Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Keterlambatan Proyek Konstruksi di PT. PLN (Persero) UIP Sumbagut Irwan Irwan; Melloukey Ardan; Nuril Mahda Rangkuti; Febrina Monalisa
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 6, No 1 (2022): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i1.6817

Abstract

Project delays are the main contribution to project cost overruns. The research intends to determine the main factor that cause delays in construction projects at PT. PLN (PERSERO) UIP Sumbagut. In this research, there were 31 variables which were grouped into 6 categories. The research is done by distributing questionnaires to 20 respondents from the owner who also handles the project. The data analysis used a comparison of the percentage, rank mean and standard deviation which were analyzed with Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Based on the results of data analysis, it was found that the main factor causing delays in construction projects at PT. PLN (PERSERO) UIP Sumbagut is a shortage of manpower to complete a project. In addition, there are several other dominant factors, namely labor qualifications that do not meet standards; difficulties in financial cash flow and project funding from contractors; scheduling conflicts with sub-contractors and suppliers in the completion of work; security disturbances during the project.
Analisa Durasi dan Kapasitas Parkir Manhattan Times Square Gatot Pramono; Nuril Mahda Rangkuti; Marwan Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 3, No 1 (2019): JCEBT Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v3i1.2457

Abstract

Kapasitas parkir yang sesuai dan letak parkir yang digunakan dengan baik dan benar tentu tidak akan mengakibatkan penghambatan lalu lintas. Posisi dan letak parkir sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah, Seharusnya ketika pengguna kendaraan memarkirkan kendaraannya. Namun kenyataannya penggunaan lahan parkir sering tidak dipatuhi baik oleh pengguna maupun pengelola parkir.Penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang analisa durasi dan kapasitas parkir dalam Mall Manhattan Times Square Medan. Data yang digunakan adalah data primer yaitu pencatatan waktu masuk dan keluarnya kendaraan. Data sekunder yang dipakai luas area parkir, tipe parkir dan kapasitas parkir.Hasil dari perhitungan analisa durasi dan kapasitas parkir di Medan Manhattan Times Square yaitu akumulasi maksimum harian tertinggi mobil terjadi pada rentang waktu 15 menit sebanyak 367 kendaraan. Rata – rata volume harian mobil adalah 509 kendaraan.Indeks parkir mobil 98,66 % . Tingkat turn over parkir tertinggi 1,36. Durasi parkir rata – rata 136 menit.Kebutuhan ruang parkir mobil berdasarkan luasan area total seluas 89.855 m² diperoleh kebutuhan ruang parkir sebanyak 702 SRP sedangkan perhitungan berdasarkan pada luas lantai efektif yang digunakan sebanyak 1463 SRP. Kapasitas statis yang disediakan ruang parkir pada area tersebut saat ini baru mencapai 374 SRP. Jadi secara keseluruhan area parkir di Manhattan Times Square masih belum mampu memenuhi kebutuhan parkir.
Pemanfaatan Serat Serabut Kelapa Sebagai Dinding Akustik Partisi lambok simanjuntak; Nuril Mahda Rangkuti mahda
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 2, No 1 (2018): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v2i1.1958

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan penggunaan material yang berasal dari serat alam sebagai bentuk konservasi energi dan perlindungan lingkungan. Contohnya serat sabut kelapa (cocofiber), limbah serat sabut kelapa di Indonesia cukup basar tetapi belum banyak dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar kemampuan dalam meredam suara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalului pengujian dan pengukuran akustik dengan menggunakan software pendukung impedance tube yaitu DAQ vactory dan HQ control terhadap tiga jenis variasi campuran cocofiber 0%, 7% dan 15%, serta dilanjutkan dengan analisis kualitatif sebagai usaha untuk menyimpulkan karakteristik spesifik hingga ditemukan peluang pemanfaatannya sebagai bahan atau konstruksi dasar dari berbagai jenis peralatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada variasi III campuran 15% serabut kelapa menunjukkan nilai koefisien serap bunyi terbesar adalah 0,9756 yaitu pada sampel ke 4 dengan frekuensi 4000 Hz dengan cepat rambat gelombang bunyi sebesar 3902,4 m/det. Kesimpulan dari penelitian ini semakin besarnya persentase campuran cocofiber maka kemampuan untuk meredam suara semakin besar.
Pelatihan Dan Bimbingan Teknis Penataan Sirkulasi Drainase, Tata Rumah Sehat & Penataan Jalan di Lingkungan IX RT/RW IV Kel. Bantan, Medan Kamaluddin Lubis; Ninny Asnidar Siregar; Nuril Mahda Rangkuti; Nela Permata Sari Lubis
Pelita Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): Pelita Masyarakat, September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v4i1.7929

