Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kajian Bahan Obat dari Tanaman Pekarangan di Pekon Way Kerab, Tanggamus sebagai Pengayaan Modul Mata Kuliah Etnobotani Anisatu Z. Wakhidah; Dwi Kurnia Hayati
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.488 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4175

Abstract

Pekarangan tidak hanya berkontribusi untuk menjaga pemenuhan kebutuhan gizi tetapi juga kesehatan bagi pemilik pekarangan. Kajian pemanfaatan tanaman pekarangan sebagai obat sudah cukup banyak dilakukan di Indonesia, namun di Lampung masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan pemanfaatan tanaman pekarangan sebagai obat yang dimiliki masyarakat Way Kerab, Tanggamus dan menguraikan kandungan metabolit sekunder beberapa tanaman yang banyak ditemukan berdasarkan literatur ilmiah, sebagai pengayaan modul mata kuliah Etnobotani. Data etnobotani dikumpulkan menggunakan metode wawancara participant observation, free-listing, dan questionnaires; serta kajian literature. Hasil peneltian menunjukkan 43 spesies dan 1 varietas tergolong dalam 25 famili digunakan sebagai bahan obat. Zingiberaceae merupakan famili dengan jumlah spesies terbanyak (8 spesies). Kunyikh (Curcuma longa) merupakan jenis yang paling banyak ditemukan (52 kali). Terdata ada 8 bagian tanaman yang digunakan, daun merupakan bagian yang paling banyak digunakan sebagai bahan obat (26 spesies). Kandungan metabolit sekunder yang terdata antara lain curcumin, elemen makro dan mikro, limocitrin, citral-a, citral-b, dan sabinene. Diperlukan penelitian lanjutan mengenai pembuatan produk dari hasil penelitian- penelitian etnobotani yang sudah ada. Hasil penelitian ini diimplementasikan untuk memperkaya modul mata kuliah Etnobotani.
Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Siswa pada Pembelajaran IPA Melalui Model Discovery Learning Winda Oktaviani; Faizal Chan; Dwi Kurnia Hayati; Akhmad Syaferi
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 1 No 2 (2020): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.152 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v1i2.2755

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada kenyataan bahwa rasa ingin tahu siswa pada pembelajaran IPA dikelas V SD Negeri 186/I Sridadi masih kurang dengan hasil obervasi rasa ingin tahu sebesar 26,66%. Pembelajaran yang mengedepankan interaksi satu arah dimana guru memiliki peranan utama dalam kegiatan pembelajaran di kelas menyebabkan proses pembelajaran yang berlangsung kurang menarik sehingga siswa mudah cepat bosan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang berdampak pada keinginan siswa untuk mengetahui lebih banyak tentang materi menjadi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa pada pembelajaran IPA melalui model discovery learning pada siswa kelas V SD Negeri 186/1 Sridadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi rasa ingin tahu dan lembar observasi aktivitas guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Pada saat proses belajar mengajar kegiatan pembelajaran menerapkan model pembelajaran discovery learning. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model discovery learning dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan lembar observasi rasa ingin tahu siswa menunjukkan adanya peningkatan, dengan hasil persentase rasa ingin tahu siswa sebesar 63% dengan kategori baik pada siklus I dan 81% dengan kategori sangat baik pada siklus II. Berdasarkan temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa rasa ingin tahu siswa pembelajaran IPA pada siswa kelas V SD Negeri 186/Sridadi dapat meningkat setelah diterapkan model discovery learning.
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Dwi Kurnia Hayati
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 3 No 1 (2022): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Juni 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.717 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v3i1.4910

