Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

REDESAIN PONDASI PONDASI TELAPAK DENGAN PONDASI BORED PILE PADA PROYEK PEMBANGUNAN SUTT 150 kV TANGGUL – PUGER T.07 Farhan Agusta; Agus Tugas Sudjianto; Abdul Halim
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan mendukung pengoperasian pabrik semen di wilayah Kabupaten Jember, PT PLN (Persero) berencana membangun SUTT 150 kV Tanggul-Puger. Dalam pembangunan sebuah menara, hal pertama yang dilaksanakan adalah pekerjaan pondasi. Pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan SUTT 150 kV Tanggul-Puger terjadi penurunan pondasi pada menara T.07 setelah pemasangan struktur atas. Hal tersebut mengakibatkan pekerjaan terhambat dan harus segera dicarikan solusi untuk memperbaiki pondasi. Pondasi yang mengalami penurunan di tower T.07 adalah pondasi telapak dan untuk perbaikan pondasi tersebut direncanakan menggunakan pondasi tiang bor. Pondasi tiang bor akan dianalisis daya dukungnya dan anggaran biaya yang dibutuhkan serta hasilnya dibandingkan dengan pondasi telapak. Hasil dari analisis ini didapat daya dukung ijin pondasi tiang bor diameter 40 cm untuk tiang tunggal sebesar 385 kN aman menahan beban kerja maskimal pada 1 (satu) tiang sebesar 264,36 kN, dengan angka keamanan 1,456. Daya dukung pondasi tiang grup (5 tiang) sebesar 1482,25 kN aman menahan beban kerja 1 (satu) kaki pondasi sebesar 1024,18 kN dengan angka keamanan 1,447. Rencana anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan pondasi tiang bor sebesar Rp. 383.151.414. Daya dukung pondasi bored pile lebih efektif untuk menahan beban kerja 1 (satu) kaki pondasi dibandingkan pondasi telapak. Nilai SF pondasi bored pile sebesar 1,477 lebih tinggi 17,83% dibandingkan nilai SF pondasi telapak sebesar 1,219. Serta anggaran biaya yang lebih murah pada pondasi bored pile 21,28% atau Rp. 103.604.261 dibandingkan pondasi telapak.
ANALISIS FAKTOR BEBAN SUMBU KENDARAAN BERAT TRUK PENGANGKUT PASIR DENGAN QUARRY DI LUMAJANG Joao Marcal Ximenes; Aji Suraji; Agus Tugas Sudjianto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan berat degan beban lebih akan memberikan daya rusak struktur perkerasan jalan yang lebih signifikan dibanding dengan kendaraan ringan. Untuk itu dalam proses perencanaan perkerasan jalan harus memperhitungkan secara cermat keberadaan kendaraan berat yang bermuatan lebih tersebut, karena bila terjadi beban lebih maka akan meninbulkan kerusakan dini dan umur jalan menjadi lebih pendek. Metode yang digunakan dalam analisis ini yaitu melakukan survei lalu lintas di ruas jalan Lumajang-Malang dengan menghitung kondisi kendaraan dalam keadaan mengangkut pasir. Kemudian masing-masing jenis kendaraan dihitung nilai Faktor beban sumbu kendaraan atau disebut (VDF). Dengan perkiraan nilai pertumbuhan lalu lintas dan umur rencana 10 tahun. Hasil survei lalu lintas mendapatkan LHR kendaraan berat yang melintasi dalam kondisi berisi pasir atau berisi mutan umum dapat nilai CESA 71.15×106. Dan hasil evaluasi tebal perkerasan pada ruas jalan Lumajang-Malang adalah ACWC: 4 cm, ACBC: 6 cm, AC Bas: 8cm, Pondasi Agregat Kelas A: 15 cm, dan Urpil: 15cm.
Pendekatan Teknologi Penanganan Longsor Pada Lokasi Tower di PT PLN (Persero) UPT Semarang Jawa Tengah Pandina, Siska; Cahyawardani, Anisa Regita; Halim, Abdul; Suraji, Aji; Sudjianto, Agus Tugas
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v7i1.5688

