Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Workshop Tripartit Kebijakan Super Tax Deduction Pemagangan Pendidikan Vokasional Yuyun Estriyanto; Valiant Lukad Perdana Sutrisno; Taufik Wisnu Saputra; Indah Widiastuti; Suharno Suharno
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 3, No 2 (2021): DEDIKASI: Community Service Report
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v3i2.53227

Abstract

In 2019, the Ministry of Finance issued a Super Tax Deduction policy, a tax incentive provided by the government to businesses/industries involved in vocational education programs, including research and development activities to generate innovation. This program provides a maximum gross income reduction of up to 200% of the total costs incurred for work practices, apprenticeship, and/or vocational education learning services. This program is designed to encourage establishing a link-and-match between the world of education and industry to improve the quality of human resources produced by the education sector. Two years since its launch, the socialization of this program has not been optimal. Only a handful of industries have taken advantage of this program. Information that does not reach stakeholders causes the program not to run as expected. The tripartite workshop that brings together all stakeholders is expected to be able to share perceptions regarding the nature and technical implementation of the policy.
Empowering Local Communities to Help Solve Plastic Waste Through Education and Recycling Solution Indah Widiastuti; Danar Susilo Wijayanto; Cucuk Wawan Budiyanto; Taufik Wisnu Saputra
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 6, No 1 (2024): In Press
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v6i1.78590

Abstract

This community service program aims to create awareness of the plastic pollution challenge by empowering the local communities around Sekolah Alam Solo Raya (SELASAR). The program is part of a problem-based learning approach implemented to support community-based education in SELASAR. SELASAR’s students are expected to educate the communities in sorting the general waste and separating out items that can be recycled. The educational kit of a simple recycling machine will be developed in UNS and then installed in Sekolah Alam Solo Raya for educational purposes. The communities will take an educational tour through plastic recycling, from sorting to final production. The objective of the educational tour is to raise awareness of waste reduction and provide practical tips on how to create a more sustainable environment. It is also expected that students could create well-designed products that have more commercial value.
PENGARUH VARIASI SUDUT INLET DAN RASIO TRANSMISI TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI YANG DIHASILKAN TURBIN AIR VORTEX Erlangga Adji Wicaksono; Danar Susilo Wijayanto; Taufik Wisnu Saputra
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh sudut masuk dan rasio transmisi puli terhadap daya keluaran dan efisiensi porositas udara turbin. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi kombinasi sudut masuk dan rasio transmisi puli yang menghasilkan daya dan efisiensi tertinggi menggunakan metode eksperimen. Pada bagian turbin yang digunakan cekungan berbentuk kerucut dengan diameter atas 400 mm, diameter bawah 65 mm, dan tinggi 320 mm. Variabel bebasnya adalah sudut masuk (5°, 8°, dan 10°) dan rasio transmisi puli (1:3, 1:4, dan 1:5). Laju aliran air yang digunakan adalah 35,8 l/menit (maksimum) dan 27,8 l/menit (minimum). Variabel yang ada adalah daya keluaran dan efisiensi turbin pendingin udara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio transmisi puli 1:5 menghasilkan daya listrik tertinggi, sedangkan rasio 1:3 menghasilkan efisiensi tertinggi. Efek dari memvariasikan sudut saluran masuk dan rasio transmisi puli menunjukkan bahwa daya dan efisiensi berfluktuasi selama pengujian. Output daya maksimum yang tercatat adalah 4,86 ​​watt, sedangkan minimumnya adalah 0,28 watt. Efisiensi tertinggi yang dicapai adalah 11,10%, dengan yang terendah adalah 2,35%. Output daya terbesar dihasilkan oleh konfigurasi dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:5 pada laju aliran udara 35,8 l/menit (4,86 watt). Efisiensi tertinggi dicapai dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:3 pada laju aliran udara yang sama (11,10%). Temuan menunjukkan bahwa peningkatan sudut saluran masuk menghasilkan daya listrik dan efisiensi yang lebih tinggi. Penggunaan rasio transmisi puli yang lebih besar meningkatkan output daya, sementara rasio yang lebih kecil meningkatkan efisiensi, karena rasio transmisi terkecil beroperasi secara optimal dalam kondisi beban yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lainnya.