Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Revitalization of Social Media Communication Ethics in Building a Sublime and Civilized Indonesian Culture Hani Yuniani; Mike Indarsih; Fajar Diah Astuti; Horidatul Bakiyah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 1 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i1.4443

Abstract

Humans are essentially the most adaptive creatures to the changes and developments of the times, especially in using technology in communicating. This is because technological developments are felt to be able to meet the needs and quality of life. The development and acceleration of the current 4.0 ways of communicating, has a side effect, namely the wider freedom of humans to express thoughts and feelings expressively as communicators. So that the boundaries that have been consistently understood and practiced for decades as guidelines for etiquette are now increasingly blurred and replaced with new phrases, icons, and emoticons as symbols of facial expressions. The courage of the communicators is also since social media allows communication participants to exchange messages without knowing their real identities/using anonymous accounts. This study aims to see and observe what kinds of conversations invite comments and have the potential to violate ethics. The method used is participatory observation and uses primary data, namely trending topics on Twitter social media. The findings are that the content that often invites reactions is conversations about religion, political choices, and statements that are considered lies. It is necessary to apply communication ethics on social media to become guidelines for cyber casting.
Revitalisasi Etika Komunikasi Media Sosial Dalam Membangun Budaya Indonesia Yang Luhur dan Beradab Hani Yuniani; Mike Indarsih; Fajar Diah Astuti; Horidatul Bakiyah
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i1.1957

Abstract

Masyarakat Indonesia kini hidup di dua dunia, dunia nyata dan virtual. Sebagai mahkhluk social, manusia mau tak mau terikat pada falsafah hidup bangsa, budaya dan agama. Perjalanan manusia dalam melakukan proses bertukar pesan, danmemaknai berbagai peristiwa di lingkungan sosialnya tak bisa dilepaskan dari ketergantungan media, baik media massa yang telah melekat sejak lama, maupun media sosial (new media) yang menjadi perpanjangan tangan manusia saat ini. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk paling adaptif terhadap perubahan dan perkembangan zaman khususnya dalam menggunakan teknologi dalam berkomunikasi. Ini dikarenakan perkembangan teknologi dirasakan dapat memenuhi kebutuhan dan kualitas hidup. Perkembangan dan percepatan cara-cara berkomunikasi 4.0 saat ini, memiliki dampak ikutanyakni makin luasnya kebebasan manusia mengungkapkan pikiran dan perasaan secara ekspresif sebagai pelaku komunikasi. Sehingga batasan-batasan yang sudah ajeg dipahami dan dilakukan selama puluhan tahun sebagai pedoman ber tata krama kini semakin kabur dan tergantikan dengan frasa baru, ikon dan emoticon sebagai simbol ekspresi wajah. Keberanian pelaku komunikasi juga disebabkan karena media sosial memungkinkan para peserta komunikasi bertukar pesan tanpa mengetahui identitas asli /menggunakan akun-akun anonim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat , dan mencermati percakapan seperti apa yang banyak emngundang komentar dan berpotensi melakukan pelanggraan etika. Metode yang dilakukan menggunakan observasi partisipasi dan mengguakan data primer yakni trending topic di media sosial twitter. Hasil temuan yakni, konten yang kerap mengundang reaksi adalah percakapan mengenai agama, pilhan politik, dan pernyataan yang dianggap kebohongan. Perlu adanya penerapan etika komunikasi di media sosial untuk menjadi pedoman di tuang siber. Keyword : Etika, media sosial, literasi digital
The Strategy of Ziswaf Ctarsa Institution in Increasing Public Trust through Social Media Hani Yuniani; Mike Indarsih; Fajar Diah Astuti; Horidatul Bakiyah; Muhammad Zulfikar
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 2 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i2.4913

Abstract

Public trust is an essential aspect of a non-profit organization like ZISWAF CTARSA. The existence of public trust will increase the amount of public fundraising in the form of zakat, infaq, endowments and sadaqah, which will then be distributed to those in need. Public trust allows the ZISWAF CTARSA institution to carry out its business objectives smoothly. The purpose of this research is to find out the strategy of the ZISWAF CTARSA Institute in increasing public trust and to find out how optimal the content of the ZISWAF CTARSA Institute is in building public trust. The method used is a qualitative method. Sources of data in the form of primary data, namely interviews and observations. And secondary data sources in the form of documentation studies. Data analysis used qualitative techniques, which included inductive, deductive and comparative analysis. The results of the study show that the communication strategies implemented include: a) A team that is specifically responsible for social media management, b) Consistency of communication styles on social media, c) Interesting and trend-following content, d) Digitalization of zakat, e) Open communication with the public through social media and f) Development of artificial intelligence to analyze zakat management and the impact of implementing the program. Then, the primary strategy for creating public trust is by sharing content that contains sharing of success stories and testimonials from beneficiaries. However, this strategy could be more effective. The image of the ZISWAF CTARSA institution is a wish image. The ZISWAF CTARSA Institute runs a business by applying CSR principles, which are its identity and image as a company that aims to be able to help people experiencing poverty and prosper the community equally.
STRATEGI KOMUNIKASI BIMBA AIUEO UNIT GAMBAS DALAM UPAYA MENSOSIALISASIKAN PENTINGNYA MENUMBUHKAN MINAT BACA DAN BELAJAR ANAK SEJAK USIA DINI Horidatul Bakiyah; Mike Indarsih; Hani Yuniani; Fajar Diah Astuti
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/jkb.v2i2.1011