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui pendekatan teknologi penanganan longsor yang digunakan untuk menanggulangi kelongsoran pada tower T.64 dan T388. Metode Pengambilan Data, terdiri dari melakukan survey lapangan, peninjauan ke lapangan. Metode Analisa, terdiri dari merencanakan metode penanganan. Hasil pembahasan yang dilakukan antara lain: pemilihan pondasi bore pile dan metode pekerjaan pondasi bore pile. Dampak dan manfaat yang diterima dari metode penyelesaiannya antara lain pemasangan tidak menimbulkan gangguan suara dan getaran, mengurangi kebutuhan beton dan tulangan, dan kadalaman tiang dapat divariasi. Kesimpulmya bahwa kestabilan tanah sangat berpengaruh penting bagi ketahanan tower. Kelongsoran yang terjadi akibat tanah yang tidak stabil dan penggalian di daerah sekitar tower dapat mempengaruhi kemiringan pondasi pada tower.
Analysis of Volume Fraction and Fiber Orientation on Tensile Strength and Impact Strength of Cannabis Sativa-Polyester Fiber Composites Prabangkara, Ramadhana Luhur; Tuymuratovna, Ismatova Dilafruz; Sudjianto, Agus Tugas; Suraji, Aji
Asian Journal Science and Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): Asian Journal Science and Engineering
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/ajse.v1i1.395

Abstract

The development of composite materials in the engineering field is increasingly being used. This is due to its superior properties compared to conventional materials, such as the ratio between strength and density is quite high, rigid, the manufacturing process is very simple and resistant to corrosion and fatigue loads. The article determines the composition of the volume fraction and orientation of the fibers that have the most optimal tensile strength and impact on Sativa-Polyester Cannabis fibers. In this study, the fiber volume fraction was varied into 10%, 15%, 20% and the orientations were 0o , 30o, 45o, 60o and 90o .The method of making specimens in this study used a hand lay up with the ASTM tensile and impact test standards. The result indicates that the fiber volume fraction of 20% with the fiber orientation of 90o has the highest average tensile strength value of 30.56 MPa, compared to other variations. And the fiber volume fraction of 20% with a fiber orientation of 90o has the highest average value of impact strength, namely 493.6 Joules Keywords: Volume Fraction, Cannabis Sativa Fibers, Fiber Composites
Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI pada Jalan Perkerasan Kaku Suraji, Aji; Prasetyo, Toifin Nanang; Sudjianto, Agus Tugas; Aditya, Candra; Riman, Riman
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i3.14436

Abstract

Jalan adalah prasarana yang digunakan dalam transportasi dan dapat berpengaruh terhadap kemajuan dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Umur suatu jalan yang telah direncanakan umumnya tidak sesuai dengan keadaan jalan di lapangan. Menilai kondisi kerusakan jalan perlu pemantauan seberapa besar kerusakan yang terjadi pada ruas jalan. Teknologi diciptakan untuk memudahkan segala sesuatu, terlebih sebagai survei kondisi perkerasan jalan raya dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis nilai kondisi kerusakan jalan perkerasan kaku dengan menggunakan metode PCI. Evaluasi kondisi permukaan perkerasan jalan menggunakan metode PCI, dengan data yang dihasilkan dari lapangan dan menuliskan hasilnya pada formulir yang telah disediakan, kemudian dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang umum adalah corner break, divided slab, joint seal, lane/shoulder, linear cracking, patching, spalling corner, dan spalling joint. Dengan nilai PCI sebesar 53,99 maka pemeliharaan yang perlu dilakukan untuk merawat jalan adalah menambah lapisan dan tambalan.
EVALUASI PROYEK PENINGKATAN JALAN MAYANG-KALISAT-AJUNG KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE Irawan, Dafid; Ayuningtyas, Firda Hani; Suraji, Aji; Sudjianto, Agus Tugas
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, proyek konstruksi berjalan sangat cepat. Proses pembangunan konstruksi memerlukan manajemen proyek yang matang sehingga dapat meminimalisir ketelambatan proyek dan proyek dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Setiap proyek mempunyai karakteristik dan persyaratan khusus dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek, sehingga proyek-proyek tersebut dapat dibedakan satu sama lain. Dalam pelaksanaan proyek, peran pemilik, konsultan dan kontraktor sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. Proses manajemen biaya dan waktu merupakan faktor penting dalam keberhasilan dan efisiensi pekerjaan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan estimasi penyimpangan proyek untuk mengetahui besarnya penyimpangan biaya dan waktu pada proyek peningkatan jalan Mayang-Kalisat-Ajung Kabupaten Jember dengan menggunakan metode Earned Value. Hasil penelitian menunjukkan pada minggu ke 1 hingga minggu ke 11 nilai SPI sebesar 0,59, pada minggu ke 12 hingga ke 20 nilai SPI sebesar 2,97. CPI minggu 1 sampai 27 adalah 0,90 yang berarti belanja lebih boros. Estimasi Waktu Penyelesaian (EAC) dengan Metode Earned Value Rp 20.298.475.550,24 dengan estimasi kerugian sebesar Rp 8.759.432.242,03. Estimasi Total Jadwal (EAS) menggunakan metode nilai yang diperoleh selama 176 hari.
Rekayasa Saringan Pasir Lambat Untuk Pengolahan Air Bersih di Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Sudjianto, Agus Tugas; Cakrawala, M.; Riman, Riman; Purwaningsih, Anis
Journal Community Service Consortium Vol 2 No 1 (2021): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v2i1.3319

