Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

VARIASI KEFORMALAN DALAM WACANA KELAS MAHASISWA ANGKATAN 2016 KELAS A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS TADULAKO Sudaryati, Sri; Ketut, I Gusti
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.493 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako? Tujuan penelitian ini mendeskripsikan variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian dan mendeskripsikan dengan kata-kata tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) observasi, (3) simak, (4) rekam, dan (5) catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat tuturan para informan, (2) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat diubah ke dalam bentuk wacana tulis, (3) menganalisis variasi keformalan dalam wacana kelas berdasarkan hasil rekam dan catat tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam wacana kelas juga terdapat variasi keformalan yang terdiri dari ragam resmi, ragam usaha, ragam santai, dan ragam akrab. Kata Kunci: ragam resmi, ragam usaha, ragam santai, ragam akrab
VARIASI KEFORMALAN DALAM WACANA KELAS MAHASISWA ANGKATAN 2016 KELAS A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS TADULAKO Sudaryati, Sri
BAHASA DAN SASTRA Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.141 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako? Tujuan penelitian ini mendeskripsikan variasi keformalan dalam wacana kelas mahasiswa angkatan 2016 kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian dan mendeskripsikan dengan kata-kata tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) observasi, (3) simak, (4) rekam, dan (5) catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat tuturan para informan, (2) data yang diperoleh dengan cara merekam dan mencatat diubah ke dalam bentuk wacana tulis, (3) menganalisis variasi keformalan dalam wacana kelas berdasarkan hasil rekam dan catat tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam wacana kelas juga terdapat variasi keformalan yang terdiri dari ragam resmi, ragam usaha, ragam santai, dan ragam akrab. Kata Kunci: Ragam Resmi, Ragam Usaha, Ragam Santai, Ragam Akrab
PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA YANG BELAJAR MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIS AUDITORI VISUALINTELEKTUAL) DAN SISWA YANG BELAJAR DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Adzima, Khaola Rachma; Sudaryati, Sri; Wijaksana, Aris Hadiyan
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2019): Eduscience: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study aims to find out whether there are differences in mathematical problem solving abilities of students who learn using the SAVI approach and students who learn to use a contextual approach in junior high school. The research was carried out at SMP Negeri 255 Jakarta in April to May 2013. The research method used was quasi-experimental or quasi-experimental. The sampling technique uses the two stage random sampling technique. The first stage is simple random sampling to randomly select one of the two mathematics subject teachers who teach in class VII. The second stage is the cluster sampling cluster to determine two experimental classes that will be the research sample. Based on the results of the data analysis prerequisite test, it was found that the data of the two samples came from populations that were normally distributed, homongen, and there were similarities in average. Hypothesis testing uses two-party t-test with significance level and 58 degrees of freedom. The average test results of the mathematical problem-solving ability of the experimental class 1 are 71,417, while the average test results of the mathematical problem solving ability of experimental class 2 are 60.5. Based on the results of calculations, obtained meaningful values and values, then H0 is rejected, so it can be concluded that there are differences in mathematical problem solving abilities of students who learn using the SAVI approach and students who learn to use a contextual approach. Keywords: SAVI, problem solving, contextual approach AbstrakPenelitian ini bertujuan untukmengetahuiapakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematissiswa yang belajar menggunakan pendekatan SAVI dan siswa yang belajar menggunakan pendekatan  kontekstual di SMP. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 255 Jakarta pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment atau eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik two stage random sampling. Stage pertama yaitu simple random sampling untuk memilih secara acak satu dari dua guru mata pelajaran matematika yang mengajar di kelas VII. Stage kedua yaitu cluster randomsampling untuk menentukan dua kelas eksperimen yang akan menjadi sampel penelitian. Berdasarkan hasil uji prasyarat analisis data, diperoleh bahwa data kedua sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal, homongen, dan terdapat kesamaan rata-rata. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dua pihak dengan taraf signifikansi dan derajat kebebasan 58. Rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen 1 adalah 71,417, sedangkan rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen 2 adalah 60,5. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai  dan nilai  yang berarti , maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan SAVI dan siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual. Kata kunci: SAVI, pemecahanmasalah, pendekatan kontekstual
Pengaruh Level Pollard dan Penambahan Asam Amino Kritis dalam Pakan Ayam terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Telur Wihandoyo (Wihandoyo); Sri Harimurti; Sri Sudaryati; Nanung Danar Dono
Buletin Peternakan Vol 27, No 2 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (2) Mei 2003
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v27i2.1469

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Penggunaan Germ Gandum dan Roti Afkir di dalam Campuran Pakan terhadap Kinerja Pertumbuhan dan Persentase Karkas Burung Puyuh Sri Sudaryati; Wihandoyo (Wihandoyo); Zuprizal (Zuprizal)
Buletin Peternakan Vol 27, No 3 (2003): Buletin Peternakan Vol. 27 (3) Agustus 2003
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v27i3.1476