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran flashcard dan mengetahui kelayakan media pembelajaran flashcard yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini menghasilkan media flashcard sebagai sumber belajar yang dapat memfasilitasi peserta didik agar dapat berperan aktif, dan memudahkan peserta didik dalam memahami materi klasifikasi makhluk hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard layak untuk diujicobakan berdasarkan hasil validasi akhir yang telah dilakukan oleh ahli media dengan tingkat validitas 87% dan ahli materi menyatakan layak untuk diujikan dengan tingkat validitas 89%. Berdasarkan hasil uji kepraktisan yang telah dilakukan dengan implementasi di kelas dan hasil wawancara diperoleh hasil bahwa media flashcard yang dikembangkan dapat menarik perhatian peserta didik agar dapat memahami materi pembelajaran pada materi klasifikasi makhluk hidup. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media flashcard yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi klasifikasi makhluk hidup yang menarik dalam pembelajaran. Disarankan untuk penelitian pengembangan selanjutnya untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif.
Analisis Faktor Rendahnya Motivasi Belajar Siswa dalam Proses Pembelajaran IPA di SD Negeri 80/I Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian Rike Kurnia Sari; Faizal Chan; Dwi Kurnia Hayati; Akhmad Syaferi; Halimah Sa'diah
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 1 No 2 (2020): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.214 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v1i2.3146

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa pada saat pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 80/I Rengas Condong ditemukan siswa ada yang mengantuk, mengobrol dengan teman, siswa tidak mengerjakan tugas, siswa tidak merasakan manfaat kerjasama saat guru menjelaskan materi pelajaran, dan tidak semangat ketika belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPA di SD Negeri 80/I Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan tekik analisis datanya meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis faktor rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPA di SD Negeri 80/I Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian melalui 1) Disiplin belajar: ditemukan siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, memiliki partisipasi yang rendah dalam pembelajaran, asyik bercanda dan ngobrol, bukan membawa buku dan alat belajar. 2) Sikap belajar: ditemukan siswa yang tidak terlibat dalam diskusi kelas atau diskusi kelompok, dan siswa yang mandiri terhadap dinamika kelas. 3) Tingkat keaktifan: ditemukan siswa yang kurang mendengar penjelasan guru, siswa yang kurang memperhatikan tugas individu dan kelompok, siswa dengan rasa ingin tahu yang rendah, dan siswa yang kurang berani bertanya dan menjawab. 4) Kepuasan terhadap hasil belajar rendah: ditemukan 42% siswa memiliki nilai belajar dibawah KKM. 5) Hubungan siswa dengan siswa, serta siswa dengan guru kelas berjalan dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV IPA karena rendahnya disiplin belajar, sikap belajar siswa yang tidak terlibat aktif dalam pembelajaran di kelas, tingkat aktivitas siswa yang kurang, dan tingkat kepuasan belajar yang rendah.
Pengembangan Buku Ajar Desain Pembelajaran Biologi Berbasis Socio-Eco-Techno-Preneurship: (Development of Socio-Eco-Techno-Preneurship Based Biology Learning Design Textbook) Nasrul Hakim; Dwi Kurnia Hayati; Umi Saputri
BIODIK Vol. 9 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v9i3.28031

Abstract

This study aims to develop a socio-eco-techno-preneurship-based Biology Learning Design textbook. The development model used in this research is a 4D development model which includes Define, Design, Develop, and Disseminate. The results of the design expert validation obtained a score of 89% included in the very good category. The results of material expert validation obtained a score of 92% of and included in the very good category. The validation of linguists obtained a score of 90% and included in the very good category. The results of the response from the Tadris biology lecturer obtained a score of 85% and included in the very good category. The results of the limited trial to biology tadris students obtained a score of 87.25% and included in the very good category. Based on the research data, it can be concluded that the textbook product developed is suitable for use in the learning process. Key words: Learning Design, Texbook, entrepneurship   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Desain Pembelajaran Biologi berbasis socio-eco-techno-preneurship. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4 D yang meliputi Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil validasi ahli materi diperoleh skor 90% sebesar dan termasuk dalam kategori sangat baik . Hasil validasi ahli desain diperoleh skor 89% termasuk dalam kategori sangat baik. Validasi ahli bahasa diperoleh skor 92% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil respon dosen Tadris biologi diperoleh skor 87,5% dan termasuk kategori sangat baik. Hasil ujicoba terbatas kepada mahasiswa tadris biologi diperoleh skor 90% dan termasuk kategori sangat baik. Berdsarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan produk buku ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran.  Kata kunci: Desain Pembelajaran, Buku Ajar, entrepreneurship