Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Konsolidasi Di Area Non Sand-Key pada Areal Reklamasi Proyek Pengembangan Pelabuhan Belawan-Phase I Menggunakan Plaxis 2D dan 3D Melvi Maulita Napitupulu; Roesyanto Roesyanto; Rudi Iskandar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.789 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i1.2187

Abstract

Reklamasi adalah salah satu cara untuk menggunakan lahan atau perairan yang digunakan untuk pembuatan lahan daratan baru dari dasar perairan. Sand key adalah lokasi di mana sand replacement dikerjakan, pada lokasi ini tanah lunak akan digali dari elevasi permukaan dasar laut sampai elevasi yang didapatkan. Kemudian akan ditimbun kembali menggunakan pasir yang memiliki karakteristik yang lebih baik. Fungsi dari sand replacement ini adalah untuk menahan tekanan yang bergerak dari area reklamasi menuju ke alur pelayaran sebagai akibat dari proses reklamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar penurunan konsolidasi dengan menggunakan metode elemen hingga dengan pemodelan pada plaxis 2D dan 3D, di area non sand key. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode elemen hingga menggunakan plaxis 2D dan 3D. Dari hasil analisis diperoleh bahwa besar penurunan pada plaxis 2D adalah 7,930 meter dan dari analisis plaxis 3D adalah 7,935 meter. Penurunan yang terjadi menurut pengamatan settlement plate di lapangan adalah 7,850 meter. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penurunan akibat data laboratorium tidak mewakili keseluruhan lapisan tanah. Penurunan konsolidasi dengan plaxis 2D dan 3D memberikan hasil yang lebih mendekati penurunan hasil observasi di lapangan dimana persentasi perbedaan penurunan sebesar 1,008% dan 1,071%.
Pelatihan AutoCAD untuk Meningkatkan Kompetensi Gambar Teknik Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Binjai: Pelatihan AutoCAD untuk Meningkatkan Kompetensi Gambar Teknik Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Binjai Anggiat Daniel Anderson Munthe; I Wayan Putra Jayantara; Fikryah Atikah Pane; Ivana Christine Sembiring; Aula Sekar Arum Pertiwi; Melvi Maulita Napitupulu; Titonik Feberman Hia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14931

Abstract

This community service activity aims to improve the competence of vocational high school students in using AutoCAD software for technical drawing. The activity was conducted at SMK Negeri 2 Binjai involving 32 students of grade XI. The method used in this activity was a hands-on training approach combined with pre-test and post-test evaluation to measure the improvement of students’ competencies. The training materials included initial AutoCAD settings, layer management, dynamic block usage, title block creation, and proper layout and printing scale settings. The results showed that students competencies increased significantly after the training. The average pre-test score was 75.63 with a median of 75 and a score range of 35–100. After the training, the average post-test score increased to 90.94 with a median of 95 and a range of 60–100. The results indicate that practical-based AutoCAD training effectively improves students’ skills in producing structured and standardized technical drawings. This activity also helps students understand professional workflows commonly applied in the construction industry. Therefore, AutoCAD training can be considered an effective strategy to enhance vocational students' technical drawing competencies.