Ni Luh Gde Widiantari
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN ICKEY SHUFFLE DENGAN JARAK 6 METER 4 REPETISI 3 SET TERHADAP KELINCAHAN SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 2 MENGWI BADUNG I Putu Rega Padmawan; I Made Darmada; Ni Luh Gde Widiantari; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Ni Wayan Ariawati; Agustinus Dei Segu
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.512 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661606

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan ickey shuffle dan lari zig – zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra kelas X SMA Negeri 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang diambil menggunakan Ordinal Pairing dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set dan pelatihan lari zig – zag. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan . Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan Ni Luh Putu Indrawathi; Putu Citra Permana Dewi; Ni Luh Gde Widiantari; Kadek Dian Vanagosi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.131 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4460837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan. Faktor yang diteliti yakni faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor internal), faktor yang datang dari luar (faktor eksternal) dan faktor dari pendekatan belajar dari siswa itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik survei menggunakan instrumen berupa angket, dokumentasi berupa data nilai raport dan wawancara. Subjek penelitian dipilih secara acak yang berjumlah 52 siswa. Data hasil survei dianalisis menggunakan deskriptif statistik. Hasil analisis data terdapat perbadingan rerata antara faktor internal yaitu fisikologis dan psikologis yang sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6, faktor eksternal yaitu lingkungan sosial dan lingkungan non sosial yang juga sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6 dan faktor pendekatan belajar (approach to learning) dengan rerata 3,5 yang kadang mempengaruhi hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal sering mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan faktor pendekatan belajar kadang mempengaruhi hasil belajar siswa.
Kemampuan Sepak Sila dalam Sepak Takraw pada Siswa Kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal Made Kusuma Wijaya; Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Wayan Adnyana; Ni Luh Gde Widiantari; Kadek Dian Vanagosi; I Putu Eri Kresnayadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.287 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5860701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan “Bagaimanakah Kemampuan Sepak Sila Dalam Sepak Takraw Pada Siswa Kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini adalah 6 informan yang terdiri dari 5 siswa kelas X MIPA-4 dan 1 informan guru penjaskes kelas X MIPA-4 SMA Negeri 2 Abiansemal.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini pengamatan dan perhitungan langsung, data skunder yang digunakan yaitu data wawancara dan kuesioner. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman yaitu analisis data model interaktif yang melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum maksimalnya kemampuan siswa dalam gerak dasar sepak sila yaitu kurang maksimal (cukup). Dari data observasi ditemukan siswa dengan kategori sangat baik sebanyak 0 siswa (0%), kategori baik sebanyak 23 siswa (63%), kategori cukup sebanyak 11 siswa (13%), kategori kurang sebanyak 0 siswa (0%). Hasil data wawancara menunjukan adanya faktor penghambat suatu proses pembelajaran mengakibatkan kemampuan gerak dasar sepak sila belum maksimal (cukup). Hasil data Kuesioner menunjukan data persentase dengan kategori sangat baik sebanyak 0 siswa (0%), kategori baik sebanyak 34 siswa (100%), kategori cukup sebanyak 20 siswa (0%), kategori kurang sebanyak 0 siswa (0%).
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Pada Siswa Kelas VIII di SMPK 2 Harapan Untal-Untal, Dalung Kuta Utara, Badung Geronsius Litem; Ni Luh Gde Widiantari; I Gst Ngr Agung Cahya Prananta; Anak Agung Ngurah Putra Laksana; I Wayan Citrawan; I Kadek Suryadi Artawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.021 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5881371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan siswa kelas VIII SMPK 2 Harapan, Untal –Untal, dalung, Kuta Utara,Badung. Dalam penelitian ini ada tiga faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yakni faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor internal), faktor yang datang dari luar (faktor eksternal) dan faktor dari pendekatan belajar dari siswa itu sendiri. Populasi penelitian ini adalah 350 orang siswa kelas VIII SMPK 2 Harapan, Untal –Untal, dalung, Kuta Utara. Studi analisis deskriptif kualitatif menggunakan teknik dan instrumen pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi dan teknik angket dengan sampel dipilih secara acak yang berjumlah 52 orang siswa. Analisis statistik yang digunakan adalah rumus rerata (mean). Hasil analisis mean terdapat perbandingan antara faktor internal yang sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6, faktor eksternal yang juga sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6, dan faktor pendekatan belajar (approach to learning) dengan rerata 3,5 yang kadang-kadang mempengaruhi hasil belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal sering mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan faktor pendekatan belajar kadang-kadang mempengaruhi hasil belajar siswa.
Pengaruh Media Latihan Menarik Karet Ban terhadap Kekuatan Otot Lengan pada Atlet Bola Voli Club Putra Ramas Tahun 2021 I Made Yudhi Ardi Suryawan; Agustinus Dei; Ni Luh Putu Indrawathi; Anak Agung Ngurah Putra Laksana; Ni Luh Gde Widiantari; I Wayan Citrawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.813 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6789917

