Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI INDUSTRI PALLET KAYU DI KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Janna, Shalia; Nobel, Aqualdo; Deny, Setiawan
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 7, No 2 (2020): (Juli - Desember 2020)
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of the industrial sector in regional economic development is able to produce goods and services with higher added value in a variety of certain commodities. In the processing industry, wood is one of the widely used raw materials. With the use of wood as raw materials and in accordance with its purpose wood can be used as decorative, functional and structural. One of the wood processed products that are widely used as industrial and trade needs is wooden pallet products. SiakHulu district is one of the areas in Kampar kabuaten with a pallet industry that is superior. this study aims to find out and analyze the factors that affect the production of wooden pallet industry in District SiakHulu Kampar Regency. The data used is primary data obtained from 5 timber pallet industries located in SiakHulu District and secondary data obtained from BPS and SiakHulu Sub-District Office. This study used multiple linear regression analysis methods to measure the influence of free variables on bound variables. The results of this study showed that variable capital, raw materials, labor, and technology have a significant effect on the production of wooden pallet industry in SiakHulu District. The dominant variable affecting production in the wooden pallet industry is the raw material variable.Keywords: Capital, Raw Materials, Labor, Technology, Production
Unraveling the Dynamic Impact of Money Supply, Interest Rates, and Corruption on Inflation: Evidence from Indonesia Kurniasih, Cut Endang; Budiartiningsih, Rahmita; Sari, Lapeti; Aulia, Ando Fahda; Aqualdo, Nobel; Zuryani, Hilmah
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 22 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Department of Development Economics, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29259/jep.v22i1.23052

Abstract

This study investigates the impact of money, interest rates, and corruption on inflation in Indonesia. This data was obtained from Transparency International and the World Bank from 1995 to 2022. The Auto Regressive Distributed Lag (ARDL) model will be utilized as the estimation method. These findings reveal significant long-term relationships between the variables studied. In the long run, inflation in Indonesia is largely determined by corruption, interest rates, and the money supply. Apart from that, this significant influence is also found in short-term estimation results with different relationships. A decrease in CPI (high corruption) increases the inflation rate significantly, and vice versa. This demonstrates how crucial it is to set up strategies and policies to keep the inflation rate stable for a sustainable economy that doesn't just rely on financial tools but also lessens the likelihood of government-caused corruption and sources of income.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi E-Commerce Wirausaha Perempuan Kurniasih, Cut Endang; Aqualdo, Nobel; Zuryani, Hilmah
SOCIUS Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v9i2.446

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) terus menunjukkan perkembangan yang sangat baik tidak terkecuali bagi wirausaha perempuan yang ikut menjalankan UMKM dengan mengadopsi e-commerce sebagai strategi inovasi menghadapi bisnis yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wirausaha perempuan dalam mengadopsi e-commerce ditinjau dari faktor organisasi, teknologi, manfaat yang dialami, keamanan dan lingkungan eksternal. Kuesioner disebarkan kepada wirausaha perempuan yang memiliki UMKM di Kota Pekanbaru. Dengan ketentuan, UMKM itu harus terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta dijalankan dengan mengadopsi e-commerce. Jumlah wirausaha perempuan yang menjadi responden dalam penelitian ini sebanyak 72 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi adopsi e-commerce pada wirausaha perempuan adalah faktor manfaat yang dialami dengan indikator yang paling menentukan yaitu efesiensi biaya. Faktor selanjutnya ditentukan oleh faktor kesiapan organisasi dengan indikator yang paling menentukan yaitu kesadaran menerima perubahan dan perkembangan TI. Kemudian diikuti oleh faktor teknologi dengan indikator yang paling menentukan yaitu ketersediaan program dan sistem pendukung e-commerce (software, website).
Literasi Keuangan Digital Pada Kelompok Organisasi Perempuan Di Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Kurniasih, Cut Endang; Budiartiningsih, Rahmita; Ekwarso, Hendro; Aqualdo, Nobel; Aulia, Ando Fahda
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19911