Abstract

Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo merupakan salah satu desa IDT di Kabupaten Malang. Salah satu permasalahan utama adalah kebutuhan air bersih. Akibat wilayah yang berbukit, sehingga PDAM dan sumur gali sangat sulit ditemui. Pembangunan bangunan sadap di sungai kerekan yang berjarak 5 Km, telah dihasilkan penyediaan air bersih. Penyambungan pipa untuk mengalirkan air dari bangunan sadap ke bak pengolahan dan bangunan bagi. Namun air yang dialirkan ke penduduk desa masih agak keruh dan debitnya belum besar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan pemasangan filter pada bak pengolahan yang sudah ada. Dalam pemasangan filter ini, bak pengolahan dibagi menjadi 4 ruang, ruang 1 merupakan ruang inlet diberi saringan batu pecah, ruang 2 diberi filter kerikil, ruang 3 diberi filter pasir dan ruang 4 yang juga sebagai outlet diberi filter ijuk. Untuk memperbesar debit maka pipa inlet dibuat dan pipa outlet a dibuat 2 dengan ukuran 2 dim. Untuk pengurasan filter maka dibuat pintu kontrol pada 4 ruang di bak pengolahan tersebut. Guna keberlanjutan instalasi air bersih ini, telah diadakan latihan manajemen bagi pengurus Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM. Hasil dari pelaksanaan IbM ini, penduduk desa telah dapat menikmati air yang lebih bersih dan debit yang lebih besar.
Analisis Kinerja Simpang Empat Bersinyal RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Terhadap Tundaan dan Panjang Antrian Riza, M. Afiful; Suraji, Aji; Sudjianto, Agus Tugas
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1200

Abstract

Abstrak Simpang empat bersinyal RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan terletak pada jalur utama transportasi dan perdagangan Surabaya dan Bali menjadikan peningkatan arus lalu lintas signifikan. Meskipun Simpang sudah terpasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Area Traffic Control System (ATCS), belum bisa mengurai kepadatan volume kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang dan dapat memberikan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut. Pengumpulan data menggunakan metode survei lalu lintas. Metode analisis dan perhitungan data menggunakan metode MKJI 1997. Berdasarkan hasil analisis kinerja simpang pada kondisi eksisting 3 (tiga) fase diperoleh volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) tertinggi pada hari Senin pukul 06:15 - 07:15 WIB sebesar 2.282 smp/jam. Kapasitas simpang rata-rata sebesar 712 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan rata-rata sebesar 0,80. Panjang antrian rata-rata sebesar 110,71 m. Tundaan rata-rata pada simpang yaitu 28,52 det/smp dengan mengacu pada tundaan rata-rata simpang didapatkan tingkat pelayanan simpang adalah D. Kata kunci: simpang bersinyal, derajat kejenuhan, panjang antrian, tundaan, tingkat pelayanan.  Abstract The signalized intersection of dr. R. Soedarsono Hospital in Pasuruan City is located on the main transportation and trade routes of Surabaya and Bali, making a significant increase in traffic flow. Even though the intersection has been installed with the Traffic Signaling Device (APILL) Area Traffic Control System (ATCS), it has not been able to decompose the density of vehicle volume. This research aims to evaluate the performance of intersections and can provide the best solution to overcome these traffic problems. Data collection uses the traffic survey method. The method of data analysis and calculation uses the 1997 MKJI method. Based on the results of the analysis of the performance of the intersection in the existing condition of 3 (three) phases, the highest average daily traffic volume (LHR) was obtained on Monday at 06:15 - 07:15 WIB of 2,282 smp/hour. The average interchange capacity is 712 smp/h. The average saturation degree value was 0.80. The average queue length is 110.71 m. The average delay at the intersection is 28.52 sec/junior high school with reference to the average delay of the intersection, the service level of the intersection is D. Keywords:   signalized intersection, degree of saturation, queue length, delays, level of service (LOS) intersection.
ANALISIS PENGARUH BEBAN LEBIH TERHADAP UMUR PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN KAPTEN TENDEAN KOTA KEDIRI Putra, Bisma Arbiansha; Suraji, Aji; Taufikkurrahman; Wardani, Lili Kurnia; Sudjianto, Agus Tugas
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 2 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v25i2.4449

