Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pemahaman Warga Desa Melung Terhadap Pemasaran Melalui Internet Kholidiyah Masykuroh; Ummi Athiyah; Irmayatul Hikmah; Andreas Rony Wijaya
Indonesian Journal of Community Service and Innovation (IJCOSIN) Vol 3 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v3i1.941

Abstract

Internet merupakan hal penting yang tidak terelakkan lagi, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Masyarakat cenderung membutuhkan internet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik itu sebagai media komunikasi melalui jaringan komunikasi elektronik maupun sebagai media pemenuhan mata pencaharian pokok. Desa melung merupakan desa wisata dan memiliki banyak UMKM yang dikelola oleh masyarakat desa. Masyarakat Desa Melung memiliki permasalahan yaitu belum memiliki pemahaman mengenai pemanfaatan internet secara maksimal terutama dalam hal melakukan pemasaran untuk desa wisata dan pemasaran produk UMKM masyarakat. Belum maksimalnya pemahaman warga desa melung dalam memanfaatkan internet serta kurangnya pemahaman warga mengenai internet terutama dalam hal pemasaran, melatar belakangi kegiatan sosialisasi dalam pengabdian masyarakat ini. Metode yang digunakan adalah workshop, dengan materi mengenai literasi teknologi, pengenalan internet, dan internet marketing. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dan juga hasil survei, diperoleh kesimpulan bahwa pemahaman masyarakat sesudah dilaksanakan workshop menunjukan baik sekali, ditunjukan dengan nilai rata-rata pemahaman 4.3 dari skala 1-5 dan terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang pemasaran menggunakan internet ditunjukan dengan kenaikan persentase kenaikan pemahaman masyarakat berkisar dari 10 – 24 % dan rata-rata peningkatan sebesar 17.2%, peningkatan persentase terkecil yaitu pada pernyataan ketiga sebanyak 10% tentang keaktifan masyarakat dalam menggunakan internet, sedangkan peningkatan persentase terbesar pada penyataan keempat sebanyak 24% tentang pemahaman internet dapat digunakan dalam proses pemasaran. Dengan demikian, warga masih perlu diberikan sosialiasi dan pelatihan mendalam sehingga masyarakat Desa Melung dapat menggunakan internet untuk pemasaran
Rancang Bangun Prototipe Pemantau Kekeruhan Air dan Pengaturan Pakan Ikan pada Akuarium Menggunakan Nodemcu ESP32 Kholidiyah Masykuroh; Fikra Titan Syifa; Farhan Ario Pamungkas
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v5i1.917

Abstract

Kemajuan inovasi teknologi saat ini membuat lebih mudah untuk berkomunikasi dari perangkat yang satu ke perangkat lain. Lalulintas informasi antara sumber dan pencari informasi dapat terbantu oleh layanan website. Perkembangan IoT telah menkombinasikan komunikasi antara perangkat dengan website. Memelihara ikan dalam akuarium merupakan salah satu kegiatan harian masyarakat. Akan tetapi ada permasalahan yang dihadapi yaitu bagaimana memonitor kekeruhan air dan pakan ikan pada akuarium. Kondisi ini berpengaruh pada daur hidup ikan itu sendiri. Oleh karena itu, pada penelitian ini membuat sistem monitoring kekeruhan air dan pakan ikan yang dapat dipantau secara online menggunakan handphone. Prototipe dibuat menggunakan sensor Turbidity untuk memonitor kekeruhan air dan Motor Servo untuk pemberian pakan ikan secara otomatis. Perangkat tersebut dikendalikan oleh mikrokontroller yaitu Nodemcu ESP32. Hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan sampel acak menunjukkan bahwa sistem bekerja sesuai dengan fungsinya yaitu margin error untuk setiap pengukuran adalah 0,115.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat IT Telkom Purwokerto Berupa Optimasi Produk Kopi Di Desa Melung Pasca Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) Nanda Iryani; Sarah Astiti; Kholidiyah Masykuroh
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1518.695 KB) | DOI: 10.24246/jms.v1i32021p347-360

Abstract

Desa Melung memiliki produksi kopi yang disebut Kopi Melung, namun datangnya COVID-19 berdampak langsung pada petani dan produk kopi. Hal inilah yang menjadi latar belakang kegiatan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui "Optimalisasi Produk Kopi di Desa Melung Pasca Pandemi Penyakit Virus Corona (COVID-19)". Upaya peningkatan kualitas dan kuantitas penjualan Kopi Melung dilakukan melalui program rebranding, perbaikan kemasan, dan pendirian usaha perdagangan kopi di desa Melung. Program rebranding dan repackaging bertujuan untuk membuat nama, logo, desain kemasan baru yang unik yang menambah daya tarik pembeli. Output yang diperoleh adalah produksi kopi dan tempat usaha, nama produk baru, IPR, dan PIRT sesuai standar peredaran.
Sink position analysis of energy efficiency in Wireless Sensor Network (WSN) using routing Stable Election Protocol (SEP) Kholidiyah Masykuroh; Afifah Dwi Ramadhani; Islamianto Hudan Raharjo
JURNAL INFOTEL Vol 14 No 2 (2022): May 2022
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v14i2.767

