Heru Sukanto
2Jurusan Teknik Mesin, FT.Universitas Sebelas Maret,Surakarta Jl., Ir., Sutami 36A Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Procurement and Operation Technical For Meniran (Phyllanthus Niruri) Extraction Equipment Santoso, Budi; Imaduddin, Fitrian; Sukanto, Heru; Triyono, Joko; Hidayat, Raymundus Lulus Lambang Govinda; Widodo, Purwadi Joko; Siswantoro, Dwi Heru
Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika Vol 20, No 1 (2021): MEKANIKA: Majalah Ilmiah Mekanika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mekanika.v20i1.45487

Abstract

At this time the government prohibits the use of antibiotics in animal feed as an Antibiotic and Growth Promoter (AGP), so an effective and safe immunomodulator and herbal growth stimulant product are needed through Meniran extract products (Phyllanthus niruri) and chemicals in the market are not yet optimal as immunomodulators and growth stimulants. CV. Maxipro Agrosatwa which is engaged in veterinary medicine, wholesale trade of agricultural products, and other live animals will produce feed using Meniran extract products. Extraction equipment that is needed is a Rotary vacuum evaporator. This equipment is needed to separate the solvent from the solute without high heating which will damage the solute content. The vacuum condition in the flask is to make the separation more efficient as well as accelerate the separation of the solvent from a solution by reducing the boiling point. The rotation of the flask is to increase evaporation. The complexity of this equipment is what makes CV. Maxipro Agrosatwa cannot handle it alone and requires technical assistance from the Department of Mechanical Engineering (Jurusan Teknik Mesin-JTM) FT UNS. Technical assistance provided by JTM FT UNS is in the form of procurement, delivery, installation, operation, and maintenance of the rotary vacuum evaporator.
Penerapan Teknologi Proses Produksi Untuk Meningkatkan Kapasitas Dan Kualitas Kecap Manis UKM Bumi Makmur Sejahtera Fauza, Gusti; Sukanto, Heru; Sugiarto, Catur; Hadi, Syamsul; Astirin, Okid Parama; Nurcahyo, Wisnu; Prasetyo, Ari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.46368

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya kapasitas namun juga kualitas produk kecap manis kecap manis Bumi Makmur Sejahtera (BMS) khas Wonogori yang terdapat di Desa Bulusari, Kecamatan Bulusulur, Wonogiri Jawa Tengah. Dari observasi lapangan ditemukan beberapa permasalahan, yaitu waktu siklus produksi per batch produk yang masih tinggi dan proses produksi yang tidak efisien. Hal ini berdampak terhadao terbatasnya kapasitas produksi UKM. Beberapa proses yang memakan waktu lama adalah proses pemasakan (9 jam) dan pengemasan (12 jam). Permasalahan berikutnya terkait mutu dan keamanan pangan dimana wajan pemasakan yang bersentuhan langsung dengan produk terbuat dari semen (bahan yang bisa mengelupas). Kondisi ini tidak sesuai dengan konsep cara produksi pangan yang baik (CPPB) untuk industri rumah tangga. Oleh sebab pada kegiatan pengabdian ini akan diaplikasikan teknologi proses produksi yang tidak hanya meningkatkan kapasitas namun juga kualitas dan keamanan produk. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: a) inisiasi dan sosialisasi program, b) pelaksanaan program, c) monitoring dan evaluasi program. Aplikasi teknologi yang diusulkan adalah sebuah  Introduksi lini produksi dengan system pengadukan otomatis dan pengemasan yag lebih efisien. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk kecap. Kemudian penggunaan bahan untuk alat yang terbuat dari stainless steel, merupakan salah satu solusi untuk menurunkan cemaran fisik. Dengan lini produksi baru ini, waktu produksi lebih pendek sehingga kapasitas meningkat signifikan. Disamping itu kualitas akan lebih baik karena dengan pengadukan otomatis adonan akan lebih homogen, serta keamanan pangan juga akan meningkat karena peralatan terbuat dari bahan yang aman untuk pengolahan produk pangan.
Retrofit Mesin Emco Concept 55 Turning Unit Menggunakan Pengendali Mach 3/4 Untuk Meningkatkan Fleksibilitas Pembelajaran Cnc Sukanto, Heru; Istanto, Iwan; Widodo, Purwadi Joko; Imaduddin, Fitrian; Santoso, Budi; GH, R Lullus Lambang; Triyono, Joko; Wijaya, Rahman
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110616

Abstract

Penggunaan mesin CNC untuk menghasilkan produk dengan akurasi yang tinggi sangat penting dalam perkembangan industri saat ini. Mesin Emco Concept 55 Turning Unit adalah salah satu mesin bubut CNC yang populer pada masanya karena kehandalannya dalam menghasilkan produk dengan akurasi tinggi. Namun, seiring perkembangan teknologi, mesin ini mulai mengalami keterbatasan, terutama dalam hal sistem kontrol dan kompatibilitas dengan perangkat lunak modern. Retrofit mesin CNC adalah solusi yang semakin populer untuk mengatasi masalah ini. Retrofit dimulai dengan persiapan dan analisis awal dengan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi mesin untuk mengevaluasi komponen mekanis, elektrik, dan sistem kontrol yang ada. Setelah itu dilakukan pembongkaran sistem kontrol lama dan memasang sistem kontrol baru serta mengatur konfigurasi perangkat lunak yang baru. Setelah semua komponen terpasang pengujian dan optimasi dilakukan agar mendapatkan hasil dan maksimal. Tahap terakhir dalam retrofit adalah finalisasi agar semua komponen terpasang dengan rapi dan aman sesuai dengan desain yang ditetapkan. Dari kegiatan ini dihasilkan mesin CNC dapat kembali berfungsi dengan baik dan kompatibel dengan software modern, memiliki antarmuka grafis yang intuitif, dan dapat terhubung ke sistem jaringan untuk mendukung pemantauan dan integrasi ke dalam ekosistem Industri 4.0. Kata kunci: CNC; Retrofit; Antar muka; Integrasi; Industri 4.0