Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

Formasi Sosial Dan Keterpinggiran Dalam Pembangunan (Studi pada Pemulung dan Pengepul di Maros) Kadir, Dideng; Sumandiyar, Adi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19340

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menjelaskan posisi kelompok pemulung dan peran pengepul dalam suatu formasi sosial dan keterpinggiran kelompok pemulung dalam pembangunan. Metode  penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kulitatif, dengan pendekatan fenomenologis. Hal ini dimaksudkan untuk dapat memberi deskripsi yang sistimatis, faktual, aktual terhadap objek  yang diteliti. Penelitian ini berfokus,  dan peranan  pengepul dalam  hubungan sosial kelompok pemulung di Maros yang menunjukkan adanya integrasi langsung maupun tidak langsung dengan kelompok masyarakat yang mendominasi pembangunan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, data dianalisis dengan beberapa langkah yaitu; (1) utilizing, (2) pengategorian, (3) interpretasi data. Kemudian data divalidasi oleh (1) perpanjangan waktu, (2) pengamatan,    (3)  tringulasi. Hasil penelitian  menunjukkan, (1) pengepul berkontribusi terhadap pembangunan yaitu (a) mempekerjakan pemulung untuk memproduksi barang bekas, (b) pemulung  berpatisipasi  membersihkan lingkungan  memungut sampah, (c) pengepul, industri  berpatisipasi membayar pajak sebagai pendapatan negara, (2) keterpinggiran pemulungan disebabkan (a) pemulung masih tetap menggunakan moda produksi nonkapitalis, (b) tidak adanya keterlibatan  langsung pemerintah terhadap pemulung dalam pembinaan dan kesejahteraan, (c) adanya tergantungan modal kepada pengepul, (d) tidak adanya lembaga sosial yang menggantikan pengepul sebagai pemberi modal.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA AMOHALO DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Septianingrum, Elisa; Sumandiyar, Adi; Arda, Arda; Wachid, Choiruddin
Phinisi Integration Review Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v9i1.82788

Abstract

Pengembangan ekonomi kreatif melalui agorwisata berupaya 1) menyadari potensi alam dan memanfaatkannya secara maksimal dan mengembangkan karakter masyarakat melalui komunitas agrowisata, 2) meningkatkan sumber daya manusia masyarakat lokal. Terdapatnya kekayaan alam untuk dikembangkan menjadi barang bernilai ekonomi, seperti halnya destinasi agorwisata pertanian dan memanfaatkan keindahan alam. Adapun metode penelitian yang digunakan, wawancara, studi literature dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan secara signifikan karakteristik masyarakat secara sosial dan keterampilan menunjukkan hal-hal positif, dan pada tujuan akhirnya mampu menciptakan dan memberdayakan kekayaan alam lebih bernilai ekonomi selain merupakan nilai dan kekayaan budaya.The development of a creative economy through agrotourism seeks to: 1) recognize the potential of nature and utilize it optimally, developing the character of the community through agrotourism communities; 2) improve the human resources of local communities. Natural resources exist to be developed into goods of economic value, such as agricultural agrotourism destinations and utilizing natural beauty. The research methods used were interviews, literature studies, and field observations. The results of the study significantly show positive social characteristics of the community and skills, and ultimately, the ability to create and utilize natural resources that have greater economic value in addition to cultural values and richness.