Mohammad Nursalim Malay
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Forgiveness dengan Subjective Well-Being pada Remaja di Panti Asuhan Eka Septarianda; Mohammad Nursalim Malay; Khoiriyah Ulfah
JURNAL PSIKOLOGI MALAHAYATI Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v2i1.2488

Abstract

RELATIONSHIP BETWEEN FORGIVENESS AND SUBJECTIVE WELL BEING AMONG ORPHANAGE ADOLESCENTSThis study aims to determine the relationship between forgiveness and subjective well-being in adolescents who are in the orphanage, through the three components contained in it, i.e. life satisfaction, positive affect and negative affect. The subjects of this study were 58 adolescents in the Budi Mulya Muhammadiyah Sukarame orphanage. Data collection method using three scales, those are Heartland Forgiveness Scale (HFS), Satisfaction with Life Scale (SWLS) and Possitive and Negative Affect Schedule (PANAS). The data analysis technique used is the product moment correlation. The results of the analysis of this study explain that there is a positive relationship between forgiveness and subjective well-being through the three components in SWB. The results of this study have implications about the importance of forgiveness in increasing subjective well being in orphanage adolescent.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan forgiveness dengan subjective well-being pada remaja yang berada di panti asuhan, melalui tiga komponen yang terdapat di dalamnya, yaitu life satisfaction, positive affect dan negative affect. Subjek penelitian ini adalah 58 remaja panti asuhan Budi Mulya Muhammadiyah Sukarame. Metode pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu Heartland Forgiveness Scale (HFS), Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Possitive and Negative Affect Schedule (PANAS). Data dianalisis dengan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara forgiveness dengan subjective well-being melalui tiga komponen dalam SWB. Hasil penelitian ini memberi implikasi tentang pentingnya forgiveness dalam meningkatkan subjective well being pada remaja dipanti asuhan.
REGULASI DIRI DALAM BELAJAR MAHASISWA DITINJAU DARI ORIENTASI TUJUAN DAN KELEKATAN TEMAN SEBAYA Noni A Somad; M Nursalim Malay; Citra Wahyuni
Jurnal Ilmiah Psyche Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Psyche
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Darma Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jpsyche.v16i2.2104

Abstract

Self-regulated learning is the ability of an individual to play an active role in the learning process both in metacognition, motivation, anda behavior. One of the factors that influence self-regulated learning is goal orientation and peer attachment. The study aims to analyze the relationship between goal orientation and peer attachment with self-regulated in student learning. The implication in this study is how students pursue meaningful learning by using self-regulated in good learning. This type of research is quantitative. The method of data collection in this study was to use three types of psychological scales, namely self-regulates learning, goal orientation, and peer attachment in the from of a questionnaire distributed throught google from media. The subjects in this study were 480 active students of UIN Raden Intan Lampung. The sampling technique using accidental sampling. Validity in this study using content validity and reliability using cronbach’s alpha. In this study using partial correlation and multiple regression data analysis techniques wuth the JASP software version 0.16.3.0. The results in this study obtained a value of R = 0.843 with a value of F = 165.083 (p<0.01) it shows that there is a significant positive relationship between goal orientation and peer attachment with self-regulated learning in university students. Goal orientation variables and peer attachment have an effect of 71.1% on self-regulated learning in university sudents..
GELOMBANG TARUHAN ONLINE: PERAN SENSATION SEEKING DAN PERAN TEMAN SEBAYA DALAM MEMICU KECANDUAN JUDI Larasati, Ngesti; Malay, M Nursalim; Fitriani, Annisa
Hijri Vol 13, No 1 (2024): HIJRI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v13i1.19187

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keterikatan antara sensation seeking dan peran teman sebaya (peer grup) dengan kecenderungan kecanduan judi pada individu usia dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan survei dan analisis statistik untuk mengevaluasi korelasi variabel bebas terhadap kecenderungan kecanduan judi. Responden dalam penelitian ini yakni individu usia dewasa awal yang terlibat dalam permainan judi online dengan rentang usia 18-25 tahun sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecenderungan kecanduan judi (α = 0,826), skala sensation seeking (α = 0,841) dan skala peran teman sebaya (α = 0,846). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara sensation seeking dan peran teman sebaya (peer group) dengan kecenderungan kecanduan judi pada dewasa awal. Nilai r = 0.553 dan F = 17.198 dan taraf signifikan <0.001. Kedua variabel bebas dalam penelitian ini memberikan sumbangan efektif sebesar 30.6% dan 69.4% dipengaruhi oleh faktor diluar penelitian ini.    
Bisakah Generasi Sandwich Memenuhi Tuntutan Birrul Walidain? Meysa Hanny Muflihun; Nurul Isnaini; Mohammad Nursalim Malay
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran birrul walidain pada generasi sandwich di Kota Bandarlampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan lima partisipan yang tinggal bersama orang tua dan anak dalam satu rumah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, lalu dianalisis menggunakan Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi sandwich melaksanakan birrul walidain melalui aspek ihsan dan husn, bersyukur, dan ilshaq. Praktiknya mencakup perhatian emosional, dukungan finansial, serta kelekatan emosional. Kebahagiaan orang tua menjadi prioritas utama yang turut menentukan kebahagiaan dan kesejahteraan emosional generasi sandwich dalam kesehariannya.