Abstract

The arrangement of buildings and the environment is needed as an effort to control the use of space, especially to realize the built environment, both in urban and rural areas, especially the physical form of buildings and their environment. The vision of structuring buildings and the environment is the realization of buildings and environments that are livable and have identity, while the missions are: (1) Empowering the community in the administration of buildings that are orderly, livable, self-identified, harmonious and harmonious, (2) Empowering the community so that independent in structuring a productive and sustainable environment. The physical health of the house is also closely related to 1) the availability of clean/drinking water that meets the requirements and quality of clean/drinking water; 2) availability of a wastewater treatment system that does not pollute clean water sources; 3) the availability of a waste disposal system (starting from storage & sorting, disposal and composting); 4) the availability of a rainwater drainage system so that it does not inundate the home environment. optimal health status, and the house meets the requirements of a healthy house such as ventilation, adequate lighting, buildings according to the number of occupants of the house and supported by the health of the surrounding environment. A house or housing is said to be habitable if it meets the minimum requirements regarding safety, health, comfort, and convenience (4K) for its occupants.
PENERAPAN MANAJEMEN TRANSPORTASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA RUAS JALAN DI PERKOTAAN Kamaluddin Lubis; Nuril Mahda Rangkuti; Nela Permata Sari Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 6 No. 2 (2022): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i2.7821

Abstract

Permasalahan transportasi di kota-kota  besar yang ada di Indonesia  khususnya kota medan saat ini tidak terlepas dari pembangunan nasional yang berkembang cepat. Perubahan suatu kota dari kota agraris menjadi industri ataupun dari kota metropolitan menjadi megapolitan membuat perubahan juga terhadap sistem transportasi yang dipakai di kota  tersebut seperti kota medan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia ( PKJI )2014.dan OD-Matrik terhadap analisa kinerja ruas jalan Penelitian bertujuan  untuk mengetahui alternatif manajemen lalu lintas yang dapat mengurangi kemacetan pada  ruas jalan gatot subroto dan jalan Iskandar Muda . Data hasil survei asal-tujuan diolah menjadi model sebaran pergerakan, kemudian model pemilihan rutenya dibuat dengan bantuan software perencanaan transportasi dan dibebankan pada idealisasi jaringan jalan. Setelah itu, dilakukan analisis untuk menemukan alternatif manajemen lalu lintas yang menghasilkan kinerja jaringan jalan lebih baik daripada  kondisi  aktual.  Dari  sekian  alternatif  yang  dianalisis,  terdapat  empat  alternatif  yang memberikan  hasil  positif  terhadap  peningkatan  kinerja  jaringan  jalan  secara  umum.  Bahkan  ada alternatif yang mampu mengurangi nilai derajat kejenuhan lalu lintas hingga 17%. Pada akhirnya dipilih dua alternatif yang menghasilkan kinerja terbaik dan stabil selama jangka waktu perencanaan. Salah satu dari dua alternatif tersebut yaitu usulan membuat jembatan laying ( Fly over) dua tingkat untuk kendaraan yang ingin menyeberang dari Jalan Iskandar muda menuju Binjai dan sebaliknya. Sedangkan  alternatif  lainnya  yaitu  usulan  membuat  pelebaran  jalan  di beberapa ruas jalan ataupun larangan parkir dibadan jalan  untuk mengakomodasi kendaraan yang melakukan putar balik kiri langsung pada persimpangan.
EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA TIKUNGAN LAOWOMARU Marwan Lubis; Nuril Mahda Rangkuti; Moelky Ardan
Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) SEMNASTEK UISU 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.33 KB)

