Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MANAJEMEN KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN GUEST HOUSE SUTAN RAJA KOTA CIREBON Muhammad Imam Munandar; Ingrid Multi Rezeki
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v6i2.3836

Abstract

ABSTRAKSasaran Manajemen Konstruksi adalah mengelola fungsi manajemen atau mengatur pelaksanaan pembangunan sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil optimal sesuai dengan persyaratan(spesification) untuk keperluan pencapaian tujuan ini, perlu diperhatikan pula mengenai mutu bangunan,biaya yang digunakan dan waktu pelaksanaan Dalam rangka pencapaian hasil ini selalu diusahakan pelaksanaan pengawasan mutu ( Quality Control ) , pengawasan biaya ( Cost Control ) dan pengawasan waktu pelaksanaan ( Time Control ).Pada pembangunan Guest House Sutan Raja seluas berlantai 4 ini membutuhkan Manajemen Kontruksi, yaitu dalam lingkup, kinerja waktu dan biaya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Bar chart, kurva S dan CPM .ketiga metode tersebut untuk menganalisis mutu, biaya dan waktu pada proyek ini agar perencanaan pembangunan proyek ini berjalan dengan sesuai yang direncanakan.Dari perhitungan bobot pekerjaan di estimasikan penyelesaian pekerjaan Pembangunan Guest House Sutan Raja mebutuhkan waktu waktu 291 hari, akan tetapi berdasarkan analisis penjadwalan Kurva S dan CPM pembangunan Guest House Sutan Raja membutuhkan waktu selama 204 hari dengan perkiraan biaya kurang lebih Rp. 7.370.000.000,- . Kata Kunci  :   Manajemen konstruksi proyek, kinerja biaya dan waktu, Metode Barchart, Metode   Kurva S, Critical Path Method ( CPM )  ABSTRACTThe target of Management Construction is to manage the function of the management or set the implementation of the building in such a way so obtained optimum results appropriate with the requirements ( specification ) for utility this purposes, it necessary to noted also on the quality of the building, the cost of used and time the implementation of the in order to achieving the result is always effort the implementation of the quality of supervision ( Quality Control ), scrutiny cost ( Cost Control ) and supervision time the implementation of the ( Time Control ) . The application concept of management contruction which good is began from planning, plan and implementation.On the construction of Guest House Sutan Raja floored 4 it needs Management Construction, namely in the scope of, the performance of the time and cost. Methods used in this study is the Bar chart, the curves S and CPM . These methods to analyze quality, the cost of and time on this project that planning development this project appropriate with as planned.From the calculating the weight of work in estimation settlement construction work, Guest House Sutan Raja takes 291 day. Will be based on the analysis of scheduling her curve s and CPM on the construction of Guset House Sutan Raja takes time for 204 day with forecasts cost more less 7.370.000.000 rupiahs.  Keywords : Construction Management, Volume, Needs Analysis (Equipment, Materials and Labor) RAB, barchart, S curve, Critical Path Method.
PENGEMBANGAN PASAR RUMPUT DESA KARANGMULYA KECAMATAN PLUMBON Astra Nur Syiam Sidik; Ingrid Multi Rezeki
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i2.3921

Abstract

ABSTRAKPasar tradisional seringkali dianggap sebagai salah satu prasarana yang membawa citra burukbagi estetika kota. Begitu pula kondisi Pasar Rumput Desa Karangmulya di Kabupaten Cirebon saat ini.Hal ini juga terjadi karena tata ruang pasar yang kurang dipelihara oleh pengelola. Pengelolaan pasaryang buruk, sarana dan prasarana yang sangat minim serta jumlah pedagang yang semakin meningkatdisetiap tahun menyebabkan pasar bertambah sesak, kumuh dan tidak teratur. Hal ini merupakanpermasalahan klasik yang menyebabkan ketidaknyamanan dalam berbelanja.Oleh karena itu perlu adanya revitalisasi dengan memaksimalkan lahan yang tersedia denganmenambah fasilitas Pasar Rumput Desa Karangmulya di Kabupaten Cirebon. Metode yang di gunakandalam analisa kelayakan Pasar Rumput Desa Karangmulya di Kabupaten Cirebon adalah Metode Swot.Selain dengan metode Swot pengumpulan data dengan quisoner dan wawancara ,membantu agar potensipasar dan wilayah industry di sekitarnya mampu meningkatkan perekonomian warga.Hasil Penelitian yakni dengan mengembangkan Pasar Rumput Desa Karangmulya di KabupatenCirebon dengan tetap memanfaatkan lahan yang tersedia. Sehingga untuk bangunan utama pasar akandibuat menjadi 2 (dua) lantai berkonsep semi modern. Dengan pembagian Lantai 1 33 kios (4m x 4m), 40Los (1,5m x 1.5m), 33 Los (3,5m x 1.05m), 44 lamparkan Lantai 2 60 Kios (4m x 4m). Maka di dapatkan211 pedagang.Kata Kunci : Pengembangan Pasar, Swot, Cirebon, Revitalisasi
PENGEMBANGAN PASAR GALUH DESA LURAGUNG LANDEUH KECAMATAN LURAGUNG KABUPATEN KUNINGAN Muhammad Ilham Ramdhani; Ingrid Multi Rezeki
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v9i2.3927

