Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS LITERASI SUKUK BAGI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM RIAU Ag Maulana; Husni Thamrin
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Tabarru' : Islamic Bangking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2021.vol4(1).6028

Abstract

Para penggiat dunia akademik khususnya yang bergelut di dunia perekonomian tentunya sudah tidak asing lagi dengan sukuk ini. Karena adanya pengenalan teori dasar atau disebut dengan literasi sukuk kepada pelajarnya khususnya kepada mahasiswa. Hal ini dikarenakan melihat besarnya peluang sukuk yang semakin berkembang dengan pesat di setiap tahunnya. Sehingga bisa membuka pola fikir mahasiswa untuk mengatur keuangannya dengan berinvestasi sukuk. Salah satu lembaga akademik yang ada di Provinsi Riau adalah Universitas Islam Riau yang memiliki Fakultas Agama Islam yang terdapat 5 jurusan yang di antaranya prodi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah yang telah mengedukasikan tentang sukuk. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana literasi sukuk pada mahasiswa Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah FAI UIR, sedangkan tujuannya untuk mengetahui tingkat literasi sukuk pada mahasiswa kedua prodi tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan populasi dari kedua prodi tersebut sebanyak 487 mahasiswa dan sampelnya menggunakan total sampling. Adapun metode pengumpulan data melalui penyebaran angket serta di analisis dengan kriteria interpretasi score yang bersifat deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi sukuk bagi mahasiswa dari kedua prodi ini masih dalam kategori “Cukup” dengan angka interpretasi 53,22% pada aspek pengetahuan dan juga kategori “Cukup” pada aspek keyakinan dan pemahaman dengan angka interpretasi 59,85%. Sedangkan pada aspek aktivitas sosialisasi tergolong “Kuat” dengan angka interpretasi 61,15% yang merupakan menggunakan media pembelajaran di mata kuliah dan juga melalui media masa (Social Media).
Strategi Pengelolaan Wisata Syariah Kota Pekanbaru Mufti Hasan Alfani; Putri Nuraini; Muhammad Arif; Ag Maulana
COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting Vol 4 No 1 (2020): COSTING : Journal of Economic, Business and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v4i1.1603

Abstract

The legacy of the Malay kingdom of Riau has become a valuable historical site as one of the areas of the Islamic kingdom which has become a current sharia tourist destination. The purpose of this study was to determine the management strategy of the Riau Province An-Nur Grand Mosque, the Ar-Rahman Grand Mosque in Pekanbaru City, and the Senapelan Grand Mosque in Pekanbaru City as religious tourism destinations in Pekanbaru City. The techniques used in data collection are observation, interviews, documentation, and analyzing books related to research. The data analysis used was an interactive analysis model. The results of this study illustrate that 1. The implementation of planning in Islamic tourism in Pekanbaru City through the formation of the board 2. The implementation of the organization that has been formed by the management in managing the mosque as a religious tourism destination based on the main task and schedule made as a form of board coordination 3. Implementation of the movement has followed training and comparative studies of mosque administrators as religious tourism and providing salaries or wages to administrators 4. Controlling Implementation of Sharia Tourism management in Pekanbaru City is included in asset instruments under government control and supervision as the Pekanbaru City Grand Mosque 5. Marketing through promotion has been implemented with several types of online and print media. 6. Financial implementation is carried out with a system of transparency and accountability based on predetermined standards. 7. Operational implementation of activities that have been carried out routine mosques such as prayer 5 times, majlis taklim, tabligh akbar and other religious activities 8. The application of R & D from the development of mosques as religious tourism destinations in Pekanbaru City received attention from the local government as a Raya and Paripurna mosque that has budget and expenditure on the running of mosque activities in the religious activity program in Pekanbaru City 9. Implementation of the Information System Mosque has been carried out in the information system on the management of religious tourism at the Great Mosque of An-Nur, Riau Province. Keywords: Strategy, Management, Sharia Tourism
Peran Distribusi Harta (Zakat) Sebagai Solusi Ekonomi Disaat Pandemi Covid-19 Pada Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti Nur Sakinah; Ag Maulana
Kutubkhanah Vol 20, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.494 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i1.13344

