Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Menghadapi Covid-19 Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan; Arfan Usman Sumaga
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v9i3.8088

Abstract

Virus Covid-19 merupakan bencana yang telah mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat dunia termasuk masyarakat di Provinsi Gorontalo. Perguruan tinggi melalui Tri Dharma perguruan tinggi dimana salah satunya melakukan pengabdian kepada masyarakat perlu berperan serta dalam mengurangi dampak dari virus tersebut baik dalam bidang ekonomi, sosial maupun pendidikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pendampingan belajar untuk anak-anak sekolah yang kurang bisa menyerap pelajaran dengan sistem online, melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 kepada masyarakat Desa Dambalo di Kabupaten Pohuwato dan Pelatihan untuk penanganan Covid-19 yang sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang dipakai adalah survey dan edukasi tentang Covid 19. Dari hasil kegiatan, terlihat terjadinya peningkatan tingkat pemahaman anak-anak sekolah terhadap pelajaran yang didampingi oleh peserta KKS, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang Covid-19 serta meningkatnya keterampilan masyarakat dalam membuat alat cuci tangan dalam mereduksi penyebaran Covid-19 dimana hasil dari pembuatan alat ini dapat dijual sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di masa pandemic ini.
ANALISIS EARNED VALUE TERHADAP PROYEK PEMBANGUNAN RENOVASI GEDUNG KANTOR BPJN Fadlan Lamato; Arfan Utiarahman; Mohammad Yusuf Tuloli
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.042 KB) | DOI: 10.56190/jvst.v1i2.10

Abstract

Proyek konstruksi memiliki kerumitan tersendiri, dilihat dari fisik dan anggaran perencanaan, pengelolaan waktu dan anggaran adalah cakupan manajemen konstruksi. Dalam metode Earned Value dapat mengetahui suatu proyek dapat terjadi percepatan dan keterlambatan pada proyek Renovasi Gedung Kantor BPJN. Metode ini mendekripsikan tentang varian jadwal (SV) dan anggaran (CV), dan juga indeks kinerja proyek yaitu Indeks Kinerja Jadwal (SPI) dan Indeks Kinerja Biaya (CPI) pada sebuah laporan periode waktu. Laporan kemajuan proyek diolah dalam bentuk BCWS (Bugetted Cost of Work Scheduled), ACWP (Actual Cost of Work Performance), dan BCWP (Bugetted Cost of Work Performanced), dan bisa nilai Estimate All Cost (EAC) dan Estimate All Scheduled (EAS). Dari hasil analisis metode yang dilakukan hanya digunakan minggu ke-8 sampai dengan minggu ke-16, proyek direncanakan selesai dalam kurun waktu 180 hari dengan biaya fisik Rp 3,403,379,090,91 sudah termasuk dengan biaya addendum, pada minggu ke-16, SV = -Rp 704,574,157.00 menunjukan keterlambatan, Cost Variance = -Rp 550,352,878.00 menunjukan kelebihan anggaran, SPI = 0.74 dan CPI = 0.78 menunjukan pada minggu ke-16 kinerja pekerjaan terlambat dari rencana. hasil analisis metode ini mendapatkan hasil Estimate of All Schedule sebanyak 204 hari yang berarti ketambahan 24 hari kerja.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pelaksanaan Pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo Melina Gobel Lina; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.138

Abstract

Manajemen risiko pada pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo dianggap perlu untuk dapat mencapai tujuan proyek dengan biaya dan waktu yang tepat. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilakukan kajian identifikasi dan analisis risiko konstruksi pada saat pelaksanaan pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini adalah pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS, severty index, metode probability impact matrict. Hasil analisis menunjukkan terdapat 36 variabel risiko pada proyek pembangunan Rusun BPK RI Provinsi Gorontalo yang telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas semua terbukti valid dan reliabel. Variabel risiko diklasifikasikan menjadi 7 variabel yaitu Risiko Fource Majeure, Risiko Material dan Alat, Risiko Tenaga Kerja, Risiko Pelaksanaan, Risiko Desain dan Teknologi, Risiko Manajemen dan Dampak Lingkungan. Berdasarkan pengolahan data pada kuesioner, didapatkan tingkat risiko yang tinggi yaitu variabel risiko Fource Majeure, dengan nilai mean atau rata-rata probabilitas sebesar 40,56% dan dampaknya sebesar 47,78%, tingkat risiko tinggi yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara yaitu variabel risiko Fource Majeure pada indikator risiko Cuaca Tidak Menentu.
Rekayasa Waktu dan Biaya Pada Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus: Rumah Susun BPK RI Kota Gorontalo) Maghfirah Maulidyah Mantulangi Fira; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.140

