Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Cendikia Pendidikan

IMPLEMENTASI,EVALUASI SUMATIF DAN DIFUSI INOVASI PADA DESAIN PEMBELAJARAN SD Ina Magdalena; Galang Al Ayubi; Muhammad Aqshal; Muhamad Fahmi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v3i5.2194

Abstract

Implementasi, evaluasi sumatif, dan difusi inovasi merupakan konsep-konsep kunci dalam konteks pengembangan dan penerapan solusi inovatif dalam berbagai bidang. Implementasi mencakup langkah-langkah konkrit untuk menerapkan suatu inovasi, sementara evaluasi sumatif bertujuan untuk menilai dampak keseluruhan dari implementasi tersebut. Difusi inovasi, di sisi lain, mengacu pada penyebaran dan adopsi inovasi oleh komunitas atau organisasi.
THE PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Rico Fernanda Eristiawan; Ahmad Arif Fadilah; Muhamad Fahmi; Hady Fadhilah Hasan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9837

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti jurnal, e-book, dan artikel, tanpa melakukan riset lapangan. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Discovery Learning mampu mengubah pola pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam menemukan konsep, memecahkan masalah, dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Model ini juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna. penelitian ini adalah bahwa Discovery Learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Model ini dapat diterapkan pada berbagai materi pembelajaran, dengan mempertimbangkan kesesuaian dan esensi dari materi tersebut, guna menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Kata Kunci : Discovery Learning, Berpikir Kritis, Strategi Pembelajaran. Abstract This study aims to analyze the application of the Discovery Learning learning strategy in improving the critical thinking skills of elementary school students. The method used is a literature study, which involves collecting data from various sources such as journals, e-books, and articles, without conducting field research. The data obtained are analyzed to evaluate the effectiveness of the Discovery Learning learning model. The results of the study indicate that the Discovery Learning model is able to change the learning pattern from teacher-centered to student-centered. Students become more active in finding concepts, solving problems, and participating in learning. This model also improves students' critical thinking skills, creativity, and self-confidence, as well as creating more enjoyable and meaningful learning. this study is that Discovery Learning is an effective learning strategy to improve students' critical thinking skills. This model can be applied to various learning materials, considering the suitability and essence of the material, in order to create active, creative, and meaningful learning. Keywords: Discovery Learning, Critical Thinking, Learning Strategies.
ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN KUNCIRAN 7 KOTA TANGERANG Yeni Nuraeni; Lestari Nugraha Ningrum; Adeliia Azzahra; Muhamad Fahmi; Muhammad Aqshal
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i2.10447

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian belajar siswa pada pembelajaran tematik di SDN Kunciran 7 Kota Tangerang, khususnya pada kelas V dengan tema 8 subtema 1 "Lingkungan Sahabat Kita." Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan secara detail dan konkret aspek kemandirian belajar siswa berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa berkembang cukup baik, terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri, keaktifan, disiplin, dan tanggung jawab. Kendala yang ditemukan meliputi kurangnya rasa percaya diri pada beberapa siswa dan rendahnya semangat belajar. Guru berperan penting dalam mengembangkan kemandirian melalui aturan, penghargaan, dan pembiasaan mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemandirian belajar di SDN Kunciran 7 dapat menjadi contoh pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran tematik untuk mendukung tujuan pendidikan. Kata kunci: Kemandirian Belajar, Pembelajaran Tematik, Rasa Percaya Diri, Keaktifan, Disiplin, Tanggung Jawab. Abstract This study aims to analyze students' learning independence in thematic learning at SDN Kunciran 7 Tangerang City, especially in class V with theme 8 subtheme 1 "Our Friendly Environment." This study uses a qualitative approach with a descriptive method to describe in detail and concretely the aspects of students' learning independence based on the results of observations, interviews, and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions with source triangulation to ensure data validity. The results of the study showed that students' learning independence developed quite well, as seen from the increasing sense of self-confidence, activeness, discipline, and responsibility. The obstacles found included a lack of self-confidence in some students and low enthusiasm for learning. Teachers play an important role in developing independence through rules, rewards, and independent habits. This study concludes that learning independence at SDN Kunciran 7 can be an example of student character development in thematic learning to support educational goals. Keywords: Learning Independence, Thematic Learning Self-Confidence, Activeness, Discipline, Responsibility.