevolusi dari aspek fisiologis menjadi multidimensi dan berbasis kolaborasi. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam merancang strategi pendidikan, praktik, dan kebijakan berbasis data untuk meningkatkan peran perawat dalam manajemen hipertensi.
Family Support Interventions in Hemodialysis Patients :A Systematic Review Nur Kasan; Yunie Armiyati; Chanif Chanif
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52383

Abstract

Introduction: Patients undergoing hemodialysis in hospitals are often faced with a variety of complex physical, psychological and social challenges. Family support has been identified as a key factor in improving patients' quality of life and adherence to therapy. Family support interventions for hemodialysis patients can help address issues related to the decline in quality of life. Objective: This study aims to examine the relationship between family support interventions and self-care behaviors and the quality of life of chronic kidney patients undergoing hemodialysis. Methods: This study was conducted using nine articles obtained between April 2 and May 18, 2025. Results: A total of nine relevant research articles were identified and analyzed, revealing a positive relationship between family support interventions and both self-care behavior and the quality of life of chronic kidney patients undergoing hemodialysis. Several factors were found to influence the effectiveness of these interventions, including patient characteristics, family conditions, the type and intensity of the intervention, socioeconomic factors, and the role of healthcare professionals. However, some aspects remain underexplored, such as family emotional intelligence, multigenerational family dynamics, the role of technology in family support, family spirituality, caregiver burnout, and family perceptions and expectations regarding treatment outcomes. Conclusion: Family support interventions can enhance self-care behavior and improve the quality of life of hemodialysis patients.
Lifestyle Differences Between Rural and Urban Communities In Hypertension Prevention Arief Shofyan Baidhowy; Wahyu Haniq Maftuhah; Yunie Armiyati; Edy Soesanto
Media Keperawatan Indonesia Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.7.4.2024.243-350

Abstract

Indonesian society is undergoing an epidemiological transformation as the burden of disease shifts from infectious diseases to non-communicable diseases. Hypertension has become a global problem and is one of the non-communicable diseases that requires special attention. The management of risk factors for hypertension is lifestyle. Rural and urban play an important role in lifestyle changes so that people in both places are at risk of hypertension. So it is necessary to see the differences in the lifestyles of urban and rural communities to prevent hypertension. The purpose of this study was to determine the differences in lifestyle that occur in urban and rural communities in preventing hypertension. This research is a type of descriptive analytic with a cross-sectional design. The sample in this study were 150 respondents selected by stratified random sampling technique. The results of this study show there is a significant relationship between lifestyle in rural and urban communities. Rural and urban lifestyles affect the prevention of patients with hypertension.
Edukasi Pasien Berbasis Digital dan Teknologi di Instalasi Gawat Darurat: Systematic Review Berbasis Prisma Enjelina Angela Fransiska Fanumbi; Yunie Armiyati; Chanif Chanif
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54851

Abstract

Latar Belakang: Instalasi Gawat Darurat merupakan lingkungan pelayanan dengan tekanan kerja tinggi dan keterbatasan waktu, sehingga edukasi pasien konvensional sering tidak optimal. Teknologi digital seperti video, aplikasi mobile, telehealth, serta Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) berpotensi meningkatkan efektivitas edukasi pasien, namun sintesis bukti yang komprehensif masih terbatas. Tujuan: Mengidentifikasi jenis, karakteristik, dan efektivitas intervensi edukasi pasien berbasis teknologi digital di Instalasi Gawat Darurat serta memetakan tren penelitian dan kesenjangan bukti. Metode: Systematic Literature Review mengikuti PRISMA 2020 dilakukan pada Scopus dan Web of Science (2021–2025). Studi peer-reviewed berbahasa Inggris diseleksi dan dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute tools. Data dianalisis secara naratif dengan kerangka PICOT. Hasil: Sembilan studi memenuhi kriteria. Intervensi meliputi video, SMS, mHealth, telehealth, digital decision aid, serta VR/AR. Intervensi digital secara konsisten meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, keterlibatan pasien, serta beberapa outcome klinis seperti penurunan nyeri, kecemasan, dan kunjungan ulang. Kesimpulan: Edukasi digital di Instalasi Gawat Darurat efektif dan layak diterapkan, diperlukan RCT berskala besar untuk memastikan efektivitas jangka panjang dan kesiapan implementasi.
Nursing Education Interventions on Anxiety, Knowledge, and Self-Care in Cataract Surgery Patients: A PRISMA-Based Systematic Review (2021 and 2025) Asep Muhamad Nurhalim; Yunie Armiyati; Chanif Chanif
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55076

Abstract

Background: The success of cataract surgery depends not only on surgical techniques but also on patients’ physical and psychological preparedness. Perioperative nursing education plays a crucial role in reducing anxiety, improving knowledge, and enhancing self-care abilities. Objective: To evaluate the effectiveness of nursing education interventions on clinical and psychosocial outcomes in ophthalmic surgery patients. Methods: Systematic reviews are compiled based on the guidelines of Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Searches were conducted on PubMed, ScienceDirect, ProQuest, and Scopus (2021–2025) for quantitative studies (RCTs, quasi-experimental, pre-experimental) involving adult cataract surgery patients. A total of 92 articles were screened, leaving 8 articles that met the inclusion criteria and were analyzed. The methodological quality of each study was assessed with the Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist. Results: Nursing education delivered through face-to-face, printed materials, videos, audio, and mobile applications consistently reduced preoperative anxiety, increased patient knowledge, improved coping mechanisms and self-care abilities, and enhanced patient satisfaction. Digital media, especially videos and mobile applications, were found to be effective and practical. Conclusion: Nursing education is an essential component of perioperative care for cataract patients, improving psychological readiness, self-care, and overall patient experience.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester Iii : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58557

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan gangguan, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi saraf yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibandingkan intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Kata kunci: prana-beats, prenatal gentle yoga, binaural beats, nyeri punggung, kualitas tidur, trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58941

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59059

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.