Abstract

Proyek dapat diartikan sebagai upaya atau kegiatan yang terstruktur untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan-harapan penting dengan menggunakan anggaran dana serta sumber daya yang tersedia, yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Suatu proyek membutuhkan manajemen proyek dalam membuat penjadwalan waktu yang efektif dan efisien agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan sehingga tidak mengalami keterlambatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisa manajemen waktu dan total biaya setelah dilakukan percepatan durasi dengan menambah jam kerja (lembur). Metode penelitian yang digunakan yaitu Crashing Program dengan penambahan jam kerja (lembur) pada lintasan kritis. Lintasan kritis diperoleh dari hasil network diagram yang ditampilkan secara otomatis oleh Microsoft Project 2021. Crashing dilakukan dengan menambahkan 1 sampai 3 jam kerja (lembur). Setiap uraian pekerjaan memiliki nilai cost slope serta nilai crash cost (peningkatan biaya akibat dipercepat) yang berbeda – beda pada setiap alternatifnya. Beberapa data yang diperlukan pada penelitian ini seperti RAB, Kurva S dan AHSP. Hasil penelitian menunjukkan biaya normal pada pekerjaan struktur lantai 4 (dak) sebesar Rp. 284.516.635,59 dengan durasi pekerjaan selama 26 hari, setelah dilakukan penambahan 1 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 284.918.720,77 dengan durasi pekerjaan selama 25 hari, penambahan 2 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 283.120.499,35 dengan durasi pekerjaan selama 24 hari, sedangkan pada penambahan 3 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp282.442.842,251 dengan durasi pekerjaan selama 23 hari.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu Iain Sultan Amai Gorontalo Ismet Ali; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli; Rifadli Bahsuan
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.141

Abstract

Manajemen risiko adalah pendekatan untuk mengatasi risiko dan ketidakpastian dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi dampak risiko sebagai dasar tindakan untuk meminimalkan dampak dari risiko tersebut. Sehingga Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo. Proyek tersebut menghadapi berbagai risiko konstruksi yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan kuisioner dan wawancara untuk mengumpulkan data dari responden yang terdiri dari konsultan, staf administrasi, pelaksana lapangan, dan mandor. Variabel risiko dianalisis menggunakan metode severity index dan matriks probabilitas dan dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 38 variabel risiko valid yang terbagi dalam beberapa kategori risiko, seperti risiko kontraktual, finansial, teknis pelaksnaan, peralatan, manajemen, material, tenaga kerja, desain, dan force majeur. Dari variabel-variabel tersebut, terdapat risiko dominan dengan probabilitas dan dampak tinggi yang perlu mendapat penanganan prioritas, seperti pengalihan pekerjaan oleh kontraktor, ketidakpatuhan tenaga kerja terhadap ketentuan K3, dan kecelakaan kerja. Manajemen risiko yang efektif diperlukan untuk meminimalkan dampak risiko pada proyek guna mencapai penyelesaian yang tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi standar keselamatan.
Analisis Perbandingan Penggunaan Bekisting Bata dan Bekisting Konvensional pada Pembangunan Gedung Bertingkat Dion Saputra Sune; Mohammad Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2025 - Juli 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i1.113

Abstract

Formwork is a temporary construction, serves to give the shape of a reinforced concrete construction and as a concrete bearer until the construction is strong enough. During the construction process, it must be carefully considered what type of formwork will be used. The purpose of this study is to compare the cost and duration of using conventional formwork and brick formwork and analyze the type of formwork that is appropriate for use in multi-storey buildings. The method used is the interview method to the executor to obtain information about the formwork used during the work. Data analysis starts from calculating the total volume required for floor slab and beam work. The results of the comparison analysis of the cost of implementing conventional formwork work amounted to Rp. 205,465,979, and the cost of red brick formwork work amounted to Rp. 132,519,797. with a cost difference of Rp. 72,946,182. The results of the comparative analysis of the implementation duration for conventional formwork work require a duration of 45 days, and for red brick formwork work requires a duration of 18 days with a time difference of 27 days.
Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Hazard Analysis (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Rumah Susun BPK RI) Rizki Gobel; Mohammad Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2025 - Juli 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i1.136

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial aspect of construction project management to minimize the risk of work-related accidents that may hinder project completion. This study aims to analyze, evaluate, and design a risk management model using the Hazard Analysis Method. The research was conducted through literature studies and direct observations to identify existing risk variables. Data testing employed validity and reliability tests to ensure response consistency, where an R calculated value of ≥ 0.6 indicated high reliability. Once valid and consistent data were obtained, the analysis was carried out using a risk matrix to determine the probability and impact levels of risks. The findings indicate that workplace accidents in construction projects can be classified based on resource categories with varying risk levels. The implementation of OHS policies, regular training, and scheduled supervision has proven effective in reducing the risk of work-related accidents. Therefore, proper OHS risk management can enhance workplace safety and improve the efficiency of construction projects.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pekerjaan Bangunan Pelimpah (Spillway) Proyek Bendungan Bulango Ulu Mohamad Alit Deu; Mohammad Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2025 - Juli 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i1.156