Abstract

Selama ini, hampir 90 % aktivitas lalu lintas dan angkutan barang bertumpu pada poros jalan raya. Cepatnya mobilitas daripada moda lain dan murahnya biaya menjadi alasan. Namun tidak sedikit kendaraan yang membawa muatan berlebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengurangan umur perkerasan jalan yang sudah direncanakan dari tahun 2021 menuju 10 tahun ke depan. Metode pengumpulan data adalah hasil survei golongan kendaraan yang kemudian dianalisis sehingga mendapat CESA normal dan overload serta dapat diketahui sisa usia perkerasan jalan akibat muatan berlebih. Kebutuhan jalan di Indonesia didominasi oleh jalan daerah sehingga harus memberikan terbaik bagi pengguna jalan. Sementara kondisi perkerasan jalan di Provinsi Jawa Timur tahun 2021 bahwa kondisi perkerasan jalan sedang 21,06 %, kondisi rusak ringan 5,76 %, dan kondisi rusak berat 2,12 %. Hasil analisis damage factor dari setiap jenis kendaraan yang melintas, dapat diketahui perhitungan muatan normal dan muatan berlebih (overload), juga dapat mengetahui umur rencana jalan. Hasil analisis yaitu kumulatif daya rusak semua jenis kendaraan kondisi normal sebesar 13,425.724 ESAL sedangkan pada kondisi overload sebesar 22,680.203 ESAL. Ruas Jalan Kapten Tendean Kota Kediri yang seharusnya 10 tahun pada awal perencanaan, menjadi lebih singkat yaitu 6,8 tahun karena mengalami penurunan usia perkerasan sebesar 3,2 tahun.
STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PENGENDALI SEDIMEN (CHECK DAM) KEDUNGOMBO SUNGAI KALI SERANG Setia, Nur Tri Adi; Riman, Riman; Sudjianto, Agus Tugas
Prosidia Widya Saintek Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Serang terletak di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Indonesia, dimana pada hilirnya terdapat Waduk Kedungombo. Kondisi saat ini sungai mengalami pendangkalan disebabkan banyaknya perubahan fungsi lahan sehingga pada saat hujan butiran tanah di permukaan terjatuh ke sungai yang menyebabkan sedimentasi dan terbawa sampai waduk tersebut. Bila ini terjadi secara terus-menerus maka kapasitas tampung air di waduk akan berkurang. Salah satu cara untuk mengendalikan sedimen adalah membuat bangunan pengendali sedimen (check dam). Check dam berfungsi untuk menghambat kecepatan aliran dan menangkap sedimen yang terbawa aliran air sehingga sedimen tidak sampai masuk ke waduk. Check Dam direncanakan menggunakan Q50 sebesar 334,21m3/dtk dengan perhitungan metode HSS Gama I. Kemudian dilakukan simulasi permodelan sungai untuk menganalisis hidrauliknya menggunakan software HEC-RAS. Bangunan tersebut direncanakan menggunakan dimensi; Tinggi efektif Main Dam 3,00 m, bentang 36,00 m, tebal 2,00 m, kedalaman pondasi 1,70 m. Sedangkan untuk dimensi Sub Dam, tinggi efektif 1,50 m, bentang 36,00 m, tebal 2,00 m, dan kedalaman pondasi 1,00 m. Hasil analisis efek aliran balik(Back Water) menggunakan Software tersebut terhadap adanya bangunan dinyatakan aman. Sedangkan untuk stabilitas dalam kondisi banjir, normal dan gempa juga dinyatakan aman. Total anggaran biaya yang dibutuhkan untuk membangun Check Dam Kedungombo sebesar Rp13.446.750.240,- .