Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Kegiatan Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Camat Payangan Gianyar Bali Maria Alvianita Dhey; I Gede Ngurah Sunatha; Tjokorda Istri Praganingrum
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya kegiatan merupakan salah satu hal yang penting dalam pembangunan proyek konstruksi, karena keterbatasaan sumber daya kegiatan pada saat pelaksanaan konstruksi akan menghambat aktivitas proyek. Untuk menghindari hal tersebut perlu dilakukan perencanaan sejak awal, kegiatan perencanaan yang dimaksud meliputi pengadaan sumber daya tenaga kerja, material, dan peralatan yang dilakukan dengan cara menentukan kebutuhan dari sumber daya tersebut agar dapat digunakan sesuai dengan yang dibutuhkan. Berdasarkan pembahasan dan hasil analisis yang telah dilakukan pada pekerjaan struktur dari minggu I sampai minggu XVI yang dilaksanakan selama 112 hari, didapatkan rekapitulasi volume total kebutuhan sumber daya kegiatan untuk pekerjaan struktur. Untuk total kebutuhan sumber daya tenaga kerja didapatkan pekerja = 2157 oh dengan rata-rata per hari sebesar 20 orang, tukang batu = 149 oh dengan rata-rata per hari sebesar 2 orang, tukang kayu = 415 oh dengan rata-rata per hari sebesar 4 orang, tukang besi = 929 oh dengan rata-rata per hari sebesar 9 orang, kepala tukang batu = 67 oh dengan rata-rata per hari sebesar 1 orang, kepala tukang besi 81 oh dengan rata-rata per hari sebesar 1 orang, kepala tukang kayu 69 oh dengan rata-rata per hari sebesar 1 orang, dan mandor 262 oh dengan rata-rata per hari sebesar 2 orang.
Analisis Optimalisasi Durasi Kegiatan pada Proyek Pembangunan Gedung C SMPN 14 Denpasar dengan Microsoft Project 2007 Yovita Apriliani Soneta; I Gede Ngurah Sunatha; I Gusti Agung Ayu Istri Lestari; I Gede Oka Darmayasa
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proyek konstruksi yang menjadi tolak ukur keberhasilan suatu proyek adalah biaya, mutu, dan waktu. Namun seringkali terjadi durasi pelaksanaan tidak sesuai dengan time schedule rencana yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara ketersediaan sumber daya manusia dilapangan dengan kebutuhan sumber daya manusia. Hal ini menyebabkan keterlambatan pada durasi pelaksanaan proyek Pembangunan Gedung C SMPN 14 Denpasar, Kertalangu. Dari permasalahan tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui perbandingan durasi sebelum dan sesudah dilakukan leveling pada masing-masing kegiatan menggunakan Microsoft Office Project 2007 pada proyek Pembangunan Gedung C SMPN 14 Denpasar, Kertalangu. Berdasarkan analisis tentang perbandingan durasi kegiatan sebelum dan sesudah di leveling, maka didapatkan hasil analisis yaitu durasi rencana berdasarkan time schedule rencana sebelum di leveling 91 hari namun sesudah di leveling berubah menjadi 163 hari dan durasi pelaksanaan berdasarkan laporan harian kegiatan sebelum dileveling 69 hari namun sesudah di leveling berubah menjadi 110 hari.
Analisis Pengaruh Waktu Penyelesaian Proyek Terhadap Kemampuan Penyediaan Sumber Daya Manusia K. Dea Patria Randenta; I Gede Ngurah Sunatha; Tjokorda Istri Praganingrum; Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi membutuhkan suatu perencanaan, penjadwalan dan pengendalian yang baik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Human Resource Levelling dengan bantuan software Microsoft Project 2007 sebagai aplikasi untuk mengolah data yang diperoleh dari studi kasus Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Badung. Karena berdasarkan pada data peencanaan proyek terdapat ketidak-sesuaian antara waktu perencanaan dengan waktu pelaksanaan proyek. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis data pada data perencanaan proyek yang selanjutnya akan digunakan untuk pengolahan data pada Microsoft Project 2007. Pengolahan data ini dilakukan dengan cara memasukkan seluruh hasil analisis data yang diperoleh, lalu dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode levelling. Hasil dari proses levelling yang dilakukan, terdapat indikasi bahwa adanya kekurangan sumber daya manusia yang dibutuhkan, dimana dibutuhkan sebanyak yaitu 2.771 orang dengan waktu penyelesaian proyek selama 154 hari. Sehingga dengan data yang ada lalu dijadwalkan ulang, sehingga jumlah kebutuhan sumber daya manusia yang diperlukan menjadi sebanyak 553 pekerja dengan waktu penyelesaian proyek selama 115 hari kerja.
Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Proyek Metode Fast Track dengan Metode Konvensional (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Kelas SMAN 9 Denpasar) I Putu Suaka Putra Sulaksana; I Gede Ngurah Sunatha; I Gede Angga Diputera
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pelaksanaan dalam proyek konstruksi umumnya menggunakan metode percepatan untuk mengatasi keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi. Metode percepatan yang direncanakan pada proyek ini yaitu fast track. Fast track adalah metode percepatan pembangunan dengan melaksanakan kegiatan paralel atau tumpang tindih dalam rencana proyek untuk mengurangi waktu pelaksanaan dan mengoptimalkan biaya. Proyek pembangunan SMAN 9 Denpasar dipilih sebagai studi kasus karena proyek tersebut adalah proyek milik pemerintah pada pelaksanaan proyek konstuksi. Data survei menggunakan data sekunder pada proyek, yaitu : Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan rencana awal proyek (time schedule). Penerapan fast track bertujuan agar dapat mengurangi biaya dan waktu pelaksanaan proyek. Dimulai dengan penyusunan jadwal proyek pada Microsoft project 2007 dengan menyusun setiap aktivitas untuk menentukan jalur kritis untuk setiap item pekerjaan kemudian menganalisisnya dan menerapkan ketentuan fast track hingga jalur kritis jenuh tercapai atau tidak lagi dapat dipercepat pada tahap berikutnya. Hasil analisis menunjukan bahwa menggunakan fast track mengurangi risiko pembengkakan biaya serta dapat mempercepat waktu sampai 13 hari atau 10,83% dari waktu perencanaan awal (120 hari menjadi 107 hari). Sedangkan untuk biaya juga dapat menghemat sebesar Rp. 20.612.303 atau sekitar 0,42% dari biaya proyek awal.