Abstract

Jalan berfungsi sebagai infrastruktur penghubung penting untuk mendukung proses pembangunan dan membuat keseimbangan setiap daerah. Jalan Pelud Binaka, Kota Gunungsitoli merupakan jalan yang menghubungkan antar kabupaten kota di kepulauan Nias. Pada ruas jalan Pelud Binaka, kondisi jalan tersebut merupakan jalan lurus dan terdapat beberapa tikungan tajam sehingga sangat tidak nyaman bila dilalui pengguna jalan yang melintasinya. Untuk itu perlu di evaluasi dengan merencanakan alinyemen Horizontal menggunakan standar Bina Marga. Alinyemen horizontal adalah proyeksi sumbu jalan pada bidang horizontal. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data primer dan data sekunder. Dari hasil perhitungan alinyemen horizontal data lapangan existing pada tikungan I dan tikungan II dengan kecepatan Vr = 70 km/jam, jari-jari pada tikungan I sebesar Rc = 77,466 didapat nilai L = 170 2 TS = 114,47 (Tidak ok) dan jari-jari pada tikungan II sebesa rRc = 95,541 m juga didapat nilai L = 170 2 TS = 118,278 (Tidak ok), sehinnga kedua tikungan tersebut tidak memenuhi standar Bina Marga dalam perencanaan geometrik jalan raya pada tikungan. Dengan hasil perencanaan alinyemen horizontal pada tikungan I dan tikungan II dengan kecepatan rencana Vr = 70 km/jam dan jari-jari yang direncanakan sebesar Rc = 318 m didapat nilai L 2 Ts, dan landai relatif sebesar 0,43 %, maka perencanaan alinyemen horizontal pada tikungan I dan II telah memenuhi standar Bina Marga serta layak untuk digunakan sehingga dapat tercapai keamanan, kenyamanan, dan kelancaran dalam berlalu-lintas.
Analisis Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan Pembangunan Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan Muhammad Sultan Hakim; Melloukey Ardan; Suranto; Nuril Mahda Rangkuti
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2023): Next Issue on, September 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v5i2.278

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan analisis perbandingan harga antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) terhadap SNI. Diadakan nya penelitian ini agar bermanfaat bagi pelaku jasa konstruksi maupun mahasiswa dalam merencanakan biaya dengan nilai ekonomis. Dengan perkembangan pembangunan infrastruktur di daerah Sumatera Utara yang cukup tinggi, Medan menjadi salah satu kota yang berpotensi akan pembangunannya. sehingga menyebabkan banyak nya para pengusaha developer memanfaatkan peluang ini. Penelitian ini juga bermanfaat untuk menemukan analisa perbandingan antara harga Rencana Anggaran Biaya, SNI dengan harga Rencana Anggaran Pelaksanaan (biaya nyata), yang nanti nya akan bermanfaat bagi pelaku jasa konstruksi sebagai bahan pertimbang untuk hasil estimasi biaya yang lebih ekonomis, mempermudah kontraktor dalam menentukan besar nya nilai tender. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai ekonomis berdasarkan hasil perbandingan antara harga Rencana Anggaran Biaya, SNI dengan harga Rencana Anggaran Pelaksanaan pada Pembangunan Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan. Berdasarkan hasil analisa, diperoleh nilai akurasi RAB terhadap SNI sebesar 91.11%, dan RAP terhadap SNI sebesar 74.38 %. Dengan ini tingkat akurasi tebesar yaitu RAB terhadap SNI sebesar 91.11%.
Evaluasi Kebutuhan Air Bersih Untuk Masyarakat di Kecamatan Binjai Timur Muhammad Mufti Farabi; Mahliza Nasution; Nuril Mahda Rangkuti
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS) Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jitas.v1i2.1455