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media latihan menarik karet ban terhadap kekuatan otot lengan dan untuk mengetahui perbedaan hasil dari pelatihan menarik karet ban dengan pelatihan smash tanpa menggunakan bola. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups desaign. Sampel berjumlah 12 orang didapat dengan rumus pocock. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok yang masing -masing kelompok terdiri dari 6 orang. Data berupa hasil kekuatan otot lengan saat menarik expanding dynamometer yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program computer SPSS 22. Berdasarkan hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-independent didapatkan bahwa setelah pelatihan kedua kelompok kekuatan otot lengan saat menarik expanding dynamometer terdapat perbedaan bermakna (p<0,05). Simpulannya bahwa pelatihan menarik karet ban 10 repetisi 3 set dan pelatihan smash tanpa menggunakan bola 10 repetisi 3 set sama-sama meningkatkan meningkatkan kekuatan otot lengan dan menyatakan hipotesis alternatif diterima. Untuk hasil post-test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis alternative diterima. Dari hasil rerata dan persentase bahwa pelatihan menarik karet ban 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada pelatihan smash tanpa menggunakan bola 10 repetisi 3 set dalam meningkatkan kekuatan otot lengan pada atlet bola voli club Putra Ramas tahun 2021.
MELATIH KELINCAHAN ATLET SEPAK BOLA MELALUI ZIG-ZAG RUN I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Gde Widiantari; I Kadek Yudha Pranata; I Gede Agus Adi Saputra; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10109906

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 4 Denpasar khususnya peserta ekstrakurikuler sepak bola, memiliki tingkat kelincahan tubuh yang kurang. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan dari pemberian zig-zag run terhadap kelincahan. Sampel berjumlah 24 orang yang diambil mempergunakan rumus Pocock berdasarkan pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 1,34 detik atau meningkat 10,74% dan peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 0,5 detik atau meningkat 3,77%. Simpulan penelitian adalah pelatihan zig-zag run terbukti meningkatkan kelincahan tubuh peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Denpasar.
PELATIHAN PLIOMETRIK BOX DRILL BERBEBAN 1 KG TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Ningsih, Ni Komang Ari Yudani; Santika, I Gusti Putu Ngurah Adi; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Widiantari, Ni Luh Gde
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11100661

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efak yang dihasil dari pelatihan Pliometrik Box Drill Berbeban 1 kg terhadap daya ledak otot tungkai Siswa Putra Peserta ektrakurikuler Atletik SMP Negeri 2 Sukawati tahun Ajaran 2018. Adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan experimental randomized pre-test and post-test control groups design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang yang diperoleh dari sampel yang memenuhi kriteria inklusi, eksklusi dan drop out dengan mempergunakan rumus Pocock. Hasil penelitian diperoleh rerata tes awal kelompok kontrol 159,15±5,956 cm dan tes akhir 170,31±6,197 cm dengan beda rerata 11,16 cm meningkat 7,01%. Untuk kelompok perlakuan diperoleh rerata tes awal 158,62±5,284 cm dan tes akhir 183,92±6,198 cm dengan beda rerata 25,3 cm meningkat 15,95%. Masing-masing kelompok diperoleh nilai signifikansi p = 0,000 yang artinya ada perbedaan yang bermakna hasil pelatihan yang diberikan terhadap daya ledak otot tungkai. Berdasarkan hasil yang diperoleh pelatihan box drill berbeban 1 kg terbukti meningkatkan daya ledak otot tungkai pada siswa putra Peserta ektrakurikuler Atletik SMP Negeri 2 Sukawati tahun Ajaran 2018.
Pelatihan Box Drill Selama 60 Detik terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Subekti, Maryoto; Pranata, I Kadek Yudha; Darmada, I Made; Widiantari, Ni Luh Gde; Sudiarta, I Gusti Ngurah; Artawan, I Kadek Suryadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3575

