Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Rasio Keuangan pada PT Electronic City Indonesia dan PT Erajaya Swasembada Periode 2022–2025 Rohani Nurseha Agustin; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan rasio keuangan PT Electronic City Indonesia Tbk dan PT Erajaya Swasembada Tbk periode 2022–2025 menggunakan rasio Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), dan Net Profit Margin (NPM). Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), dan Management Discussion and Analysis yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio keuangan menggunakan Microsoft Excel, kemudian menginterpretasikan hasil berdasarkan laporan keuangan, CaLK, dan pembahasan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki nilai Total Asset Turnover (TATO) yang lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan penjualan. PT Electronic City Indonesia Tbk memiliki Debt to Equity Ratio (DER) yang lebih rendah sehingga menunjukkan struktur pendanaan yang lebih konservatif, sedangkan PT Erajaya Swasembada Tbk lebih banyak memanfaatkan liabilitas untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi usaha. Dari aspek profitabilitas, PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki Net Profit Margin (NPM) yang relatif stabil, sedangkan PT Electronic City Indonesia Tbk mengalami penurunan profitabilitas hingga mencatat rugi bersih pada tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian, PT Erajaya Swasembada Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan PT Electronic City Indonesia Tbk selama periode penelitian, hal tersebut tersebut disebabkan oleh karakteristik model bisnis masing-masing perusahaan.
Analisis Break Even Point Multi Produk sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada UMKM Tape Uli Mak Can Gita Lestari; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7132

Abstract

Traditional food micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia’s economy; however, many business owners have not yet implemented data-driven profit planning or Break Even Point (BEP) analysis. Tape Uli Mak Can, a traditional Betawi food business located in North Cikarang, Bekasi Regency, has never systematically applied BEP analysis. This study aims to analyze the cost structure, calculate the multi-product BEP based on the sales mix, determine the sales target required to achieve the planned profit, and measure the Margin of Safety (MoS). A quantitative descriptive approach was employed using primary data collected through interviews, observations, and financial documentation over one month. The analysis included cost classification, Contribution Margin Ratio (CMR), Weighted Average Contribution Margin Ratio (WACMR), multi-product BEP, profit planning, and MoS. The results indicate that the total monthly cost was IDR 1,416,111, consisting of 2.83% fixed costs and 97.17% variable costs. The CMR was 14% for Tape and 26% for Uli, resulting in a WACMR of 22%. The overall BEP was achieved at monthly sales of IDR 182,323. To increase profit by 10%, sales need to increase by approximately 9%. An MoS of 90% indicates a very high level of business safety. The multi-product BEP analysis proved to be an effective tool for profit planning and financial decision-making for MSMEs.
Analisis Fundamental untuk Menilai Saham dengan Metode Valuasi Relatif terhadap Keputusan Investasi Candra Gunawan; Nesti Hapsari
Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 3 No 1 (2023): July
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/sakman.v3i1.2285

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to determine the condition of a food and beverage company's stock price in an undervalued (cheap) or overvalued (expensive) position so that it can make investment decisions. Research methodology: This research methodology uses a quantitative descriptive method. The sampling technique used was purposive sampling based on criteria. Then obtained eight research samples including CEKA, ICBP, INDF, MYOR, ROTI, SKLT, ULTJ, and DLTA. For data collection techniques in this study using the documentation method and data analysis was performed manually using Microsoft Excel. Results: The results of stock valuation using the PER, PBV and PSR methods on average show that the company is in overvalued condition, including ICBP, MYOR, ROTI, ULTJ, SKLT and DLTA shares, so a good investment decision is to sell. Meanwhile, shares of CEKA and INDF companies have an average calculated value of undervalued (cheap) so the right investment decision is to buy these shares. Limitations: This study only uses six financial ratio scales to see company performance and share valuation using only relative valuation methods such as PER, PBV and PSR. Contribution: This research can be a good reference source for investors in making investment decisions, especially those who want to invest their funds in stocks. In addition, the company is expected to be able to provide evaluation information on the company's financial performance. So it can bring potential investors to invest and gain loyalty to the company.
Analisis Perhitungan Pendapatan Bunga Kredit Pensiun Berdasarkan Variasi Tenor Pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang Firda Septiani Husnia; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7259