Abstract

Many problems may arise during the execution of construction projects as a consequence of risks, and these problems may lead to substandard performance, substandard quality, and substandard work results. Knowing how risk management is applied to construction projects and what technical risk factors occur most frequently during the execution of work in the field are the main objectives of this study. The spillway construction of the Bulango Ulu dam project is the subject of this research, which aims to identify, analyze, and respond to potential risks. Consultants, supervision contractors, and construction management are the research subjects who measure risk variables and take preventive measures. Assessing risk variables through surveys and weighing the relative importance of various activities according to the Index of Relative Importance (IKR). After reviewing the data, we have identified five risk factor variables that significantly impact the Bulango Ulu dam spillway project. These factors include incorrect dimensioning (length, width, and height), incorrect time estimation, out-of-specification concrete quality, use of incorrect execution methods, and errors in reinforcement (iron dimensions, iron spacing, and iron quality).
Pengendalian Proyek Dengan Menggunakan Metode Crash Program (Studi Kasus Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Paket 1, Item Pekejaan Maindam, Provinsi Gorontalo) Mudatsir; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2025 - Juli 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i1.158

Abstract

The implementation of infrastructure development in Indonesia has grown rapidly in recent years, particularly in the context of its status as a developing country. One major project receiving attention in Gorontalo Province is the construction of the Bulango Ulu Dam. However, this project has faced delays in completion, which necessitates an in-depth analysis to optimize both time and cost. This study aims to analyze the project’s work network to identify the critical path and evaluate time and cost efficiency through the application of a crash program using additional overtime hours. The research was conducted at several project locations: Tulova Village, Owata Village, and Mongiilo Village in Bone Bolango Regency, Gorontalo Province. The study employed the crash program method and utilized Microsoft Project and Microsoft Excel for data processing. These tools supported the identification of critical tasks and the analysis of overtime productivity, crash duration, cost slope, and post-crash program time and cost efficiency. The analysis revealed that critical tasks in the Bulango Ulu Dam construction include drilling and grouting, stockpile work, dam top miscellaneous work, cleaning, and jetty trash boom installation. Time efficiency resulting from overtime additions was found to be: 10% (1 hour), 16.90% (2 hours), 22.62% (3 hours), 26.67% (4 hours), and 30% (5 hours). Meanwhile, cost efficiency peaked at 2.58% with 4 hours of overtime. These findings suggest that the optimal scenario for time and cost efficiency in hoarding work is achieved by adding 4 hours of overtime.
Analisis Perhitungan Produktivitas Alat Berat Gali-Muat (Excavator) dan Alat Angkut (Dump Truck) pada Pekerjaan Timbunan Maindam Bendungan Bulango Ulu Mohamad Nurbachri Eraku; Arfan Usman Sumaga; Mohammad Yusuf Tuloli
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2025 - Juli 2025)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v4i1.159

Abstract

Heavy equipment plays a crucial role in ensuring the smooth and timely execution of construction projects. Inaccurate analysis of heavy equipment productivity and poor selection of equipment can lead to project delays and cost inefficiencies. This study aims to analyze the productivity of heavy equipment used in the main embankment work of the Bulango Ulu Dam, determine the estimated duration of work completion, and evaluate alternative efficiency strategies. A descriptive qualitative approach was employed, with a focus on excavators and dump trucks used in four categories of embankment excavation work: core, fine filter, coarse filter, and rock. The results show that the productivity of excavators in core embankment excavation reached 790.65 m³/hour, with a work duration of 69 days, while dump trucks recorded 820.50 m³/hour with 66 days of work. For fine filter embankment excavation, excavators achieved 779.24 m³/hour (32 days), and dump trucks 530.40 m³/hour (48 days). In the coarse filter embankment excavation, excavator productivity remained at 779.24 m³/hour (34 days), while dump trucks reached 511.20 m³/hour (52 days). In rock embankment excavation, excavator productivity was 898.00 m³/hour (394 days), and dump trucks 561.20 m³/hour (631 days). Based on the efficiency comparison, Alternative 2 is recommended as it provides a significant reduction in project duration with a relatively minimal cost increase compared to Alternative 1. These findings highlight the importance of accurate equipment planning to optimize project performance in terms of time and cost.