Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS Nurfaqihah, Rinrin Riza; Fatimah, Ai Tusi; Effendi, Adang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.9016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari disposisi matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control grup design. Teknik analisis data menggunakan uji t, uji regresi, dan uji anakova. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di salah satu MTs Swasta di Kabupaten Ciamis. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket disposisi matematis. Pokok bahasan yang disajikan sebagai materi ajar adalah Segiempat. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Conceptual Understanding Procedures  (CUPs) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Terdapat pengaruh positif yang tidak signifikan disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional ditinjau dari disposisi matematis.
IMPLEMENTASI MODEL VAK (VISUALIZATION, AUDITORY, KINESTHETIC) BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA Wati, Erna; Effendi, Adang; Amam, Asep
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.9736

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa. Oleh karenanya perlu mengupayakan pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk melatih kemampuan penalaran matematisnya. Dari berbagai literatur, kajian pustaka dan penelitian sebelumnya, diprediksi bahwa model pembelajaran VAK (Visualization, Auditory, Kinesthetic) Berbantuan Alat Peraga dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa antara yang menggunakan model Visualization, Auditory, Kinesthetic berbantuan alat peraga dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen, dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik analisis data menggunakan uji parametrik t-test dan non-parametrik Mann-Whitney. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Majenang yang terdiri dari 10 kelas pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel digunakan adalah kelas VII C sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa dan kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 29 siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan penalaran matematis siswa. Pokok bahasan yang disajikan adalah segitiga dan segiempat. Berdasarkan uji t, Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa antara menggunakan model Visualization, Auditory, Kinesthetic berbantuan alat peraga dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF MATEMATIS SISWA Rahmadila, Putri; Amam, Asep; Effendi, Adang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11760

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan penalaran adaptif matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis siswa. Metode yang digunakan adalah The Nonequivalent Post-test Only Group Design. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran Think Pair Share, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan penalaran adaptif matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Ciamis semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling dengan kelas VII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-C sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian yang digunakan yaitu instrumen tes kemampuan penalaran adaptif matematis siswa dengan pokok bahasan aritmetika sosial dalam bentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan statistika inferensial, yaitu uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis siswa.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Rahmawati, Dinda Opi; Effendi, Adang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i3.12397

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ysng relatif masih rendah. Olehkarena itu perlu adanya upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswadiantaranya dengan memilih dan menggunakan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh modelproblem based learning berbantuan quizizz dengan siswa yang memperoleh model problem based learning. Metodepenelitian yang digunakan adalah quasi eskperimen (eksperimen semu) dengan desain penelitian yang digunakan yaitunon-equivalent kontrol group design. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Populasi dalam penelitian ini adalah semuasiswa kelas X SMA di Parigi semester 2 (genap) tahun pelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dengan purposivesampling. Sampel penelitian terdiri dari 36 siswa (kelas eksperimen) dan 35 siswa (kelas kontrol). Intrumen yangdigunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang terdiri dari tigasoal. Pokok bahasan yang disajikan sebagai bahan materi yaitu Trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model problembased learning berbantuan quizizz dengan siswa yang memperoleh model problem based learning Kelas eksperimenmasuk kedalam kategori sedang dan kelas kontrol masuk kedalam kategori rendah.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Qudsi, Salsa Ropiatul; Effendi, Adang; Solihah, Sri
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i3.12400

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran Problem Based Learning berbantuan software Geogebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian the nonequivalent pretest-posttest control grup design. Populasi pada penelitian ini adalah selurus siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ciamis. Pemilihan sampel dengan menggunakan random sampling sehingga terpilih kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 26 siswa dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman matematis berupa tes uraian. Analisis data menggunakan uji dua sampel independen, karena data tidak normal maka digunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang memperoleh model Problem Based Learning berbantuan software GeoGebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN STATISTIS SISWA SMP PADA MATERI STATISTIKA Gumelar, Andika Surya; Effendi, Adang; Fatimah, Ai Tusi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i3.15592

Abstract

Menganalisis kemampuan penalaran statistis siswa smp pada materi statistika
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-CONFIDENCE PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) Kurniawan, Sendi; Effendi, Adang; Sunaryo, Yoni
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 6, No 2 (2025): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v6i2.16042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang ditinjau dari self-confidence pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B MTs Al-Kautsar Kota Banjar sebanyak 6 orang. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa angket self-confidence siswa, tes kemampuan komunikasi matematis siswa dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek dengan self-confidence tinggi mampu memenuhi indikator menggambar (drawing), mampu memenuhi indikator menulis (written text) dan mampu memenuhi indikator mengekspresikan matematika (mathematical expressions). Subjek dengan self-confidence sedang mampu memenuhi indikator menggambar (drawing), mampu memenuhi indikator menulis (written text) dan tidak mampu memenuhi indikator mengekspresikan matematika (mathematical expressions). Subjek dengan self-confidence rendah tidak mampu memenuhi indikator menggambar (drawing), tidak mampu memenuhi indikator menulis (written text) dan mampu memenuhi indikator mengekspresikan matematika (mathematical expressions).
Optimizing soft skill development in vocational high schools by utilizing artificial intelligence Amam, Asep; Effendi, Adang; Fatimah, Ai Tusi; Manjilah, Rifa Rifatul; Rahman , Muhammad Naufal
Galuh International Journal of Community Service and Development Vol 2 No 1 (2024): September 2024
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/gijcsd.v2i1.4299

Abstract

This community service initiative was aimed at enhancing the soft skills of students at the State Vocational High School (SMKN) 1 Rajadesa, Indonesia by using artificial intelligence. The program was attended by 27 students specializing in accounting. The mentoring process began with coordinating with partners to determine the timing and location of the research, prepare activity guidebooks, and create assessment tools to measure the improvement in soft skills before and after the mentoring. The mentoring included introducing ChatGPT as an artificial intelligence tool for solving mathematical problems. The soft skills developed for students included critical thinking, creativity, communication, cooperation, adaptability, problem-solving, problem identification, and independent learning. Based on the pre-and post-mentoring assessments, 67% of students had high soft skills, 29% were at a moderate level, and 4% were at a low level. On average, students could use ChatGPT to comprehend concepts and understand mathematical problem-solving steps. This community service positively impacted mathematics students at SMK Negeri 1 Rajadesa for further utilization of artificial intelligence by students in mathematics learning. A follow-up assessment to track the long-term effects of the program on the students’ performances, career prospects, and overall well-being needs to be done.