Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Abu Gergaji Kayu pada Tanah Fat Clay Ditinjau Dari Indeks Properties Tanah dan UCST (Unconfined Compressive Strength Test) Rizki Diana Putri S; Dila Oktarise Dwina; Yulia Morsa Said
Jurnal Talenta Sipil Vol 6, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v6i1.199

Abstract

The soil is the base layer of the construction that must have good carrying capacity. To find out the magnitude of the carrying capacity of the soil, one of them is using UCST (Unconfined Compressive Strength Test) testing. This study was conducted by taking soil samples in Olak Kemang Seberang Jambi City which is classified as fat clay soil. The purpose of this study was to see the effect of addition saw ash wood towards soil properties index values and UCST (Unconfined Compressive Test). The percentage of addition of saw ash wood used is 8%, 10%, 12%, and 14%. Based on the test results, changes in the value of the soil properties index experienced a peak at a percentage of 14%  for each test of moisture content, specific gravity, and atterberg. Based on the results of the UCST test conducted, the peak of the increase in the highest soil carrying capacity value at a percentage of 14% was 4.02 kg / cm2, an increase from the original soil UCST value of 2.15 kg / cm2.
PELATIHAN KEMANDIRIAN FINANSIAL RUMAH ASUHAN YATIM PIATU UMMI IKHLAS MAYANG MANGURAI, KEC. ALAM BARAJO KOTA JAMBI MELALUI PRGRAM PENGEMBANGAN UNTI USAHA PANTI MENUJU PANTI MANDIRI Diah Riski Gusti; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Dyah Kumalasari; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.901-906

Abstract

Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas didirikan oleh Ustadzah Syamsatul Muniri yang terletak di ‘Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi’. Panti asuhan ini berada dibawah Yayasan Tarbiyah Ar-Rahman Ar-Rahim. Panti ini dari awal berdiri tidak mendapatkan bantuan finansial dari pemerintah dan juga tidak memiliki donatur tetap, sehingga untuk pemenuhan finansial operasional sehari-hari bergantung kepada donatur tidak tetap. Biaya sekolah anak-anak panti saat ini menggunakan uang tabungan mereka yang juga didapatkan dari donatur tidak tetap. Dengan kondisi yang ada saat ini, sangat dibutuhkan solusi cepat untuk dapat mengatasi permasalahan finansial rumah asuh, terutama untuk pemenuhan kegiatan operasional rumah asuh, seperti biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya Pendidikan. Mengacu pada beberapa pengelolaan panti yang sudah modern dan menuju mandiri, maka ada beberapa program yang dapat dikembangkan dan dicontoh oleh Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas untuk dapat juga mandiri. Pengembangan yang dimaksudkan berdasarkan potensi yang dimiliki adalah dengan membangun unit usaha khusus untuk rumah asuh sebagai pondasi finansial yang dapat mengurangi beban operasional panti. Unit usaha yang dapat dibangun yaitu bisnis industri kreatif seperti aneka kerajinan tangan dan kuliner. Selain itu, pengalaman dan keterampilan yang didapatkan oleh anak asuh dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menjalankan kehidupan nantinya
Penggunaan Campuran POFA (Palm Oil Fuel Ash) Dan Gypsum Sebagai Stabilisasi Tanah Gambut Ditinjau Dari Nilai CBR (California Bearing Ratio) Annisa Rizki Sulardi Fitriani; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 1 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i1.2141

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan campuran abu limbah pembakaran cangkang sawit (POFA) dan gypsum. Variasi penambahan POFA sebesar 0 persen, 45 persen, 50 persen, 55 persen, 60 persen, dan gypsum sebesar 10 persen  terhadap berat tanah kering dengan waktu perendaman 4 hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya dukung tanah dengan penambahan material berupa POFA dan gypsum di tinjau dari nilai CBR. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tanah gambut asli sebagai tanah dengan kandungan organik yang tinggi termasuk kedalam golongan A-8 menurut sistem AASHTO dan disimbolkan dengan peat berdasarkan sistem USCS. Sampel tanah pada lokasi desa gambut jaya  termasuk tanah yang memiliki daya dukung yang jelek karena memiliki nilai (California Bearing Ratio) CBR 1,08 persen. Pada tanah campuran POFA dan gypsum diperoleh nilai CBR yang meningkat pada umur perendaman 4 hari sebesar 4,76 persen CBR tertinggi didapat pada variasi campuran 45 persen POFA dan 10 persen gypsum terhadap tanah kering dengan masa perendaman 4 hari.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA TANGKIT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ALAM LOKAL MENJADI PRODUK EKONOMI UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.556-561