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perhitungan pendapatan bunga kredit pensiun berdasarkan variasi tenor pada PT Bank Mandiri Taspen. Kredit pensiun merupakan salah satu produk pembiayaan yang memiliki pertumbuhan stabil dan memiliki kontribusi penting terhadap pendapatan bunga bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode perhitungan bunga kredit pensiun yang di terapkan, sistem angsuran yang digunakan, serta perbedaan pendapatan bunga yang diperoleh bank berdasarkan variasi tenor kredit pensiun. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang serta studi pustaka berdasarkan sumber-sumber terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode perhitungan bunga kredit pensiun menggunakan metode anuitas, yaitu metode dengan jumlah angsuran tetap setiap bulan yang mencakup angsuran pokok dan bunga. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai angsuran yang diperoleh relatif mendekati simulasi perhitungan dari pihak bank dengan selisih kecil akibat pembulatan dan penyesuaian sistem internal perbankan. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunujukan bahwa variasi tenor dapat mempengaruhi besarnya angsuran dan besarnya pendapatan bunga yang diperoleh bank, dimana semakin Panjang jangka waktu kredit maka semakin besar total pendapatan bunga yang diperoleh. kredit pensiun juga memiliki kestabilan pembayaran yang relatif baik karena pembayaran angsuran dilakukan melalui sistem auto-debit dari manfaat pensiun debitur sehingga risiko keterlambatan pembayaran relatif rendah.
Analisis Manajemen Risiko Gagal Bayar pada Pembiayaan KPR dengan Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi (Tahun 2022-2025) Ayu Nuriswal; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan KPR Griya dengan akad murabahah merupakan salah satu produk pembiayaan perumahan berbasis syariah yang memiliki risiko gagal bayar dari nasabah. Risiko tersebut dapat memengaruhi kualitas pembiayaan sehingga diperlukan penerapan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab gagal bayar, manajemen risiko yang diterapkan, serta upaya penanganan risiko gagal bayar pada pembiayaan KPR Griya di BSI KCP Karawang Kertabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagal bayar dipengaruhi oleh penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, kondisi usaha yang tidak stabil, serta kurangnya kemampuan nasabah dalam mengelola keuangan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, bank menerapkan analisis pembiayaan berdasarkan prinsip 5C+1S, monitoring dan pengawasan pembiayaan secara berkala, serta melakukan penanganan melalui pemberian surat peringatan, restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan kembali pembayaran, hingga pelelangan jaminan sebagai langkah terakhir. Penerapan manajemen risiko tersebut membantu bank dalam mengendalikan risiko gagal bayar dan menjaga kualitas pembiayaan KPR Griya.
Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi Nadira Ayuni Azahra; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad yang digunakan dalam produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Karawang Kertabumi, bagaimana penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi dan bagaimana kesesuain dengan PSAK 102 pada transaksi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Adapun analisis yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan apa yang diteliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi menerapkan akad murabahah berdasarkan pesanan yang diterapkan sesuai prinsip syariah. Selama proses akad berlangsung, pihak bank menjelaskan secara rinci seperti margin, uang muka, biaya administrasi, serta konsekuensi keterlambatan pembayaran. Selain itu, penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi telah sesuai dengan ketentuan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah. Kesesuaian tersebut terlihat pada pengakuan aset murabahah, pencatatan piutang murabahah, pengakuan margin keuntungan, serta perlakuan akuntansi terhadap uang muka yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Analisis Penerapan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Nasywa Aulia Khairunnisa; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan serta mengevaluasi tingkat kepatuhan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi dalam transaksi pengadaan barang operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi berupa data transaksi, bukti potong elektronik (E-Bupot), serta laporan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PPh Pasal 22 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, mulai dari proses pengadaan barang, identifikasi objek pajak, perhitungan Dasar Pengenaan Pajak (DPP), pemotongan tarif sebesar 1,5%, pembuatan E-Bupot, penyetoran pajak, hingga pelaporan SPT Masa melalui sistem Coretax. Penggunaan sistem digital seperti Coretax dan E-Bupot mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi administrasi perpajakan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti gangguan sistem dan potensi kesalahan input data yang dapat memengaruhi ketepatan pelaksanaan pajak. Secara keseluruhan, penerapan PPh Pasal 22 di Balai/Pusat Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi telah berjalan dengan baik dan sesuai peraturan perpajakan, meskipun masih diperlukan upaya optimalisasi untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan kepatuhan perpajakan.
Analisis Inventory Turnover Terhadap Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya Periode 2020 – 2024 Rachel Katrin Togatorop; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7311

