Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Teknologika

ANALISIS KETAHAN KOROSI CAKRAM UNTUK KENDARAAN RODA DUA Agus Solehudin; Yusep Sukrawan; M. Alfathan
Jurnal Teknologika Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.802 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan analisis perbandingan laju korosi pada cakram ex-Jepang dan cakram tanpa merek dalam medium korosif. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan laju korosi antara cakram ex-Jepang dan cakram tanpa merek pada medium korosif. Penelitian ini menggunakan dua medium korosif yaitu larutan NaCl dan larutan Na2CO3 masing-masing mempunyai konsentrasi 3,5%. Sebelum melakukan uji laju korosi, dilakukan uji spektrometri untuk mengetahui masing-masing unsur yang terkandung dalam cakram ex-Jepang dan cakram tanpa merek. Hasil dari pengujian spektrometri membuktikan bahwa unsur masing masing cakram mempunyai unsur yang berbeda-beda yang disinyalir membuat laju korosi pun berbeda-beda. Manfaat dari penelitian ini untuk sebagai media informasi untuk membandingkan laju korosi antara cakram ex-jepang dan cakram tanpa merek. Laju korosi dihitung menggunakan metode kehilangan massa. Penelitian menggunakan 4 variasi waktu. Pengujian dilakukan pada 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil perhitungan setalah dilakukan penelitian menunjukan rata-rata laju korosi tertinggi pada medium larutan NaCl dimiliki oleh cakram tanpa merek pada hasil tertinggi hari ke-21 dengan hasil laju korosi sebesar 50 x 10-6 mm/ tahun. Sama halnya pada medium larutan Na2CO3, hasil laju korosi cakram tanpa merek mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan cakram ex-Jepang dengan hasil rata-rata sebesar 6 x 10-6 mm/ tahun. Pada kesimpulannya, medium korosif berupa larutan NaCl mempunyai tingkat korosifitas lebih tinggi dibandingkan dengan larutan Na2CO3 dan cakram tanpa merek mempunyai nilai laju korosi lebih tinggi dibandingkan cakram ex-Jepang.
ANALISA DAMPAK LAJU KOROSI TERHADAP KEKUATAN OVEN WIRE BELT (BAJA KARBON AISI 1065) Amri Abdulah; Agus Solehudin; Hilman Nugraha
Jurnal Teknologika Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.358 KB)

Abstract

Korosi merupakan reaksi elektrokimia antara logam dan lingkungan yang menyebabkan karat dan menurunkan mutu logam, tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa terjadinya korosi pada sabuk konveyor berupa jala kawat (oven wire belt) yang terbuat dari baja karbon AISI 1065 di mesin pemanggang (tunnel baking oven) untuk pemanggangan adonan biskuit.Penelitian dilakukan setelah proses pemanggangan adonan biskuit di tunnel baking oven selama pengopersian 1174 hari, dengan metode pengujian kehilangan berat sampel uji, pengukuran diameteroven wire belt,tegangan operasi, perhitungan kekuatan tarik, tegangan geser dan regangan. Hasil dari pengujian kehilangan berat sampel uji rata-rata laju korosi adalah sebesar 0,0366 mpy dan pengecilan rata-rata diameter sebesar 0,349 mpy,Laju korosi berdampak pada tegangan operasi, sebelum terjadi korosi sebesar 3,20 x 107 N/m2 dan setelah korosi menjadi 3,33 x 107 N/m2 dengan penurunan kekuatan tarik dari hasil pengujian kehilangan berat adalah sebesar 160,905 N/m2. Tegangan geser mengalami penurunan sebesar1,04 x 106 N/m2. terjadinya pengecilan penampang mengakibatkanpeningkatan regangan dari pitch awal 8,5 mm menjadi 9,45 mm dan persentase elongasi naik dari8%menjadi 9,96 %.
Heat Transfer Fluid Deposit in Retainer of Mechanical Seal Heryadi, Yadi; abdulah, Amri; Djafar Shieddieque, Apang; Ardi Rajab, Dede; Suripto, Heri; Setiawan, Dibyo; Solehudin, Agus
Jurnal Teknologika Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v15i1.450

Abstract

Mechanical seals in industrial pumps play a critical role in preventing heat transfer fluid leakage, especially under high-temperature operating conditions. A key component of this system is the seal head, which functions as a compression mechanism through a spring to maintain contact between sealing surfaces. However, the spring's performance can deteriorate due to the accumulation of deposits resulting from prolonged exposure to elevated temperatures, operating pressure, and fluid degradation—ultimately leading to seal failure and fluid leakage. This study aims to investigate the thermal stability of the reservoir fluid Therminol 66 (TM-66) and its impact on seal performance under long-term thermal exposure. The methodology includes direct observation of failed seals, thermogravimetric analysis (TGA) at temperatures of 75, 150, 250, and 350 °C for durations of 3, 6, and 12 hours, and chemical characterization using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Additionally, thermal degradation behavior was assessed through activation energy estimation based on weight loss data obtained from TGA. FTIR results revealed that phenylcyclohexane is the dominant compound in TM-66, with a relative intensity of 0.803119. The thermogravimetric data demonstrated that higher temperatures and longer exposure times significantly accelerated fluid evaporation and mass loss. The activation energy analysis confirmed that thermal degradation is more likely to occur under extended high-temperature conditions. These findings highlight the importance of maintaining reservoir fluid temperature below 75°C to minimize deposit buildup in the seal chamber and ensure the long-term reliability and efficiency of the mechanical seal system.