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) is a wireless network that involves sensors in the network. The sensor node on the WSN will collect data information from the environment around the sensor. However, each sensor node has storage capacity, processing power, communication range, and battery life limitations. The use of energy consumption from these factors is the main problem because each sensor node uses its power consumption from the battery. Stable Election Protocol (SEP) is a type of routing protocol on WSN that uses the clustering method. SEP has a function to extend the time interval before the first node dies. This research was carried out on the SEP protocol with alive node parameters, total initial energy, and stability. This study indicates that on a network that uses 100 nodes with sink positions (0, 100), two nodes are still alive and several nodes that are still alive in several sink positions that use 200 nodes. For networks where there is still a lot of energy remaining in the sink position (0, 100) with the network using 100 nodes and for networks using 200 nodes, the remaining energy is mainly in the sink position (100, 100). The highest stability period is in the sink position (50, 50) for networks using 100 nodes, and for networks using 200 nodes, the highest stability period is in the sink position (100, 50).
Studi Literatur dari Kompresi Video Berbasis Pembelajaran Kholidiyah Masykuroh; Eueung Mulyana
JURNAL INFOTEL Vol 15 No 3 (2023): August 2023
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v15i3.943

Abstract

Developments in telecommunications technology today, such as cellular with the fifth generation (5G), the development of IoT prototypes, and the migration of analog TV to digital TV starting in 2022. The development of various research using machine learning. The problem with video format information is that the video file size is quite large, so the transmission process requires a large bandwidth. In addition, sharing services such as Video on Demand (VoD) and Video Broadcasting are sensitive to delay. In comparison, the transmission media has limited capacity, such as terrestrial TV, Ethernet/Fast Ethernet, and wireless cellular data such as 2G, 3G HSPA, 4G, etc. Based on reports from Cisco, the development of internet users has increased by 10% per year, with 80% of total traffic using video. Developments in various video compression standards, such as the most recent H.264 and H.265, produce high-quality, low-bitrate video. Much research has been carried out with various proposed compression methods based on machine learning. Either uses singular block learning based or end-to-end. This research focuses on the literature study of video compression with machine learning.
Kegiatan Membangun Masyarakat Berwawasan Digital di Desa Melung oleh IT Telkom Purwokerto Kholidiyah Masykuroh; Ummi Athiyah; Irmayatul Hikmah
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 7 NOMOR 2 SEPTEMBER 2023 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v7i2.10968

Abstract

Pandemi COVID-19 melanda Indonesia melumpuhkan berbagai sektor masyarakat, geliat kembali bangkit dari keterpurukan sudah mulai terasa di berbagai daerah di Indonesia. Dengan semangat bangkit bersama IT Telkom Purwokerto beserta jajarannya bermaksud untuk memberikan pelatihan dan pendampingan berkaitan dengan teknologi.  Tema yang diambil untuk kegiatan pengabdian masyarakat adalah Internet Masuk Desa. Desa Melung sudah memiliki kedekatan sebagai desa binaan IT Telkom Purwokerto. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk membantu perbaikan infrastruktur jaringan internet dan memberikan sosialisasi. Kegiatan ini diawali dengan inisiasi kerjasama ke Desa Melung, survei kondisi internet di sana, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi. Desa Melung berada cukup jauh dari pusat Kota Purwokerto, tepatnya dibawah kaki Gunung Slamet. Letak geografis ini menyebabkan terbatasnya akses internet. Desa Melung hanya memiliki satu pemancar seluler. Berdasarkan dari hasil survei yang dilakukan terhadap 11 warga di Balai Desa Melung diperoleh penataan jaringan WiFi dan juga perangkat yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari masih belum sesuai. Adanya Kegiatan ini diharapkan dapat membantu perbaikan infrastruktur dan juga memberikan wawasan teknologi kepada masyarakat Desa Melung sehingga taraf hidup masyarakat di desa tersebut dapat meningkat. Hasil dari survey didapatkan bahwa untuk tipe jaringan internet yang digunakan 73% menggunakan kuota, untuk lama penggunaan internet 55% peserta menyatakan kurang dari 8 jam dimana 46% peserta menggunakan internet untuk keperluan jualan, 64% peserta menganggap internet itu penting, untuk kebutuhan peningkatan kecepatan internet 64% peserta menganggap perlu dilakukan peningkatan, dan 91% peserta menyatakan puas dalam mengikuti kegiatan sosialisasi.