Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Oportunitas

PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS APLIKASI TELEGRAM SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Yosia Dian Purnama Windrayadi; Muhammad Yusuf
OPORTUNITAS: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Kewirausahaan dan Koperasi Vol 2 No 02 (2021): Oportunitas
Publisher : Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.467 KB)

Abstract

Adanya pandemi Virus Covid-19 berdampak pada berbagai bidang, salah satunya pendidikan.Dalam dunia pendidikan, perubahan metode mengajar pun harus dilakukan secara daring. Mahasiswa dan dosen diimbau untuk melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh. Hal ini mendatangkan efek positif maupun kekurangan yang perlu dibenahi. Maka dari itu suatu keniscayaan apabila e-learning harus dilaksanakan secara masif karena bersifat fleksibel dan lebih mudah diakses. Namun, di sisi lain metode e- learning juga mengurangi interaksi dosen dan mahasiswa serta antarmahasiswa. Keadaan seperti ini menuntut para dosen untuk lebih selektif dan kreatif dalam memilih metode apa yang akan digunakan dan diterapkan kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa tidak merasa cepat bosan ketika menerima materi dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen. Di sinilah peran dosen sangat diperlukan, mereka harus tetap menjalankan tugas profesinya.. Semua itu bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun dengan memanfaatkan aplikasi mobile yaitu telegram. Nilai akhir yang didapat secara keseluruhan dari ahli media mencapai 87,6% yang menempati kriteria Sangat Kuat atau Sangat Baik. Nilai akhir yang didapat secara kesuluran dari ahli materi mencapai 92,5% yang menempati kriteria Sangat Kuat atau Sangat Baik. Nilai akhir yang didapat secara kesuluran dari responden mencapai 86,47% yang menempati kriteria Sangat Kuat atau para responden Sangat Setuju menggunakan media telegram ini digunakan sebagai penunjang pembelajaran.
ANALISIS RISIKO KREDIT UNTUK MENURUNKAN TERJADINYA KREDIT DEBITUR BERMASALAH PADA PT. BPR DAMATA ARTHANUGRAHA LAMONGAN Handaru Indrian Sasmito Adi; Hendra Purwanto; Muhammad Yusuf
OPORTUNITAS: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen, Kewirausahaan dan Koperasi Vol 3 No 01 (2022): Oportunitas
Publisher : Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.657 KB)

Abstract

Bank sebagai perantara masyarakat yang memiliki dana lebih dengan masyarakat yang membutuhkan dana, maka usaha utama yang dilakukan oleh bank ialah kegiatan-kegiatan terhadap sektor penyaluran dana atau yang disebut Perkreditan. Dalam usaha Penyaluran dana tidak lepas dengan adanya risiko terhadap kegagalan pembayaran atau kemacetan pelunasan, yang mana debitur tidak bisa lagi untuk membayar kreditnya. Begitu pula terhadap PT. BPR Damata Arthanugraha yang terletak di Kabupaten Lamongan Jawa Timur tidak lepas dengan adanya kredit yang bermasalah, untuk menghindari hal ini terjadi diperlukan manajemen Risiko Kredit yang efektif sehingga mampu untuk menurunkan kredit yang bermasalah. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui apakah manajemen kredit yang diterapkan PT. BPR Damata Arthanugraha dapat menurunkan terjadinya kredit bermasalah dan Untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya kredit bermasalah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data yang dikumpulkan merupakan data primer dan sekunder dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis diperoleh bahwa manajemen kredit yang diterapkan PT. BPR Damata Arthanugraha sudah efektif dalam pengelolaan kredit serta menurunkan jumlah kredit yang bermasalah dengan menggunakan analisis 5C dan dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan. Faktor penyebab kredit bermasalah adalah nasabah yang tidak memiliki niat yang baik dalam pembayaran kreditnya, PT. BPR Damata Arthanugraha melakukan tindak lanjut untuk menurunkan jumlah kredit bermasalah dengan cara melakukan Peringatan tertulis pada debitur 1-3x, Mendatangi debitur bersama tim, Debitur akan dibawa ke hukum cukup efektif serta ditinjau dari kolektibility tahun 2019-2021 kredit bermasalah tiap tahunnya mengalami penurunan dari tahun 2019 sebesar 15,8% , tahun 2020 sebesar 15,2%, sampai tahun 2021 menurun 12,6%.