Abstract

Background: Rendahnya pemahaman terhadap karakteristik produk/jasa keuangan yang berbasis digital menyebabkan masyarakat terlilit hutang hingga menjadi korban penipuan. Organisasi perempuan secara strategis ditargetkan sebagai audiens untuk kegiatan keterlibatan masyarakat ini karena perempuan cenderung lebih peka terhadap masalah keuangan dan memainkan peran utama dalam mengelola keuangan rumah tangga serta mendidik anak-anak mereka tentang uang. Tujuan PkM ini adalah untuk memberikan literasi keuangan digital dan perencanaan keuangan rumah tangga dengan baik kepada kelompok oganisasi perempuan di Teluk Kuantan. Metode: Pelaksanaan dilakukan dengan metode pendidikan masyarakat berupa ceramah, sedangkan evaluasi kegiatan dalam bentuk pre dan post-test. Jumlah peserta yang mengikuti pengabdian sebanyak 65 orang dari organisasi perempuan di Teluk Kuantan. Hasil: Kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman pengurus organisasi perempuan di Teluk Kuantan terkait literasi keuangan digital dan pentingnya investasi jangka panjang, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan peserta mencapai 9,5%. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan perencanaan keuangan rumah tangga di kalangan perempuan, menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat yang berkelanjutan dan partisipatif untuk memperkuat ketahanan keuangan di era digital.
Aksesibilitas Kredit pada Wirausaha Perempuan di Kota Pekanbaru Cut Endang Kurniasih; Ando Fahda Aulia; Nobel Aqualdo; Rahmita Budiartiningsih; Rosyetti Rosyetti
SOCIUS Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v12i2.698

Abstract

Peran perempuan sangat penting dalam menopang ekonomi nasional dan menurunkan kemiskinan. Pemberian kredit mikro dari pemerintah membantu perempuan untuk menghidupi keluarga dan sebagai hasilnya peningkatan kesejahteraan. Permasalahannya, perempuan tidak menikmati akses yang sama ke layanan keuangan seperti laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel-variabel yang berpengaruh signifikan terhadap akses kredit pengusaha perempuan di Kota Pekanbaru. Data dikumpulkan secara campuran melalui wawancara dan juga menggunakan metode terstruktur kuesioner dari 100 wirausaha perempuan, yang dianalisis secara kuantitatif menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kewirausahaan berupa pendapatan dan modal usaha lebih dominan dalam memberikan peluang yang besar untuk mengakses kredit sementara kepemilikan pencatatan laporan keuangan cenderung menyebabkan akses kredit lebih kecil pada wirausaha perempuan. Ini membuktikan bahwa literatur yang menyatakan bahwa banyak wirausaha perempuan sulit mendapatkan kredit karena menjalankan usaha mikro dengan pendapatan dan modal kecil yang sering dianggap kurang layak untuk kredit skala besar. Studi ini memiliki kebaruan dan berkontribusi pada literatur terkini terutama mengenai hubungan akses terhadap kredit dan kewirausahaan perempuan serta memberikan masukan berharga bagi para pembuat kebijakan.
PERLUASAN PEMASARAN PRODUK DENGAN PEMANFAATAN PLATFORM E-COMMERCE MELALUI MARKETPLACE PADA USAHA MASYARAKAT KECAMATAN SINGINGI Aqualdo, Nobel; Kurniasih, Cut Endang; Budiartiningsih, Rahmita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21477

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dialami mitra umumnya penjualan produk masih menggunakan cara konvensional, rendahnya partisipasi dan kompetensi terhadap penggunaan platform e-commerce di marketplace online. Pada pengabdian ini memberikan pelatihan dan praktik tentang mekanisme penjualan produk menggunakan platform e-commerce melalui marketplace yakni Shopee. Metode penerapan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi/praktik, dan diskusi. Pada pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh 7 orang yang merupakan pengrajin batik. Dari kegiatan ini tim berhasil meningkatkan keterampilan peserta dengan bisa membuat toko online “Goluak Loge” dan menampilkan produk batiknya di platform e-commerce Shopee. Dilihat nilai rataan, sebelum pengabdian semua peserta memiliki pemahaman sebesar 64% dan bertambah menjadi 87% setelah adanya pengabdian. Dengan meningkatnya jumlah peserta yang mampu memasarkan produk menggunakan platform Shopee diharapkan semakin banyak usaha masyarakat desa yang go digital.Abstract: The problems experienced by partners are generally used conventional methods in selling products, low participation and competence in using e-commerce platforms in online marketplaces. This service provides training and practice on product sales mechanisms using the e-commerce platform through the marketplace, namely Shopee. The application method used is lecture, demonstration, and discussion. In the implementation of this activity was conducted to 7 batik craftswomen. From this activity the team succeeded in improving the skills of the participants by being able to create an online store "Goluak Loge" and display their batik products on the Shopee e-commerce platform. Looking at the mean value, participants included in the training also seem to have gained knowledge of digital marketing. Before the training, their understanding is 64% and then increased to 87% after the training. An increasing number of people are now using the e-commerce platforms to offer the product and services, it is expected that more rural businesses will go digital.