Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DESIMINASI OBJEK WISATA SEJARAH DI DANAU SIPIN KOTA JAMBI Nelly Indrayani; Irhas Fansuri Mursal; Fatonah Fatonah; Abd Rahman; Supian Supian
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.166-175

Abstract

Jambi memiliki fase sejarah yang cukup panjang, mulai dari masa pra sejarah, Hindu Budha, Islam, Kolonial dan Kemerdekaan. Fase sejarah Jambi ini memberikan kekayaan  tinggalan-tinggalan sejarah khusunya di Danau Sipin Kota Jambi. Tinggalan-tinggalan sejarah di Danau Sipin merupakan bagian dari sejarah lokal. Tinjauan lapangan ditemukan bahwa kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kelestarian objek wisata sejarah danau sipin perlu ditingkatkan.Masyarakat tidak ramah terhadap sejarah lokal yang mereka miliki berupa tinggalan-tinggalan sejarah yang memiliki disekitar mereka dengannilai identitas daerah dan identitas nasional. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pertama tahap Persiapan. Survei lapangan guna mengetahui medan lokasi pengabdian, kondisi masyarakat, dan tinggalan-tinggalan sejarah yang tersimpan di Danau Sipin. Kedua tahap pelaksanaan, yakni mengenalkan/mendiseminasikan dan mendialogkan potensi tinggalan-tinggalan sejarah terdiri dari Situs Candi Solok Sipin, Makam Taman Raja, dan potensi alam wisata danau sipin. Pada tahap ini tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan pemerintah dan dinas Kominfo Kota Jambi untuk mengembangkan wisata tinggalan-tinggala sejarah dan wisata danau sipin secara virtual.Wisata virtual ini juga mendukung ekonomi kreatif di danau Sipin
FILM DOKUMENTER: JEPANG INGKAR JANJI, PETA BERONTAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI TITIAN TERAS H. ABDURRAHMAN SAYOETI Izra Evnia Dewi Sinaga; Budi Purnomo; Nelly Indrayani
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2024): Kesejarahan Nasional, Lokal dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v3i1.28719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis film dokumenter dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya yang berjudul “Jepang Ingkar Janji, Peta Berontak” serta nilai-nilai yang terkandung didalam film dokumenter: jepang ingkar janji, peta berontak sebagai sumber belajar dikelas XI Ipa 1 SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan menggunakan indikator penelitian tentang nilai-nilai yang terkandung dalam film dokumenter: jepang ingkar janji, peta berontak sebagai sumber belajar sejarah siswa kelas Xi Ipa 1 SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan film dokumenter sebagai sumber belajar siswa memberikan dampak yang positif dan memberikan beberapa kemajuan. Selain dapat menarik perhatian siswa, film dokumenter tidak hanya dijadikan sebagai media pembelajaran, namun bisa juga sebagai sumber belajar yang dipakai berulang kali. Dengan demikian pembelajaran siswa dapat terpantau sekaligus menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam film dokumenter itu sendiri. Penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa film dokumenter sangat efektif untuk belajar baik secara daring maupun secara tatap muka.
Cultural Crossroads of the Korean Wave in Jambi City 2001-2020 Fhirda Syiffa Almira; Nelly Indrayani; Hanif Risa Mustafa
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v13i2.28

Abstract

Abstract : The purpose of writing this paper is to explain about the Korean wave   popular culture from South Korean. The beginning of the korean wave in Jambi was caused by the current of globalization. Advances in technology have made the korean wave spread rapidly. The phenomenon of the korean wave that has created fan groups in Jambi makes it interesting to research.The problems that will be of concern in conducting this research are what factors pushed the Korean wave   to enter Jambi, how was the development of the korean wave in Jambi and what was the impact of the Korean wave   on the people in Jambi. This study aims to find out how the history of the entry and development of Korean wave   popular culture has had an impact on the people of Jambi City. In this study using historical research methods. The techniques used for data collection are archives, literature studies, and interviews. The results of this study are that the Korean wave   entered Jambi City starting with the broadcast of Korean dramas on various television channels. The factor driving the entry and development of the korean wave was globalization resulting in advances in technology and information such as the internet and social media which created fan groups. The presence of the Korean wave   has an impact on society such as social, cultural and economic impacts. Abstrak : Penelitian ini membahas tentang budaya populer Korean wave . Di Kota Jambi, masuk dan berkembangnya korean wave ini di dukung dengan kemajuan di bidang teknologi dan komunikasi yang membuat persebaran dari produk korean wave semakin cepat. Hadir dan berkembangnya korean wave menciptakan kelompok penggemar. Fenomena ini menarik untuk diteliti. Adapun permasalahan yang akan menjadi perhatian dalam melakukan penelitian ini adalah bagaimana korean wave masuk dan berkembang ke Kota Jambi, dan bagaimana dampak Korean wave   terhadap masyarakat di Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sejarah masuk dan berkembangnya budaya populer korean wave hingga memberikan dampak terhadap masyarakat di Kota Jambi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Adapun teknik yang dilakukan untuk pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan suber-sumber, studi pustaka, dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Korean wave   masuk di Kota Jambi diawali dengan tayangnya drama Korea di berbagai saluran televisi. Faktor yang mendorong masuk dan berkembangnya Korean wave adalah adanya globalisasi sehingga terjadi kemajuan di bidang teknologi dan informasi seperti internet dan media sosial yang menciptakan kelompok penggemar. Kehadiran korean wave  memberikan dampak sosial, budaya dan ekonomi.
The Impact of Transmigration on The Development of Christianization in West Pasaman (1953-1980) Nelly Indrayani; Supian Ramli
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v12i1.133

Abstract

This study reveals the social history of transmigration's effects on the chirstianization of pasaman. This chirstianization took place in 1953, for the existence of christians who have settled in about the 20th century. These christians came from java, and it's mainly in transmigration resettlement areas. In progress until the end of 1980, chirstian activity look dinamics, so that christian could engage in various activity of life. The study uses historical science research methods of heuristic, critisim, interpretation, and historiography. Studies have found that, the social movement of christian resulted from transmigration trough all walks of life in the pasaman. The christian movement in the pasaman included education, place of worship, youth and art, and socioeconomic society. A propesive action is that without resorting to anarchy in a persuasive or inviting approach. This effrot has brough various froms of infrastructure to all sector of life.