Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sinergi

ANALISIS PENGARUH EFEKTIVITAS PERPINDAHAN PANAS DAN TAHANAN TERMAL TERHADAP RANCANGAN TERMAL ALAT PENUKAR KALOR SHELL & TUBE Chandrasa Soekardi
SINERGI Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.495 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2015.1.004

Abstract

Kajian dalam tulisan ini berisi gambaran tentang hasil analisis pengaruh rata-rata faktor efektivitas perpindahan panas dan faktor koefisien perpindahan panas global terhadap dimensi utama hasil perancangan APK shell & tube dengan metode efektivitas-NTU. Faktor efektivitas perpindahan panas 35%, 40%, dan 45% dan koefisien perpindahan panas global 1700 W/m2K, 1900 W/m2K, dan 2100 W/m2K dipilih sebagai batasan experimen. Hasil rangkaian perhitungan menunjukkan bahwa APK memiliki dimensi utama yang paling ekonomis pada saat dirancang dengan menggunakan efektivitas perpindahan panas 35% dan koefisien perpindahan panas global 2100 W/m2K.
ANALISIS ALIRAN UAP PADA NOZZLE TIP SAMPLING PROBE PLTP MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Bayu Yoga Prawira; Chandrasa Soekardi
SINERGI Vol 21, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.636 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2017.3.008

Abstract

Tulisan ini berisi gambaran tentang hasil analisis aliran uap pada Nozzle Tip Sampling Probe di lapangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dengan menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics (CFD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari mengapa sering terjadi perbedaan hasil pengukuran temperatur dari diameter lubang nozzle tip dengan ukuran 0,125 inch dan 0,25 inch. Simulasi dengan menggunakan perangkat lunak CFD diterapkan terhadap aliran fluida uap panas yang mengalir di dalam sebuah saluran berdiameter 0,5 inch dengan laju aliran massa 23,15 kg/s, tekanan aliran 18,48 bar, dan temperatur fluida 212,97°C. Proses ini dilakukan dengan memasang dua buah sampling probe berukuran berbeda untuk mempelajari vektor kecepatan, vektor tekanan, dan vektor temperaturnya. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa kecepatan rata-rata dan temperatur rata-rata aliran uap panas yang bersirkulasi di sekitar nozzle tip sampling probe dengan tip berdiameter 0,125 inch lebih tinggi daripada nozzle tip berdiameter 0,250 inch.