Abstract

Setiap jenis tumbuhan ataupun tanaman memiliki bagian morfologi yaitu daun, batang, buah, bunga dan akar. Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa beberapa jenis daun ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan seni atau kerajinan yang bernilai tinggi. Misalnya daun sirsak, daun nangka, daun jeruk, daun rambutan, daun pterydophyta dan lain-lain. Banyak kita jumpai jenis-jenis tanaman tersebut dibudidayakan oleh masyarakat karena buah dari jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Akan tetapi banyak dari masyarakat tidak memanfaatkan daun dari jenis tanaman tersebut, padahal daun dari jenis tanaman tersebut bisa berpotensi sebagai obat-obatan, selain itu bisa juga digunakan untuk produk kerajinan tangan yaitu dibuat menjadi souvenir. Sekitar desa tangkit banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang umumnya tumbuh liar yang tidak terlalu dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Hal ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi seperti souvenir. Produk dapat dihasilkan dengan memberdayakan ibu rumah tangga untuk dapat membantu perekonomian keluarga yang semakin sulit akibat semakin menipisnya stock bahan baku batu bata yang menjadi sumber utama perkenonomian warga. Kegiatan pembuatan souvenir ini sangat penting dilakukan karena bahan dan alatnya sangat mudah didapatkan serta prosedur kerjanya yang tidak susah sehingga ibu-ibu rumah tangga bisa membuat souvenir. Mitra yang akan bekerjasama dengan kami adalah masyarakat khususnya ibu rumah tangga RT. 26 Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan bakat berwirausaha kepada mitra yaitu masyarakat terutama Ibu-Ibu Rumah Tangga RT. 26 Desa Tangkit melalui pelatihan pengolahan limbah alam lokal menjadi produk bernilai ekonomi untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam melakukan pengabdian pelatihan pembuatan souvenir dari limbah alam lokal, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bahwa limbah alam lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai pendapatan. Kegitan ini juga diharapakan dapat meningkatkan softskill mitra dalam bidang kewirausahaan sehingga mitra dapat membuat atau mendirikan sendiri tempat penjualan dari souvenir gantungan kunci dari limbah alam lokal tersebut sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2023 di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, dimana ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, diakhir kegiatan terbuatnya produk souvenir gantungan kunci yang bisa membantu menambah penghasilan ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Palm Oil Fuel Ash Fineness in Modifying CBR Characteristics of Peat Soil Dwina, Dila Oktarise; Abiyoga, Nurza Purwa; Nurdin, Ade
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2024): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2024)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v12i2.9598

Abstract

Palm Oil Fuel Ash (POFA) is a waste product from the palm oil industry that often causes environmental problems. Its potential as a pozzolan for soil stabilization has been proven; however, the low CaO content makes it an ineffective sole stabilization material. Some researchers suggest reducing the particle size of pozzolan materials to optimize stabilization. This research aims to evaluate the effectiveness of increasing POFA particle fineness in peat stabilization. The study uses samples stabilized with fine and coarse POFA at 30%, 35%, and 40% of the soil's dry weight. California Bearing Ratio (CBR) tests were conducted after curing for 0, 7, 14, and 28 days. Test results show that the highest CBR values for samples with fine and coarse POFA are 5.48% and 5.80%, respectively, with coarse POFA consistently outperforming fine POFA at all curing times. For samples with the same curing time, the CBR value difference between 30% and 40% POFA is less than 1.00, except for fine POFA at 40% after 28 days, which is 1.25 higher than 30%. However, the performance of peat samples with 40% fine POFA is only comparable to those with 35% coarse POFA after 28 days. Based on these results, it can be seen that POFA is more effective as a filler rather than a pozzolan material for peat soil. As a filler, coarse POFA can better enhance the stability of peat.
ANALISIS KEKUATAN GEDUNG TENGAH RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI M. Nuklirullah; Dila Oktarise Dwina; Siti Inayah Natasya
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.2337

