Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

Aplikasi Standar Keperawatan Pada Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Di RSUD Indramayu Bachtiar Efendi; Winani Winani Winani; Adi Suheriyadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1617.939 KB)

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Indramayu dalam melakukan pelayanannya belum maksimal menjalankan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Pemberian asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien belum berdasarkan standar yang yang telah dikeluarkan oleh organisasi profesi perawat yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hal ini mengakibatkan komunikasi dan dokumentasi asuhan keperawatan yang belum seragam. Sehingga perlu adanya solusi yaitu aplikasi standar keperawatan untuk menyamakan dokumentasi dan komunikasi asuhan keperawatan antar perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien/masyarakat. Metodelogi pelaksanaan yang digunakan meliputi : identifikasi masalah dan kebutuhan, analisis dan perencanaan, penyesuaian sistem, uji coba dan evaluasi, serta pelaporan. Hasil dari penyesuaian kebutuhan yang telah dilakukan dituangkan pada suatu aplikasi berbasis android dan website, yang diharapkan dapat membantu perawat memberikan pelayanan sesuai standar. Aplikasi android digunakan perawat dalam melakukan pencatatan tanda dan gejala, yang kemudian oleh system ditentukan secara otomatis diagnosis keperawatan yang telah memenuhi tanda dan gejala mayor 80-100 %. Kemudian perawat mengisi penyebab dari diagnosis keperawatan, menginput tujuan atau luaran beserta kriteria hasilnya dan menginput rencana tindakan beikut poin-poin tindakan tersebut. Pada proses monitoring perawat dapat menginput tindakan yang dilakukan sesuai perencanaan beserta evaluasi dari luaran pasien. Sedangkan pada platform website digunakan oleh kepala ruangan atau perawat ruangan dalam melakukan monitoring perkembangan tindakan yang dilakukan perawat pada asuhan keperawatan. Aplikasi ini telah disosialisasikan dan diuji pada bagian medical bedah RSUD Indramayu
Penerapan Kompresi Dada untuk Mengatasi Kegawatdaruratan di Desa Widasari, Kabupaten Indramayu Bachtiar Efendi; Winani; Gilar Wisnu Hardi; Suci Nurjanah; Sari Artauli Lumban Toruan; Berlian Kusuma Dewi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5613

Abstract

Desa Widasari, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, merupakan wilayah dengankerentanan tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas karena lokasinya berdekatan dengan JalurPantura. Tingginya mobilitas kendaraan dan keterbatasan akses fasilitas kesehatan menyebabkanmasyarakat sering kali menjadi penolong pertama bagi korban kecelakaan. Namun, minimnyapengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama, khususnya teknik kompresi dada (chestcompression), menjadi kendala dalam upaya penyelamatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakatini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan kompresi dada. Metode yangdigunakan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, dan re-demonstrasi, disertai evaluasi pre-testdan post-test serta praktik langsung menggunakan manekin CPR. Hasil kegiatan menunjukkanpeningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan. Peserta mampumemahami pentingnya kompresi dada, menjelaskan langkah-langkah prosedural, sertamempraktikkan teknik sesuai standar medis (kedalaman ±5 cm, frekuensi 100–120 kali/menit).Selain itu, pelatihan ini mendorong terbentuknya kader kesehatan desa yang dapat menularkanketerampilan kepada masyarakat lain serta memperkuat kolaborasi sosial antar perangkat desa,kader, dan warga. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kesiapan masyarakatDesa Widasari dalam merespons kondisi darurat akibat kecelakaan lalu lintas. Pelatihan kompresidada menjadi langkah strategis dalam membangun sistem tanggap darurat berbasis komunitas sertaberkontribusi pada pengurangan risiko kematian di wilayah rawan kecelakaan, khususnya sekitarJalur Pantura.Kata kunci : kompresi dada, pertolongan pertama, kecelakaan lalu lintas, kesiapsiagaan,pengabdian masyarakat