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengaruh Umur, Jenis Kelamin dan Berat Badan terhadap Offal Itik Jantan dan Betina Lokal Sri Sudaryati
Buletin Peternakan Vol 23, No 4 (1999): Buletin Peternakan Vol. 23 (4) November 1999
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v23i4.1635

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Evaluasi Nilai Energi Metabolis Semu yang Dikoreksi dengan Imbangan Nitrogen dan Pertambahan Berat Badan pada Ayam Broiler Sri Sudaryati
Buletin Peternakan Vol 20, No 1 (1996): Buletin Peternakan Vol. 20 (1) Juni 1996
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v20i1.1685

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Pengembangan Online Test System Untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Sudaryati, Sri
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persiapan menghadapi Ujian Nasional berbantuan/berbasis komputer perlu dilakukan oleh sekolah agar siswa membiasakan diri dalam ujian berbantuan/berbasis komputer. Salah satu cara yang dapat dilakukan sekolah adalah dengan mengembangkan suatu aplikasi ujian berbantuan/berbasis komputer. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem ujian berbantuan/berbasis komputer atau computer based test system sebagai upaya menghadapi ujian nasional berbantuan/berbasis komputer. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Research and Development, dengan mengadopsi model pengembanganLinier Sequential. Setelah melalui tahapan dari model pengembangan Linier Sequential, dihasilkanaplikasi Ujian Nasional menggunakan computer. Ahli teknologi informasiberpendapat bahwa produk yang dikembangkan sudah sangat baik dan layak untuk diujicobakan.Responden yang terdiri mahasiswa menyatakan bahwa aplikasi Ujian Nasional menggunakan computeryang telah dikembankan dapat membantu siswa membiasakan diri ujian berbantuan computer.
Contextualizing Mapasabatu Local Wisdom in the Development of Teaching Materials for Educational Institutions in Tolitoli District Sudaryati, Sri; Ibadurrahman, Ibadurrahman; Utomo, Jepri; Mutmainnah, Inayatul
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i1.92560

Abstract

With an emphasis on incorporating the values of solidarity, togetherness, mutual cooperation and social empathy into the curriculum and teaching strategies at various levels of education, this research seeks to contextualize Mapasabatu local wisdom in the creation of educational materials in Tolitoli Regency. Data collection was carried out using a qualitative approach to understand the local wisdom of Mapasabatu and the potential for its integration in teaching materials. Data was collected through direct observation, interviews with the Department of Education and Culture, cultural experts, community leaders, teachers, students, as well as a review of related literature. Content analysis was used to identify relevant Mapasabatu elements. Initial teaching materials were prepared, validated by experts, and tested in Tolitoli schools. Feedback from educators and students is used to improve teaching materials, ensuring their effectiveness and relevance. The results show how contextual techniques, folklore, and digital media can be used to incorporate Mapasabatu values into learning. These teaching resources enhance social ideals and increase student engagement. Based on research findings, it is concluded that Mapasabatu Local Wisdom is effective in developing teaching materials, strengthening students' character, increasing their involvement, and teaching social values in learning.
FROM CONVENTIONAL READING TO MOODLE-BASED LEARNING: AN EXPERIMENTAL STUDY ON UNDERGRADUATE STUDENTS’ READING COMPREHENSION Hidayati, Hidayati; Indrawati, Inda; Sudaryati, Sri; Abrar, Andi Muhammad; Rusdin, Diyenti; Marzuki, Marzuki
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qywp0457

Abstract

The rapid advancement of digital technology has encouraged the integration of Learning Management Systems (LMS) in higher education, including in reading instruction. Although Moodle is widely adopted, empirical evidence based on experimental approaches that directly examine its effectiveness in enhancing undergraduate students’ reading comprehension remains limited, particularly in comparison with conventional reading instruction. This study aimed to investigate the effect of Moodle-based reading instruction on students’ reading comprehension and to compare learning outcomes between students taught through Moodle and those taught through traditional instructional methods. A quasi-experimental research design employing a pretest–posttest control group was applied. The participants consisted of 46 undergraduate students divided into two intact classes: an experimental group (n = 23) and a control group (n = 23). The experimental group received reading instruction through Moodle, integrating structured learning materials, interactive activities, and formative assessments, while the control group was taught using conventional face-to-face reading instruction with printed materials and teacher-led discussions. A reading comprehension test was administered as both a pretest and a posttest. Data were analyzed using descriptive statistics, paired-samples t-tests to examine within-group improvement, independent-samples t-tests to compare posttest performance between groups, and effect size analysis to assess practical significance. The results revealed that both groups demonstrated significant improvement in reading comprehension from pretest to posttest; however, the experimental group showed significantly greater gains than the control group. Furthermore, the posttest comparison indicated a statistically significant difference with a large effect size, suggesting that Moodle-based instruction had a substantial and educationally meaningful impact on students’ reading comprehension. Overall, the findings indicate that Moodle-based reading instruction is an effective approach for enhancing undergraduate students’ reading comprehension and offers considerable pedagogical benefits for reading instruction in higher education contexts.