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis di lapangan tentang kemampuan daya ledak otot tungkai siswa putra peserta ektra kurikuler bulu tangkis SMK Negeri 1 Gianyar memiliki kualifikasi rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan dari pelatihan boxdrill selama 60 detik terhadap daya ledak otot tungkai. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre and Post Test Control Group Design. Sampel berjumlah 40 orang yang bersumber dari seluruh siswa peserta ekstrakurikuler bulu tangkis di SMK Negeri 1 Gianyar dengan teknik sampling population study. Hasil penelitian diperoleh peningkatan daya ledak otot tungkai pada kelompok perlakuan sebesar 13,85 cm meningkat 61,15% dan pada kelompok kontrol 9,7 cm meningkat 51,19%. Disarankan kepada pelatih dan atlet yang ingin meningkatkan daya ledak otot tungkai dapat mempergunakan pelatihan box drill selama 60 detik.
Tingkat Pengetahuan Penanganan Cedera Olahraga Metode Prices pada Mahasiswa Semester V Penjaskesrek FST UPMI Bali : Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Bagia, I Made; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Rusitayanti, Ni Wayan Ary; Widiantari, Ni Luh Gde; Indrawathi, Ni Luh Putu; Ariawati, Ni Wayan; Sudiarta, I Gusti Ngurah
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i2.4445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat perbedaan pengetahuan mahasiswa semester V program studi Penjaskesrek FST UPMI Bali tahun akademik 2024/2025 terkait penanganan cedera olahraga dengan pendekatan PRICES. Studi ini berjenis deskriptif kuantitatif, dengan instrumen pengumpulan data berupa angket yang dianalisis menggunakan skala Guttman dan uji One Way ANOVA. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa semester VA dan VB, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai penanganan cedera olahraga menggunakan metode PRICES secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa mahasiswa kelas VA memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa kelas VB. Hasil analisis One Way ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan mahasiswa semester VA dan VB terkait penanganan cedera olahraga dengan metode PRICES. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua kelas memiliki pemahaman yang relatif sama.
Hubungan Keterampilan Teknik Dasar Bola Basket dan Motivasi Berprestasi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Wasit Cabang Olahraga Bola Basket Kresnayadi, I Putu Eri; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Tara, Made Ari Nohan; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Widiantari, Ni Luh Gde; Indrawathi, Ni Luh Putu; Ariawati, Ni Wayan; Sudiarta, I Gusti Ngurah; Sudarsana, I Putu Agus Budi; Bagia, I Made; Astrawan, I Putu
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5133

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterkaitan antara keterampilan dasar bermain bola basket serta motivasi untuk mencapai hasil yang berprestasi dengan minat mahasiswa program studi PENJASKESREK FST UPMI Bali untuk menjadi wasit dalam pertandingan bola basket. Metode deskriptif diterapkan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, populasi mahasiswa laki-laki dengan jumlah total 100 mahasiswa PENJASKESREK FST UPMI Bali pada semester IV tahun akademik 2024/2025. Sebanyak 50 mahasiswa dipilih secara random untuk menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan minat menjadi wasit bola basket, serta tes praktik untuk mengukur keterampilan bermain bola basket. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dengan minat untuk menjadi wasit bola basket. Selain itu, juga terdapat hubungan positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dan motivasi berprestasi secara bersamaan terhadap minat untuk menjadi wasit bola basket.