Secara geologi, wilayah Jemaat GPM Ebenhaezer dibentuk oleh formasi geologi alluvium, loss material (material lepas), granit dan carts atau coral. Kategori bina umat dalam jemaat digambarkan sebagai berikut, yang secara detail disajikan menurut kategori: batita, TK1, TK2, TK3, AK1, AK2, AK3, AT1, AT2, AT3, Remaja. bahwa kategori bina umat kelompok anak di bawah tiga tahun (batita) sebesar 4,1%, kelompok Taman Kanan Kanak (TK) 5,9%, Anak Kecil (AK) 7,4%, Anak Tanggung (AT) 7,2%, Remaja 7,0%, AMGPM 18,6%, Pelpri 21,9%, Pelwata 22,4% dan Lansia 5,4%. Untuk kelompok anak-anak, maka kelompok anak kecil memiliki persentase terbesar kemudian diikuti oleh anak tanggung, anak TK dan batita. Inilah kondisi umat yang perlu mendapat perhatian dan pendampingan dalam pelayanan. Pandemi COVID-19 adalah krisis kesehatan yang pertama dan terutama di dunia. berdasarpkan analisis di lapangan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat melihat bayak sekali masalah yang di hadapi mitra seperti: 1). Terhentinya pelayanan ibadah sekolah minggu bagi anak-anak SMTPI Jemaat GPM Ebenhaezer diakibatkan pandemic covid-19. 2). Kurangnya pengetahuan dan kesadaran anak-anak SMTPI Jemaat GPM Ebenhaezer terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. 3). Kurang pengetahuan pembuatan hand sanitizer yang menjadi kebutuhan penting di masa pandemic covid 19. Maka Solusi yang di tawarkan kepada mitra untuk menyelesaikan permasalahan antara lain : 1). Pelatihan pelaksanaan Ibadah Sekolah Minggu SMTPI secara Online atau virtual lewat Media Sosial atau jejaring TV nirkabel dengan menggunakan alat peraga. 2). Sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. secara Online atau virtual lewat Media Sosial atau jejaring TV nirkabel. 3). Pelatihan tentang pembuatan Hand Sanitizer secara Online atau virtual lewat Media Sosial atau jejaring TV nirkabel. Luaran yang ditargetkan adalah 1). Publikasi jurnal MAREN LPM UKIM, 2).Publikasi media electronik, 3). Vidio kegiatan, 4). Peningkatan tingkat keberdayaan mitra, 5). Perbaikan tata nilai masyarakat