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia menjadikan seluruh aktifitas terhenti, termasuk aktifitas ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran distribusi harta (zakat) sebagai solusi ekonomi di saat pandemi covid-19 pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan analisis data dengan pendekatan analysis content. Hasil penelitian menunjukan pendistribusian harta yakni dana zakat pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti untuk penanganan Covid-19 sudah tepat sesuai dengan syariah. Dimana dana zakat yang disalurkan pada masa pandemi Covid-19 ini membuat para penerima manfaat menjadi tertolong. Dan dana zakat yang diberikan sangat besar manfaatnya dan membawa kemaslahatan bagi korban yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Disinilah distribusi zakat berperan sebagai Ibadah Maaliyah Ijtima’iyyah (ibadah harta yang berdimensi sosial) yang memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat
Konsep Toleransi Terhadap Orang Yang Berhutang Berdasarkan Surah Al-Baqarah 280 Ag. Maulana; Nur Sakinah
Kutubkhanah Vol 20, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.415 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i2.13350

Abstract

Di dalam ilmu Islam terdapat pembahasan yang menganjurkan kepada orang yang berhutang untuk memberikan tempo waktu atau toleransi jika yang memiliki hutang belum mampu melunasinya sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 280. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana konsep toleransi terhadap   orang   yang   berhutang   dalam   QS.   Al-Baqarah   280   dengan   tujuan   untuk mengetahui konsep toleransi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan jenis pendekatan deskriptif. Buku yang menjadi sumber data adalah Kitab Tafsir Imam Al-Qurthubi dengan fokus ayat 280 dari surah Al-Baqarah. Hasil penelitian ini adalah ini tidak memiliki batas waktu untuk memberi tangguhan. Hanya saja ayat ini menjelaskan  masa  pemberian toleransi waktu untuk membayarnya sampai orang yang berhutang tersebut tidak lagi dalam keadaan kesulitan atau sudah melewati masa kesulitannya. Dan Islam menganjurkan untuk menyedekahkan hutang itu apabila yang berhutang sudah tidak mampu lagi untuk membayarkannya
Prinsip-Prinsip Ekonomi Dalam Budaya Tunjuk Ajar Melayu Daharmi Astuti; Ag Maulana; Boy Syamsul Bakhri; Mona Fairuz Ramli
Jurnal Lektur Keagamaan Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 20 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage, Agency for Research and Development and Training, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.509 KB) | DOI: 10.31291/jlka.v20i1.1038

Abstract

ABSTRACT   This paper is motivated by the lack of studies in Malay Economic system which rich cultural trea­sure, one of which is called Tunjuk Ajar. This term means teaching, advice, and rules in life for the Malays. One of the figures who wrote Tunjuk Ajar Melayu was a culturalist, Tenas Effendy. The research problem to be addressed is how the economic values in Malay teaching and learning are correlated with Islamic values. This paper hence explores Islamic principles in Malay community's economy and culture. The method used is library research with historical and philosophical approaches. The study found that there are eleven economic principles in the Tunjuk Ajar that are in line with the concept of Islamic Economics: trustworthy and accountable, fair and equitable, independent, anti-monopoly, self-confident and faithful, tolerant, balance between worldly and hereaf­ter profit, alternate, broad-minded, social solidarity, and saving. This paper adds to literature on treasures of Malay culture, not only from a cultural perspective but also from an economic perspective as a work ethic for the Malay community. Keywords: Tunjuk Ajar, Malay, Economy, Islam.   ABSTRAK Artikel ini ini dilatarbelakangi oleh minimnya kajian tentang per­eko­no­mian orang Melayu yang kaya akan khazanah, salah satunya disebut Tunjuk Ajar. Istilah ini berarti “pengajaran, nasihat serta aturan-aturan dalam berkehidupan bagi orang Melayu”. Salah satu tokoh yang menu­liskan Tunjuk Ajar Melayu adalah budayawan Tenas Effendy. Permasa­lahan yang dibahas dalam artikel ini adalah bagaimana nilai-nilai ekonomi dalam Tunjuk Ajar Melayu berkorelasi dengan nilai-nilai Islam. Tulisan ini menggali prinsip-prinsip Islam dalam ekonomi dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Melayu dan menggali korelasi antara nilai-nilai ekonomi dalam Tunjuk Ajar Melayu dengan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan library research dengan pendekatan historis dan filosofis. Hasil pembahasan ditemukan bahwa ter­da­pat sebelas prinsip ekonomi dalam Tunjuk Ajar Melayu dan memiliki hubungan simetris dan sejalan dengan konsep Ekonomi Islam yaitu: amanah dan menepati janji, adil dan merata, kemandirian, anti monopoli, percaya diri serta tawakkal, tenggang rasa, keseimbangan antara laba dunia dan akhirat, berpada-pada, berwa­wasan luas, kesetiakawanan sosial, hemat cermat dan pantang menyerah yang diterapkan dalam kehidupan orang Melayu. Tulisan ini menyorot khazanah budaya Melayu tidak hanya dari segi buda­ya, tetapi juga dari segi ekonomi dan membangun etos kerja masyarakat Melayu yang sesuai dengan syariat Islam.  Kata kunci: Tunjuk Ajar, Melayu, ekonomi, Islam.  
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENGUMPULAN DAN PENYALURAN ZISWAF DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT Ag Maulana; Julina Julina; Mahendra Romus
MABIS: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol 1, No 2 (2021): MABIS: JURNAL MANAJEMEN BISNIS SYARIAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/mabis.v1i2.4550