Abstract

Kurangnya minat baca dan belajar pada anak Indonesia berdampak pada menurunnya daya nalar dan kritis pada anak, Pentas baca BIMBA AIUEO sendiri adalah suatu kegiatan khusus dalam Hubungan Masyarakat yaitu program wajib satu tahun sekali yang harus dilaksanakan disetiap unit BIMBA AIUEO masing-masing dan salah satunya unit BIMBA AIUEO Gambas yang mengadakan acara pentas baca yang bertujuan menjalankan Misi BIMBA AIUEO yaitu mensosialisasikan pentingnya menumbuhkan minat baca dan belajar anak sejak usia dini serta dapat meningkatkan kreativitas anak dan menumbuhkan keberanian anak untuk tampil ditempat umum. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah melalui metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya menumbuhkan minat baca dan belajar pada anak harus ditumbuhkan sejak usia dini karena di usia dini adalah masa golden age dan critical period, tumbuhnya minat baca dan belajar pada anak akan berdampak sampai mereka dewasa dan dapat berkontribusi dalam kemajuan Negara Indonesia. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Sosialisasi, Special Event
STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS PT CAKRA MAHKOTA DALAM CUSTOMER RELATIONS Horidatul Bakiyah; Mike Indarsih; Hani Yuniani; Fajar Diah Astuti
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/jkb.v3i1.1352

Abstract

PT Cakra Mahkota is one of the companies engaged in Media Communication Services Outside Griya which was founded in 2004 in Jakarta. PT Cakra Mahkota was born in the midst of rapid growth and is developing in the Outside Griya Media industry or better known as Out Of Home Adv (OOH) in Indonesia. With experience in the field of Adv. Print Media more than 10 years. Cakra Mahkota Company provides GRIYA OUTDOOR COMMUNICATION MEDIA SOLUTIONS for industries or companies that will communicate brands, information about products offered according to the target, tailored to the needs of customers in the Dejabodetabek region of Indonesia. PT Cakra Mahkota is a company engaged in services and products. Where the role of PR is hired to build, develop and establish good relations between Customer Relations. The approved product is Bilboard or a service called advertising. While services help customers in receiving advertisements that PT Cakra Mahkota conveyed, a company must establish a harmonious relationship with its customers and company relations. Keywords: Public Relations, PR Strategy. External Public
Construction of the Meaning of the Self-Concept of Broken Home Children Yuniani, Hani; Indarsih, Mike; Astuti, Fajar Diah; Bakiyah, Horidatul; Setiyani, Kikih
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11 No 1 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v11i1.6155

Abstract

One of the basic foundations for someone to choose and decide what to do is the construction of individual thinking. Time and the environment to which individuals adapt form structure. Additionally, each person has their own conception of how a marriage will affect them individually and their family formation. Marriage and family formation are socially seen as mandatory activities because it is assumed that everyone will experience it and must marry or start a family. This is a unique concern for children growing up in broken homes regarding the development of their marriage and family arrangements. Children who come from broken homes have fears and stress about marriage and family development. As normal young people from broken homes have done primary exploration and have worries about going to marriage and framing family after that, they feel injury and fear about how to run a big family. Researchers use phenomenological and purposive techniques in qualitative research. Considering that the examination that has been completed found that young people who live in broken families are afraid of getting married and starting a family, they imagine that they do not yet dare to step into marriage. Even though there are some young people who already have partners, they still need to be more open about moving up to a higher level of marriage. Additionally, the study found that children in homes with broken families believe that getting married or starting a family is a complex process that requires much planning and thought.
PENERAPAN COMPANY PROFILE PT. GRIYA IDOLA INDUSTRIAL REAL ESTATE DALAM CUSTOMER RELATIONS Horidatul Bakiyah; Fajar Diah Astuti; Hani Yuniani; Mike Indarsih
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v8i1.2023