Abstract

Binjai is a city in North Sumatra. Along with the increase in population and the increase in industrial zones every year, automatically the need for the use of clean water continues to grow. In East Binjai Subdistrict, the existence of Drinking Water Service Providers is far from satisfactory. This happens because many residents still use groundwater sources (dug wells) as one of the main sources of residents to obtain clean water. By thinking about these problems, the author wants to evaluate the need for clean water in East Binjai District until 2027 and the number of clean water service coverage in East Binjai District in 2027. Based on the results of research that has been carried out, the need for clean water based on the total population of East Binjai District in 2027 is 109,612 lt/s, while clean water needs are based on the number of customers of East Binjai District in 2027 of 18,018 lt/s. As for the service coverage of Company M in 2027, it was obtained by 17.946%, with the description of 66,227 people in the total population of East Binjai District, the number of people who use Company M's services for daily use is only 11,326 people. The remaining 54,342 people still use independent methods to obtain clean water.
Analisis Kinerja Jaringan Jalan Lingkar Kota Medan Muhammad Ghaly Rafiansyah; Nuril Mahda Rangkuti; Marwan Lubis
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS) Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jitas.v2i1.1948

Abstract

Fungsi Ring Road yaitu agar kendaraan dapat mencapai bagian kota tertentu tanpa harus melalui pusat kota untuk mempercepat perjalanan. Penelitian ini mengkaji kondisi lalu lintas secara keseluruhan untuk mengetahui kinerja ruas jalan dan tingkat pelayanan simpang bersinya disepanjang jalan lingkar Gagak Hitam Kota Medan. Penelitian ini menggunakan data sekunder hasil dari survey secara langsung dilokasi dan data primer. Jam puncak didapat pada weekday sore pukul 17.00-18.00 WIB. Berdasarkan hasil analisis nilai terbesar derajat kejenuhan (DS) pada ruas jalan lingkar Gagak Hitam Kota Medan yaitu 0,736 ini masih memenuhi syarat kelayakan sesuai standar yang ditetapkan dalam Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 yaitu dibawah 0,75 Klasifikasi tingkat pelayanan ruas jalan C dimana ruas jalan dalam zona arus stabil dan pemilihan kecepatan pengemudi dibatasi.Nilai tundaan rata-rata simpang bersinyal yaitu sebesar 51,32-59,76. Berdasarkan PM 96 tahun 2015 nilai tundaan yang didapat termasuk kedalam kategori tingkat pelayanan simpang E dengan kondisi nilai tundaan diantara 40,1 sampai 60 smp/det dan kinerja simpang tergolong buruk.
Analisis Kinerja Jaringan Jalan Lingkar Kota Medan Rafiansyah, Mhd Ghaly; Rangkuti, Nuril Mahda; Lubis, Marwan
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS) Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Arsitektur (JITAS)
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jitas.v3i1.3877

Abstract

The function of Ring Road is so that vehicles can reach certain parts of the city without having to go through the city center to speed up the journey. This study examines the overall traffic conditions to determine the performance of the roads and the level of service at the intersections along the Gagak Hitam ring road, Medan City. This study uses secondary data from a survey directly on the site and primary data. Peak hours are obtained on weekday afternoons at 17.00-18.00 WIB..Based on the results of the analysis, the largest value of the degree of saturation (DS) on the Gagak Hitam ring road in Medan City is 0.736 this still meets the eligibility requirements according to the standards set out in the 2014 Indonesian Road Capacity Pedoman (PKJI), which is below 0.75. Classification of the service level of the C road section where the road section is in a stable flow zone and the driver's speed selection is limited. The average delay value for signalized intersections is 51.32-59.76. Based on PM 96 of 2015 the delay value obtained is included in the category of service level of the E intersection with the condition of the delay value between 40.1 to 60 smp/sec and the performance of the intersection is bad classified.