Abstract

Pembangunan Gedung Tengah Rumah Sakit Pendidikan Universitas Jambi yang konstruksinya dilaksanakan sejak tahun 2010 namun pembangunan belum terselesaikan, sehingga existing gedung memiliki elemen struktur pelat lantai, balok, dan kolom yang perlu dilakukan analisis kekuatan struktur dengan berpedoman pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Analisis ini dilakukan menggunakan metode evaluasi dengan melakukan perbandingan perhitungan nilai nominal yang dilakukan secara manual dengan perhitungan nilai ultimate yang dilakukan menggunakan bantuan program analisis struktur. Sehingga mengetahui titik ataupun bentang yang tidak dapat menahan beban yang bekerja pada struktur gedung. Dari hasil analisis struktur ini pada setiap elemen struktur terdapat pemeriksaan yang tidak memenuhi persyaratan atau perbandingan nilai ultimate lebih besar dari nilai nominal. Untuk elemen struktur pelat lantai terdapat nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai momen pada tingkat lantai 2 dan lantai 3, untuk elemen struktur balok yang memiliki 8 jenis balok yaitu B1, B1A. B2, B2A, B3, B3A, B4, dan B4A memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai momen dan geser, dan untuk elemen struktur kolom yang memiliki 7 jenis kolom yaitu K1, K1A, K2, K2A, K2B, K3, dan KL memiliki nilai yang tidak memenuhi persyaratan dalam pemeriksaan nilai geser dan aksial.
TRANSFORMASI KEMANDIRIAN EKONOMI : PENGEMBANGAN DESA ECO-EDU-WISATA TANGKIT MELALUI PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA ALAM BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA RT. 26. DESA TANGKIT KECAMATAN SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI Asra, Revis; Alfernando, Oki; Oktarise Dwina, Dila; Kumalasari, Dyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.159-164

Abstract

Pengrajin bata merupakan mata pencaharian utama Masyarakat RT 26 di Desa Tangkit, namun dengan habisnya syumber bahan baku menyebabkan peningkatan biaya produksi sehingga keuntungan yang diperoleh menurun. Hal ini menyebabkan berkurangnya pendapatan masyarakat. Oleh karena itu perlu dikembangkan alternatif penghasilan untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat tersebut. Salah satu langkah yang dapat diambil yaitu melalui pengembangan desa tangkit melalui pengembangan menjadi desa Eco-Edu-Wisata Berbasis Tanaman Obat Keluarga memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang ada di desa. Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Tangkit bisa menjadi desa percontohan yang masyarakatnya mampu mengelola desa secara mandiri teknologi dan ekonomi sehingga dapat menunjang perekonomiannya. Melalui kegiatan ini diharapkan hadir sumber perekonomian baru dari pemberdayaan desa Eco-Edu-Wisata, masyarakat yang terampil dan produktif serta mandiri secara ekonomi.
INOVASI PENGOLAHAN SAMPAH DOMESTIK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ROTARY ECO-COMPOSTER DI RT 10 KELURAHAN TAHTUL YAMAN KOTA JAMBI Alfernando, Oki; Fiebrina Heraningsih, Sarah; Viareco, Hariestya; Oktarise Dwina, Dila; Rainiyati, Rainiyati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.822-829

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi tepat guna berupa Rotary Eco-Composter dalam pengelolaan sampah organik di RT 10 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Untuk melaksanakan program ini, observasi, perencanaan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat setempat diperlukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami pentingnya mengelola sampah organik dan belajar cara mengoperasikan dan merawat mesin pengompos Rotary Eco-Composter. Selain itu, teknologi ini berhasil menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah dan mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Pupuk yang dihasilkan juga terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman, dengan uji coba pada tanaman mentimun yang mengalami pertumbuhan terbaik. Dengan menggunakan teknologi Rotary Eco-Composter, diharapkan pengelolaan sampah akan menjadi lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.