Abstract

Penerapan adalah kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dan dapatberjalan dengan baik, yang berfungsi sebagai akibat dari adanya kebutuhan manusia dalam usahauntuk mempertahankan serta mengembangkan hidup dan kehidupannya di alam semesta ini,perancangan company profile menjadi penting di dalam sebuah perusahaan karena companyprofile itu sendiri yaitu gambaran umum mengenai diri suatu perusahaan yang hendakmelakukan serangkaian promosi terpadu melalui sebuah buku. Company Profile adalah tulisanpraktisi yang berisi gambaran umum perusahaan. Gambaran ini tidak sepenuhnya lengkap, detaildan mendalam. Perusahaan bisa memilih poin-poin apa saja yang ingin disampaikan secaraterbuka kepada publiknya. Company profile sebagai media komunikasi customer relations,karena customer relations adalah strategi dalam bisnis yang mengintegrasikan proses-proses danfungsi-fungsi internal dengan semua jaringan eksternal untuk menciptakan serta mewujudkannilai bagi para konsumen sasaran secara profitable. Customer Relations ditunjang dengan datapelanggan berkualitas tinggi dan difasilitasi teknologi informasi.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS RUMAH SAKIT CINTA KASIH TZU CHI DALAM EMPLOYEE RELATIONS Suryani, Ita; Bakiyah, Horidatul; Indarsih, Mike; Efendi Dabukke, Rikardo
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research entitled "Public Relations Strategy Hospitals Charity Tzu Chi In Employee Relations". Ineffective employee relations as well as services that are less good at the hospital Charity Tzu Chi will result in failure which can result in a negative impact against the hospital itself. The above problems will be solve by making an activity that is build and educate employees in order to always be able to work better in serving the patients and can be more compact in each process in the works. This research uses the scientific research method of characteristics are rational, empirical and systematic way. where in it include observation, interviews and so forth that serves to complete the research well and true. The data obtained in the research results of the Tzu Chi kegitan Camp that is add to it insights participants, add to the cohesiveness of the participants as well as the Committee's activities. The participants also willing when employee relations activities as has been done will be done again, because the participants admitted to obtain the many benefits that can be done in the workplace and in the environment. Tzu Chi Camp activity can be arranged well done and has a wonderful benefit. It seens from the employee who more diligent, compact andappreciate with the others. They keep environment well and keeping health with the vegetarian.
STRATEGI MARKETING KOMUNIKASI CV. QUANTUM TECH DALAM MEMPUBLIKASIKAN MESIN JAHIT JUKI Qonaah, Siti; Bakiyah, Horidatul; Ramadhany, Nia
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia di era modern dan sudah berkembang seperti sekarang, persaingan bisnis semakin meningkat. Contohnya dalam bidang sektor industri, salah satu dunia fashion komponen industri yang paling besar peranannya di Indonesia adalah sektor industri garmen yang merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional di Indonesia. Untuk mendukung perkembangan sektor garmen di Indonesia, CV. Qunatum Tech menggelar pameran industri di bidang garmen. Banyaknya perusahaan pesaing di bidang event organizer, membuat Marketing Komunikasi harus mempunyai strategi dalam menyelenggarakan pameran tersebut. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif – deskriptif, yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Landasan teori yang digunakan yaitu teori strategi public relations, special event dan event. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi marketing komunikasi yang digunakan dalam menyelenggarakan pameran mesin jahit juki yaitu untuk mempublikasikan produk mesin jahit ke masyarakat luas dan pembisnis di bidang industri garmen. Pameran yang diselenggarakan oleh CV. Quantum Tech pada tanggal 22-25 Agustus 2019 ini dapat dikatakan berhasil dengan banyakanya pengunjung yang memesan produk mesin jahit juki.
Revitalisasi Etika Komunikasi Media Sosial Dalam Membangun Budaya Indonesia Yang Luhur dan Beradab Yuniani, Hani; Indarsih, Mike; Diah Astuti, Fajar; Bakiyah, Horidatul
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v4i1.1957

Abstract

Masyarakat Indonesia kini hidup di dua dunia, dunia nyata dan virtual. Sebagai mahkhluk social, manusia mau tak mau terikat pada falsafah hidup bangsa, budaya dan agama. Perjalanan manusia dalam melakukan proses bertukar pesan, danmemaknai berbagai peristiwa di lingkungan sosialnya tak bisa dilepaskan dari ketergantungan media, baik media massa yang telah melekat sejak lama, maupun media sosial (new media) yang menjadi perpanjangan tangan manusia saat ini. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk paling adaptif terhadap perubahan dan perkembangan zaman khususnya dalam menggunakan teknologi dalam berkomunikasi. Ini dikarenakan perkembangan teknologi dirasakan dapat memenuhi kebutuhan dan kualitas hidup. Perkembangan dan percepatan cara-cara berkomunikasi 4.0 saat ini, memiliki dampak ikutanyakni makin luasnya kebebasan manusia mengungkapkan pikiran dan perasaan secara ekspresif sebagai pelaku komunikasi. Sehingga batasan-batasan yang sudah ajeg dipahami dan dilakukan selama puluhan tahun sebagai pedoman ber tata krama kini semakin kabur dan tergantikan dengan frasa baru, ikon dan emoticon sebagai simbol ekspresi wajah. Keberanian pelaku komunikasi juga disebabkan karena media sosial memungkinkan para peserta komunikasi bertukar pesan tanpa mengetahui identitas asli /menggunakan akun-akun anonim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat , dan mencermati percakapan seperti apa yang banyak emngundang komentar dan berpotensi melakukan pelanggraan etika. Metode yang dilakukan menggunakan observasi partisipasi dan mengguakan data primer yakni trending topic di media sosial twitter. Hasil temuan yakni, konten yang kerap mengundang reaksi adalah percakapan mengenai agama, pilhan politik, dan pernyataan yang dianggap kebohongan. Perlu adanya penerapan etika komunikasi di media sosial untuk menjadi pedoman di tuang siber. Keyword : Etika, media sosial, literasi digital