Abstract

Penelitian ini mengambil objek penelitian suatu perusahaan retail yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan ritel tersebut mengelola Inventory Turnover, yang mencakup beban pokok pendapatan dan persediaan, serta laba bersihnya dari tahun ke tahun. Periode yang dipilih adalah 2020-2024, mengingat pada rentang waktu tersebut perekonomian mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pokok Pendapatan, Rata-rata Persediaan, Inventory Turnover, dan Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya meningkat signifikan selama masa pandemi COVID-19, khususnya pada 2020, 2021, 2023, dan 2024. Namun, Inventory Turnover pada 2022 tercatat kurang baik akibat kenaikan drastis Beban Pokok Pendapatan yang tidak sebanding dengan Rata-rata Persediaan, sehingga turun 0,4% dari 2021. Di sisi lain, Laba Bersih tetap meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa penurunan Inventory Turnover tidak berdampak pada kinerja laba perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mengalami fluktuasi selama masa pengamatan. Sebelum dan sesudah Covid-19, kinerja perusahaan mengalami peningkatan.
Analisis Tingkat Kesehatan pada PT Bank Tabungan Negara Tbk menggunakan Metode RBBR periode 2021-2025 Mutya Sekar Kinasih; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk selama periode 2021-2025 menggunakan metode RBBR berdasarkan pendekatan RGEC yang mencakup aspek Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan PT Bank Tabungan Negara Tbk periode 2021-2025. Penilaian dilakukan melalui analisis rasio Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), serta hasil self-assessment GCG. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk secara keseluruhan berada pada kategori sehat sepanjang periode penelitian. Dari aspek Risk Profile, rasio NPL berada dalam kategori sehat dengan kecenderungan menurun, sedangkan rasio LDR termasuk kategori cukup sehat. Aspek GCG memperoleh predikat sehat berdasarkan hasil penilaian internal perusahaan. Pada aspek Earnings, rasio ROA menunjukkan kategori cukup sehat, sementara rasio NIM tetap berada pada kategori sehat meskipun mengalami penurunan pada tahun 2024. Sementara itu, aspek Capital mencerminkan kondisi sangat sehat karena rasio CAR secara konsisten berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa PT Bank Tabungan Negara Tbk memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola risiko, menerapkan tata kelola perusahaan yang efektif, menjaga stabilitas profitabilitas, serta mempertahankan kecukupan modal untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Analisis Pencatatan Persediaan Barang Pada Aplikasi SAKTI di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Mufidah Syahrani; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7315

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) dengan fokus pada proses pendataan persediaan barang menggunakan aplikasi SAKTI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan persediaan pada aplikasi SAKTI telah sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga mempermudah pencatatan dan pelaporan persediaan. Penggunaan aplikasi SAKTI juga meningkatkan efisiensi dan keteraturan dalam pengelolaan persediaan barang.