Abstract

Tekhnologi informasi di Indonesia berkembang sangat pesat seiring berkembangnya zaman yang semakin mendominasi saat ini. Tekhnologi juga memberikan dampak yang besar pada masyarakat, salah satunya di bidang lembaga social dan dakwah. Melihat kemiskinan di Indonesia yang tidak kunjung berkurang para penggiat bisnis lembaga kemanusiaan Islam mengambil peran sebagai membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia seperti LAZ. Tekhnologi informasi LAZ juga tidak kalah dalam pemberdayaan system yang canggih ini, baik dari segi pengumpulan, maupun pendistribusian zakat. Meskipun pelayanan LAZ yang sudah memanjakan masyarakatnya, tetapi tidak semua masyarakat yang sadar akan kemudahan dalam berzakat, berinfak, bersedekah dan berwakaf uang dengan kemudahan yang berbasis IT yang di telah berikan. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana implementasi tekhnologi informasi dalam mengumpulkan dan menyalurkan ZISWAF serta bagaimana dampaknya terhadap perekonomian masyarakat. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui implementasi tekhnologi informasi dalam mengumpulkan dan menyalurkan ZISWAF serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat. Penelitian ini berupa kajian literatur yang berupa sumber bacaan mengenai pengelolaan ZISWAF. Semua tulisan yang didapatkan akan diringkas dan ditulis kembali dengan tujuan memberikan gambaran terhadap implementasi tekhnologi informasi pada LAZ dalam pengumpulan dan penyaluran ZISWAF serta dampaknya bagi perekonomian masyarakat. Hasil Penelitian ini adalah Implementasi tekhnologi informasi pada LAZ masa kini dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana ZISWAF kepada masyarakat sangat berpotensi terhadap peningkatan jumlah dana dan perekonomian masyarakat. semakin berkembangnya teknologi informasi serta mudahannya fungsi pembayaran zakat, infak, sedekah dan wakaf yang ditawarkan di berbagai platform yang ada dari zaman kezaman maka diharapkan system informasi ini bisa menunjukkan kontribusi yang positif dan sangat besar terhadap pengumpulan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf dan pendistribusiannya juga yang tepat pada sasarannya.Kata Kunci : Tekhnologi Informasi, ZISWAF, Ekonomi Masyarakat
Optimizing the Quality of Human Resources by Developing Youngpreneurs with a Sharia Base Arif, Muhammad; Hamzah, Zulfadli; Krismen, Yudi; Maulana, Ag
JOURNAL INCLUSIVE SOCIETY COMMUNITY SERVIES Vol. 1 No. 2 (2023): Isco- Desember
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/isco.v1i2.47

Abstract

The problem at hand is the low interest and ability of rural youth in entrepreneurship, as a significant portion of the community relies on limited employment opportunities in palm oil plantations. With the aim of enhancing the quality of human resources in Sungai Manasib village, the proposer intends to carry out community service activities. The proposed solution to address the partner's issues involves conducting an educational program on Sharia-based entrepreneurship, introducing Sharia financial institutions for business financing, organizing online entrepreneurship field trips, and providing digital marketing assistance to the youth/rural community of Sungai Manasib. The outcome of this dedication is expected to assist the village of Sungai Manasib in enhancing the quality of its human resources/community through the growth of youngpreneurs who operate businesses in accordance with Sharia principles, with the hope of providing a solution to the issue of unemployment in Sungai Manasib village. In addition, the mandatory output of this community service activity will be published in local mass media, and an additional output will be published in a nationally accredited Sinta 5 community service journal. The PkM activity will be carried out in several stages, starting with the planning stage, followed by counseling and mentoring, and ending with a measurable evaluation. The PkM activity has a positive impact on the improvement of human resources in the village and is able to provide more knowledge and interest for young people to engage in entrepreneurship.