Abstract

ABSTRAKKecamatan Luragung mempunyai satu pasar tradisional yang menjadi pusat perdaganganterbesar, dengan letak pasar yang strategis dan jenis pedagang yang berbeda-beda, serta penjualan produkunggulan Kecamatan Luragung terletak dipasar tersebut menjadikan pasar ini ramai oleh konsumen. PasarGaluh Luragung termasuk pasar tradisional dengan kondisi pasar yang masih kurang layak dikarenakanmasih bercampurnya para jenis pedagang seperti, kios pedagang sayur yang bersebelahan dengan kiospedagang pakaian yang menyebabkan pakaian kotor, area parkir yang tidak teratur, serta tidak adanyatempat pembuangan sampah (TPS) yang memadai.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi eksisting pasar dari hasil aspirasikonsumen dan pedagang, proyeksi pertambahan pedagang, analisis pengembangan pasar dengan metodePOAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controling), pembuatan desain pasar menggunakanAutoCAD 2007 dan Sketch Up.Kesimpulan yang didapat dari hasil analisis adalah perlu adanya penambahan ruang pasarberdasarkan analisis proyeksi jumlah pedagang untuk tahun 2023 dengan cara membangun pasar menjadibangunan 3 (tiga) lantai, penambahan fasilitas pasar berdasarkan SNI pasar rakyat, penambahan ruangparkir, dan penataan kembali para pedagang dan jenis dagangannya.Kata Kunci : Pasar Galuh Luragung, Pengembangan Pasar, Metode POAC.
Correlation Study of Shrinkage Expansion Potential of Clay Soil In PLTMH Cileunca, Pangalengan, Bandung, Indonesia Kurniawan, Indra Fajar; Maulana, Ahmad Rizky Ananda; Naufal, Muhammad Faris; Rezeki, Ingrid Multi
Jurnal Ekonomi Teknologi dan Bisnis (JETBIS) Vol. 3 No. 11 (2024): JETBIS : Journal Of Economich, Technology and Business
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/jetbis.v3i11.161

Abstract

Mini Hydro Power Plants (MHPs) utilize the potential of water to generate electrical energy. However, construction on clay soils that have the potential to expand and contract can affect the stability of the structure. This study aims to evaluate the potential for soil development in the Cileunca MHP. The methods used to determine soil development potential include Chen (1988), Skempton (1953), and Seeds (1962) methods. Mineral identification was conducted through X-Ray Diffraction (XRD) testing of soil samples taken by the handboring method. The results of the analysis showed that the Skempton method showed 67% of the samples had activity values > 0.75 (“high” category). The Chen method indicated 60% of the samples had a plasticity index (PI) > 35% (“very high” category). The Seeds method indicated 73% of the samples had a development potential > 25% (very high category). XRD testing indicated the dominant mineral was dehydrated Halloysite (Al2Si5(OH)4). The soil at the Cileunca MHP site has a high development potential that can damage building foundations. Foundation stability is strongly influenced by expansive soil properties, so soil stabilization treatment is needed to prevent structural damage. This study concludes that the soil at the Cileunca MHP site has a high development potential, which can cause structural problems. Therefore, soil stabilization treatment is highly recommended to ensure the stability of the building foundation