Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Wisata Syariah Kota Pekanbaru Mufti Hasan Alfani; Putri Nuraini; Muhammad Arif; Ag Maulana
COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting Vol 4 No 1 (2020): COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v4i1.1603

Abstract

The legacy of the Malay kingdom of Riau has become a valuable historical site as one of the areas of the Islamic kingdom which has become a current sharia tourist destination. The purpose of this study was to determine the management strategy of the Riau Province An-Nur Grand Mosque, the Ar-Rahman Grand Mosque in Pekanbaru City, and the Senapelan Grand Mosque in Pekanbaru City as religious tourism destinations in Pekanbaru City. The techniques used in data collection are observation, interviews, documentation, and analyzing books related to research. The data analysis used was an interactive analysis model. The results of this study illustrate that 1. The implementation of planning in Islamic tourism in Pekanbaru City through the formation of the board 2. The implementation of the organization that has been formed by the management in managing the mosque as a religious tourism destination based on the main task and schedule made as a form of board coordination 3. Implementation of the movement has followed training and comparative studies of mosque administrators as religious tourism and providing salaries or wages to administrators 4. Controlling Implementation of Sharia Tourism management in Pekanbaru City is included in asset instruments under government control and supervision as the Pekanbaru City Grand Mosque 5. Marketing through promotion has been implemented with several types of online and print media. 6. Financial implementation is carried out with a system of transparency and accountability based on predetermined standards. 7. Operational implementation of activities that have been carried out routine mosques such as prayer 5 times, majlis taklim, tabligh akbar and other religious activities 8. The application of R & D from the development of mosques as religious tourism destinations in Pekanbaru City received attention from the local government as a Raya and Paripurna mosque that has budget and expenditure on the running of mosque activities in the religious activity program in Pekanbaru City 9. Implementation of the Information System Mosque has been carried out in the information system on the management of religious tourism at the Great Mosque of An-Nur, Riau Province. Keywords: Strategy, Management, Sharia Tourism
Peran Distribusi Harta (Zakat) Sebagai Solusi Ekonomi Disaat Pandemi Covid-19 Pada Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti Nur Sakinah; Ag Maulana
Kutubkhanah Vol 20, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.494 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i1.13344

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia menjadikan seluruh aktifitas terhenti, termasuk aktifitas ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran distribusi harta (zakat) sebagai solusi ekonomi di saat pandemi covid-19 pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan analisis data dengan pendekatan analysis content. Hasil penelitian menunjukan pendistribusian harta yakni dana zakat pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti untuk penanganan Covid-19 sudah tepat sesuai dengan syariah. Dimana dana zakat yang disalurkan pada masa pandemi Covid-19 ini membuat para penerima manfaat menjadi tertolong. Dan dana zakat yang diberikan sangat besar manfaatnya dan membawa kemaslahatan bagi korban yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Disinilah distribusi zakat berperan sebagai Ibadah Maaliyah Ijtima’iyyah (ibadah harta yang berdimensi sosial) yang memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat
Konsep Toleransi Terhadap Orang Yang Berhutang Berdasarkan Surah Al-Baqarah 280 Ag. Maulana; Nur Sakinah
Kutubkhanah Vol 20, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.415 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i2.13350

Abstract

Di dalam ilmu Islam terdapat pembahasan yang menganjurkan kepada orang yang berhutang untuk memberikan tempo waktu atau toleransi jika yang memiliki hutang belum mampu melunasinya sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 280. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana konsep toleransi terhadap   orang   yang   berhutang   dalam   QS.   Al-Baqarah   280   dengan   tujuan   untuk mengetahui konsep toleransi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan jenis pendekatan deskriptif. Buku yang menjadi sumber data adalah Kitab Tafsir Imam Al-Qurthubi dengan fokus ayat 280 dari surah Al-Baqarah. Hasil penelitian ini adalah ini tidak memiliki batas waktu untuk memberi tangguhan. Hanya saja ayat ini menjelaskan  masa  pemberian toleransi waktu untuk membayarnya sampai orang yang berhutang tersebut tidak lagi dalam keadaan kesulitan atau sudah melewati masa kesulitannya. Dan Islam menganjurkan untuk menyedekahkan hutang itu apabila yang berhutang sudah tidak mampu lagi untuk membayarkannya